NovelToon NovelToon
Pesona Pengasuhku

Pesona Pengasuhku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:391.8k
Nilai: 5
Nama Author: Noor Hidayati

kisah ini menceritakan tentang Rehaan, putra konglomerat yang harus menjalani kehidupan sulitnya sejak ia masih kecil,

Rehaan harus kehilangan kedua orang tuanya sejak ia masih berusia 2th karena kejahatan Om dan Tante-Nya.

tidak cukup sampai disitu, hidup Rehaan semakin sulit sejak Nayla pengasuhnya diusir dari rumah Rehaan atas fitnahan oleh Om dan Tante-Nya,

Akankah Rehaan bisa berjuang sendiri menghadapi kejahatan Om dan Tante-Nya?"

ikuti Terus "Pesona pengasuhku" karena kisah ini juga akan diwarnai oleh kisah cinta Romantis antara Rehaan dan Nayla 😉

@Noor.hidayati 💫

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noor Hidayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Meminta Restu

Nayla dan Rehaan bergegas menuju menuju ke kampung halaman.

Nayla benar-benar khawatir memikirkan keadaan ibunya saat ini.

"Lebih cepat sedikit Rehaan," desak Nayla.

"Bibi ini sudah cepat, berbahaya jika Aku menambahkan lagi kecepatannya," ucap Rehaan.

"Bagaimana keadaan ibu saat ini? Aku benar-benar khawatir," tangis Nayla.

"Bibi tenanglah, jangan menangis" ucap Rehaan.

"Ini semua gara-gara kamu Rehaan! jika kamu tidak membawaku lari ibuku tidak akan jatuh sakit," ucap Nayla.

"Jika aku tidak membawa lari Bibi, apa Bibi akan bahagia dengan pernikahan Bibi?" tanya Rehaan

Nayla terdiam sejenak.

"Sekalipun aku tidak bahagia setidaknya Ibuku tidak sakit karena putrinya di bawa lari di hari pernikahannya," ucap Nayla.

"Aku tidak akan membiarkan hidup bibi tidak bahagia," tegas Rehaan.

Nayla terpaku mendengar perkataan Rehaan.

Mobil terus melaju dengan cepat dan beberapa jam kemudian mobil Mereka pun sampai di rumah Nayla.

Nayla langsung bergegas turun dan melupakan kakinya yang sakit.

"Aaawwhhh..." rintih Nayla kesakitan begitu menginjakan kakinya ketanah.

"Bibi... hati-hati, apa Bibi lupa jika kaki Bibi masih sakit?" Rehaan langsung berlari ke arah Nayla dan ingin memegang tangannya.

"Tidak perlu," tegas Nayla yang langsung meninggalkankan Rehaan.

Rehaan pun berjalan di belakang Nayla.

"Ibuuu...." Nayla langsung duduk di samping ibunya yang sedang berbaring di tempat tidur.

"Nayla," ucap Ibu lemah.

"Bagaimana keadaan Ibu?" tanya Nayla khawatir.

Rehaan yang tidak ikut masuk menghampiri perawat dan nengajaknya bicara.

"Apa yang terjadi setelah hari pernikahan?" tanya Rehaan.

"Setelah pernikahannya gagal keluarga Surya marah besar , mereka menghancurkan seisi rumah, bukan itu saja mereka beberapa kali datang kemari untuk mencari Mbak Nayla, karena tidak menemukan Mbak Nayla mereka terus meneror Ibu Neli, mungkin karena itu Ibu Neli merasa tertekan dan jatuh sakit," jelas perawat.

"Baiklah terimakasih," ucap Rehaan.

"Bibi Nayla benar, ini semua kesalahanku, aku harus bertanggung jawab untuk ini," ucap Rehaan dalam hati

Sedangkan di kamar, Nayla tidak henti-hentinya menangis, ia menyesal kenapa ini semua terjadi, dengan menggengam tangan Ibu Nayla terus mengucapkan kata maaf.

"Ibuuu.... Maafkan Aku, ini semua karena kesalahaku," tangis Nayla.

"Tidak Nayla Ibu malah mencemaskan mu, bagaimana denganmu? Apa kamu baik-baik saja? Apa Rehaan menyakitimu?" tanya Ibu khawatir.

Rehaan sedih mendengar kekhawatiran Ibu Neli.

"Tidak sama sekali ibu, Rehaan hanya membawaku lari agar aku tidak menikah, tapi dia tidak menyakitiku sama sekali, dia malah melindungiku dari ancaman orang-orang jahat,"

jelas Nayla sambil mengingat saat Rehaan bertarung melawan para penjahat untuk melindunginya.

"Kenapa Rehaan melakukan ini Nayla?" tanya Ibu.

Nayla tersentak dari lamunannya mendengar pertanyaan Ibu.

"Ee... Ituuu..." Nayla melihat Rehaan berdiri di pintu, demikian juga dengan Ibu.

Nayla terlihat gugup dan tidak melanjutkan ucapannya

"Ibu ingin berbicara dengan mu, berdua saja," ucap Ibu menatap Rehaan.

Nayla pun bangun dari duduknya untuk keluar, Rehaan perlahan berjalan mendekati Ibu dan duduk di sampingnya.

"Kenapa kamu melakukan ini pada Nayla?"

"Kenapa kamu melakukan ini kepada Orang yang tah merawatmu dari kamu masih bayi?"

"Kenapa kamu menghancurkan pernikah...." ucapan Ibu masih menggantung karena Rehaan langsung memotong pembicaraannya.

"Karena aku mencintai Bibi Nayla Ibu," ucap Rehaan menundukkan kepalanya.

"Apaa?!" Ibu Neli sangat terkejut hingga nafasnya mulai sesak.

"Ibu..." Rehaan bangun dari duduknya karena Merasa khawatir.

Nayla yang berdiri di depan pintu terlihat sangat khawatir.

"Ibu tidak papa," Ibu Neli mulai mengatur nafasnya dan sedikit menaikan tubuhnya untuk bersandar.

Rehaan sedikit merasa tenang.

"Apa yang tadi kamu bilang?" Ibu bertanya lagi untuk memastikan.

"Ya ibu... Aku benar-benar mencintai bibi Nayla," ucap Rehaan memelas.

Nayla terus mendengarkan pembicaraan mereka dari luar kamar.

"Tapi Nayla lebih tua darimu, Nayla yang merawatmu, bagaimana bisa kamu mencintainya?"

tanya ibu yang masih tidak percaya.

"Aku tau Ibu, tapi itulah kenyataannya, Aku benar-benar mencintai Bibi Nayla, aku tidak bisa melihat Bibi Nayla menikah dengan orang lain," jelas Rehaan.

Ibu terus mendengarkan pengakuan Rehaan

Begitupun dengan Nayla yang terus mendengarkan kata demi kata yang Rehaan ucapkan.

"Ibu, Ibu tau kan sebelum aku memahami kasih sayang dari kedua orang tuaku, Mereka telah meninggalkanku, setelah itu aku hanya memiliki Bibi Nayla, Aku benar-benar merasakan kasih sayang yang Bibi Nayla berikan padaku, hingga pada saat Bibi Nayla meninggalkan rumah karena kebodohanku, aku tetap menangisi kepergiannya, aku tidak bisa melupakan bibi Nayla hingga aku dewasa, kasih sayang Bibi Nayla tetap terasa dalam hatiku, nasehat nasehatnya tetap aku ingat dan aku penuhi, hingga tiba masanya Aku bertemu kembali dengan Bibi Nayla, Bibi Nayla tidak berubah sedikitpun, Bibi Nayla masih tetap seperti saat aku masih kecil, kasih sayangnya, perhatiannya tetap sama seperti dulu, dan aku tidak tau awal mulanya bagaimana Aku menjadi sangat mencintai Bibi," jelas Rehaan.

Ibu dan Nayla mulai tersentuh dengan kata-kata Rehaan.

"Ibu... Bibi Nayla adalah wanita yang sempurna dimataku, Bibi bukan hanya cantik, tapi Bibi memenuhi semua kriteria yang ku inginkan, Aku membutuhkan pendamping yang bisa memahamiku, memberiku kasih sayang sebagai sahabat, sebagai kekasih, sebagai istri bahkan sebagai seorang ibu., Dan itu semua kudapatkan dari Bibi Nayla, Aku tidak akan menemukan ini dari wanita manapun ibu," ucap Rehaan mengakhiri penjelasannya.

Ibu mulai memahami perasaan Rehaan.

"Jadi Rehaan benar-benar mencintaiku sebegitu dalamnya?"Nayla begitu terharu mendengarnya.

"Ibu... Jika ibu merestui hubunganku dengan Bibi, Ibu tidak perlu lagi tinggal disini, Aku akan membawa Ibu dan Bibi ke Jakarta bersamaku, Jadi keluarga Surya tidak bisa meneror ibu lagi," bujuk Rehaan.

"Apa Nayla juga mencintaimu?" tanya Ibu.

Nayla yang sejak tadi menguping kaget dengan pertanyaan Ibu

"Aku tidak tau Ibu, tapi aku yakin jika Ibu merestui hubungan kami Bibi Nayla akan membuka hatinya untuk ku," ucap Rehaan terseyum.

Ibupun ikut tersenyum mendengarnya.

"Baiklah nanti Ibu akan bicara pada Nayla," ucap ibu.

"Apa ini artinya Ibu tidak marah padaku?" tanya Rehaan bersemangat.

"Bagaimana bisa Ibu marah padamu, Kedua wajah orang tuamu selalu terlihat setiap ibu melihatmu," ucap Ibu mengusap pipi Rehaan.

"Terimakasih Ibu... Ibu Neli benar-benar Ibu terbaik di Dunia," Rehaan memeluk erat Ibu Neli.

Bersambung....

1
Efik Kristaufik
Mantap
Vivin Yulistian Pradesti
suka cerita nya
Amanah Amanah
masih thooor semangat
Amanah Amanah
seru bonusnya
Amanah Amanah
malam yg haredang
Amanah Amanah
waduuuh singkat banget thoot
Amanah Amanah
romantisnya.......❤️🤔🖤
Amanah Amanah
Nayla sudah brni menggoda rehaan
Amanah Amanah
semua janji udh trpenhi tinggal satu janji lgi👍👍😅😅🤣
Amanah Amanah
akhirnyyaa ..
Amanah Amanah
rehan filingnya kuat bisa2 udh ada di rumhnayla
Amanah Amanah
kecelakaan yg membawa Nayla ke mbli ke rehaan ya thoor
Amanah Amanah
aku yg BCAnya dah...Dig.,dug
Amanah Amanah
mencaiaiiiiir thoor
Amanah Amanah
yeeeey aku ngebayangnya Bu Neli murah sma rehaan thoor
Amanah Amanah
waah gawat dh Bru jga tumbuh rsa di hti Nayla eee ibu neli sakit,
Amanah Amanah
Nayla juga sudah ada getar2 suka tu7h
Amanah Amanah
apa Bu Neli merestuinya Thor?
Amanah Amanah
kpn brhntibpanggil BBI nya
Amanah Amanah
semoga author berbaik hati mendtngkn pertolongn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!