NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Kepsek Kejam

Terpaksa Menikahi Kepsek Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Masokisme / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 5
Nama Author: Sri Ghina Fithri

Zahra gadis malang yang terpaksa menikah dengan kepala sekolahnya yang kejam karena perintah orang yang sangat di hormati.
Semua angan-angan Zahra untuk menikah dengan pria pujaannya pun Sirna.
Bagaimanakah perjalanan cinta Zahra, akankah dia bisa mencintai pria dingin dan kejam yang bernama Faiz????
yuukkk baca novelku ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30

Faiz yang mendapatkan kabar buruk tentang istrinya, dia langsung meninggalkan semua pekerjaannya.

Selama ini Faiz selalu ada di saat Zahra dalam bahaya atau terluka, sejak Zahra kecil Faiz merupakan pahlawan yang selalu menjaga dan menolong Zahra di setiap kesulitan.

Faiz keluar dari ruangannya lalu berlari menuju rumah untuk mengambil mobilnya.

Di rumah Adrian sudah siap untyk berangkat ke rumah sakit begitu juga dengan Siti yang hendak melihat keadaan putrinya.

"Papa aja yang bawa mobil..." ucap Adrian saat melihat Faiz sudah berada di teras rumah.

Mereka langsung masuk ke dalam mobil. Siti yang juga di beritahu oleh Rahayu langsung bersiap-siap untuk ikut bersama Faiz dan Adrian.

"Pa...cepat dunkz..." Rengek Faiz yang merasa Adrian mengendarai mobil dengan pelan, padahal Adrian telah melajukan mobil dengan kecepatan di atas rata-rata.

"Kamu tenang dunkz Fa...kita harus berdo'a Zahra baik-baik saja..." ucap Adrian yang berusaha menenangkan Faiz yang tampak sangat panik karena mengkhawatirkan istrinya.

Siti hanya bisa diam melihat kepanikan menantunya, dia tak menyangka Faiz begitu menyayangi putrinya. Karena dengan jelas Faiz mengkhawatirkan keadaan Zahra.

"Faiz gak kan bisa tenang sebelum ketemu Zahra pa..." ucap Faiz terus mendesak papanya agar melajukan mobil dengan kecepatan yang lebih dari saat ini.

Siti teringat pada masa lalu.

Flash back on...

Zahra sedang Asyik bermain di taman sekolah menemani mang Uddin membersihkan kebun sekolah, saat itu Zahra berumur 6 tahun.

Mang Uddin yang asyik membersihkan kebun, dia lupa untuk mengawasi Zahra yang menaiki pagar.

Zahra terus menaiki pagar yang menjulang tinggi, jiwa beraninya membuatnya tidak takut jatuh.

Tiba-tiba ada seekor anjing yang menggonggong ke arah Zahra.

"Guuk...guukkk..."

Zahra yang ketakutan dengan anjing tersebut lepas kendali hingga dia terjatuh, dan kepalanya terbentur ke batu yang ada di kebun itu, membuatnya tak sadarkan diri.

Faiz yang selalu memantau gerak-gerik Zahra dari balkon rumahnya melihat kejadian itu langsung berlari menghampiri Zahra.

Mang Uddin yang memdengar bunyi sesuatu uang jatuh langsung melihat Zahra, mang Uddin panik saat melihat Zahra yang sidah tak sadarkan diri.

Faiz langsung mengambil sepeda motornya dan mengajak mang Uddin untuk membawa Zahra ke rumah sakit.

Faiz melajukan sepeda motornya dengan cepat menuju rumah sakit terdekat.

Saat sampai di rumah sakit, Zahra di periksa oleh perawat dan dokter.

Di saat itu, Faiz sangat mencemaskan bidadari kecilnya.

Faiz berada di samping Zahra hingga Zahra sadarkan diri.

"Buk...ibuk..." lirih Zahra memanggil-manggil ibunya.

"Ibumu di rumah...mas yang temani kamu disini..." ucap Faiz mulai tenang saat melihat Zahra tak sadarkan diri.

Ibu Siti datang dengan Rahayu dan Adrian melihat kondisi Zahra, di saat itu Siti melihat jelas kasih sayang Faiz pada Zahra.

Karena umur mereka yang bertaut jauh, Siti hanya memganggap Faiz menyayangi Zahra sebagai adiknya.

Flash back Off....

Mereka sampai di rumah sakit, Faiz dan Siti langsung keluar dari mobil dan masuk ke ruang IGD mencari Zahra.

Sedangkan Adrian memarkirkan mobilnya terlebih dahulu.

"Fa..." panggil Rahayu saat menyadari kedatangan putranya.

Faiz langsung mendekati mamanya.

"Dimana Zahra ma...??" tanya Faiz pada Rahayu.

"Zahra masih di ruang perawatan, dia gak apa-apa kok...Zahra hanya Syok makanya dia pingsan..." jelas Rahayu pada putranya.

"Syukurlah...Faiz bisa tengok Zahra kan ma???" tanya Faiz pada mamanya.

" boleh..." jawab Rahayu.

Siti yang mendengar penjelasan dari Rahayu, dia pun merasa kega dan juga ikut dengan Faiz untuk melihat Zahra.

Faiz menghampiri Zahra yang terbaring di brangkar. Dia duduk tepat di samping Zahra.

"Ra...bangun dunkz...kamu itu sejak kecil selalu ceroboh..." ucap Faiz sambil menggenggam tangan istrinya.

Siti hanya menyaksikan interaksi putrinya dengan menantunya.

"Ra...bangun dunkz... mas khawatir banget sama kamu...Karena Mas sangat mencintaimu..." ucap Faiz lagi uang dapat di dengar jelas oleh Zahra yang baru sadarkan diri.

"Mas bilang apa???" lirih Zahra membuat Faiz tersenyum malu dengan pernytaan cintanya tadi.

" Gak ada...mas cuma bilang kamu cepat sembuh..." Elak Faiz yang masih malu mengakui rasa cintanya.

Zahra berusaha bangun, namun langsung di cegah oleh Faiz.

"Kamu istirahat aja dulu...jangan banyak gerak..." ucap Faiz.

"Aku gak apa-apa kok mas..." lirih Zahra.

Zahra menoleh pada sosok ibunya yang sejak tadi memperhatikan sepasang suami istri itu.

"Ibuk disini???" tanya Zahra pada Siti.

"Iya nak...ibuk khawatir sama kamu...tapi ibuk merasa tenang di saat melihat nak Faiz sangat perhatian padamu..." ucapnya teeharu.

Zahra mengernyitkan dahinya berusaha mencerna maksud dari ucapan ibunya.

Faiz hanya tersenyum mendapat pujian dari ibu mertuanya.

"Ra...kamu kok bisa jatuh???" tanya Faiz pada Zahra.

"Ada seseorang yang dorong aku mas...habis itu Aku gak tau apa-apa lagi..." jawab Zahra jujur.

"Trus orang itu bantuin kamu atau pergi gitu aja...???" Faiz jadi mulai curiga dengan kecelakaan kecil yang menimpa istrinya.

"Ara gak tau Mas..." jawab Zahra jujur karena setelah dia jatuh sampai di lantai satu dia sudah tak sadarkan diri.

"Iya...mama lihat orang yang nabrak Zahra pake jaket hitam, topi, kaca mata serta masker hitam..." jelas Rahayu yang baru saja masuk ke dalam ruang rawat Zahra.

"Apa jangan-jangan ada yang ingin mencelakai kamu Ra..." ujar Adrian merasa curiga.

"Apa kamu punya musuh Ra...???" tanya Faiz mulai merasa kejadian yang menimpa Zahra merupakan hal yang di sengaja.

Zahra hanya bisa menggelengkan kepala, setau dia yang membencinya adalah sepupu Faiz yang bernama Dahlia.

Zahra tak ingin memberitahukan perihal Dahlia pada Faiz, karena dia yakin Dahlia tidak akan mau mencelakai dirinya.

Faiz merasa curiga, dia pun keluar dari ruang rawat Zahra.

Dia mengeluarkan ponselnya lalu menelpon Ridho.

"Dho...tolong selidiki kecelakaan yang menimpa Zahra di mall siang tadi. Aku ingin mendaparkan informasi secepatnya..." titah Faiz pada asisten serta sahabatnya itu.

Ridho yang memdapatkan perintah dari bosnya langsung mencari informasi kecelakaan yang menimpa Zahra.

Setelah selesai menghubungi Ridho, Faiz kembali masuk ke dalam ruangan Zahra.

"Ada apa Fa??" tanya Adrian pada

"Faiz curiga ada yang berniat jahatin Zahra pa" jelas Faiz.

"Lalu...???"

"Faiz udah suruh Ridho buat selidiki semua ini" ujar faiz.

"Owh baguslah kalau begitu.." ucap Adrian.

"Jika memang ada yang hendak melukai Zahra...akan berhadapan lagsung dengan aku " ujar Fai

"

Di sisi lain...

Sesorang pria yang mengenakan jaket hitam dan berkacamata hitam menu;?

Bersambug....

.

.

.

jangan lupa tinggalkan jejak ya readers yang baik hati...

# like...

# koment...

# Vote...

# dan hadiah...

terimakasih pembaca setiaku...

1
Silitong Amgi
bagus, menarik untuk di baca
linamaulina18
CK masa gt aja g tau Faiz itu darah perawan istrimu
linamaulina18
Rp nya yg satu idola am q ska boliwood
Khavita Natasha Aprilia
banyak typo nya... terus terlalu banyak flashback nya... bahasanya ada yg alay... jadi buat males baca
Jumadin Adin
gk ngerti bahasanya kok mudah ikut orang ..gimana sih Zahra
Shautul Islah
mumeeeeeet mumet
Shautul Islah
oh kek kakek
Shautul Islah
terlalu bertele2 thor2, terlalu banyak drama
Shautul Islah
ridho samaaaaaa,siapa itu thor saudaranya zahra yg di tinggalkan suaminya itu, mbak yaya ya? kalau ngga salah.
Shautul Islah
aku sampek nangis lho, zahra hamil kembar 3,ikut senang saya thor
Shautul Islah
zahra harus bisa jaga jarak dengan laki2 lain,kamu udah bersuami jadi harus ngerti posisimu
Adam Alfatih
terimabkaaih ceritanya kak,
Lia Shechibie'slove
enak gtu ya org hamil bawaannya mkn, mkn apa z ok! klw aku mulai dari tau klw hamil sampe hari H mau lahiran mkn z susah
Lia Shechibie'slove
Faiz gercep banget
Lia Shechibie'slove
Apa yg di lakukan Faiz itu GK sepenuhnya salah cuman caranya saja yg agak salah, klw kita sudah menikah kita harus sekecil apapun itu harus kita fikirkn baik gknya sama kehidupan kita.
Lia Shechibie'slove
hati2 kamu ya Faiz, terlalu kejam x pun jatuhnya nnti bucin, ingat si Zahra masik mudah banget
Lia Shechibie'slove
hanya sabar z dlu yg bisa aku ucapkan ya Zahra
Lia Shechibie'slove
yg sabar ya Zahra anggap saja si Faiz itu ibu tiri yg kejam, walaupun GK semua ibu tiri itu kejam🤗
Lia Shechibie'slove
mampir Thorrr
Risma Farna
Syukur deh si Dahlia ndak muncul2 lgi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!