NovelToon NovelToon
Polisi Tampan Dan Banker Cantik

Polisi Tampan Dan Banker Cantik

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:73.8k
Nilai: 5
Nama Author: She_Na

Berbeda keyakinan membuat Abhiyasa dan Hani tidak bisa bersatu. Mereka saling mencintai dan saling berpegang teguh pada keyakinan masing-masing.

Abhiyasa yang seorang polisi tampan dan Hani seorang banker cantik yang berbeda keyakinan itu saling menaruh hati dan memutuskan untuk menjalin kasih.

Namun, bisakah mereka berdua mengikrarkan janji pernikahan mereka ketika mereka masih menganut keyakinan yang berbeda?

Apakah kisah cinta mereka akan berakhir dengan bahagia?

Atau mungkin mereka tidak akan bersatu dengan cinta pertamanya?

ikuti terus kisah mereka selanjutnya untuk mencari tahu bagaimana perjalanan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Kesal

Hani tersenyum lebar menampakkan deretan giginya ketika ibu Abhiyasa bertanya padanya. Dia malu saat akan menjawab pertanyaan dari ibu Abhiyasa.

"Ini semua salahku Bu. Hani terjatuh dari sepeda karena aku terlalu cepat mengayuh sepedaku, sehingga meninggalkannya jauh di belakangku," ucap Abhiyasa dengan memperlihatkan wajah menyesalnya.

"Yasa, kenapa kamu seperti itu? Ibu tidak habis pikir jika kamu bisa meninggalkan gadis yang kamu cintai seperti sedang berlomba dengannya? Bahkan jika kamu sedang berlomba dengannya, sudah seharusnya kamu mengalah dan tetap menjaga di belakangnya," tutur ibu Abhiyasa sambil menatap putranya itu seolah memarahinya.

Abhiyasa menghela nafasnya, dia sangat menyesali perbuatannya. Apa lagi hingga membuat kekasih hatinya itu terjatuh karena keteledorannya. Kemudian dia berkata,

"Yasa tau Bu. Cuma saat itu pikiran Yasa sedang dipenuhi dengan keadaan Nenek. Yasa takut jika… Eh iya, bagaimana keadaan Nenek Bu?"

Abhiyasa baru teringat tentang neneknya. Seketika dia berjalan masuk ke dalam kamar neneknya. Dan lagi-lagi dia meninggalkan Hani karena rasa khawatirnya pada neneknya yang sangat disayanginya.

Ibu Abhiyasa menggelengkan kepalanya melihat putranya yang kembali melupakan kehadiran gadis yang dicintainya karena kekhawatirannya pada neneknya.

"Maklumi saja Hani. Abhiyasa memang cucu kesayangan Nenek. Dari dulu mereka sangat dekat sekali. Jangan sakit hati ya…," ucap ibu Abhiyasa sambil mengusap pundak Hani dan tersenyum padanya.

"Saya juga sangat dekat dengan Nenek saya. Jadi… saya tau bagaimana perasaan Abhiyasa saat ini," tukas Hani sambil tersenyum manis pada ibu Abhiyasa.

Ibu Abhiyasa menatap kagum pada Hani dan dia tersenyum padanya. Kemudian dia berkata,

"Kamu memang baik Hani. Tidak salah Yasa memilihmu untuk menjadi belahan hatinya."

Hani tersenyum malu hingga tidak bisa berkata-kata. Dia juga tidak tau harus bagaimana saat ini. Dalam hatinya dia memanggil Abhiyasa agar mau menjemputnya dan membawanya ke mana pun dia pergi. 

"Ayo kita ke sana. Kita temui Nenek kesayangan pacarmu itu," ajak ibu Abhiyasa sambil menggandeng Hani menuju kamar nenek Abhiyasa.

Hani pun menurut. Dia berjalan dengan dipapah oleh ibu Abhiyasa.

"Hati-hati jalannya. Kalau sampai kamu terjatuh, bisa-bisa Ibu dimarahi Yasa" tukas ibu Abhiyasa sambil terkekeh.

"Ibu…," ucap Hani yang sedang tersipu malu.

Tiba-tiba obrolan Hani dan ibu Abhiyasa terhenti. Mereka heran melihat Abhiyasa yang sedang berdiri di depan pintu masuk kamar neneknya. 

Mereka berdua saling memandang seolah bertanya melalui mata mereka tentang Abhiyasa yang berdiri di depan pintu kamar neneknya padahal pintu tersebut sudah terbuka.

"Yasa, kenapa tidak masuk?" tanya ibu Abhiyasa sambil berjalan ke arahnya bersama dengan Hani.

Abhiyasa menoleh ke arah ibunya setelah mendengar suara ibunya yang sedang bertanya padanya. Seketika dia tergesa-gesa mendekati Hani dan merangkul pundaknya.

"Biar Yasa saja yang membantunya berjalan Bu," ucap Abhiyasa yang sudah merangkul pundak Hani.

Ibu Abhiyasa pun melepaskan lengan Hani seraya berkata,

"Kebiasaan kamu ini, pasti semua kamu lupakan jika khawatir sama Nenek."

Abhiyasa tersenyum lebar menanggapi ucapan ibunya seraya berkata,

"Maafin Yasa Bu."

Setelah itu dia beralih menatap Hani yang berada di sampingnya. Dia menatapnya dengan tatapan penuh penyesalan dan berkata,

"Maaf ya Honey."

Hani tersenyum manis pada kekasihnya itu. Dia tahu apa yang dirasakan oleh Abhiyasa dan dia tidak mau menyalahkannya.

"Lalu, kenapa kamu tidak masuk ke kamar Nenek?" tanya Ibu Abhiyasa dengan rasa ingin tahunya.

"Maaf Bu, Nenek memanggil Ibu dan Yasa," tiba-tiba terdengar suara seorang perempuan yang keluar dari kamar nenek Abhiyasa.

Sontak saja Abhiyasa dan Hani kaget ketika menoleh ke arah kamar neneknya yang sudah ada Aulia sedang berjalan dari dalam kamar nenek menuju ke arah mereka. 

Sedangkan ibu Abhiyasa tidak terlihat kaget sama sekali. Dia menoleh ke arah Aulia dan berkata,

"Ada apa? Apa ada masalah?"

Aulia tersenyum manis pada ibu Abhi seraya berkata,

"Tidak Bu. Nenek hanya ingin ditemani Ibu dan Yasa saja."

"Yuk Honey kita masuk," ajak Abhiyasa sambil merangkul pundak Hani dan memapahnya untuk berjalan masuk ke dalam kamar neneknya.

"Tapi Nenek hanya ingin bertemu dengan ibu dan kamu," sahut Aulia seolah memberi isyarat bahwa Hani tidak diperbolehkan masuk ke dalam kamar tersebut.

Seketika langkah kaki Abhiyasa terhenti. Hani pun ikut menghentikan langkahnya. Abhiyasa menoleh ke arah belakang di mana Aulia masih berdiri dengan menatapnya. Kemudian dia berkata,

"Apa maksudmu Hani tidak boleh masuk? Dia calon istriku dan dia harus masuk ke dalam bersamaku untuk menemui nenek. Dan yang tidak ada hubungan dengan keluarga kami hanya kamu. Sebaiknya kamu tidak berada di sini."

"Tapi aku dokter yang menangani Nenek saat ini," tukas Aulia tidak terima.

Abhiyasa menyeringai. Dia menatap tajam pada Aulia seraya berkata,

"Kalau begitu lakukan saja tugasmu dan tidak usah masuk ke dalam kamar jika tidak dibutuhkan."

"Tidak bisa begitu. Aku harus–"

"Akan aku ganti dokternya," sahut Abhiyasa dengan tegas.

Kemudian dia kembali merangkul pundak Hani dan memapahnya masuk ke dalam kamar neneknya.

Hani hanya diam saja. Dia tidak tahu harus bagaimana. Dalam hatinya dia sangat senang karena Abhiyasa memihak padanya. Tapi di sisi lain dia juga kasihan pada Aulia yang berusaha untuk mendekati keluarga Abhiyasa.

Ibu Abhiyasa menatap Aulia dengan tatapan kecewa. Dia tersenyum pada Aulia. Sayangnya senyuman ibu Abhiyasa itu berbeda dengan senyumannya pada Hani. Dia merasa kecewa pada Aulia yang dengan terpaksa dipilihnya menjadi dokter nenek Abhiyasa tadi.

Ibu Abhiyasa berjalan meninggalkan Aulia tanpa mengatakan apa pun padanya. Dalam hatinya berkata,

Pantas saja Yasa tidak suka denganmu. Ternyata kamu sangat licik. Bahkan Hani tidak mengatakan apa pun untuk melawan mu.

Aulia kini berdiri sendirian di sana. Bahkan dia tidak tahu harus berbuat apa. Jika dia mendekati kamar nenek Abhiyasa, pasti Abhiyasa akan marah padanya. Tapi dia juga tidak ingin hanya berdiam saja di luar kamar nenek Abhiyasa dan mendengar tawa Hani beserta yang lainnya dari kamar tersebut.

Akhirnya dia hanya berdiri di samping pintu kamar nenek Abhiyasa untuk mendengarkan apa saja yang mereka bicarakan di dalam sana.

Harusnya aku yang ada di sana dan bercanda bersama mereka, bukan Hani, Aulia menggerutu dalam hatinya dengan kesalnya.

Terdengar tawa canda dari dalam kamar nenek Abhiyasa. Bahkan nenek Abhiyasa menyambut hangat dan memuji kecantikan Hani. 

Itu semua membuat Aulia sangat kesal ketika mendengarnya. Apa lagi saat nenek Abhiyasa menceritakan masa-masa kecil Abhiyasa pada Hani, dia ingin sekali menggantikan Hani untuk berada di dalam sana.

"Kamu sangat cantik sekali Hani. Pantas saja Yasa sangat mencintaimu. Baru kali ini dia mempunyai pacar. Dan kami tau seberapa cintanya Yasa padamu," tutur nenek Abhiyasa sambil memegang tangan Hani dan menatapnya sambil tersenyum sangat menenangkan hati Hani ketika melihatnya.

Semua perkataan nenek Abhiyasa itu membuat Aulia menjadi kesal. Tangannya mengepal dan tatapan matanya penuh dengan kekesalan ketika menggerutu dalam hatinya.

Kurang ajar kamu Hani. Kenapa kamu merampas yang seharusnya menjadi milikku? Aku tidak terima. Aku harus mendapatkan apa yang harus ku miliki.

1
Nissa Mahbub Mazin
lucu juga si Abhi😂 baru juga jadian udah nanya kapan nikahnya🤭
Nissa Mahbub Mazin
pepet terus Abhi😂
Chalimah choir
the beast banget cerita ne 👍👍👍👍👍top markotop utk author, tulisane gk ada yg salah,, salut buat kak author
She_Na: makasih kak😍
total 4 replies
Chalimah choir
seru banget cerita ne,, gk monoton dan ngehiburrr 👍👍👍👍👍 jempol buat karya mu kak thor
She_Na: 🥰makasih kak. bakal ada lanjutan season 2 nya. tapi masih proses, karena aku lagi gak fit akhir² ini kak. follow aku aja ya biar dapat notif kalau ada karya baru. jadi biar tau kalau season 2 nya udah ada.😍💜
total 1 replies
winta purwantia
kok blum ada lanjutannya ya...ayo donk lanjut
She_Na: follow author She_Na ya, jika sudah ada season 2 nya pasti ada notifikasi 🥰😍
total 2 replies
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Seru Thor!! Lanjut ya ya! Plis Thor!
She_Na: 🥰makasih ya udah baca😍 lanjut season 2 kok. tunggu aja ya. follow author agar dapat notifikasi kalau ada karya baru😁💜
total 1 replies
NURHIDA MUJUR
lanjut thor seruuuuuuu banget
She_Na: 🥰makasih😍.jangan lupa follow author She_,Na ya😁💜
total 1 replies
SoftMambo
Ceritanya bagus kak. Alurnya juga asik jadi bikin ga bosen hihi
She_Na: 🥰makasih kak😍 baca karyaku yang lain dong. Siapa tau kamu suka😁. jangan lupa follow She_Na ya.💜
total 1 replies
BeautyBabe
Semangat berkarya thorrr Di tunggu next up episodenya ❤❤
She_Na: 🥰makasih beb😍 udah di up😁
total 1 replies
coastbycoast
Thor tolong ya aku ini udh penasaran banget sama kelanjutannya nih
She_Na: sabar kak... 😁 tiap hari update kok. nanti juga bakal ada kelanjutannya season 2. follow author She_Na ya agar dapat notifikasi jika ada karya baru🥰
total 1 replies
japemethe
lanjuttttt.......bosan dengan cerita CEO
She_Na: coba baca karya aku yang lain kak. banyak yang bukan CEO kok 😁🥰
total 2 replies
TripleAdorable
Thor, kamu tahu artinya setia kan? Iya, aku dan kamu. Makanya tetap lanjut ya ceritanya:)
She_Na: lanjut beb... udah ada kok. Tinggal tayang aja. ini juga lagi nyiapin season 2 nya 😁
total 1 replies
HotBabe
Apa kak author ga denger jeritan hatiku buat kk lanjut bab baru?
She_Na: waaiiiit yaaa😂 lagi ngerjain beberapa novel juga. Tungguin ya😁
total 1 replies
alchemyworks
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
She_Na: baca karyaku yang judul "Ternyata Suamiku Luar Biasa". Siapa tau kamu suka🥰
total 2 replies
Criss Cross
Jangan lama2 ya thor updatenya, aku gamau lari2 pindah tempat yg lain huhu
She_Na: baca karya She_Na yang lain ya. Siapa tau suka😁🥰
total 2 replies
infinite soul
Selamat! Karya kk masuk rak buku akuuuu haha bakal aku tunggu terus nih kelanjutannya
She_Na: 🥰😂😂😂 makasih ya 💜
total 1 replies
Girl Moon Maker
jangan gantung Thorr Cepetan Up ya Thorr Semangat
She_Na: 🥰 makasih udah baca karya She_Na. Ditunggu ya kelanjutannya nanti malam😁💜
total 1 replies
Irma Purwanti
Aaaa! Author kece! Crazy up thor!
She_Na: 🥰 makasih selalu baca karya She_Na. Kalau bisa sempetin baca karya She_Na yang lain ya😂💜
total 1 replies
Leena
ceritanya menarik. jadi penasaran bagaimana akhirnya😁
Malinda N.H
semangaaattt
She_Na: 🥰makasih kak😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!