NovelToon NovelToon
Ardin Rakaina Abbas

Ardin Rakaina Abbas

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Fantasi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:47.2k
Nilai: 5
Nama Author: Harmilmil

Hidup mewah tidak menjanjikan seseorang akan bahagia, sama seperti yang di alami Ardin. Anak tunggal dari keluarga kaya, namun kurang mendapatkan kasih sayang.

Ketika ulang tahunya yang ke 23 tahun, orang tuanya malah mengatakan bahwa mereka sudah bercerai.
Setelah 6 bulan perceraian Papanya menikah lagi, sedangkan sang Mama tidak tahu di mana keberadaannya sekarang.

Banyak kejutan yang terjadi di kehidupan Ardin, hingga hari di mana dirinya dilamar oleh sahabatnya sendiri, rasa haru serta keterkejutan bercampur kala itu, moment yang sunggu tidak bisa di lupakan selama hidup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harmilmil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

"Akhirnya aku kembali ke kota bising ini" ia sedikit menggerakkan tubuhnya kesamping sambil duduk di kursi yang tersedia di bandara.

Tak lama dirinya duduk suara wanita dan pria memanggil namanya, seakan familiar Ardin langsung menoleh ke sumber suara. Senyum bahagia mengambang di wajahnya, ternyata kedua sahabatnya datang menjemputnya.

"Ardinnnn" Raina berteriak di keramaian bandara. Sepertinya urat malu nya putus deh.

"Aaa, gue kangen banget sama lo, mau pelukk" ucap Raina manja. Keduanya saling berpelukan Kevin hanya menggeleng gelengkan kepalanya.

"Aku juga kangen sama kalian berdua" ucapnya di sela sela pelukan.

"Kalau gitu gue juga mau pelukkk" kata Kevin ikut lebay.

"Dih, amit amit deh Vin, jadi alay banget lo" cibir Raina.

"Lo aja bisa peluk Ardin kenapa gue gak bisa, ini gak adil gak adil" ucap Kevin pura pura cemberut.

Ardin hanya tertawa melihat tingkah kedua sahabatnya ini. Sifat konyolnya tidak pernah berubah dari dulu. Orang orang yang berlalu lalang hanya bergeleng heran melihat kelakuan anak muda jaman sekarang.

"Udah ah, ayo pulang capek nih" ucap Ardin setelah selesai tertawa.

"Jangan langsung pulang dong, kita makan dulu, emangnya lo gak laper Ar" tanya Kevin.

"Nah iya kita makan dulu, udah lama nih gak ngumpul" sambung Raina.

"Yeee, kalau soal makan aja gercep banget lo" cibir Kevin kepada Raina.

"Harus dong, apa lagi kalau gratis hahaha" Raina tertawa padahal tidak lucu. Garing. Krik krik krik.

"Udah, kenapa masih pada ribut sih, kaki ku bisa keram kelamaan berdiri kalau gini" Ardin mulai kesal jadinya melihat tingkah kedua sahabatnya ini.

Mereka bertiga sudah berada di dalam mobil sekarang. Kevin menjadi supir untuk kedua wanita ini, Ardin dan Raina memulai acara ghibah mereka, sesekali Ardin tertawa hal tersebut tidak lepas dari pandangan Kevin dari balik kaca mobil.

Untungnya Ardin sampai di Jakarta pada sore hari, jadinya jalanan tidak terlalu ramai, membuat mereka cepat sampai di sebuah restorant bergaya barat. Salah satu restorant terkenal di Jakarta.

"Mau pesen apa lo lo pada" ucap Kevin setelah duduk di kuris.

"Kita berdua ngikut lo aja deh" jawab Raina.

Tak lama datanglah seorang pelayan wanita, menyodorkan buku menu, dengan segera Kevin menyebutkan pesanan dalam jumlah 3 porsi. Hanya butu waktu 15 menit untuk menunggu makanan di hidangan.

"Selamat menikmati Mas, Mbak" ucap pelayanan itu.

Mereka bertiga hanya mengangguk dan memulai ritual makanya. Tidak ada suara di antara ketiganya mereka masih asik menyantap makanan masing masing. Setelah makan selesai segera mereka mengurus pembayaran dan kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanan menuju apartemen Ardin.

"Kalian mampir dulu gih" tawar Ardin.

"Lo harus ceritain semuanya" Kevin menagih janji.

"Wah, jiwa kepo gue bermunculan, ayo buruan masuk, udah penasaran banget ini" Raina segera berlari untuk masuk ke apartemen Arsin.

"Santai aja Ra, aku bakalan ceritain semuanya kok" ucap Ardin sambil memencet kode pintu apartemen. Sedangkan Kevin sedang tergopoh gopoh membawa koper Ardin yang berisi pakaian itu.

Setelah Kevin dan Raina duduk mereka masih menunggu Ardin yang tengah sibuk di dapun membuat air sirup dingin.

"Oke lo harus cerita sekarang" kini Ardin mengubah posisi duduknya berhadapan dengan Ardin yang berada di tengah antara Kevin dan Raina. Jiwa keponya sudah menggebu gebu tak tertahan.

Ardin memulai ceritanya tentang keterkejutan dirinya tentang pernikahan Papanya, yang menurutnya tiba tiba, walaupun dia tau pasti itu sudah di rencanakan jauh jauh hari. Dan tentang rasa kecewanya dengan sang Papa karena menikah lagi terlalu cepat, keberadaan sang Mama saja dirinya tidak tau di mana sekarang.

"Wah, jadi lo punya Kakak sekarang, tampan lagi" ucap Raina tersenyum.

"Lo, temen lagi galau malah mikir yang lain" ucap Kevin menampol kepala Raina pelan.

"Tapi kalau menurut Papa itu bisa buat bahagia aku bisa apa, sebagai anak aku hanya bisa mendukung, semoga saja pilihan Papa kali ini yang terbaik" ucap Ardin dengan wajah sendu.

Kevin tidak tega melihat itu ia meraih tubuh Ardin dan memeluknya di susul Raina yang ikut memeluk Ardin. Kedua sahabatnya juga bisa merasakan kegalauan yang ada di hati Ardin kini.

_

_

_

_

Bersambung

1
Ai Sri Kurniatu Kurnia
lanjut thorr..semgat buat up ya💪💪💪
Ai Sri Kurniatu Kurnia: assiap
total 2 replies
Ai Sri Kurniatu Kurnia
lanjut kakak semangat buat up ya💪💪💪
Harmila Prihartini: Oke👍🥰
total 1 replies
Ish_2021
next
Suri Hadassa
yuk singgah di karya aku "buka hati"
🙏🙏
Asri Devi
Aku tunggu feedback nya di Rasa Yang Tertinggal thor 🤗
Saling dukung yuk
Silta ( IG : @silfyanisilta )
semangat thor
ᵂᶠ°gbfHawk_€±§°)
follow back pliess thor
ᵂᶠ°gbfHawk_€±§°)
udah ku boom like nih Thor semangat Thor 💪💪💪💪,jaga kesehatan selalu 🌟🌟🌟 dari Air Dan Es terimakasih 🙏🙏🙏
Ai Sri Kurniatu Kurnia
lanjut thorr
Bintang mehong
mampir 🙏
Romeesa Nurwidianto
nyimak truz.. 😁
saltsanddanmoothies
seru thor... perjalan akan dimulai....
𝜚⍣⃝𝄞Casandra•§͜¢•🍒☪︎⃟⃝𝐇𝐅࿐
seruuu
Noah.: follback
total 1 replies
TripleAdorable
Yok bisa crazy up yok!!
Harmila Prihartini: ngebut malam ini👍
total 1 replies
park jongseong younger sist
Hai kakak

Mampir yuk ke novel ku

"TROUBLE QUEEN"

Dia bukan mafia, bukan juga pembunuh berdarah dingin. Namun membunuh adalah hal yang selalu ia lakukan pada orang-orang yang menurutnya pantas.

Dia bukan mafia yang memiliki kekuasaan di dunia bawah. Tapi dia memiliki kekuasaan atas dunia ini. Hanya saja ia tidak tahu takdirnya.

Banyak misteri dan teka-teki yang entah kapan akan terungkap. Dia adalah sebuah misteri. Hidupnya adalah teka-teki. Jalan pikirannya tidak bisa ditebak.

Penasaran?

Cus baca☺
Tita Dewahasta
like 3

ditunggu feedbacknya di karyaku "emak, aku pengen kawin". terimakasih
Tita Dewahasta
like 2
Tita Dewahasta
halo, aku like ya.
Harmila Prihartini: terimakasih🥰
total 1 replies
Atas Untuk Diikuti
Sumpah! Sampai lupa waktu bacanya!
blouses and houses
Sudah kuduga, cerita ini emang asik!
Harmila Prihartini: terimakasih🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!