NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Sia-Siakan

Istri Yang Kau Sia-Siakan

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:27.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Alesha rela mengorbankan impian dan kebahagiannya demi rumah tangga yang ia perjuangkan sepenuh hati dan menerima hinaan dan cacian oleh keluarga suaminya.
Namun semua pengorbanannya berakhir sia-sia ketika ia mengetahui suaminya berselingkuh dan mengaku belum menikah.
Memilih pergi adalah langkah paling menyakitkan yang pernah ia ambil. Tetapi tanpa disadari, keputusan itu justru membawanya pada kehidupan baru yang lebih baik.
Alesha mulai bangkit. Ia ingin membuktikan bahwa keputusannya meninggalkan masa lalu adalah pilihan yang tepat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hanya ada tiga porsi

"Makanya kamu jangan jadi wanita penggoda."

Deg.

Tubuh Alesha langsung menegang. Ucapan itu membuat dadanya kembali sesak.

Padahal ia sudah berkali-kali menjelaskan bahwa dirinya difitnah. Namun, tidak ada satu pun orang di rumah ini yang mau mendengarkannya.

"Bu... aku difitnah, Bu..." ucap Alesha dengan suara bergetar.

Helena menatapnya sinis.

"Alah, ngeles saja kamu. Kalau kamu nggak menggoda Pak Darto, mana mungkin kamu dipecat. Lihat sekarang akibatnya."

Helena menunjuk Alesha tajam.

"Kamu kehilangan pekerjaan."

Alesha menundukkan kepalanya.

Jemarinya saling menggenggam erat, menahan gemetar.

"Bu, aku benar-benar tidak melakukan apa-apa."

"Sudahlah. Ibu sudah bosan dengar alasan itu. Gara-gara perbuatanmu, Ibu malu. Semua tetangga kompleks menggosipkan Ibu punya menantu penggoda."

"Tapi Bu, aku bersumpah. Aku nggak menggoda Pak Darto."

"Sudah, nggak usah nangis kamu," ucap Helena.

Belum sempat Alesha mengatakan apa pun lagi, suara langkah kaki terdengar dari arah depan rumah.

"Ada apa ini?" tanya Renata sambil mendekat. Di kedua tangannya terdapat paper bag berukuran besar. Penampilannya menor. Pakaiannya yang sangat ketat membuat lekuk tubuhnya terbentuk dengan jelas.

"Biasa, kakak ipar kamu itu drama," balas Helena lalu menatap putrinya. "Kamu baru pulang pagi ini?"

Renata mengangguk santai.

"Iya, Bu."

"Kenapa kamu pulang sepagi ini, hah? Kamu ngapain saja sama temanmu?" tanya Helena.

"Biasa, Bu. Anak muda," jawab Renata.

"Ibu nggak usah marah, nih aku belikan Ibu tas baru."

Renata langsung memberikan paper bag berukuran besar itu kepada Helena.

Helena langsung sumringah. Ia segera menerima paper bag tersebut dengan wajah berbinar.

"Ini untuk Ibu?"

Renata mengangguk.

"Iya, Bu. Itu kan tas yang Ibu inginkan, kan?"

Helena mengangguk cepat.

"Iya, Nak."

Helena menatap tas itu senang. Sudah lama ia mengincar tas tersebut, tetapi belum pernah kesampaian untuk membelinya.

"Makasih ya, sayang."

Renata membalas dengan anggukan kecil.

"Kamu dapat uang dari mana, Nata?" tanya Helena heran. Putrinya itu masih sekolah.

"Bantuin usaha temanku, Bu," jawab Renata.

Alesha memperhatikan Renata.

Entah kenapa jawaban itu terdengar tidak meyakinkan bagi Alesha.

"Usaha apa?" tanya Helena.

"Adalah pokoknya. Ibu nggak usah banyak tanya deh. Mending kita sarapan. Aku sudah beli nasi goreng kesukaan Ibu."

Mata Helena langsung berbinar.

"Kebetulan Ibu juga sudah lapar."

Helena menggandeng tangan putrinya menuju meja makan.

Sementara itu, Alesha masih terdiam di tempatnya.

Pikirannya terus memutar satu pertanyaan yang sama.

Dari mana Renata mendapatkan uang sebanyak itu?

Alesha tidak bodoh. Tas yang baru saja diberikan Renata bukanlah tas murah. Belum lagi melihat penampilan adik iparnya pagi itu, membuat rasa curiganya semakin besar.

"Alesha, ambilkan piring!"

Teriakan Helena membuyarkan lamunannya.

"Iya, Bu."

Alesha segera mengambil piring lalu membawanya ke meja makan.

Di sana, suaminya juga sudah duduk.

Pandangan Alesha tertuju pada nasi goreng yang dibawa Renata.

Hanya ada tiga porsi.

Dada Alesha langsung tidak nyaman.

"Nata, untuk kakak mana?" tanya Alesha.

Renata menatap kakak iparnya dengan tatapan datar.

"Nggak ada."

Alesha terdiam.

Hati Alesha seperti jatuh.

"Kenapa? Tidak terima?" ucap sinis Renata. "Gara-gara Kakak jadi wanita penggoda, semua tetangga menggosipkan kita. Jadi terima saja hukumannya."

Alesha meremas ujung bajunya.

Dadanya terasa sesak.

Ia bahkan tidak diberi kesempatan untuk membela diri.

"Kakak tidak melakukan apa-apa, Nata."

"Sudahlah, Kak. Nggak usah pura-pura kasihan."

Renata langsung duduk di kursi sebelah Helena.

Aldo yang sejak tadi diam, hanya fokus pada ponselnya.

Tidak satu pun dari mereka membelanya.

"Alesha, ambilkan minum," perintah Helena.

"Iya, Bu."

Alesha berbalik menuju dapur.

Tak lama kemudian ia kembali membawa beberapa gelas.

Saat itu aroma nasi goreng memenuhi ruangan.

Perut Alesha yang sejak pagi belum terisi kembali terasa perih.

Namun ia hanya bisa menelan ludah.

Helena, Renata, dan Aldo mulai makan dengan lahap.

Sementara dirinya hanya berdiri di samping meja.

"Nggak usah berdiri di situ. Ganggu saja," ucap Helena.

Alesha menunduk lalu menjauh.

Ia memilih masuk ke kamarnya.

Perutnya lapar, tapi ia sudah tidak berselera makan.

Hari itu terasa begitu berat.

Kehilangan pekerjaan dan difitnah.

Dan tidak dipercaya oleh orang-orang yang seharusnya berada di sisinya.

Alesha merebahkan dirinya di atas ranjang.

Perlahan, ia meremas perutnya yang mulai terasa sakit akibat belum terisi makanan sejak pagi.

Matanya terpejam rapat. Tubuhnya terasa lemas, sementara pikirannya dipenuhi berbagai masalah yang datang bertubi-tubi.

Perutnya kembali berbunyi pelan.

Namun Alesha hanya memejamkan mata.

"Ya Allah, kuatkan aku."

1
merry
nenek lampir minta di timpuk x pkai panci,, gk berubah sex pdh ank y krj dan kekurangan mknn,, yg mndul juga ankmu nek bukn mntn mantu mu itu
merry
bgmn robi tau klo alesya itu mntn istri dr mantu y sndri ya🤭🤭🤭psti robi bklnn bilng aldo itu bodoh ya krn lpsinn wanita pintar kyk alesya🤭🤭🤭
merry
perbaiki dri mu ret rawat ankmu dan cari krj yg menghasilkan uang,,, wlpun aldo msh nanggung biaya mu,
merry
beda x risa aldo bhong blm nikh y gppp tau belakang juga gpp tgl kmu ajj responnya gmn nnti aldo pyn alasan barang x juga 🤭🤭 tp kmu hamil ank org risa bpknya mau tanggung jawab kmu ajj gk mau jdi siapa yg plg pembohongan besar kmu atau aldo,, atrann aldo ngmg ddpn mertuanya dan talak tu risa jugaa ngempanin ank org blm fakta risa juga jhat sm mm dan adikmu
merry
mntn istri mu gk hamil hamil 3 thn lmy,,
merry
pdhl kmu juga bhingin aldo risa ngku ankmu ank aldo pdhl ank ya raka
Ayudya
mantap
Nona Jmn: Terima kasih😍😍🙏🙏
total 1 replies
merry
Leon tu singa loh 😆😆tau kn singa klo dh dh ngamuk kyk gmn 🤭🤭🤭
merry
Rosa tu Leon
Ma Em
Alhamdulillah Alesha sdh mengingat Leon teman masa kecilnya .
Syahdu: Gak akan bosen deh, Novel ada chat lucunya😆 di I Love you Brutally. Cewek yang naksir kakak kelas secara terang-terangan! Terima kasih dukungannya🤍🫶🏻😆
total 1 replies
Ma Em
Alesha pernah kecelakaan dan lupa ingatan makanya Alesha tdk ingat punya teman masa kecil nya .
merry
syukuri dpt mantu kurg ajr,, dijadiin babu drmh sndrii
Anonim
BACOT MMQ🖕🖕
Ma Em
Leon sdh menemukan gadis teman masa kecilnya semoga benar Alesha reman masa kecil Leon dan berjodoh Alesha dgn Leon , Aldo sdh menikah dgn wanita pilihan nya apakah benar anak yg dikandung Risa adalah anaknya Aldo .
Hatnah Batulicin
peran Alesha org nya terlalu lemah dan letoy 😝😝😝
Anonim: Asli.... kekurangan vitamin
total 2 replies
Hatnah Batulicin
terlalu bnyk KTA "hah"disetiap dialog nya
Anonim: awokawok emang lawak awokawok blok
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjut Thor bikin cerita yg bikin tensi naik🤣🤣🤣🤣🤣
ayoookkkk semangat
semangat
💪💪💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
yookkk gelud yookkk Mak, sini biar saya smackdown

😤😤😤😤😤😤😤😤😤kuweseeellleee rekkk...
dome🌬️🌀🌀🌀
haduuhhhhh... Jagan lembek laahhh kau wahai wanita. sudah dihina diremehkan ga dihargai sekarang disakiti secara verbal dan fisik apalagi yg kau harapkan dari si biyawak suamimu. gila digampar masih bisa ngarep dibela. digampar yaa neng digampar.. udah kayak ga ada harga diri lagi lu. ngapain masih ngarep laki percaya sama kamu
dome🌬️🌀🌀🌀
eehhhhhh.... Mak lampir, itu bukan tanggung jawab mantumu yaa buat nafkahi kluarga kalian. setres kan kalian. coba brobat dl sapa tau gila.
yg Suai siapa tapi yg dituntut nafkahi siapa. kan gendeng yaaa.. ga DA kewajibannya mantu atau istri menafkahi keluarga nya apa lagi menafkahi kluarga suami.😄😄😄
ibu ini lupa minum obat inii pastii makanya rada kumat 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!