NovelToon NovelToon
Poison Master System

Poison Master System

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Dokter Genius
Popularitas:45.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kyutoria

Li Hongli seorang mahasiswa kedokteran senior merasa sangat putus asa setelah gagal untuk kesekian kalinya dalam ujian terakhir. Dia merasa memiliki takdir yang sangat buruk dari pada orang lain.

Setelah kehilangan seseorang yang berharga untuk dirinya, kehidupan Li Hongli menjadi sangat buruk hingga membuatnya merasa putus asa.

Li Hongli merasa sudah dipermainkan oleh takdir dan bahkan mulai tidak mempercayai dewa. Hingga suatu hari sosok entitas tertinggi menjawab penghinaan pria itu dan membuat kontrak paksa.

Pria itu dikirim menuju Dunia lain dan tanpa sadar sudah masuk ke dalam permainan para Dewa. Dimana setiap dewa memilih pemain untuk memperebutkan tahta tertinggi surgawi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kyutoria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sampai di Istana Jingren

Jalan utama menuju Ibukota Xianyang pagi ini sudah ramai oleh kereta kuda milik pedagang maupun pendatang baru yang ingin mengadu nasib mencari peruntungan di pusat ekonomi Kekaisaran Han.

Selain mereka terdapat juga pendekar dan murid dari berbagai sekte aliran putih. Kedatangan mereka ke Ibukota Xianyang tidak lain untuk menghadiri upacara kedewasaan yang rutin diadakan setiap satu tahun sekali.

Mendadak terdengar suara gemuruh dari arah belakang membuat pandangan semua orang langsung terlihat kepada sebuah kereta kuda mewah yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Saat melihat bendera khas milik Kekaisaran Han semua orang lalu menepi untuk memberikan jalan prioritas kepada mereka. Tidak jarang sejumlah orang menundukkan kepala untuk memberikan penghormatan.

Di dalam kereta kuda terlihat Bai An yang sedang bersemedi meski di hadapannya ada seorang remaja tertidur pulas dan mengeluarkan suara mengganggu dari mulutnya.

Seekor lalat tidak sengaja masuk ke dalam kereta kuda melewati celah jendela setelah terhempas angin kencang. Lalat itu kemudian terhisap ke dalam mulut remaja yang sedang tertidur pulas hingga membuatnya tersedak.

Li Hongli terbangun dari tidurnya dengan kondisi wajah memerah hampir kehabisan nafas. Dia berulangkali memukul dada untuk mengeluarkan lalat yang menyumbat saluran pernapasan.

Disisi lain Bai An yang sudah selesai melakukan latihan pernapasan tertawa ringan saat melihat Li Hongli hampir tewas hanya karena tersedak seekor lalat berukuran kecil.

"Guru jangan hanya tertawa saja tolong bantu muridmu ini!" Li Hongli mencoba meminta pertolongan kepada Bai An yang berada dihadapannya.

Li Hongli tidak ingin berakhir dengan sangat konyol hanya karena seekor lalat. Kematian ini jauh memalukan dari pada tewas di tangan lawan menggunakan sebilah pedang.

Apa yang akan orang lain pikirkan jika calon Tabib terhebat di Dunia dan ahli beladiri tewas hanya karena seekor lalat. Tentu Li Hongli akan menjadi bahan cemoohan selama berabad-abad lamanya.

"Guru sudah pernah berkata kepadamu untuk memperbaiki posisi saat kamu tidur. Sekarang kamu merasakan sendiri bukan jika selalu mengabaikan pesan yang Guru sampaikan?"

Sudah sangat sering Li Hongli tidak menghiraukan pesan yang Bai An sampaikan. Akibatnya dia selalu terkena masalah dan meminta bantuan Gurunya setiap saat atas kesalahannya sendiri.

Li Hongli menganggukkan kepala dengan cepat dan kali ini berjanji untuk tidak lagi mengabaikan pesan dari Bai An. Meski sudah bosan mendengar janji dari Li Hongli tetapi sebagai seorang Guru Bai An tetap menolongnya.

Bai An tentu tidak ingin kehilangan murid satu-satunya yang dia miliki dan sudah memberikan banyak ilmunya tetapi pada akhirnya harus tewas hanya karena seekor lalat.

Dengan menepuk punggung Li Hongli satu kali, Bai An berhasil mengeluarkan lalat yang sebelumnya menyumbat saluran pernapasan Li Hongli hingga membuatnya selamat dari maut.

Sementara itu para prajurit di luar tidak sengaja mendengar keributan yang ada di dalam kereta kuda diam-diam langsung tertawa karena ahli beladiri seperti Li Hongli hampir tewas dengan cara memalukan.

Komandan Ji Wei bahkan juga tertawa lirih karena tidak menyangka jika orang yang semalam mengalahkan selusin pembunuh bayaran seorang diri hampir tewas oleh seekor lalat.

Li Hongli hanya bisa tertunduk malu mengetahui dirinya menjadi bahan tertawaan di pagi hari. Dia lalu membuka penuh jendela sambil bersikap seolah kejadian sebelumnya tidak pernah terjadi.

Sambil menyandarkan wajah di jendela kereta kuda, Li Hongli bisa melihat hamparan ladang milik petani di pinggir jalan dan mendapati tembok besar yang mengelilingi Ibukota Xianyang dari kejauhan.

"Pemandangan ini terlihat seperti dunia fantasi saja..." Gumam Li Hongli saat melihat tembok megah yang merupakan identitas dari Kekaisaran Han.

Melihat kedatangan rombongan kereta kuda yang dipimpin oleh Komandan Ji Wei dari kejauhan, para prajurit yang menjaga sekaligus melakukan pemeriksaan untuk para pendatang langsung membuka pintu gerbang.

Rombongan kereta kuda itu kemudian masuk ke Ibukota Xianyang tanpa hambatan dan terus melaju menuju Istana Jingren tempat Kaisar Langit beserta keluarganya tinggal.

Mata Li Hongli langsung terbuka saat mendapati dirinya sekarang benar-benar hidup di peradaban jaman dulu yang masih sangat tradisional dan ketinggalan jaman. Teknologi pada masa sekarang juga belum sebaik tempat tinggal Li Hongli sebelumnya.

Hal yang membuat Li Hongli membelalakan mata ketika melihat hewan buas dengan ukuran tidak lazim di jadikan tunggangan. Bahkan dia juga mendapati di langit ada beberapa orang menunggangi seekor burung besar.

"Apa kamu tertarik dengan hewan peliharaan mereka? Sepertinya Guru belum sempat memberitahumu tentang hewan spiritual kontrak..." Ucap Bai An sambil mengelus janggut.

Perkataan dari Bai An langsung memancing rasa penasaran Li Hongli yang belum pernah mengetahui hewan spiritual kontrak. Tetapi ketika Li Hongli bertanya Bai An hanya mengatakan akan memberitahunya nanti karena mereka sudah hampir sampai di Istana Jingren.

Meski kecewa saat Bai An menunda pengenalan hewan spiritual kontrak, Li Hongli kemudian mengintip dari jendela untuk melihat sebuah tembok megah yang dikelilingi oleh sungai buatan.

Pemandangan ini seketika mengingatkan Li Hongli dengan Kota Terlarang Tiananmen apalagi saat mengetahui bentuk luar tembok megah yang sangat dirinya kenali.

Li Hongli berpikir ini seperti Kota di dalam Kota setelah melihat luas kompleks Istana sebesar 720 ribu hektar hanya untuk kediaman Kaisar Langit dan keluarganya.

Selain keluarga Kaisar sebenarnya Komplek Istana Jingren juga diperuntukan bagi bangsawan yang membantu menjalankan pemerintahan Kekaisaran Han.

Rombongan kereta kuda yang dipimpin Komandan Ji Wei untuk ke-dua kalinya tidak mendapat hambatan dan langsung mendapatkan akses melewati gerbang berlapis dengan penjagaan super ketat.

Li Hongli sebagai orang awam bahkan bisa merasakan sensasi seolah melewati tirai pelindung saat memasuki gerbang. Dengan ini Li Hongli bisa mengetahui kompleks Istana Jingren memiliki kubah pelindung yang tidak bisa dilewati oleh sembarangan orang tanpa izin khusus.

Dari jendela kerta kuda Li Hongli bisa melihat banyak prajurit yang sedah melakukan latihan pagi dan mengeluarkan hawa petarung lebih kuat dari prajurit pengawalnya.

Pandangan Li Hongli kemudian tertuju ke arah dua anak kecil laki-laki dan perempuan yang berlatih tidak jauh dari tempat para prajurit. Melihat gerakan mereka yang masih kaku membuatnya jadi tertawa.

Tetapi siapa sangka perempuan yang sedang berlatih dengan adik laki-lakinya menyadari dan melihat langsung Li Hongli sedang menertawai mereka dari kereta kuda.

Gadis berusia 15 tahun itu kemudian menghentikan latihan dan mengerutkan dahinya. Entah mengapa dia menjadi kesal saat ada orang asing menertawakan dirinya saat sedang berlatih dengan sangat keras.

"Siapa mereka?" Tanya gadis itu kepada dayang pelayan yang berdiri tidak jauh darinya dan membawakan handuk untuk membersihkan keringat.

Dayang itu kemudian menjawab jika mereka adalah rombongan Tabib Bai An yang secara khusus di undang oleh Istana untuk memeriksa kondisi keluarga Kaisar.

1
omes
up lagi bang
omes
UPP
Nor Johari
bingung
$umb@k
mantap bosqu
obeng min
kasih pemberitahuan dong kalau sudah tamat
rise_up
gas terus puh sepuh
rise_up
gas dong puh sepuh
rise_up
sudah habis
rise_up
lah bukanya udah ketemu dan bercakap sama biang kerok di awal masa gak kepikiran kesitu
BintangKejoraa
Hormat kepada sepuhhh
Panjul
system' nggak berguna 😁
Kyu: /Doge/ bakal berguna banget kok di atas chapter 40
total 1 replies
Surya Mulya
dr.awal ceritanya kurang menarik.. bertahan disimak truss..4bab terakhir mulai asyik dan bikin penasaran
dan..ini layak utk terus diikuti sampai akhir crita..
jadi..trimakasih sdh menyajikan crita kisah yg menarik ini..dan tetap truss berkarya thorr..skali lg trimakasih
Surya Mulya
Buruk
Surya Mulya
Kecewa
Supriadi
Luar biasa
chris
bagus, lanjutkaan
Razali Azli
semakin menarik
Razali Azli
sangat menarik
Razali Azli
jadi sedih. susah nak jumpa lelaki yang sanggup menikah dengan wanita yang dah tahu tak lama akan pergi
Razali Azli
mc paling konyol pernah aku jumpa.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!