NovelToon NovelToon
TERNODA

TERNODA

Status: tamat
Genre:CEO / Lari Saat Hamil / Wanita Karir / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:51.1k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Payang

Shamuel hampir saja gelap mata, saat melihat Andrew adik kandungnya menggagahi Shera, dokter cantik yang diam-diam dicintainya hingga berbadan dua.

Akankah pernikahan mereka terlaksana?

Jangan lupakan Fhilip, laki-laki yang selalu menjadi super Hero bagi Shera, pribadi yang mencintai apa adanya.

Cinta, adalah sebuah pengorbanan. Cinta yang tulus akan selalu memberi tanpa syarat, tanpa mengharapkan balasan.

Terkadang akan di pandang BODOH. Tapi itulah cinta.

❤️TERNODA❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Payang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Di Rumah Sakit Jiwa

Shera melajukan mobilnya dengan perasaan kacau, meninggalkan rumah mewah milik keluarga Jhonson, bukan arah menuju kantor polisi, dan bukan pula kerumah sakit tempatnya berkerja.

Saat ini ia hanya mengikuti kata hatinya, menangis sejadi-jadinya saat sudah berada di sudut taman rumah sakit jiwa dimana ibunya dirawat, menumpahkan segala kekecewaan akan takdir yang begitu pahit dan kejam yang tengah dijalaninya.

Selama ini, ia sudah berusaha keras untuk bangkit dari kemalangannya yang pernah menimpanya ketika masih remaja dulu, saat masih mengenakan seragam biru-putih.

Belajar menerima keadaan, dan terus berkerja keras demi merubah nasib hingga menjadi seorang dokter, agar bisa diterima dan dianggap layak dimanapun ia menjejakan kaki. Nyatanya, yang terjadi sekarang tidak seperti yang ia mimpikan.

"Orang gila baru ya? Hehe..."

Shera menghentikan tangisnya, menoleh kebelakang, saat dirasanya ada seseorang yang menyentuh punggungnya.

Benar saja, seorang perempuan paruh baya, dengan make-up minornya dan rambut disanggul ala ibu Kartini, mengenakan jas dokter menampilkan cengirannya dibarengi tatapan geli pada Shera.

"Hore! Pasien rumah sakit jiwaku nambah satu!" pekiknya.

Perempuan itu berjingkrak-jingkrak kegirangan, Shera dibuat melongo melihatnya sembari mengusap air mata dipipinya.

"Kalau gila, gila aja sendiri. Nggak perlu ganggu kebahagiaan warga sini. Lihat noh! Orang pada cekikikan senang. Eh, kamu malah pake nangis disini."

"Sini, aku periksa! Biar tau berapa dosis obat penenang yang perlu aku racik nantinya biar kamu tenang dan nggak nangis-nangis lagi kaya tadi" perempuan itu secara asal menempelkan ujung stetoskop pada pipi, mata, dan leher Shera.

"Dokter Ariyuna, bisa tolong periksa pasien yang satu ini? Dari tadi nggak mau tenang," keluh dokter Sesilia mendekat, membawa rekannya, dokter Arya yang berpura-pura menangis kejer.

"Cup-cup-cup anak ganteng. Tenang ya, Sayang. Sini! Sama Bu dokter saja,"

Perempuan yang dipanggil sebagai dokter Ariyuna itu segera melupakan Shera begitu saja, menghampiri dokter laki-laki yang terus sesenggukan lalu mendekapnya erat, tidak perduli dengan liur dan ingus yang terburai menjijikan milik sang dokter tampan itu.

"Kalau nggak mampu beli mayat sendiri nggak perlu maksa'in diri, jadi nangis kejer sampe jelek begini kan?"

Masih dengan mode yang sama sekali tidak terlihat jijik, Ariyuna mengusap ingus dan liur dokter Arya dengan jarinya, lalu mengelapnya pada jas dokter yang ia kenakan.

Setelah dirasanya bersih, ia lalu menarik pergelangan tangan dokter Arya mengikutinya tanpa berpamitan pada Shera maupun Sesilia.

"Kenapa pasien itu dipanggil dokter?" tanya Shera, matanya terus menatap kepergian Ariyuna dan dokter Arya yang sudah menjauh, menyusuri lorong rumah sakit menuju bangsalan pasien.

"Nona Ariyuna adalah calon dokter belasan tahun yang lalu. Mengalami depresi berat saat mayat yang sudah dibelinya untuk praktek bersama beberapa temannya ternyata tidak pernah kunjung datang, karena ia membelinya dipasar gelap. Mau menuntut? Tidak bisa." terang Sesilia, turut memandang kearah Ariyuna dan dokter Arya.

"Ada masalah apa dokter Shera? Ayo cerita bila berkenan," Sesilia beralih pada Shera.

Sebagai dokter yang sudah berpengalaman menangani para pasiennya, kemampuan ilmu psikologisnya sudah sangat terasah dan mumpuni, sehingga dari sikap Shera saja ia sudah bisa membaca bau masalah berat perempuan yang pernah menjadi adik tingkatnya waktu mereka sama-sama menuntut ilmu di fakultas kedokteran beberapa tahun lalu.

Shera mengubah air mukanya, menampilkan senyum terbaiknya.

"Aku baik-baik saja dokter Sesilia, tadi cuma beracting. Mau bukti'in kata orang-orang, ternyata bener--, pasien gangguan jiwa terkadang merasa dirinya waras, dan menuduh orang waras lainnya-lah yang gila," kekehnya.

Sesilia ikut terkekeh mendengar perkataan Shera

"Iya, itu benar dokter Shera. Dan saat ini kamu-pun hampir sama seperti yang kamu katakan itu, berbohong mengatakan kalau kamu baik-baik saja, padahal aku melihat kamu sedang tidak baik-baik saja."

Mendadak kekehan Shera terhenti, tangisannya seketika meledak. Tadinya berusaha menyimpan semua masalah untuk dirinya sendiri, nyatanya ia tidak mampu menahanya.

"Ikutlah denganku dokter Shera, saat ini kamu memang butuh seorang psikolog handal sepertiku," godanya, tapi serius sambil merangkul pundak Shera dan membawanya pergi.

Sejak memperhatikan Shera menangis disudut taman tadi, lalu diganggu oleh Ariyuna, ia sudah merasakan ada yang tidak beres pada dokter spesialis ortopedi itu.

"Kacian cekali ya si orang gila baru itu. Masalahnya pasti sangat berat," ucap seorang pasien rumah sakit jiwa pada boneka dolphin-nya dengan gaya khas sok imutnya, memandang kepergian Shera yang dibawa oleh Sesilia.

Bersambung...👉

1
Tenth_Soldier
betapa susahnya bikin novel ala emak-emak...
Dewi Payang: iya bener😅
total 3 replies
Tenth_Soldier
Idealis
Dewi Payang: Dan satu rumah tangga perlu ada itu didalamnya
total 1 replies
Tenth_Soldier
konsepnya siapa menabur dia menuai
Dewi Payang: Tul Kak....
total 1 replies
Tenth_Soldier
Hati yang gembira adalah obat yang mujarab... ini fakta kedokteran.

Tapi Pikiran juga harus waras tentunya... /Grin/
Dewi Payang: Setuju😄👍
total 1 replies
Tenth_Soldier
hufftt... ikut tahan nafas... tapi sekarang udah dihembuskan dengan lega
Tenth_Soldier: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
Tenth_Soldier
secangkir kopi buat Authornya
Dewi Payang: Ma kasih banyak kak buat kopinya🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Tenth_Soldier
, wah tahu-tahu sudah pada jadi dokter padahal masa kecil pada bandel2 itu menarik juga untuk disimak... setangkai mawar untuk Shera.
Tenth_Soldier: benar sekali
total 2 replies
Tenth_Soldier
harrasment!!!
Dewi Payang: Dan itu seharusnya tidak dilakukan oleh seorang ayah, walau ayah sambung.
total 1 replies
Tenth_Soldier
Hmmm gaya penulisan dan penyampaian mirip Pramita Rosiani... menarik tak kasih mawar ya
Dewi Payang: Oh, author senior, ma kasih kak infonya🙏🏻
total 3 replies
Noviyanti
segitu kecewanya philip. bunga mendarat
Dewi Payang: Fhilip : Ma kasih banyak kakak🙏🙏❤️
total 1 replies
Noviyanti
beruntungnya shera di jaga sama cowo2
Dewi Payang: Iya bener😁
total 1 replies
Noviyanti
haha kalau panik emang suka lupa ya, motor di starter gk nyala2 tau2nya lupa naikin standr motor
Dewi Payang: Aku pernah hitu jg kak😁
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
novel sebagus ini tp kenapa Like nya cm dikit ya
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: tapi yang lainnya ku lihat ada yang sampai 11k lebih . tp aku gk mampir takut gak bisa lanjut . fokus sama Roclis aja dulu . Roclis habis baru mampir lainnya
total 2 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
aku mumet
Dewi Payang: 😄😄😄😄😄
total 1 replies
Noviyanti
kirain si philip hilang ingatan, syukurnya gk
Dewi Payang: Kepalanya tahan banting kak😁
total 1 replies
Noviyanti
5 bunga mendarat
Dewi Payang: Ma kasih banyak kak Novi🙏🙏
total 1 replies
Noviyanti
kalo jadi shera mending milih menikahi samuel, keluarganya baik apalagi ny maria
Dewi Payang: Lebih aman😁👍
total 1 replies
Noviyanti
5 bunga mendarat
Dewi Payang: Terima.kasih banyak kak Novi🙏
total 1 replies
Noviyanti
ya bagus si miere, ntah kenapa aku memilih nyonya kepala batu ini.
Dewi Payang: 😁😁😁😁😁
total 1 replies
Noviyanti
5 bunga mendarat
Dewi Payang: Ma kasih banyak kak Novi🙏🫰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!