NovelToon NovelToon
Pernikahan Gadis Tomboy Dan Ketua Mafia

Pernikahan Gadis Tomboy Dan Ketua Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mafia / Cintapertama
Popularitas:18.3k
Nilai: 5
Nama Author: Intan Wiwi

Kisah perjalanan cinta gadis tomboy yang di jodohkan dengan seorang pria yang ternyata seorang ketua mafia bernama Leonathan Nugroho. Dia adalah putra pertama dari pasangan Shandy Nugroho dan Merlin Syafira. Nathan itu terkenal dengan kekejamannya di dunia hitam. Bahkan dia juga sering di juluki dengan sebutan king dragon.
Gadis tomboy itu bernama Seinara horison dia adalah anak kedua dari Ardi horison dan Adelia Rasya. Seinara mempunyai seorang kakak laki-laki bernama Abraham horison. Abraham lebih memilih untuk membangun bisnisnya sendiri di luar negeri. Sehingga dia jarang punya waktu untuk keluarganya, namun dia sangat menyayangi adik semata wayangnya yaitu Seinara. Apapun akan dia lakukan untuk kebahagiaan sang adik, sepeti saat mendengar Seinara akan di jodohkan. Abraham adalah orang pertama yang menentang keras rencana tersebut. Namun apalah dayanya, dia tidak bisa mengubah keputusan kedua orang tuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intan Wiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tamu tak di undang

Seinara baru selesai bersiap untuk berangkat ke kampus, namun tiba-tiba ada pengumuman di grup kelasnya. Kalau hari ini dosen pembimbingnya berhalangan hadir, jadi hanya ada tugas saja.

"Untung gue belum berangkat, ternyata hari ini pak Beni nggak masuk. Aaah... Akhirnya bisa santai di rumah hari ini..." ucap Seinara sambil merebahkan tubuhnya di atas kasur.

Saat sedang asyik bersantai di dalam kamarnya, tiba-tiba bi Surti mengetuk pintu kamarnya.

Tok...

Tok...

Tok...

"Nyah...! Ada tamu untuk nyonya!" seru bi Surti setelah mengetuk pintu kamar Seinara.

"Ada tamu buat gue? Siapa ya? Perasaan gue nggak pernah ngasih alamat rumah ini pada siapa pun" lirih Seinara bingung.

"Iya bi, sebentar!" jawab Seinara sambil beranjak dari tempat tidurnya.

Ceklek...

"Memang siapa yang datang bi?" tanya Seinara segera pada bi Surti.

"Nggak tau nyah, katanya teman nyonyah" jawab bi Surti.

"Oh... Ya udah tolong buatin minum ya bi" ucap Seinara.

"Baik nyah, bibi buatin minuman dulu" jawab bibi sambil berlalu meninggalkan Seinara.

Seinara pun berjalan menuju ke ruang tamu, dan betapa terkejutnya dia saat melihat seseorang yang sedang duduk di ruang tamu.

"Arga..." lirih Seinara yang terkejut melihat sahabatnya itu.

"Astaghfirullah... loe ngapain kesini? Ih, bikin kesel aja deh. Darimana loe tau alamat rumah ini? Perasaan gue nggak pernah kasih tau alamat rumah ini pada siapapun!" tanya Seinara segera pada pemuda bernama Arga yang sedang duduk di ruang tamunya.

"Hehehe... Sorry, cukup mudah buat gue nemuin alamat rumah ini. Kan loe tau apa pekerjaan gue selama ini" jawab Arga sambil cengengesan.

"Baiklah... Terserah loe. Tapi harusnya loe nggak gunakan kecerdasan loe untuk hal seperti ini! Buang-buang waktu tau!" ucap Seinara.

"Memang apa salahnya jika gue ingin bertemu sama loe? Lagian kita juga memang sudah lama nggak ketemu kan?" tanya Arga.

"Iya sih, kita memang sudah lama nggak ketemu" jawab Seinara.

"Kenapa loe nggak ngomong sih sama gue kalau loe sudah pindah? Terus rumah loe yang dulu kemana?" tanya Arga penasaran.

"Rumah itu masih ada, dan sekarang masih di tinggali orang tua gue" jawab Seinara dengan wajah bingung.

"Ini minumnya nyah" ucap Bi Surti sambil meletakan dua gelas jus Alpukat ke atas meja.

"Terimakasih, bi tolong bukain pintunya dong. Biarkan pintunya terbuka aja, agar nggak ada fitnah yang datang" ucap Seinara pada Bi Surti.

"Sialan loe! Emangnya gue penyebar fitnah?!" seru Arga yang nggak terima perkataan Seinara.

Bi Surti hanya menjawab dengan anggukan kepala, dia segera membuka pintu rumah dan membiarkannya terbuka lebar. Setelah itu dia kembali ke dapur untuk melanjutkan pekerjaannya. Sedangkan, Seinara dan Arga kembali melanjutkan obrolan ringan mereka.

"Gue bukan nuduh loe bro! Tapi di rumah ini tuh banyak banget mata-mata, jadi gue pilih jalur aman" jawab Seinara.

"Baiklah... Terserah loe aja. Oh ya loe tadi belum cerita sama gue, bagaimana bisa loe memilih tinggal terpisah dari nyokap bokap loe?" tanya Arga kembali fokus pada rasa penasarannya.

"Karena gue udah nikah, jadi otomatis gue ikut suami gue tingal di rumah ini" jawab Seinara.

"What's...! Serius loe udah nikah?!" seru Arga yang terkejut mendengar jawaban dari Seinara.

"Sssstttt... Bisa nggak, nggak usah teriak begitu?!" tegas Seinara.

"Serius loe udah nikah? Sama siapa? Kenapa loe nggak kasih tau gue?" tanya Arga lagi beruntun pada Seinara.

"Iya gue udah nikah, dan gue memang nggak ngasih tau siapa-siapa. Bahkan tiga sahabat karib gue juga nggak tau tentang ini. Gue baru kasih tau mereka, beberapa hari yang lalu" jawab Seinara kesal.

Arga terdiam, dia masih terkejut mendengar jawaban dari Seinara. Jujur dia kecewa karena tidak diberitahu kabar penting itu.

"Gue nggak nyangka kalau loe setega ini sama kita semua Sein. Padahal kita selalu mengutamakan perasaan loe" lirih Arga dengan wajah kecewa yang terlihat begitu jelas.

"Gue nggak bermaksud untuk menyembunyikan semua ini sama kalian semua Ga. Pernikahan ini bukan kehendak gue pribadi, ini semua perjodohan yang telah diatur oleh kedua orang tua gue. Dan gue nggak bisa menolaknya! Bahkan kakak kandung gue juga nggak bisa menghentikan perjodohan ini" tegas Seinara dengan mata yang berkaca-kaca.

Melihat itu Arga pun tidak tega, dia segera memeluk sahabatnya itu. Dan akhirnya tangis Seinara pun pecah, dia menumpahkan semua diperlukan sang sahabat. Selama ini Seinara memang sangat dekat dengan Arga. Buat dia Arga adalah orang yang bisa di percaya setelah sang kakak.

"Hiks... Hiks... Hiks... Kenapa semuanya harus terjadi sama gue Ga? Apa salah gue? Padahal gue nggak pernah membuat kesalahan pada orang lain. Tapi hidup gue kenapa begini" lirih Seinara ditengah tangisannya.

"Sssssttt... Loe nggak salah apa-apa kok, hanya saja kedua orang tua loe pasti punya alasan sendiri kenapa mereka mengambil keputusan tersebut. Maafin gue karena sudah terlalu kecewa sama loe, gue hanya terkejut mendengar semua kenyataan ini" ucap Arga mencoba menenangkan Seinara.

"Sekarang satu persatu sahabat kita sudah tau tentang pernikahan gue Ga. Pasti mereka akan menyalahkan gue karena menyembunyikan pernikahan ini" ucap Seinara.

"Loe tenang aja, mereka pasti akan mengerti alasan loe kok. Jadi loe nggak perlu khawatir dengan semua itu" jawab Arga.

Seinara melepaskan pelukannya dari Arga, dia menyadari bahwa dirinya sudah menjadi istri orang.

"Astaghfirullah... Gue kok jadi peluk loe sih?! Loe juga nggak ngingetin gue"

"Gue hanya ingin menenangkan loe doang kok, lagian kita kan sudah lama sahabatan. Jadi loe nggak perlu khawatir"

"Itu menurut loe, tapi nggak untuk beberapa orang yang suka mengintip Ga. Semua sudut rumah ini sudah di penuhi oleh orang-orang yang selalu iri dan dengki"

Arga pun melihat kesekitar ruangan tersebut, dan dia melihat cctv dan ada beberapa pembantu rumah tersebut yang sedang mengawasi mereka berdua.

"Gil*, ternyata perkataan Sein benar juga. Rumah ini ada banyak cctv dan juga para pembantu yang sedang mengawasi. Jadi penasaran gue, siapa sebenarnya suami kakak gue ini?" lirih Arga dalam hati setelah mengetahui keadaan sekitarnya.

"Eh btw, sebenarnya siapa sih suami loe? Apa dia salah satu orang penting di negeri ini?" ucap Arga mengutarakan rasa penasarannya.

"Tentu saja dia itu orang penting Ga, loe tau nggak, pengusaha muda paling sukses di negeri ini?" jawab dan tanya Seinara.

"Oh ya? Siapa sih, gue jadi tambah penasaran banget nih?"

"Dia itu Leonathan Nugroho pemilik perusahaan Lenux corp"

"What's...! Loe serius dia yang jadi suami loe?!" seru Arga semakin terkejut.

"Seriuslah... Nama berani gue bohongin loe!" jawab Seinara tegas.

"Sumpah, gue nggak nyangka kalau loe sudah menjadi nyonya Nathan. Hehehe..."

"Sialan loe! Udah mending loe pulang gih. Gue ngantuk mau tidur, mumpung nggak ada jadwal kuliah!" tegas Seinara mengusir sahabatnya.

"Ish... Keterlaluan banget loe! Orang gue masih ingin ngobrol sama loe kok" gerutu Arga.

"Ngobrolnya di lanjut lain hari aja, gue beneran ngantuk berat nih"

"Baiklah... Baiklah... gue pamit pulang sekarang juga, Assalamu'alaikum...!" pamit Arga dengan terpaksa.

"Wa'alaikum salam..." jawab Seinara.

Arga pun pergi meninggalkan rumah tersebut, sedangkan Seinara berjalan menuju ke kamarnya. Hari ini dia benar-benar ngantuk, mungkin efek samping dari obat yang sudah dia minum. Jadi Seinara pun langsung terlelap setelah sampai di kasurnya.

1
E F
tq thor🙏😍
up nya jgn lamaa2 thor💪😄
E F
tq thor🙏😍
lanjutt💪😄
E F
tq thor🙏😍
jgn lama2 thor,sm lupa crita yg mana hrs ulang liat awal💪😄
Intan Wiwi: siap langsung otw lagi nih
total 1 replies
E F
tq thor🙏😍
lanjutttt💪😄
aku
kan salah lakinya, knp bibi gmg gt seakan salah sein 🙄 😌
Intan Wiwi: iya, tuh... si Nathan yang salah terimakasih udah mampir
total 1 replies
Ikhsan Fatkhurozi
emang dasar Nathan, gengsinya gede banget
Ikhsan Fatkhurozi
sukurin tuh
Ikhsan Fatkhurozi
mantap Firly
Hidayat Intan
semangat berkarya
Hidayat Intan
sejauh ini cukup menghibur 💪
Intan Wiwi: terimakasih 🙏
total 1 replies
Hidayat Intan
💪
Melisa Satya
minta di gampar nih anak😳
Melisa Satya
duh, bapaknya takut kena darah tinggi dah🤣 marah-marah Mulu, pelukan dulu Napa om
Melisa Satya
coba dilihat dulu orangnya Sei🤭 mana tahu ganteng 🙄
Melisa Satya
ngga nurut sih, nggak nurut tapi jangan langsung di jodohin juga kali😳
Intan Hidayat
pembantunya terlalu ikut campur
Intan Hidayat
lanjut
Ikhsan Fatkhurozi
uih... uih... Nathan
Intan Hidayat: ayo Nathan tunjukkan perhatian kamu
total 1 replies
Ikhsan Fatkhurozi
bener tuh si Arjuna pibdahin aja
Ikhsan Fatkhurozi
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!