NovelToon NovelToon
SABARKU TAK BERBATAS

SABARKU TAK BERBATAS

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Dosen / Perjodohan / Tamat
Popularitas:399.5k
Nilai: 4.5
Nama Author: Eunice Ve

Namaku Aisyah Salma Mahfuzah teman-temanku biasanya memanggilku Aisyah Aku memiliki seorang kakak yang sangat sayang padaku namanya kak Hafizh Abdulloh . Yang rela berkorban demi aku adik kesayangannya. Kami yatim piatu di saat aku masih duduk di kelas 1 SMP.

Sudah hampir 2 tahun kami di kota J, usaha kakakku yang di rintis mulai berkembang dengan sangat maju. Pelanggan mulai banyak kami sangat bersyukur, hingga kejadian siang itu membuatku terpuruk. Aku kehilangan kakak satu - satunya yang aku punya, tapi entah apa yang aku rasakan saat ini. Di tengah - tengah kondisi kakakku yang memprihatinkan. Kakakku meminta seorang lelaki yang menabraknya untuk menjadi suamiku, memindahkan tanggung jawab kakakku kepadanya. Tanpa tahu status lelaki itu sudah beristrikah atau belum. Hanya karena kakakku ingin menjadi wali nikahku sebagai bagian impiannya.

Dan hari itu aku "SAH" menjadi istri seorang laki - laki asing bagiku. Entah bagaimana jalanku ke depan, aku hanya berpasrah pada takdirku.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eunice Ve, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 31 SABARKU TAK BERBATAS

Sudah 7 hari Aisyah di rawat di rumah sakit, dan akhirnya waktu yang di tunggu Aisyah tiba juga. Seharusnya hari ini adalah hari dimana resepsi pernikahan Alceo dan Aisyah di selenggarakan. Namun karena kondisi Aisyah yang baru saja keluar rumah sakit, Acara di undur satu minggu lagi.

Selama satu minggu itu juga mama Alceo meminta mereka tinggal di mansion utama. Mama Alceo masih khawatir dengan kondisi menantunya. Dengan berbalut gamis hitam dan cadar model yamannya yang semakin membuat pesona bumil muda ini semakin mempesona. Simple, sederhana namun tetap anggun.

Setelah beberapa menit perjalanan dari rumah sakit, akhirnya mereka sampai di mansion dan sudah di sambut oleh kedua orang tua Alceo dan juga para ART disana. Alceo memapah istrinya dengan tlaten.

"SURPRISE!!!!!!"

Alceo dan Aisyah sama-sama terkejutnya. Tidak ada dari bayangan mereka akan ada sambutan seperti ini. Mereka berdua sangat terharu. Selain orang tua dan para ART disana sudah ada kakak Alceo, Adek Alceo dan oara sahabat Alceo dan juga Aisyah.

"Selamat datang kembali sayang, sehat-sehat selalu calon mama dan calon cucu."ucap mama Alceo sambil mengelus lembut perut Aisyah.

"Terima kasih ma..."

"Ayo kita makan siang dulu, kalian pasti belum makan kan?"

"Belum ma.... Tapi...."

"Tapi kenapa sayang?"

"Ai pengen makan omelet buatan mas Al ma."

"Okay jangan khawatir, itu mudah bagi Al sayang."

"Nunggu apa lagi Al, cepet buatin omelet iatrimu lagi ngidam masakan kamu!"

"Siap laksanakan bu Boss!"

"Sebentar ya sayang, duduklah dulu."Alceo mendudukkan istrinya di kursi di ruang makan. Dimana semua sudah berkumpul disana.

Alceo yang sudah terbiasa berkutat di dapur tidak butuh waktu lama jika hanya membuat sebuah omelette saja. Masih didalam perut kecebongnya sudah pintar ngerjain Papinya.

Omelet sudah jadi Alceo segera menyajikan di depan istrinya. Terlihat sekali berbinarnya wajah sang istri.

"Terima kasih mas.... Mari makan semuanya...."Ucap Aisyah dengan bahagia

Suasana siang itu di penuhi dengan kebahagiaan, tak pernah terbayangkan dibenak Alceo keluarganya akan sehangat ini. Dulu moment seperti ini sangat jarang terjadi kecuali ada acara-acara penting saja.

"Aisyah..... Kamu sudah menghidupkan kembali keluargaku yang lama mati."

🌼🌼🌼

Sejak keluar dari rumah sakit kemanapun Aisyah pergi selalu di jaga ketat. Bahkan ketika acara resepsi pernikahanpun acara itu di buat tertutup dan di jaga dengan ketat.

Kini kandungan Aisyah sudah masuk trimester 3, Sudah mulai kelihatan menonjol dari perut Aisyah. Alceo semakin posesif saja, hampir Aisyah tidak bisa gerak barang sebentar. Semua kegiatan yang dilakukan Aisyah tidak ada yang tidak di ketahui oleh Aisyah.

"Huffft.... Aku bener-bener kayak ga bisa nafas."Keluhnya pada Shinta dan Rara.

Mereka kini yang sedang makan berdua di kantin kampusnya.

"Enggap donk kagak bisa nafas." Ucap reflek Rara

"Ishhh... Dasar semprul." Shinta menimpali

"Sabar saja Ai, kan bisa di maklumi. Semua ada alasannya."

"Tapi capek tau Shin..."

"Ya mau gimana lagi."

"Tiga bulan lagi ada women archerry Competition lho, kamu jadi ikut Ai."

"Belum tau, kalau tiga bulan lagi berarti kandunganku masuk enam bulan, Okay Aku mau ikut."

"Tapi wajib ikut ketiga kategorinya, kamu bisa ga?''

"Insya Allaah bisa, nanti bantu cari korset khusus ibu hamil yang bisa mencegah goncangan pernah lihat ada deh."

"Tapi perlu konsultasi ke dokter dulu Ai, dan pastinya lebih aman dan ga beresiko."

"Okay deh nanti malam jadwal kontrol sekalian Aku tanyain."

Sepulang dari kampus Aisyah langsung di antar ke kantor Alceo. Karena sudah janjian dengan suaminya sepulang kerja langsung ke rumah sakit.

Kini Aisyah sudah sampai di kantor milik suaminya. Sepanjang perjalanan Tidak sedikit karyawan baik pria maupun wanita yang memandang kagum kepada istri CEOnya. Ramah, lembut tidak sok berkuasa. Dan masih banyak lagi pujian-pujian yang mereka sematkan kepada Aisyah.

TOK

TOK

TOK

"Masuk!"

Aisyah cukup kaget melihatnya, Alceo Sedang bersama dengan klien.

"Assalamu'alaykum... Maaf mas."

"Wa'alaykumussalam..." Alceo berjalan mendekati istrinya dan mengajak istrinya untuk duduk di sebelahnya.

"Perkenalkan ini adalah istri saya...."

Aisyah hanya mengatupkan keduavtelapak tangannya di depan dada sambil mengnganggukkan kepalanya. "Aisyah" Ucap Aisyah.

Ada satu wanita yang memandang tidak suka pada Aisyah, "Cihh... Apa istimewanya wanita hingga tubuh dan wajahnya di tutup seperti itu?"gumam dalam hati perempuan itu

Itupun tak luput dari penglihatan Aisyah, "Dasar virus pelakor!" gumamnya dalam hati

"Sudah makan sayang?"

"Sudah mas... Ai duduk di sana saja ya mas bisa lanjutkan meetingnya." Aisyah menunjuk ke kursi kebesaran milik Alceo.

"Kalau mau istirahat di kamar saja sayang."

"Hemm... Baiklah...." Sebelum beranjak Aisyah membisikkan sesuatu pada suaminya."I love you I'm waiting for you in the room for a hot kiss." Setelah membisikkan kalimat mau kepada suaminya Aisyah segera berlalu.

Dia tahu pasti suaminya tidak akan bisa menahan lebih lama setelah bisikkan maut itu. Tapi itu terpaksa di lakukan untuk menjerat suaminya agar tidak terpesona kepada selain istrinya.

Dan sesuai dengan yang di fikirkan Aisyah, Alceo Dengan segera menyelesaikan meetingnya tidak ingin membiarkan istrinya menunggu terlalu lama.

"Baik pak Frans saya kira meeting kita siang ini sudah cukup. Semoga dengan kerja sama ini bisa terjalin dengan baik. Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk datang ke kantor saya."

"Sama-sama pak Alceo, terima kasih sudah bersedia kerja sama dengan kami. Dampai ketemu di meeting berikutnya. Selamat siang..."

"Selamat siang..."

"Dam.... Kosongkan jadwal gue setelah ini. Gue ga mau di ganggu!"

"Siap Bos!"

Setelah Adam sang asisten keluar dari ruangan Alceo, Alceo Segera mengunci pintu utama dan segera menyusul istrinya ke kamar.

CEKLEK

Seketika Alceo membelalak hampir pingsan melihat istrinya yang sudah menanti dengan baju haramnya. "Seksi"dalam hati Alceo memuji istrinya. Iya benar Aisyah terlihat semakin cantik mempesona aura keibuannya semakin terpancar dengan perut sedikit membuncit semakin terlihat seksi dalam balutan baju haramnya.

"Nakal....''

"Tapi mas sukakan...."Aisyah mencoba membuang rasa malu demi melindungi rumah tangganya dari pelakor, dan satu lagi demi sebuah izin untuk mengikuti kompetisi memanah yang akan di ikuti tiga bulan lagi.

Alceo secepat kilat melahap bibir istrinya, m*****t habis seakan takut akan ada yang memintanya. Siang itu semakin panas dengan pergumulan pasutri yang dimabuk cinta.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...Ketika ikhlas sudah terpatri...

...Maka ikhlaskan semua ...

...Seperti........

...Ikhlasnya senja yang tergeser oleh malam ...

...Ataupun Ikhlasnya daun yang tak berdaya tertiup angin...

1
Triex setyono
keren ceritanya
Yuni Wihartini
loh bukannya namanya karol ya..kok bingung ya..
Yuni Wihartini
tanda bacanya harus diperhatikan yaa...🙂
bung@ter@t@i
Thor aku salah y , justru aku takut klo muji suami malah jadi besar kepala ...🤭
bung@ter@t@i: siap kak 🥰
total 2 replies
bung@ter@t@i
waaawww...ad Reno barak ny
Sintya Dewi
bagus
Vivi Bidadari
Visal nya suka banget
ibeth wati
bukanya malam pertamanya itu Melisa ya ..dan terakhir kalinya kan Melisa sedang hamil ..kok jadi bingung sih thor
Mrs. Ketawang
klakuan Al sguh terlaluuuu😠😠😠
mkn tuh cinta sma aisyah,istri kgi hamil tega"nya selingkuh sma mantan...
sumpah gak rela bgt kalo akhirnya balikan lgi sama aisyah,trus hepi ending😠😠
Tukang selingkuh,gampang terhadut sma pelakor itu sifat,.dlm dunia nyatapun kasus sprti itu sliweran,..ngakunya khilaf,trus minta,akhirnya trulang kmbaliii...
sifat sperti gak munkin berubah
Mrs. Ketawang
saat brsama karol yg seksoy lupa sama istri,..
saat aisyah berpenampilan seksoy lupa sma si karol..
Bang Al👏👏👏👏
Mrs. Ketawang
bilang sayang & cinta sama istri,.tapi kalo ada ikan goreng mnggiurkan siap santap lgsung ngacir pengen makan..
Dsr alceo kucing garong..
janji hnyalah janjiiiii
Sus Susyla
ada2 aja..org hamil..pacuan kuda..keras kelapa jg aisyah
Sus Susyla
nama ya siapa yg bener sih..ko gantiw..ada roro..ada rere...ada rara
Sus Susyla
hamil besar ..balapan kuda..wowww
Sus Susyla
kapok al
Mbak R
ikhlas itu gampang untuk di ucap, tapi tak semudah itu menerapkan nya.
Mbak R
sungguh sakit lo jadi aisyah. mau tak mau harus mampu.
Sus Susyla
huh..ganteng2 bikin melelh
Sus Susyla
janji2 doang al
Kenar Okalina
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!