NovelToon NovelToon
Contrac wedding 30 day's with CEO

Contrac wedding 30 day's with CEO

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:187.9k
Nilai: 5
Nama Author: Morata

Emin Erdana gadis cantik nan rupawan, usia 18 tahun terpaksa harus menikah dengan Tuan muda Abelano putra tunggal Tuan Basten dan Nyonya Agatha. Untuk menyelamatkan reputasi Keluarga Besar Basten. Setelah pernikahan Putranya Abelano gagal karna sang kekasih lebih memilih pria lain.

Akankah Emin Erdana menerima pernikahannya dengan Abelano?
"Apakah Abelano dapat menerima pernikahan itu? simak ceritanya di "Contrac wedding 30 day's with CEO "


by Morata
FB Nolan s
Ig Sihalohoherlita

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31. MULAI CEMBURU

Kini Emin sedikit berdebat dengan Abelano. karena ia tidak ingin terlambat masuk ke kantor. Emin memilih untuk mengalah. Ia berlalu setelah berpamitan kepada Pak Erdana dan ibu Ernala. Tetapi dengan catatan Abelano menghantarkannya sampai ke Paris.

Sejujurnya Abelano belum bisa terima kalau istrinya bekerja di perusahaan milik orang lain. Selain di perusahaan miliknya. Tetapi ia tidak bisa memaksakan kehendaknya. Karena keinginan saat ini bekerja di Paris company. Abelano membuka pintu mobil mewah miliknya, agar Emin dapat masuk dengan leluasa.

"Silakan istriku sayang!" ucap Abelano sambil mengembangkan senyumnya,mempersilakan Emin masuk ke dalam mobil miliknya. Emin tidak menjawab. Ia Langsung masuk ke dalam mobil dan duduk. Pandangannya lurus ke depan, tanpa menoleh sedikitpun ke arah Abelano.

"Apa kau merasa nyaman dengan pekerjaanmu sekarang?" tanya Abelano penuh selidik. Emin hanya mengganggukan kepalanya, tanpa menoleh sama sekali kepada Abelano. Pandangan Emin lurus ke depan.

Abelana berusaha untuk menghidupkan suasana, ketika mereka di perjalanan menuju Paris Company. Sejujurnya Abelano tidak ingin istrinya bekerja di perusahaan milik Paris. Apalagi sepertinya Paris tertarik kepada istrinya. Ia khawatir Emin akan tergoda kepada Paris.

"Apa yang harus aku lakukan agar Emin resign dari kantor Paris?" gumam Abelano di dalam hati. Ia pun memutar otak Bagaimana caranya agar, Emin tidak bekerja lagi di sana. Jika ia memohon kepada Emin pasti Emin tidak akan setuju.

Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit dari rumah sederhana milik keluarga Emin, akhirnya mobil yang dikendarai oleh Abelano, tiba di Paris company. Melihat mobil Abelano masuk ke area parkiran kantor, yang dipimpin oleh paris sendiri, membuat Paris mengerutkan keningnya.

"Ngapain lagi dia datang ke kantorku? pagi-pagi seperti ini aku tidak ingin ribut dengannya." paris bermonolog sendiri karena dirinya penasaran melihat mobil Abelano parkir di depan kantor miliknya.

Paris melihat Abelano turun dari mobil, lalu membuka pintu mobilnya. Terlihat Emin keluar dari mobil yang dikendarai oleh Abelano sendiri. Emin tidak ingin berlama-lama melihat Abelano disana. Ia meminta Abelano agar segera meninggalkan kantor itu.

"Maaf Mas, Emin harus segera masuk ke kantor ini sudah pukul 08.00 takut telat. Dan Mas juga harus segera berangkat ke kantor." ucap Emin sambil memberi salam kepada Abelano. Abelano meraih tubuh Emin selalu memberikan kecupan hangat di kening Emin.

"Ingat pesan Ayah sayang, kamu masih sah menjadi istriku. Kamu harus jaga itu jangan pernah dekat-dekat dengan lelaki yang bukan muhrim." ucap Abelano mengingatkan apa yang dikatakan oleh Pak Erdana kepada Emin.

Membuat Emin mengerutkan keningnya menatap Abelano dengan tatapan tajam. "Sudah, tidak perlu banyak bacot. lebih baik Mas pergi dari sini, sebelum Paris melihat keberadaan Mas.

"Memangnya kenapa kalau Paris melihatku di sini? apa kamu takut ia mengetahui kalau kita pasangan suami istri? tanya Abelano yang mampu membuat Emin semakin menatapnya dengan menata melotot seolah Emin ingin menelan Abelano hidup-hidup.

"Kalau ingin ribut, Jangan sekarang. Ini masih pagi-pagi. Emin ingin mencari rezeki di pagi hari. Tidak untuk mengundang ribut di sini sambil melangkahkan kaki masuk ke dalam kantor Paris Company. Abelano mengembangkan senyumnya. lalu ia masuk ke dalam mobil mewah miliknya.

Menghidupkan mesin mobilnya, lalu melajukannya ke arah jalan raya menuju Boston Company. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit, melewati kemacetan ibukota. Akhirnya Abelano tiba di kantor.

Abelano melihat keberadaan Tuan Basten di sana. Menatap Abelano dengan tatapan tajam. Kamu darimana saja, baru jam segini tiba di kantor? Apa kamu tidak tahu kita akan ada rapat penting pagi ini? gerutu Basten membuat Abelano, hanya menatap Tuan Basten dengan Tatapan yang sulit diartikan.

Kenapa kamu diam? katakan kamu darimana? sehingga kamu telat masuk kantor Pagi ini!" bentak Tuan Basten. "Abelano baru menghantarkan Emin ke kantornya.

"Emin?

"Maksud kamu menantuku? tanya Tuan Basten penuh selidik.

Abelano mengganggukan kepalanya. Pertanda tebakan Tuan Basten benar adanya. "Kamu serius sudah bertemu dengan menantuku? Jika kamu sudah bertemu dengannya Mengapa kamu tidak membawa ke rumah? tanya Tuan Basten karena dirinya belum melihat sosok Emin bersama Abelano.

Abelano menggerdikkan bahunya. Membuat Tuan Basten semakin kesal kepada putranya. "Kamu kalau berbicara itu yang serius jangan bercanda kepada Papi." ucap Tuan Basten yang sudah dilanda emosi. Emin belum memaafkan Abelano. Sehingga Dirinya belum bersedia kembali pulang ke rumah.

Saat ini Abelano sedang berusaha untuk mengambil hati Emin. Agar Emin kembali ke rumah. Menantu kesayangan Papi dan mami sekarang bekerja di perusahaan Paris Company. Membuat Abelano merasa kesal Melihat Emin. Ia lebih memilih bekerja di sana dibandingkan di kantor ini.

Padahal Abelano bisa memberikan jabatan yang lebih dari yang diberikan Paris kepadanya. Tetapi ia tidak bersedia bekerja di sini. Karena ia ingin membayar hutang-hutangnya kepada keluarga kita.

"Hutang apa maksudnya? Memangnya sejak kapan mereka memiliki hutang kepada kita? tanya Tuan Basten yang belum mengetahui hutang Apa yang dimaksud Emin. Abelano juga tidak mengetahui, tetapi sepertinya biaya pengobatan ibu Ernala saat operasi kanker rahim yang dialaminya itu menjadi hutang bagi Emin.

Menurut penjelasannya itu yang menjadi alasannya agar tidak terhutang Budi kepada Papi dan mami. Sepertinya Emin sama sekali tidak mencintai Abelano. Sulit bagi Abelano untuk mengambil hati Emin saat ini. Padahal jujur Abelano sudah benar-benar mencintai Emin.

Bantu Abelano untuk kembali meraih hati Emin Pi, karena Abelano tidak ingin Emin jatuh ke pelukan Paris. Sepertinya Paris juga mencintai Emin. Sehingga Paris mengangkat Emin menjadi asisten pribadinya."ucap Abelano memohon kepada tuan Basten agar membantu dirinya mengembalikan Emin ke dalam pelukannya.

"Tuan Basten mengembangkan senyumnya. jadi Kamu baru menyadari kalau kamu benar-benar mencintai Emin." tanya Tuan Basten penuh selidik. Abelano menganggukkan kepalanya. lalu ia pun memberitahu Kalau malam itu dirinya menginap di rumah sederhana milik keluarga Pak Erdana.

Keluarga Emin memang keluarga sederhana jauh dari harta kekayaan. Tetapi kehidupan mereka sangat bahagia, dan taat beragama. Berbeda jauh dengan keluarga kita. Kita memiliki segudang harta. Tetapi sepertinya kita melupakan kewajiban kita sebagai umat beragama.

Jujur Abelano merasa malu Ketika pak Erdana meminta Abelano menjadi imam ketika sholat berjamaah. ucap Abelano sambil menundukkan kepalanya mendengar apa yang diucapkan oleh Abelano.

Tuan Basten menjadi merasa bersalah karena ia juga melupakan kewajibannya sebagai umat beragama. Kini Abelano ingin belajar kembali agama yang ia anut. Tuan Basten meminta maaf kepada Abelano. Karena lalai dalam mendidik anaknya. Walaupun Abelano bukan anak kecil lagi.

Abelano yang sudah berusia 38 tahun menjadi lupa, bagaimana caranya sholat sehingga Erdana memintanya untuk kembali belajar. untungnya pagi itu Pak Erdana mengajari Abelano. Sehingga Abelano ingat kembali bagaimana cara sholat yang benar.

Hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓

Sambil menunggu karya ini up yuk mampir kekarya teman emak

1
Nini Tuti
Luar biasa
Inayatul Khoiriyah
makin kesini makin menarik ceritanya
Inayatul Khoiriyah
lanjut thor.ceritanya menarik nih
Qaisaa Nazarudin
Untuk kemasukan aja ya Thor,, Harusnya omongan Paris dan dan Emin itu harus di pisahkan setiapa omongan mereka, jgn di sambung2, Riders jadi gak paham omongan nya siapa,, Aku coba utk paham dr td itu kata2 dr siapa,karena kalimat dan ayatnya kamu sambungkan di antara keduanya..
Qaisaa Nazarudin
Diihh Emin ternyata iman mu senipis kulit bawang,di cumbu dikit aja udah luluh aja..
Qaisaa Nazarudin
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Cih SAYANG.. mau muntah aku mendengarnya🤮🤮🤮🤮
Qaisaa Nazarudin
Aaaaahhh ku tarik kata2 ku tdi yg tlah mengatakan waktu yg tdk tepat hp Emin berbunyi,, Ternyata emang waktu yg paling tepat hp nya berbunyi,karena yg nelponnya adalah pak Faris 👏🏻👏🏻👏🏻😅😅
Qaisaa Nazarudin
OMG waktu yg tidak tepat dia berbunyi..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Cih,, Egois banget,, Ingat Emin bagi mu janya wanita SAMPAH dan wanita MURAHAN,, bukan kah cap itu yg sudah kamu berilannkepd Emin??!!Dasar,Rasain kamu sekarang,Aku gal rela kalo Emin sampai menerima Abelano lagi thor..
Qaisaa Nazarudin
Jangannpernah menyalahkan org lain atas kesalahan kamu sendiri..
Qaisaa Nazarudin
ISTRI??!! gak sadar kamu kontrak pernikahan mu sudah tamat,gak malu kamu..
Qaisaa Nazarudin
OMG semoga Abelano gak liat Emin🤲🏻🤲🏻
Qaisaa Nazarudin
Kannwaktunitu Emin pernah minta ijin utk kerja di perusahaan,kenapa gak langsung di cari di sana aja..
Qaisaa Nazarudin
Pantas menjadi menantu kalian TAPI tidak pantas menjadi istri seorg Slbeno yg sombong itu,Albeno gak pantas buat Emin,
Qaisaa Nazarudin
Nah sekarang kamu tau siapa yg murahan Albeno?? istri mu kah atau mantan kamu??
Qaisaa Nazarudin
Yezzz Akhirnya Emin bisa keluar dr rumah itu,Semoga pria angkuh dan tua itu bajagia dan senang karena pernikahan kontrak pilihannya sudah terlaksana..Jangan menyesal iya,,
Dan semoga Emin selalu sukses di luar sana,Jgn mau di pujuk pulang oleh pria tua itu lagi iya Emin..👍🏻
Qaisaa Nazarudin
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻 Bagus Emin,Aku suka gaya mu, kamu harus tegas dan sadarkan pria sombong itu kembali akan kesadarannya yg terlalu pongah,memandang org lain hina,tampa di sadari dia itu yg lebih hina,karena gak pernah bersyukur dgn apa yg dia miliki,harusnya irang kaya itu merendah diri jgn sombong,karena harta hanya lah titipan.. ckck..
Qaisaa Nazarudin
Astaga udah 38 aja umurnya,Tua banget, tapi keluakuannya kayak abege,hak sadar diri,kelakuannya gak sama dgn umurnya,yg selalu maki2 org seenak jidatnya..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Cih yg ada ntar di hoda dan di rayu dikit,kamu yg luluh,dan hilang semua dendam mu..🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!