NovelToon NovelToon
Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:165.1k
Nilai: 5
Nama Author: Julia And'Marian

Keira tidak pernah menyangka—keputusan sederhana untuk bersembunyi di sebuah rumah kosong justru mengubah seluruh jalan hidupnya. Niatnya hanya menghindar dari masalah yang mengejarnya, mencari tempat aman untuk sesaat. Namun takdir seolah punya rencana lain.
Sebuah kesalahpahaman terjadi.
Dan dalam hitungan waktu yang begitu singkat… Keira terikat dalam pernikahan dengan seorang pria yang bahkan belum pernah ia kenal sebelumnya.
Gus Zayn.
Pria yang datang ke rumah itu bukan untuk mencari masalah—melainkan hanya menjalankan permintaan temannya untuk mensurvei sebuah rumah yang akan dibeli. Ia tak pernah membayangkan, langkahnya hari itu justru menyeretnya ke dalam sebuah ikatan suci yang sama sekali tidak ia rencanakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 31

Langkah Afifa terhenti tepat di depan lorong kamar.

Di sana—

Keira berdiri dengan wajah pucat dan mata sembab.

Tubuh gadis itu langsung menegang saat tatapan mereka bertemu.

Beberapa detik suasana benar-benar sunyi.

Namun kali ini...

Tidak ada kelembutan di mata Afifa seperti sebelumnya.

Yang ada hanya luka dan kecewa yang terlalu dalam.

“Oh...” tawanya kecil hambar. “Jadi ini perempuan yang Mas Zayn pilih.”

Keira langsung menunduk cepat.

“S-saya minta maaf...”

“Maaf?” Afifa tertawa lagi, namun kali ini suaranya bergetar karena menahan tangis. “Kamu tahu berapa lama saya nunggu dia?”

Deg.

Keira menggigit bibirnya kuat-kuat.

“Saya nggak pernah berniat—”

“Tapi kamu tetap datang dan mengambil semuanya.”

Kalimat itu menghantam dada Keira keras sekali.

Ummi Halimah langsung berdiri. “Afifa, jangan begitu nduk—”

Namun Afifa menggeleng cepat sambil menghapus air matanya kasar.

“Ummi tahu nggak rasanya?” suaranya meninggi. “Lihat orang yang kita tunggu bertahun-tahun ternyata milih perempuan lain?”

Keira makin menunduk.

Dadanya terasa sakit sampai sulit bernapas.

“Dia bahkan nggak ngerti dunia pesantren...” lanjut Afifa lirih penuh luka sambil menatap Keira. “Mas Zayn ngajarin dia dari nol, kan?”

Setiap kata terasa seperti menusuk hati Keira.

Dan yang paling menyakitkan...

Semua itu benar.

“Apa yang kamu punya sampai Mas milih kamu?” tanya Afifa pelan namun penuh emosi.

Deg.

Air mata Keira langsung jatuh lagi.

Ia bahkan tidak sanggup menjawab.

Karena dirinya sendiri juga tidak tahu.

Kenapa Gus Zayn memilih perempuan sepertinya.

“Afifa cukup.”

Suara Gus Zayn terdengar tegas.

Namun perempuan itu justru tertawa kecil penuh kecewa.

“Tuh kan...” bisiknya lirih. “Sekarang bahkan Mas bela dia.”

Tatapan Afifa kembali pada Keira.

Dan kali ini benar-benar penuh luka.

“Saya harap kamu bisa bahagiain dia.” suaranya bergetar. “Karena kalau tidak... semua rasa sakit saya hari ini bakal terasa makin sia-sia.”

Setelah mengatakan itu, Afifa langsung pergi keluar ndalem sambil menangis.

Suasana rumah mendadak terasa sangat sunyi.

Keira masih berdiri mematung di tempat dengan tubuh gemetar kecil.

Sedangkan Gus Zayn menatap pintu yang baru saja tertutup dengan rahang mengeras samar.

Malam itu...

Keira tidak banyak bicara.

Ia hanya diam sejak kembali ke kamar.

Bahkan saat Gus Zayn masuk beberapa waktu kemudian, gadis itu tetap duduk memeluk lututnya di atas kasur dengan tatapan kosong.

Lampu kamar redup.

Suasana terasa dingin.

“Keira.”

Tidak ada jawaban.

Gus Zayn mendekat perlahan lalu duduk di tepi kasur.

Tatapannya langsung jatuh pada mata Keira yang bengkak karena terlalu banyak menangis.

“Lihat saya.”

Keira perlahan menggeleng.

“Saya capek, Gus...”

Suara itu kecil sekali.

Dan justru terdengar sangat menyakitkan.

Gus Zayn menghela napas pelan lalu mengusap rambut gadis itu lembut.

Namun Keira tiba-tiba berkata lirih,

“Kita pisah aja.”

Deg.

Tangan Gus Zayn langsung berhenti bergerak.

Keira menunduk lebih dalam.

“Mungkin ini yang terbaik.”

Tatapan Gus Zayn perlahan berubah gelap.

“Tidak.”

“Saya serius.”

“Saya juga serius.”

Suasana kamar mendadak terasa menekan.

Keira menggigit bibirnya kuat-kuat sambil menahan tangis lagi.

“Saya nggak kuat kalau harus jadi alasan orang lain terluka terus...” bisiknya parau. “Ning Afifa baik, Gus... dan saya—”

“Kamu istri saya.”

Jawaban itu terdengar cepat dan tegas.

Keira langsung menatap pria itu dengan mata berkaca-kaca.

“Tapi saya bikin semuanya kacau.”

“Bukan kamu yang salah.”

“Tetap aja sakit buat beliau.”

Gus Zayn terdiam beberapa detik sebelum akhirnya memegang kedua tangan Keira erat.

“Dengarkan saya.”

Tatapannya begitu dalam sekarang.

“Kalau hari ini saya melepaskan kamu hanya karena keadaan sulit...” suaranya rendah dan penuh penekanan, “maka saya bukan laki-laki yang pantas jadi imam kamu.”

Deg.

Air mata Keira jatuh lagi.

Sedangkan Gus Zayn mengusap pipinya lembut.

“Saya tidak akan menceraikan kamu.”

“Tapi—”

“Tidak.” potongnya pelan namun tegas. “Jangan pernah minta pisah lagi.”

Jantung Keira berdegup kacau saat Gus Zayn menariknya ke dalam pelukan hangatnya.

Pria itu memeluknya erat.

Sangat erat.

Seolah takut Keira benar-benar pergi.

“Karena sekali saya memilih kamu...” bisiknya rendah di telinga gadis itu, “saya akan mempertahankan kamu sampai kapan pun.”

#ges bukan gak mau upload banyak, sinyalnya susah banget. kadang hilang muncul. Maaf ya...

1
Cah Dangsambuh
yasalaam al kamu nyaman ya tidul sama mas ojol sampe kebawa ngimpi,,,keyra anakmu kwi lho ga mau kasih kesempatan mas ojolnya zizah buat icip icip dikit🤭
Marini Suhendar
Awas Ya Al..pagi" d omelin abi sama umi😄
Cah Dangsambuh
kak mo nanya,,kemarin notif up dari jam 1 siang tapi bolak balik di bukablum ada nah ada bisa ku baca tadi malam trus ini ada notif up lagi lagi lum nongol apa hpku yang lemot atau gimana kak aku ga sabar buka tapi nihil terus,,maaf soalnya aku gaptek banget🙏🙏🙏🙏
Cah Dangsambuh: oke makasih berarti hpku yg tua🤣🤣🙏
total 3 replies
Cah Dangsambuh
al kamu ganggu bibi ya tar malah umi sama abi kamu yang punya malam panjang,atau jangan jangan ini ide abi kamu supaya kamu gangguin bibi🤣🤣🤣
Marini Suhendar
aihh...aku yg senyum "😄😄😄
Cah Dangsambuh
ahirnya oenantian panjang walaupun banyak rintangan takdir allah tetap memilih dan mereka tetap bersatu dalam takdirnya,di jum'at hari yang begitu agung mereka mengikrarkan janji di hadapan allah SWT yuk yang nunggu nunggu beberapa hari kita langsung meluncur kondangan👍👍👍💪💪💪
Cah Dangsambuh
ya allah saking groginya sampe berulang ulang. awas raka besok harus lancar ya🤭🤭👍
Cah Dangsambuh
yuk kita siapin baju yang bagus uang yang banyak buat kondangan ke umi
Cah Dangsambuh
kurang kak,ujug ujug berganti bulan padahal pingin juga tau proses sadar dan pemulihan sampe ke persiapan lamaran tapi yowislah ga papa masih terima kasih mas ojolnya selamat dan menepati janjinya untuk mbanya💪💪💪🙏
𝐈𝐬𝐭𝐲
Alhamdulillah rasanya ikutan dag-dig-dug....
𝐈𝐬𝐭𝐲
semoga ada keajaiban...
dewi
mewek AQ thor bacanya.....
Rio Mario
Alhamdulillah
pdm
baca smp bab ini kok ikut mewek... pdhl blm tau permasalahannya apa. berasa lg motong bawang merah /Cry/
pdm
ohhh cm mimpi toh...
pdm
yukkk ramaikan gaes. jujur ini novel bagus bgt kenapa msh sepi...
pdm
ini ceritanya siang apa malam hari sih. kok ada kupu² dan rembulan. memang ada yah kupu² kluyuran mlm hr? (bkn kupu² mlm loh ya]
Cah Dangsambuh
allahu akbar,lahawla walaquwata illah tiada daya dan upaya selain pertolonganmu ya allah para medis yang sibuk aku ikut tremor,gugup seakan mau napas takut salah napas🙏🙏🙏
Marini Suhendar
Raka berjuanglah...jangan biarkan mereka yg menyayangimu menangisss😭😭😭
Herman Lim
wah jgn mati donk dah tgg bertahun² masa akhir ngenes bgt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!