NovelToon NovelToon
Selir Dari Istana Dingin

Selir Dari Istana Dingin

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Reinkarnasi / Harem / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Dewi Harefa

Lu Nana adalah Gadis tomboy yang terkenal di kampusnya.
karena orangnya ceria dan suka mengikuti bermacam kegiatan olah raga dan seni.
Jadi dia memiliki banyak teman.

Tapi ketika temannya mengerjai Jam bekernya dengan mempercepat waktu, jadi dia kira sudah terlambat ke kampus.
Dengan tergesa - gesa dia menyebrang tanpa memperhatikan, akhirnya terjadilah kecelakaan.

Tapi akibat dari itu jiwanya berpindah ke zaman kuno, ketubuh Selir yang di asingkan, kelaparan dan sendirian. selir yang pendiam dan mudah di tindas, karena kecantikannya yang membuat banyak wanita lain Iri. menggunakan trik untuk menjatuhkannya. Dia hanya diam.
Tpi sekarang jangan harap, dia sudah mati saya penggantinya tuk balas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Harefa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 31 Sungguh tragis nasib adikku

Mereka ber empat saling memandang. Macan kumbang? Apakah macan masuk kedalam istana dingin?

"Panggilkan Yan sing!" perintah Jendral Yan He.

Tak berapa Lama Yan sing datang. Dengan wajah menunduk dia melihat nona-nya.

"Nona kenapa?" dia terlihat ketakutan, nona-nya sakit apa?

"Itu yang hendak aku tanyakan ke padamu. Selama di sana, apakah pernah binatang buas, seperti macan atau sejenisnya masuk ke dalam istana dingin?"

Yan sing menggeleng. "Binatang buas tidak pernah masuk kedalam istana dingin karena tembok yang tinggi. Tapi nona pernah membawa mayat Macan dari hutan terlarang di belakang kastil."

"Apa?!" mereka kembali terkejut.

"Bagaimana dia bisa sampai ke dalam hutan terlarang? Bukankah dinding tembok itu tinggi seperti katamu?"

"Selama kami tidak di beri makan dari dalam istana timur, nona memanjat dinding tembok melalui sulur kayu yang merambat masuk kedalam tembok. Dia pergi berburu memasuki hutan terlarang. Biasanya dia membawa kelinci, burung dan babi hutan. Tapi terakhir kali dia membawa macam hitam yang besar. Nona menyuruh saya mengambil kulitnya agar bisa di pakai di musim dingin nanti. Karena di sana udaranya terasa lebih dingin dari wilayah lain." Yan sing menjelaskan.

"Mana kulitnya?" tanya putra tertua.

"Ada di karung coklat di dalam gerbong tadi" jawab Yan sing dengan sedikit rasa bersalah karena tidak mengetahui sakit yang di alami nona nya.

Kemudian Ling Yuan menyuruh bawahannya untuk mengambil benda tersebut.

"Jadi bagaimana ini tabib?" Tanya Jendral Ling

"Sepertinya macan itu bukan binatang biasa, dia binatang berevolusi, bisa jadi racun tubuhnya memasuki tubuh nona Ling. Kita harus mencari tahu dulu binatang seperti apa ini. Oya daging macan ini kalian apakan?" Tabib itu menatap pelayan Ling Nana.

"Kami memakannya." ucap Yan sing dengan polosnya, "Kami tidak memiliki makanan, jadi kami makan. Sedangkan tumbuhan yang kami tanam itu belum bisa di panen , dan rencana beberapa hari ini kami akan memasaknya. Tapi ternyata kami bisa keluar dari istana dingin itu."

Jendral Ling Yan he memegangi kepalanya dengan sangat geram, seandainya putra mahkota itu orang biasa, dia hendak mendatanginya lagi dan membunuhnya.

Begitu juga dengan ke tiga sepupunya, mereka mengepalkan tangan dengan marah. Tak berapa lama pria yang di suruh putra pertama tadi masuk dan membawa sebuah karung yang masih terikat. Kemudian dia di suruh untuk membukanya.

Dia membuka karung tersebut dan mengeluarkan sebuah kulit buluh yang berwarna gelap dengan totol lebih gelap. Tabib Lu memperhatikan kulit binatang itu bagian dalam dan bagian luar.

Kulit itu terlihat besar sekali dengan panjang hampir 2 meter tanpa kulit kepala dan lebarnya juga hampir 2 meter.

"Ini..? Sangat besar sekali, bagaimana Ling Nana membunuhnya?" ucap putra ketiga seakan ingin menangis.

"Sungguh tragis nasib adikku" sambungnya lagi sambil mendekat dan membelai kepala Ling Nana dengan perasaan yang berkecamuk sedih dan geram bercampur jadi satu.

Adik yang biasa mereka manjakan, bertahan hidup di hutan terlarang dengan mempertaruhkan nyawanya.

"Aku tidak akan pernah mendukung putra mahkota untuk menjadi kaisar masa depan." ucap Ling Tu shi lagi.

"Ya, memang dia sangat tidak pantas" sambung Ling Chen.

Kemudian dia memperhatikan kulit binatang itu.

"Ini, lukanya ada di bagian leher dan perut. Tapi pakai apa Ling Nana melukainya?"

"Nona memiliki pedang dan belati, serta ada busur panah juga." jawab Yan sing, yang pernah melihat senjata itu ketika Ling Nana memanjat tembok hendak ke hutan.

"Dari mana dia mendapatkannya? Dan di mana sekarang senjata itu berada?" tanya putra pertama.

"Saya kurang mengetahui dimana nona menyimpannya" ucapnya dengan sendu.

"Sudah, sudah, jangan yang itu dulu kita bahas, bagaimana dia biar dia bisa sembuh. Itu terlebih dahulu." kata Ayah mereka. Ya, itu memeng benar, Nana harus sadar dulu.

1
Helen Nirawan
ini istana dingin ato rmh angker ?
Helen Nirawan
hutan ny serem iihhh
Siti Aisyah
ngapain punya byk selir klo bikin pusing oleh tingkah mereka...mending satu tp tentram dan hidup bahagia..
ini lg putra mahkota nya bodoh amat..diam aja satu selir nya ada yg di zolimi...ternyata urusan dan hukum di istana ribet jg..
Helen Nirawan: diiihh bini lu dah byk gk usah ribet lg ngurusin Nana , sono lu jauh2
total 1 replies
Siti Aisyah
coba lanjut baca..selir samping...ada yaa
Nanik S
baru awal lucu
Nasiati
Alhamdulillah ceritany nangis banget
sukensri hardiati
kata othor istana dingin hanya punya 2 kamar di lantai atas dan 2 kamar dilantai bawah...
jadi mbayanginnya ya nggak segede ilustrasinya..
Kartika Dewi
recomended cerita yang bagus thor,saya kasih 1 vote
Taty Hartaty
nah bener kan kataku jendral akan minta cerai untuk Ling Nana,setuju banget
Taty Hartaty
semoga permintaan nya adalah cerai sehingga dia akan menyesal setelah cerai🤭
Lina Mei
bagus
Fani🪶
😷
Nonik
video ada
Tubuni Boru Manalu
bagus
Memyr 67
𝗍𝗂𝖻𝖺 𝗍𝗂𝖻𝖺 𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗂. 𝗁𝖺𝗁𝗁𝗁𝗁𝗁
Memyr 67
𝗁𝗆𝗆𝗁 𝗋𝖺𝗆𝖾𝗇 𝖻𝖺𝗄𝗌𝗈. 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗇𝗀𝗂𝗅𝖾𝗋 𝖺𝗄𝗎
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗎𝗌𝗎𝗌 𝖽𝗂𝗉𝗈𝗍𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗂𝖻𝗎𝖺𝗇𝗀, 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗍𝗎𝗆𝖻𝗎𝗁 𝗅𝖺𝗀𝗂? 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝖾𝗋𝖿𝗎𝗇𝗀𝗌𝗂 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋? 𝗄𝗈𝗄 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖽𝗂 𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗇𝖺𝗅𝖺𝗋?
Memyr 67
𝗄𝖺𝗂𝗌𝖺𝗋 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝖽𝖺𝗁 𝗍𝖺𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗋𝗂𝗇𝗀 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗍𝖺𝗇𝗉𝖺 𝖺𝗅𝖺𝗌𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌, 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖽𝗂𝗁𝗎𝗄𝗎𝗆 𝗃𝗎𝗀𝖺.
Memyr 67
𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗅𝗎𝗉𝖺? 𝗄𝖾 𝗅𝗂𝗆𝖺 𝗄𝗌𝖺𝗍𝗋𝗂𝖺 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗋𝗂 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗇𝖺𝗇𝖺? 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖽𝗂𝗌𝖾𝖻𝗎𝗍 1,2,3 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝖾𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗇𝖺𝗇𝖺, 𝗄𝖾𝗍𝗎𝖺 𝗍𝗂𝗆𝗌𝖾𝗌 𝗉𝖺𝗇𝗀𝖾𝗋𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗂𝗅𝗂 𝖼𝗁𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖾. 😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!