NovelToon NovelToon
BELAHAN JIWA

BELAHAN JIWA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Poligami / Tamat
Popularitas:6.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rini Jayanti

"Aku hanyalah wanita biasa yang tak rela suamiku berpoligami"-Maryam Azzahra-

Poligami menjadi penyebab renggangnya ikatan suci pernikahan antara Maryam dan Faiz. Sampai suatu saat Damar Langit datang membawa getaran lain di hati Maryam yang membuatnya bimbang antara bertahan dan melepaskan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Jayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Surat Cerai

Maryam mengharap cemas putusan sidang yang akan disampaikan Hotman padanya. Sesuai instruksi tidak sekalipun ia dan Faiz datang selama masa sidang berlangsung dan itu yang membuat putusan sidang cepat selesai dari waktu yang ditentukan. Begitupun Faiz ia sudah mempersiapkan diri sebelumnya jika waktunya untuk Maryam tinggal menghitung mundur. Bahkan keduanya sepakat tidak ada mediasi dan tidak akan ada perundingan apapun.

Langit dan Maryam duduk bersama dalam sebuah ruangan tunggu di kantor pengadilan. Sesuai permintaan Maryam padanya agar mengijinkannya cuti satu hari untuk menerima putusan sidang.

Hotman datang pada keduanya, ia duduk lalu memberikan sepucuk surat berkop pengadilan agama.

Dengan tangan gemetar Maryam menerima dan membukanya. Ia lalu menunduk dan menangis, sejak detik, menit dan jam itu ia sudah resmi bercerai dan otomatis menyandang status janda.

Sebagian masyarakat kita kerap menilai jika janda adalah aib. Apa yang terjadi pada Maryam tentulah bukan atas dasar kehendaknya, lalu apakah jadi janda juga kehendaknya? Maryam terus menatap isi surat itu dan membacanya berulang kali hingga matanya tak jelas melihat karena air mata yang terus-terusan keluar.

"Terima kasih Pak Damar dan Pak Hotman sudah membantu saya."

Langit paham jika Maryam masih sulit menerima kenyataan jika dirinya sudah resmi berpisah. Langit pun paham jika saat ini kondisi psikis Maryam cukup terganggu.

Langit membiarkan Maryam pergi begitu saja seorang diri keluar dari ruang tunggu pengadilan dengan tatapan mata kosong. Berjalan seolah tanpa arah tujuan.

Di lain tempat, Faiz menerima surat putusan cerai yang sama. Ia membacanya dengan seksama. Faiz lama tertegun hingga ia pun tak sadar menitikan air matanya untuk itu.

"Faiz," suara Laila mengagetkan dirinya.

"Iya Bu," Faiz melipat kembali dan menyimpan surat cerainya.

"Jangan menyesal, semua ini adalah buah dari keputusanmu dulu. Seandainya kamu tidak menduakannya pasti Maryam masih akan menjadi istrimu. Tapi Allah berkehendak lain, waktumu dengannya hanya sampai di sini."

Ungkapan Laila tak pelak membuat hati Faiz semakin meradang. Ya, jika seandainya ia dulu tak gegabah mungkin ia dan Maryam masih akan tetap bersama sampai maut memisahkan.

Kanaya tersenyum senang tak ubahnya orang yang memenangkan lotre. Meski harus tertawa di atas penderitaan suaminya, Kanaya tidak peduli asal ia bisa seutuhnya memiliki Faiz tanpa harus berbagi.

***

Ainun dan teman-teman sosialitanya sedang mengikuti arisan di sebuah Mall. Ia mendengar salah seorang temannya itu membicarakan putera dari mantan anak menteri yang telah resmi bercerai karena istri pertama tidak kuat dipoligami.

"Eh Jeng Ainun, tahu nggak sih itu puteranya Jeng Laila loh yang poligami itu. Sekarang denger-denger sudah resmi bercerai. Kalau saya jadi istri pertamanya bakalan nggak kuat juga masa iya disatukan dalam satu atap." ujar ibu-ibu paruh baya salah satu anggota arisan.

Ainun menelan salivanya, ternyata suaminya Maryam adalah putera dari Laila. Yang tak lain adalah temannya sendiri.

Kenapa Laila hanya diam saja dan membiarkan menantunya menahan derita.

"Oh jadi sudah bercerai?" tanya Ainun karena ingin tahu, jika sudah maka Langit tidak akan mendapatkan masalah jika dekat dengan Maryam.

"Katanya sudah sejak hari ini. Denger-denger istri pertamanya cantik loh,"

Ainun hanya menanggapinya dengan senyuman.

"Cantik juga ngapain kalau ujungnya dipologami mungkin kurang servis kali ya sampai diduain gitu," celoteh ibu-ibu yang sama tadi.

"Jeng, tidak baik loh mengatakan hal yang kita tidak tahu. Hanya mereka saja yang tahu masalah rumah tangganya, kita tidak berhak berkomentar apapun," sanggah Ainun.

"Kenapa kan biasanya netizen juga seenaknya bicara, masa kita tidak boleh. Oh iya, Jeng kan punya putera tampan dan tajir melintir kalau nikah sama janda apa Jeng tidak apa-apa?"

"Saya tidak ada masalah kalau putera saya juga tidak masalah. Janda dan perawan juga sama saja, yang terpenting dia perempuan baik-baik dan imannya kuat." balas Ainun karena ia tahu konsekuensinya jika Langit dan Maryam bersama. Meskipun Ainun tidak tahu antara Langit dan Maryam ada hubungan atau tidak.

Beberapa hari kemudian, suasana di Medika Group kembali heboh. Kabar perceraian Maryam begitu santer diberitakan. Namanya manusia pasti beraneka ragam, mencibir dan empati.

Maryam hanya bisa pasrah dengan semua kejadian yang menimpa dirinya.

"Kalau aku jadi kamu, sudah aku datangi satu-satu orang yang bergosip di belakang kamu. Kamu malah diam saja, kesel kan jadinya," ucap Anet.

"Net, jangan jadi kompor. Untung saja Maryam bukan kamu." hardik Agnes.

"Yang dibutuhkan Maryam saat ini adalah dukungan bukan apa yang tadi kamu katakan. Iya kan Maryam?"

"Iya, lagian biarlah orang bicara sesukanya. Hitung-hitung mengurangi dosa saya, pahala mereka akan berkurang karena gosipin orang," timpal Maryam tetap tersenyum.

"Uppsss," Anet seketika menutup mulutnya sendiri.

"Kenapa?"

"Kalau gitu pahalaku berkurang dong karena ngegosipin netizen julid." sontak semuanya tertawa atas keluguan seorang Analeta.

Maryam bersyukur diberikan teman-teman baik yang selalu mendukungnya di saat susah dan senang.

***

Senja sudah bersiap meninggalkan Langit dan berganti menjadi awan pekat nan hitam. Tidak ada bintang yang bertaburan.

Sudah seminggu semenjak putusan cerainya, Maryam seringkali merasakan mual yang menyiksa di pagi hari. Nafsu makannya juga mendadak hilang karena apapun yang ia makan akan kembali dimuntahkan.

Wajahnya pun tampak pucat pasi, sampai-sampai Anet memanggilnya dengan sebutan mayat hidup. Kali ini rasa mualnya kembali terasa, Maryam mual dan kembali muntah-muntah di wastafel toilet kantor.

"Nih, aku olesin ya." Anindya mengoleskan kayu putih di tengkuk Maryam dan menyuruh Maryam menghirupnya.

"Gimana sudah agak mendingan?"

"Lumayan,"

"Kamu kenapa? Beberapa hari ini mual-mual terus. Apa kamu masuk angin?"

"Entahlah, badanku rasanya juga tidak enak. Temenin aku ke dokter ya, aku tidak mau sampai jatuh sakit dan harus cuti lagi tidak enak sama Pak Damar,"

"Iya, nanti pulang kantor aku temani kamu ke dokter."

Sesuai rencana tadi siang, Maryam dan Anindya mampir ke klinik dekat kantor mereka. Pengunjung belum terlalu banyak hingga pas daftar Maryam langsung dipanggil.

Dokter memeriksa keadaan Maryam.

"Bagaimana Dok, saya sakit apa?"

"Dari hasil pemeriksaan sepertinya anda sedang hamil muda. Untuk lebih meyakinkan sebaiknya anda memeriksakan diri anda di bagian obgyn, bisa anda mengunjungi ruangan di sebelah ruangan ini."

Maryam diam terpaku, apa yang ia dengar tidak salah? Rasanya penglihatannya semakin kabur dan gelap. Maryam pingsan tidak sadarkan diri.

***

Anindya mondar-mandir karena cemas mendominasi dirinya saat ini. Sesuai pemeriksaan memang Maryam dinyatakan positif hamil dan itu berarti percerainnya dengan Faiz tidak sah.

"Kenapa Maryam kamu harus menanggung derita seperti ini. Kamu hamil di saat kamu sudah berpisah."

Mata Anindya melihat Langit berjalan tergesa-gesa. Anindya tidak tahu lagi pada siapa ia mengadu, ia memutuskan menghubungi Willy sebagai asisten Langit untuk mengabari jika Maryam pingsan.

"Dimana Maryam?" tanya Langit khawatir.

"Maryam, di dalam." tunjuk Anindya ke kamar perawatan dimana Maryam sedang beristirahat.

Langit menolekan kepalanya ke ruangan yang tepat berada di belakangnya. Maryam sedang beristirahat dengan tenang.

"Maryam sakit apa?"

"Apa ini suami dari Bu Maryam? Saya dokter yang menangani Bu Maryam, dari hasil pemeriksaan memang Bu Maryam sedang hamil dan diharapkan pasien tidak stress dan mendapatkan kebutuhan gizi dan istirahat yang cukup." papar Sang Dokter menyela pembicaraan Langit dan Anindya hingga Langit diam terpaku bagai patung.

***

...PLIIISS JANGAN HUJAT AKU YAAA READERSS... ...

...TULISKAN TANGGAPAN KALIAN PADA KOLOM KOMENTAR DI BAWAH INI YAA👇...

1
Yus Warkop
nanti aku mamfir , baca sinofsis poligamu"gitu agak takut gak bisa jaga hati suka meledak".

penasaran akan mamfir
Dwi Setyaningrum
Thor ini sdh taun 2024 msh lanjut ga nih Thor season 2 nya
Dwi Setyaningrum
kok di hapus kenapa thor
Dwi Setyaningrum
mestinya braaakkkk Thor kalau benturan mobil sm mobil bunyinya kan braakkk tuh kalau bruukkk kita bayanginnya org jatuh saja gt sih😁😁😁
Dwi Setyaningrum
msh aja loe gue aja nih thor
Dwi Setyaningrum
Thor mobil dll kyke sdh dikasikan kembali k Faiz deh apa aku salah ya bacanya🤔🤔
Dwi Setyaningrum
maaf nih Thor mau tanya masak seorg bos ngomong sm karyawannya loe gue sih walau perempuan itu incarannya..bhs loe gue seorg CEO/bos ditelinga kok gmn gt kedengaran ga enak aja..
Dwi Setyaningrum
hadir Thor..
Erlina Cong
thor tolong donk panggilannya jgn loe sama gue ga enak bcnya
Hanipah Fitri
baru membaca hati sdh panas
Lili Tri Rahayu Ningsih
cukup bagus, cerita cukup menghibur..
Jam'ah Sublie
paling benci wanita lemah dengan dalih pengabdian cinta
rela harga diri diinjak2
klu org SDH dak suka kenapa masih memaksakan diri?
Jam'ah Sublie
baru 1 tahun sudah dipoligami
laki2 macam apa
ayo Maryam cerai aja cari laki2 yg mencintaimu
Sumiati Lisa ermia
jadi kecewa padahal lagi seru serunya eh malah hapus hapus hapus semua spa maksud cb
As Tini
aq jg setujuhh
Riyine
jangan jangan waktu adinda lahir,urat malunya kagak ikut keluar yak.😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆
Riyine
harus agresif sama suami sendiri kan gak masalah.
Riyine
kejang kejang tuh bu juwitanya
Riyine
bakalan mati kutu nih si faiz berhadapan sama pengacara kondang.kira kira,siapa yg bakalan jdi pengacaranya bang faiz ya...???🤔🤔🤔🤔😅😅😅😅😅😅😅
Riyine
tunggu smpe anakmu lahir trus maryam dijadikan baby siter gitu....😱😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!