NovelToon NovelToon
Cinta Sejati Tuan Penguasa

Cinta Sejati Tuan Penguasa

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:67.8k
Nilai: 5
Nama Author: SYAFA APRILIA

Daniel Almors adalah seorang penguasa nomor satu di kotanya.
Suatu hari, tanpa sadar dia masuk kedalam perangkap seorang wanita. Sampai akhirnya, saat dia bangun, dia sudah berada di sebuah tempat yang terpencil.

Daniel kehilangan ingatannya, dan telah di selamatkan oleh seorang gadis bisu bersama dengan neneknya.

Seiring berjalannya waktu, Daniel terbiasa dengan kehidupan barunya yang sangat sederhana.

Bukan hanya itu saja, bahkan Daniel yang saat itu sudah bertunangan, malah terjebak dengan perasaannya sendiri terhadap gadis yang baru saja dia kenal.

Siapakah yang akan Daniel pilih? Tunangannya ataukah si gadis bisu yang sudah menyelamatkan dirinya.

Ayo simak jalan ceritanya.

Tapi sebelum itu, jangan lupa follow akun author, subscribe karya, like dan tinggalkan jejak komentar kalian ya! Sebagai penyemangat untuk melanjutkan bab.
Terimakasih!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SYAFA APRILIA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Positif

Setelah terdiam sejenak, Nyonya Lim pun lekas meminta ponsel suaminya, bertujuan untuk menanyakannya sendiri pada Sofia.

"Sini ponselnya, Yah. Biar Ibu yang bicara," ujar Nyonya Lim yang langsung di tanggapi oleh Tuan Lim dengan memberikan ponselnya.

Nyonya Lim pun mengarahkan benda pipih tersebut ke sisi telinganya setelah meraihnya dari tangan sang suami.

"Audry! Ada apa dengan mu, Nak?!" ujar Nyonya Lim, lekas bertanya.

Wanita itu selalu memanggil Sofia dengan nama panggilan mendiang putrinya, walaupun Sofia berkali-kali melarangnya dengan mengatakan bahwa putri kandung Tuan dan Nyonya Lim tidak akan tergantikan dengan dirinya. Tapi Nyonya Lim justru tetap memanggil Sofia dengan nama yang sering di sebutkan nya, yaitu Audry.

Begitu mendengar suara Nyonya Lim, Sofia pun lekas menjawabnya. "Aku tidak enak badan, Bu! Rasanya sangat tidak enak."

"Apanya yang sakit?! Kau sudah ke dokter?!"

"Belum. Dari semalam rasanya mual sekali! Bahkan aku sudah berkali-kali memuntahkan makanan yang ku makan!"

Nada suara Sofia terdengar sangat lemah. Sepertinya gadis itu memang sedang tidak baik-baik saja. Pikir Nyonya Lim membatin.

Tak ingin terdengar oleh suaminya, Nyonya Lim pun memutuskan untuk beranjak dari tempat duduknya, bermaksud menjauh dari suaminya agar pembicaraan mereka tidak terdengar hingga ke telinga Tuan Lim.

Tuan Lim pun tidak menatap aneh pada istrinya, dia malah melangkah menuju meja makan untuk menikmati sarapan paginya.

Nyonya Lim berjalan hingga ke ruang tamu, kemudian lekas mendudukkan bokongnya di sofa.

"Audry! Ibu ingin bertanya padamu. Apakah kau pernah berhubungan dengan seorang laki-laki?!" tanya Nyonya Lim kemudian.

Hingga Sofia yang berada di tempatnya berada pun sontak tertegun dengan kedua bola mata yang membulat, sebagai tanda jika dirinya menyadari.

Dengan cepat Sofia mengubah posisinya menjadi duduk di atas kasur, kemudian lekas menjawab.

"A_ Apa maksud Ibu?!" tanyanya berpura-pura tidak mengerti.

"Maaf, Nak! Bukan maksud ibu menuduh mu, tapi... Biasanya gejala semacam itu di alami oleh wanita yang sedang hamil muda. Jika kau tidak pernah berhubungan, berarti.. Bisa saja ada yang salah pada makanan mu."

Mendengar itu justru Sofia teringat akan tanggal menstruasinya. Kebetulan sekali dia baru menyadari jika bulan ini dia sama sekali belum mendapatkan menstruasinya.

"Sebaiknya kau periksakan dirimu ke dokter, ibu tidak mau kau kenapa-kenapa, Audry! Atau ibu akan pergi ke sana untuk menemani mu."

"Ja_ Jangan, Bu! Aku_ Aku tidak mau merepotkan Ibu. Iya baiklah, aku akan ke dokter. Kalau begitu aku tutup dulu telponnya ya, Bu!" Sofia gelagapan saat mendengar jika Nyonya Lim akan datang menemaninya. Pasalnya, dia belum berani mengatakan jika dirinya pernah berhubungan dengan Daniel.

"Baiklah, kalau ada apa-apa cepat beritahu ibu,"

"Iya, Bu!"

Nyonya Lim pun memutus sambungan teleponnya detik itu juga.

Sofia menghela nafasnya sesaat, kemudian kembali menyimpan ponselnya ke atas meja yang tak jauh dari posisi ranjangnya.

Detik kemudian dia bergegas turun dari ranjang, lalu melangkah cepat menuju ke sebuah kalender yang menggantung pada dinding kamarnya.

Sofia lekas menatap seraya menghitung angka pada kalender tersebut. Hingga seketika itu juga kedua bola matanya membulat dengan mulut yang langsung di tutupi dengan sebelah telapak tangannya.

"Aku telat 2 minggu?! Tidak mungkin! Ini pasti salah," gumamnya dalam hati.

Sofia berjalan mondar-mandir dengan pikiran yang berkecamuk memenuhi isi kepalanya. Bagaimana jika dirinya memang hamil, lalu apa yang harus dia lakukan? Haruskah dia memberitahu Daniel? Lalu bagaimana dengan pernikahan Daniel yang baru seumur jagung? Pikir Sofia.

Sofia tidak bisa terus menebak-nebak. Dengan cepat dia berjalan menuju kamar mandi lalu membersihkan tubuhnya di sana.

Walaupun rasa mual nya kembali terasa saat dia memakai sabun mandi, bahkan berkali-kali dia memuntahkan cairan bening, gadis itu tidak menghiraukannya dan semakin mempercepat aktivitasnya didalam kamar mandi tersebut.

Setelah selesai, dia pun segera keluar lalu berganti pakaian didalam kamarnya.

*****

Menit kemudian.

Sofia menghentikan sebuah taxi yang kebetulan lewat di depan rumahnya, lalu bergegas masuk kedalam sana.

Taxi itu mengantarkan Sofia ke sebuah rumah sakit terdekat, sesuai dengan permintaan Sofia.

Hingga beberapa saat kemudian, taxi itupun sampai di tempat tujuan, dengan Sofia yang bergegas turun setelah dia memberikan uang kepada sang supir.

*****

Di dalam ruangan dokter spesialis kandungan, Sofia segera memeriksa dirinya. Hingga tak lama kemudian sang dokter pun memberitahukan hasil pemeriksaannya setelah dia selesai memastikan kondisi Sofia, termasuk setelah melihat hasil dari tes urin milik Sofia.

"Hasilnya positif, Nona!" ujar dokter.

"A_ Apa?! Jadi benar, saya hamil, Dok?!" Sofia cukup terkejut.

"Iya, Nona! Usia kandungan Anda baru berusia 16 hari. Masih sangat muda,"

Deg

Detak jantung Sofia seakan berhenti berdetak mendengar jika memang benar dirinya sedang mengandung, bahkan dengan usia kandung yang sudah lebih dari 2 minggu.

Sofia tertunduk, menatap lemah pada perutnya yang masih rata.

******

Sementara di tempat Daniel berada, lelaki itu masih fokus dengan penyelidikannya bersama Justin dan Bryan.

Daniel meminta Justin untuk mencari sesuatu didalam gudang penyimpanan barang yang ada didalam rumah orang tuanya. Dan saat itu juga Justin yang sedang berada di gudang menatap heran pada sebuah kotak yang berukuran sedang yang terkunci.

Justin pun sedikit penasaran dengan apa isi kotak kayu tersebut, kemudian lekas meraihnya dengan membungkukkan tubuhnya karena kotak kayu tersebut sengaja di simpan di lantai, tepatnya di bawah tumpukan berkas-berkas lama.

Setelah Justin mendapatinya, Justin pun membawanya keluar dengan menutupi kotak tersebut dengan tumpukan berkas lainnya, bertujuan agar orang lain tidak mengetahui jika dirinya membawa sebuah kotak kayu.

Justin pun melangkah dengan cepat keluar dari rumah tuan Almors, hingga dirinya masuk kedalam mobil yang terparkir di halaman rumah.

*****

Di perusahaan yang di pimpin oleh Daniel, Justin segera menunjukkan kotak kayu yang telah dia bawa, kepada Daniel.

"Tuan muda! Aku menemukan ini di gudang," ujarnya seraya meletakkan kotak kayu tersebut ke atas meja kerja Daniel.

Daniel pun mengerutkan keningnya menatap kotak itu. "Apa ini?!" tanyanya dengan sesekali mengarahkan pandangannya kepada Justin.

Bryan yang juga berada di ruangan itupun mendekat.

"Ini ku temukan di gudang. Aku tidak tau apa isinya, Tuan. Tapi.. Mungkin saja ada petunjuk di sini," jawab Justin.

Kotak kayu tersebut terkunci oleh gembok, sehingga membuat mereka kesulitan untuk membukanya. Tapi detik kemudian Bryan pun berinisiatif meminta salah satu office boy untuk membeli palu.

Hingga setengah jam kemudian, mereka pun membuka kotak tersebut setelah sang office boy datang dengan membawakan palu dan memberikannya pada Bryan.

Di dalam ruangan Daniel, mereka bertiga sudah tidak sabar ingin lekas mengetahui apa isinya. Hingga di waktu yang bersamaan, tepatnya setelah Bryan berhasil menghancurkan kotak kayu tersebut, ketiganya sontak terkejut saat pandangan mata mereka mendapati sebuah surat kabar lama. Namun yang lebih membuat mereka terkejut adalah saat mereka mendapati sebuah foto berukuran 6 R, dimana di situ menampakkan tiga orang laki-laki yang masih muda, yaitu ayah Daniel sendiri, Tuan Almors yang berada di tengah-tengah, dan Tuan Jonston berada di sisi kanan, sedangkan di sisi kiri adalah...

*****

Bersambung...

1
Kenzi Kenzi
hamiun...moga kmbr
Kenzi Kenzi
kaburrttr....mosok wong lanang koq cemen
Kenzi Kenzi
masqkwn sofia yg trakhir
Kenzi Kenzi
kamu nikah to bang
Kenzi Kenzi
dasar maruk....laki2 ga tegassssss
Kenzi Kenzi
pinter kamu wan daniel...ngiket sofia dgn itu..manamungkin sofia bisa brpaling...opo meneh lek hamidun
Kenzi Kenzi
bener an ortu sofia
Kenzi Kenzi
sengaja sofia lakukan itu...
Kenzi Kenzi
bisa ngomonh
Pipied Roshie
jimmy pasti yg membantu clara
Asih Ningsih
makasih thoor
Syafa Aprilia: Sama-sama kak😊
total 1 replies
Asih Ningsih
iya hbis gini jgn ada lg perpisahan anyltara daniel n sofia thoor
Syafa Aprilia
😔ak nya aja sedih harus berakhir secepat ini. Tpi mau gmn? Ceritanya kurang menarik 😢
Raja Ilusi
Kurang puas sama kemesraan mereka setelah nikah, author sayang...
untuk ending udh bagus😊😘
Syafa Aprilia: hufh..
total 1 replies
Amanda
Puas sama endingnya, tapi sedih juga sih di tinggal sama Daniel dan Sofia,,knp gak di ceritain kehidupan manis mereka setelah menikah sih thor
Syafa Aprilia: Makasih support nya ya! Maaf jika kurang memuaskan
total 3 replies
Bengbenk
Senang akhirnya Daniel dan Sofia bisa bersatu dan hidup bahagia 🤗 tapi aq kok sedih ya Thor cerita ini tamat😢😭
Syafa Aprilia: jgn lupa mampir di karya ku yg lainnya juga kak☺️
total 1 replies
Raja Ilusi
Kok dikit bgt sih beib, cuma 60 bab
Ross
Bikin endingnya bahagia
Amanda
Udah ga sabar baca endingnya thor
smoga pernikahan Daniel ma Sofia berjalan lancar,,
Bengbenk
Kok sedih ya, pas tau cerita ini bakal ending 😢
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!