Ini Kisah tentang Kehidupan di dunia yang begitu keras membuat perjalanan mereka berliku-liku, berawal dari perjodohan bisnis master Renanta dan Tuan Muda Aska Bettran, Kemudian lahirlah penerus muda mereka, Mahendrick Bettran dan dua buah hati kembar mereka Keynard Alvaro Bettran dan Keyla Alvara Bettran,
Ketika Season dua di mulai Perjalanan Cinta Raja bisnis Mahendrick Bettran dengan seorang wanita berdarah USA, cinta yang berliku-liku, mampukah mereka bertahan atau justru akan berpindah ke lain hati..
Baca Kisah cinta mereka dalam Novelku, "My Wife Of The Plane"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zepthy Bharata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 31.
Sudah jam 10.00 aku telah selesai berberes, rumah dengan sedikit dibantu Sisil, setelah selesai aku pergi mandi untuk membersikan kembali diriku karena keringat sudah menguyur seluruh tubuhku, , ,setelah selesai mandi aku berdandan sebentar, tak lama kemudian Sisil masuk kedalam kamarku, , ,
" Aku bosan Nat, bisakah kita keluar rumah, , , ,ucap Sisil dengan suara parau dan langkah gontai, ,
" Sama aku juga sil, bagaimana nanti kalau kita kekantor Aska, , , , ucapku bersemangat.
" ngapain kita kesana yang ada otakku bisa konslet ketemu sama Rio, , , jawab ketus Sisil didepanku.
" konslet, tapi kan kamu sayang sama dia, , ,ucapku dengan tersenyum.
" hemmm baiklah aku mau, lalu bagaimana dengan alasan kita kesana, kita mau beralasan apa, , , ucap Sisil bingung.
" nganterin makan siang aja gimana, , , ucapku sambil berbunga bunga.
" baiklah, oke, aku setuju tapi bantu aku masak buat Rio ya, , , ucap Sisil mengiba.
" ya ya, ayo kita kedapur ....
aku dan sisil beranjak kedapur, disana kusiapkan bahan bahan aku memasak ayam kecap dan sambel ati kesukaan Aska, kok aku bisa tau ya jelas mama mertuaku yang bilang, sedangkan sisil sibuk membuat pangsit dan ayam crispy untuk Rio, ya walaupun banyak cara yang ia tanyakan kepadaku, dengan senang hati aku menjawab pertanyaan Sisil bagaimanapun ia sedang berjuang menjadi wanita seperti yang didambakan Rio.
pukul 11.30 aku sudah siap dengan Rantang ditangan, sisil juga begitu.
Sisil mengeluarkan mobil Rolls-Royce sweptail hitam itu, mobil yang diberikan oleh papa mertuaku itu akan aku naiki untuk pertama kalinya menuju gedung utama BETRRA Group.
*******
Aku dan Sisil telah sampai digedung utama BETRRA Group, walaupun sisil dirumah sewenang wenang saat didepan publik ia memainkan peran sebagai bawahan yang baik,ia membukakan pintu mobil untukku,
aku memegang Rantangku begitu juga dengan sisil yang mengambil rantangnya dan mengikutiku, siapapun yang melihatku tertunduk bagaimana tidak aku adalah istri resmi Aska Bettran Presdir mereka, ,
Aku berjalan menuju resepsionis, ,
" Mba ruangan Presdir Aksa dimana ya?, , , , ucapkku kepada Resepsionis itu.
" Nyonya Presdir naik lift khusus presdir saja menuju ruangan Presdir di lantai 30, didepan ruangan ada ruang kerja Manager Alex dan Sekertaris Giorio, ada keperluan apa nyonya kemari mungkin bisa saya sambungkan lewat telefon, , , ucap sopan sang resepsionis.
" aku hanya mau ngantarkan makan siang, tidak perlu ditelfon aku ingin membuat kejutan, , , , ucapKu kepadanya.
" sungguh istri idaman, , , , ucap resepsionis itu.
aku hanya tersenyum membalas ucapan resepsionis itu kemudian berlalu pergi menuju lift khusus Presdir diikuti oleh Sisil dibelakangku.
sesampainya dilantai 30 aku berjalan mendekati meja kerja Sekertari Giorio, yang tak lain adalah Rio orang yang Sisil suka.
" Rio, , , ucapku didepan mejanya.
" Nyo, , Nyonya Predir, sedang apa anda kemari?, , , tanya Rio dengan gugup entah apa yang membuatnya gugup, dan ternyata seorang mafia bisa juga gugup.
aku tidak menjawab pertanyaannya, aku mendekati pintu besar berukiran indah dengan tulisan PRESDIR ROOM itu, ,
"Krekkkkkkkk,, , pintu sedikit terbuka.
" Sial Rio kamu menggangguku saja, , , teriak Aska dari dalam.
" Mengganggu apa, , , ,ucapku sambil membuka pintu lebar lebar, dan aku terkejut ketika mendapati Aska sedang memangku wanita, dengan kancing kemeja terbuka walau celananya rapi.
Aska juga terlihat terkejut tetapi kemudian dia memasang senyum devilnya, 'o ternyata kamu' ucapnya dengan nada dingin.
" Aku cuma mau nganter makanan, dan siapa dia, , , , ucapku ketus.
" dia adalah wanitaku, , , ,ucap Aksa dengan tenang.
Darahku rasanya mendidih sementara Rio dan Sisil hanya diam membisu dibelakangku, Rio tidak berani berbuat apa-apa karena setatusku yang resmi Nyonya Aska Bettran, sedangkan sisil diam karena batinnya menebak nebak apa yang aku lakukan.
Plakkkkkk, , , , kutampar wanita itu, terlihat dia meringis kesakitan,
" apa apaan kamu, kenapa kamu menampar Clarisa, , , ucap Aska dengan nada marah.
" oh ,jadi wanita ini adalah Clarisa, yang satunya mqti muncul satu lagi, dan kamu apa tidak malu duduk dipangkuan suami orang, , , ,ucapku dengan nada santai yang kupaksakan.
" Pergi kamu aku ga butuh kamu, dan satu lagi jangan ganggu hidupku, aku muak melihatmu, , , ,ucap Aska dengan nada tinggi,
" satu lagi, kamu segera angkat kaki dari rumahku, , , teriak Aska melanjutkan kata katanya.
Bagai petir disiang bolong aku mendengarnya, bagaimana tidak pernikahan kami belum genap seminggu tapi dia mengusirku, dan mencampakkanku. begitu juga dengan Rio dan Sisil.
Plakkk,,,,,, kutampar wajah tampan Aska hingga menimbulkan bekas kemerah merahan.
" Baik aku akan pergi, dan lupakan saja cerita kita, Aku Mahrenata akan meninggalakanMu dan apapun yang terjadi pada keluargamu jangan pernah mencariku, , , ,ucapku menekankan kembali kalimatku.
Aku beebalik dan melihat Alex dan Rio bengong, ku berikan rantang yang ku bawa tadi kepada Alex,
" Makanlah lex jika kamu masih mau menerima masakanku ini, awalnya aku masak khusus untuk kakakmu tapi dia tidak menghargaiku, selamat tinggal steve , selamat tinggal Rio. . . ucapku kepada Mereka berdua.
" Dan ini masakanku buat kamu, mungkin yang pertama dan terakhir, , , , ucap Sisil kepada Rio sambil memberikan Rantangnya.
" Kamu mau kemana Sil, aku yang membayarmu bukan Nata, , ucap jelas Aska.
" Maaf tuan, saya tidak butuh uang anda saya pikir gaji dari anda tidak sebanding dengan perjuanganku bersama Nata jadi selamat tinggal tuan Aska, , , ucap Sisil kepada Aska dengan tegas.
Akhirnya aku keluar dari kantor Bettra group.
Fighting : berantem alias gelut
Fitting : Fase pengepasan ukuran baju yg akan dipesan