NovelToon NovelToon
AMORA : Unexpected Love

AMORA : Unexpected Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:958.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Eva IM

Ayumi mengganti namanya setelah berpindah ke London mengikuti keluarga angkatnya. Lea Wilson melanjutkan hidupnya yang berantakan di Jepang. Setelah lima tahun berlalu, tanpa disangka Lea bertemu lagi dengan orang yang membuat hidupnya berantakan di masa lalu. Memang masih ada ingatan yang tersisa, seharusnya sekarang baik - baik saja namun ada rahasia tak terduga diantara mereka. Amora, rahasia yang ingin Lea sembunyikan dari Rui Nakajima.

Bagaimanakah reaksi Rui mengetahui Mora? Akankah Rui menerima Mora sebagai anak yang empat tahun lalu lahir tanpa sepengatahuannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva IM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AMORA #31

“Oke, sekarang Mora mandi dulu..” Lea menggandeng tangan Mora.

“Uncle, apa kamu ingin melihat bebek – bebek ku?”

“Ya?” Tanya Rui tak mengerti.

“Mora punya banyak bebek di bak mandinya, mau melihatnya?”

“Boleh?”

“Tentu saja boleh, Mora mengundangmu untuk melihatnya..”

Rui mengikuti Lea naik ke lantai atas dengan langkah yang ringan. Sebuah kamar sederhana yang penuh dengan kesan ceria, tempok berwarna merah mudah, dan sudut ruangan penuh dengan mainan dan boneka, Rui mengedarkan pandangannya. Dia baru pertama kali melihat kamar anak perempuan. Rui adalah anak terakhir dari

tiga bersaudara, kedua kakaknya adalah perempuan. Dan mereka tidak akur layaknya keluarga yang harmonis, Rui cenderung introvert. Rui lebih suka tinggal sendiri di rumahnya yang terlatak di pulau pribadi miliknya, Rai

Islands. Namun setelah Iru Nakajima, ayah Rui meninggal empat tahun yang lalu, Rui menjadi dekat dengan keluarganya. Setiap akhir pekan dia selalu menyempatkan diri untuk makan malam dengan keluarganya. Kedua kakaknya sudah menikah dan masing – masing telah memiliki anak. Rui memiliki lima keponakan, dan semuanya adalah laki – laki. Jika mereka berkumpul, tidak akan ada kedamaian. Ada saja alasan untuk mereka saling bertengkar dan berebut.

“Uncle kemari..” Ucap Mora membuyarka lamunan Rui.

“Uncle kesana..” Jawab Rui segera meluncur ke kamar mandi Mora.

“Ini dia, bebek – bebek ku..” Jelas Mora menunjuk kumpulan bebek yang berada di air, bebek itu mengelilinginya.

Rui tertawa kecil. Awalnya Rui berpikir jika itu adalah bebek sunggahan, ternyata itu adalah segerombol bebek karet berwarna kuning dengan ukuran yang berbeda,

“Apakah ini ibunya?” Rui menunjuk bebek yang paling besar.

Mora mengangguk. “Ah mommy sakit..” Protes Mora saat Lea menggosok punggungnya dengan sedikit kasar.

“Mommy akan pelan – pelan..” Jawab Lea.

“Biar aku saja, kamu bisa siapkan keperluan Mora yang lain Lea..” Rui mengambil alih spon yang penuh busa dari tangan Lea.

“Bisa?” Tanya Lea.

“Tentu saja, tidak ada yang tidak bisa.. aku tinggal menggosok seluruh badannya kemudian membilasnya, kemudian mengeringkannya dengan handuk kan?”

Lea mengangguk. “Baiklah, aku akan siapakan pakaian ganti untuk Mora..”

Lea bangkit kemudian berjalan keluar dari kamar mandi, meninggalkan ayah dan anak yang sedang menikmati waktu mereka berdua.

“Bajumu basah Rui..” Lea terkejut saat Rui keluar menggendong Mora dengan kemejanya yang basah.

“Ah aku tidak sadar..”

Lea mengalihkan pandangannya ke sembarang arah. Kemeja putih yang Rui kenakan tampak tarnsparan dan memperlihatkan otot perut Rui yang kencang. Wajah Lea menjadi panas melihat itu.

“Letakkan dulu Mora di atas ranjang, aku akan mengambilkan baju ganti untukmu..”

Saat Lea kembali, Lea mematung diambang pintu. Matanya melihat Rui dan Mora sedang bermain di atas kasur. Rui mengatakan sesuatu kemudian ditanggapi dengan tawa Mora. Beginikah rasanya memiliki seoarang ayah? Mora pasti akan senang sekali bahwa dia memiliki seorang Rui. Lea berharap Mora bahagia setelah mengetahui jika Rui adalah ayahnya.

“Ini adalah sweater yang dulu biasa aku kenakan saat mengandung Mora, karena besar mungkin akan muat denganmu..” Lea menyodorkan sweater berwarna hitam kepada Rui.

Rui mengangguk kemudian menyingkir untuk berganti pakaian.

“Oke selanjutnya Mora, ganti baju dulu kemudian tidur..” Ucap Lea membuka handuk yang melilit Mora.

“Mommy, aku ingin mendengar cerita sebelum tidur..”

“Baiklah, apa yang ingin kamu dengar sayang?”

“Cinderella..”

Bersambung...

1
Anonim
Selalu bgini , kebanyakn cerita novel si laki udh buat salah malah maksa
Atmita Gajiwi
/Heart/
Yeni Yuliarni
cerita yang menarik
Suyudana Arta
wah modus/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
🌿wing2bo_27
Luar biasa
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
kenapa harus Lea yg memberitahu, kepekaan Rui mana?? katanya matanya Mora sama dgn Rui? lalu kenapa gak ada chemistry di awal pertemuan
Ellia Mardiana
jangan buat Ayumi sakit dan depresi karena kehadiranmu ya rui
Rohimatul Amanah
good job
yuliana windi
Luar biasa
Anonim
Aku baru baca 2025
Neng Alifa
haaah andaikan itu di indonesia
Nancy Bondan
Luar biasa
riri
Bagus banget kak ceritanya,g ada satu episode pun yg tak q baca atau q lompati....good jop kak author👍🏻👍🏻👍🏻
Hartaty
akan mau jika Lea kembali hamil🤭
Hartaty
basah oiiii
Hartaty
aku yg panas
Hartaty
astaga otak ku terkontaminasi
Endang Sulistia
👍👍👍
Qilla
udah gitu aja lngsug balikan?
Nicya
aku udh baca udh 5x tapi ga pernh bosen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!