Daniella Liontin B.A.Y , terlahir nama seperti itu dan dia tidak tahu arti dari BAY itu , ia dirawat oleh pengasuh ibunya bernama Aisyah dan Parta , sementara ibunya Ella meninggal tak berselang lama setelah bertemu dengan pengasuhnya itu, keduanya sudah dianggap nenek dan engkongnya sendiri.
Engkong Parta meninggal saat Ella masih kecil.
hingga Nenek Aisyah meninggal ia diberi wasiat nenek Aisyah suruh mengambil liontin yg berada di tas milik nenek yg disimpannya di lemari . Di tas tersebut ia juga menemukan kartu nama dan ponsel jadul , dan Ella juga diminta untu mencari orang bernama Budiman sesuai kartu nama yg ditemukan, Fakta mengatakan Budiman adalah seorang pengacara saat diketahui lewat kartu nama di tas nenek Aisyah. namun semuanya buntu , karena nomor ponsel dan alamat yg tertera tidak dapat menemukan orang yg dicarinya . hingga Ella menelpon orang yg sering dihubungi lewat ponsel itu , sedikit demi sedikit terkuak .
dgn kemampuannya meretas , Ella pun mencari tahu semuanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si ciprut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah Rencana
Adrian dan Ella menikmati minuman yg disajikan oleh istri paman Leon.
"Apa ada yg terjadi hingga malam malam begini nak Ella mengajak bertemu....?" Paman Leon membuka pembicaraannya , sambil menikmati kue yg disajikan istrinya.
" Paman tahu dengan Deni Wiratmaja ....?" Ella menjawab pertanyaan paman Leon dengan pertanyaan juga .
" Saya kurang begitu paham nak. Namun jika berhubungan dengan nyonya Dania , mungkin pernah bertemu..." Jawab paman Leon yg masih belum memahaminya atau pura pura tidak mengerti sehingga nantinya Ella terpancing dengan jawaban ini.
" Dia adalah salah satu kakak kandung ibu Dania..."Jawab Ella yg memang terpancing dengan jawaban paman Leon tadi.
" Lalu...?" Paman Leon kembali memancing obrolan Ella.
" Dia , dulunya bekerja di Wiratmaja group. Namun beberapa minggu yg lalu dia keluar dari perusahaan itu. Karena sudah tidak cocok dengan kakaknya Dirga Wiratmaja , lalu pindah ke kota J ini. Tadi siang anaknya yg kecil bertemu saya dan membantu saya dirumah nenek Aisyah. Dia melihat foto ibu Dania dan nenek Aisyah. Kemudian dia beritahukan ke paman Deni. Paman Deni kerumah dan akhirnya bertemu dengan saya ..."Cerita Ella terhenti kemudian minum sebentar.
" Terus...." Paman Leon
" Saya pernah melacak keberadaan keluarga itu. Termasuk paman Dirga karena informasi saya dapat dari nenek Aisyah sebelum meninggal. Paman Deni adalah orang baik dan sayang sama ibu..." Lanjut cerita Ella
Leon manggut manggut mendengarkan
" lalu..."Paman Leon memahami setiap kata yg diucapkan Ella.
" Setelah bertemu, saya langsung bertanya tentang Liontin ini. Namun paman Deni mengatakan bahwa kalung ini bukan milik ibu Dania..."Kata kata Ella ini mengejutkan paman Leon. Selama Tuan Brian sebelum menikah memang paman Leon tidak mengetahuinya. Yang ia ketahui setelah menikah saja , selebihnya tidak tahu.
" Lalu..." Paman Leon penasaran dengan cerita Ella
" Kalung itu milik bibi Delia saudara kembar ibu Dania...."Terperangah lah paman Leon akan hal itu. Sebab ia benar benar tidak tahu jika nyonya Dania mempunyai saudara kembar.
" Bibi Delia menitipkan kalung ini entah maksudnya apa. Akan tetapi paman Deni bilang , bahwa kalung ini harusnya ada 2. Yang satu dipakai bibi Delia dan sahabat sejatinya yaitu Bibi Leana. Adik kandung dari Ayah Brian..."
Leon tampak kaget , karena ternyata yg bersahabat bukan nyonya Dania tapi saudara kembar dari nyonya Dania .
" Paman Leon jika bertemu tidak akan bisa membedakan mana Ibu Dania dan mana bibi Delia karena semuanya sangat menyerupai , termasuk ini..." Kata Ella kemudian membuka kacamatanya dan memperlihatkan bola matanya kepada paman Leon.
" Warna mata satu sama lain berbeda , yg satu hitam dan yg satu biru , ini juga persis seperti mereka..... "Kata Ella kemudian memasang kembali kaca matanya.
" Nenek Aisyah berpesan untuk mencari kebenaran dengan liontin ini. Entah maksud nenek Ais apa. Saya akan tetap mencari kebenarannya terutama bibi Leana...."Kata Ella membuat paman Leon manggut manggut mendengarkannya .
" Apakah paman tahu tentang bibi Leana...?"Akhirnya Ella mengutarakan pertanyaan itu agar semua bisa lebih jelas.
" Hah....soal nona Leana , saya juga sedang mencari tahu keberadaannya. Saya hanya tahu jika nona Leana selalu bersama nyonya Dania. Dan untuk yg lebih paham mereka lebih jauh, adalah kang Parta kakekmu itu...."Jawab paman Leon yg juga penasaran dengan keberadaan Nona Leana.
" Emmm...paman....!"Ella men jeda kalimatnya itu karena ada hal lain yg ingin Ella tanyakan kepada paman Leon
" Bagaimana...?" Leon
" Maaf...dengan ikut mendirikan perusahaan Alexander grup itu , apakah paman mencurigai seseorang berkaitan dengan kasus ini...?"Pertanyaan Ella membuat paman Leon mengernyitkan keningnya "bagaimana dia bisa tahu" batin paman Leon dalam hatinya.
" maksudnya...?"Paman Leon kembali memancing obrolan dengan Ella.
" Saya rasa paman tidak usah menutup nutupi rencana dan strategi paman pada Ella. Ella tahu jika paman mencurigai istri dari Om Jonathan itu..." Perkataan Ella ini membuat paman Leon dan Adrian membelalakkan matanya. Bagaimana bisa tahu akan hal itu dan Ella sangat cerdik dan gesit untuk mengetahuinya.
" Ba...ba gaimana ...bisa tahu...?"Tanya paman Leon dengan gugup mendengar ucapan Ella.
" Berarti benar sesuai prediksi saya kan paman, itu baru yg kecil. Yang kedua adalah tentang perusahaan Wiryawan grup. Bisa kemungkinan ada kaitannya dengan musibah ayah waktu itu...!"Perkataan Ella semuanya tepat bahkan tidak meleset , paman Leon tersenyum akan kecerdasan anak dari tuannya itu." benar benar sangat cerdas anak tuan Brian ini , saya rasa seperti yg dikatakan Adrian benar bahwa, nona Daniella ini adalah si Violet itu " Batin paman Leon , kemudian tertawa.
" Anda benar benar cerdas nona..."Paman Leon tertawa dan bangga melihat Ella jauh dari perkiraannya.
" Lalu apa rencanamu Nak...?"Paman Leon mencoba ingin tahu keinginan dari Ella sendiri , tidak mungkin jika datang kesini hanya untuk bertanya seperti itu.
" Paman , saya mau memasukkan penyusup ke Alexander Grup ....."Kata Ella to the poin dan mengatakan keinginannya itu.
" Maksudnya...?" Paman Leon
" Paman Deni yg akan saya masukkan ke Alexander grup. Untuk memata matai om Jonathan dan istri. Sementara saya memata matai anaknya sebagai orang dekat saya..... "
Paman Leon kaget dengan ide Ella itu , kemudian berfikir bagaimana cara Ella untuk menyelidikinya .
" Apakah tidak berbahaya buat Nak Ella jika dekat dengan Alex " Tanya papan Leon
" Sudah resiko paman , tapi saya akan hati hati ...... " Ella
" Bagaimana caranya...?"Tanya paman Leon menelisik kemauan Ella ini , sepertinya tidak main main.
" Paman Deni saya utus dari Anderson Corp dan nanti yg akan selalu berhubungan dengan om Jonathan maupun Alex. Jika di kantor ataupun misal diajak makan keluarga. Karena paman Deni belum begitu dikenal oleh orang orang Anderson maupun Alexander. Dan harusnya paman Deni tahu siapa istri om Jonathan. Apalagi jika berkaitan dengan bibi Delia atau bibi Leana. Dan seharusnya juga istri om Jonathan mengenal paman Deni sebagai kakak bibi Delia ...." Terang Ella
" Bagaimana anda bisa tahu jika mereka bertiga bersahabat....?"Kini Adrian ikut menimpali perkataan Ella.
" Ada foto yang disimpan ibu Dania dirumah nenek wajahnya mirip Alex..."Kata Ella yg memang menemuka foto foto usang beserta dokumen dokumen waktu itu.
" Lalu apakah juga menemukan petunjuk Nona Leana dirumah bibi Aisyah...?"Tanya Adrian yg juga sedikit curiga , Ella hanya menggelengkan kepala.
" Baiklah , kita susun strategi ini dengan baik. Lalu apakah nak Ella juga akan turun mencari nona Leana...? "Tanya paman Leon kepada Ella. Karena Ella harus menemukan pemilik liontin yg satunya itu.
" Benar paman , dan untuk di perusahaan Anderson , nanti anak dari paman Deni yg akan menggantikan saya sementara disana....."Kata Ella membuat keputusan untuk menggantikan dirinya dengan Aura
" Baik , dan hati hati untuk tugas ini..."Kata paman Leon karena ini sangat beresiko nanti kedepannya
" Maaf paman , saya akan bawa beberapa orang dari Black Jaguar untuk jaga jaga..... "Kata Ella yg memang nantinya akan kesana kemari untuk urusan.
"Silahkan , karena itu sudah menjadi hak anda ..."Jawab Paman Leon yg menghargai keputusan Ella
Kemudian Ella memandang Adrian yg sibuk dengan ponsel terbarunya mencoba untuk menelisik lewat situs situs tidak resminya.
" Maaf bang Adrian, kalau masuk ke suatu tempat saya harapkan tidak meninggalkan jejak..."Kata Ella untuk Adrian yg beberapa kali kecolongan ketika meretas dan meninggalkan jejak . Adrian nampak kaget , ternyata nona mudanya ini sangat teliti. Adrian kemudian mengangguk mengerti.
" Baiklah karena sudah cukup malam kita pamit paman Leon....." Ella pamit untuk undur diri dan pulang kerumah. Paman Leon mempersilahkan karena hari semakin larut.
Ella dan Adrian segera meninggalkan kediaman paman Leon. Adrian mengendarai mobilnya dengan cepat agar segera sampai ke tempat nenek Aisyah.
.
.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Surprise banget😄