NovelToon NovelToon
Takdir Sang Penjaga

Takdir Sang Penjaga

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Misteri / Spiritual / Fantasi Timur / Keluarga & Kasih Sayang / Anak Kembar / Dan budidaya abadi
Popularitas:243k
Nilai: 5
Nama Author: neneng selfia

Jin Fei fan harus menerima pemegang takdir sang penjaga berikutnya. Dia harus berjuang lebih keras untuk pantas menjadi sang penjaga dan agar dapat berjumpa dengan kedua orang tuanya yang dia ketahui berada di dimensi berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon neneng selfia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memusnahkan kakek tua jahat

Mendengar ucapan anak kecil yang meremehkan dirinya, pria tua yang mengaku sebagai calon dewa iblis itu murka.

"Kau cari mati sendiri anak kecil." ucapnya tiba-tiba cahaya hitam berbentuk kobaran api keluar dari tubuhnya menyelimuti tubuh orang tua itu.

"Energi iblis?" gumam Wei Yan dengan kening berkerut.

"Kau sudah tahu takut heh." ucap orang tua itu.

"Kau belum pantas untuk membuat aku merasa takut kakek tua." ucap Wei Yan.

"Benar-benar kurang ajar." kakek tua itu mengeluarkan serangan berupa energi yang sangat kuat.

"Matilah kau bocah! Serangan iblis menelan jiwa hiat....." seru orang tua itu kemudian mengarahkan energi itu ke arah Wei Yan.

Sebuah bayangan hitam besar berbentuk kepala dengan mulut menganga lebar berusaha melahap tubuh Wei Yan.

"Kau pasti mati bocah." ucap angkuh si orang tua sambil tersenyum licik.

"Kau terlalu cepat berbangga diri kakek bau tanah." ucap Wei Yan yang masih berdiri kokoh di tempatnya tanpa luka gores sedikitpun.

"Bagaimana bisa bocah kecil seperti dirimu lolos dari serangan kuat ku?" tanya orang tua itu terkejut.

"Kau terlalu menganggap tinggi dirimu kakek tua bau tanah. Jika itu disebut serangan kuat, maka tidak ada lagi serangan lemah karena itu tidak berguna bagiku." ucap Wei Yan sambil kembali tersenyum meremehkan.

"Kau.... Sebenarnya ilmu ini sudah aku siapkan untuk membalas dendam. Kau harus bersyukur karena kau mati dengan ilmu terkuat ini." ucap orang tua itu.

"Tidak perlu banyak omong kosong kakek bau tanah." ucap Wei Yan sambil menguap seolah meremehkan lawannya.

"Blub blub blub." tiba-tiba tubuh kakek tua itu membesar.

Kepalanya ditumbuhi dua tanduk melengkung berwarna hitam legam. Kulitnya berwarna hitam dengan garis urat yang muncul berwarna merah darah. Dia berubah menjadi seperti sosok iblis dengan ukuran 10 kali lebih besar dari ukuran normal manusia biasa.

"Kau pasti takut melihat kekuatan yang aku miliki sekarang bocah. Tapi, menyesal sudah tidak berguna sekarang ha ha ha ha." suara pria itu terdengar lebih berat dan menggelegar.

"Kau hanya terlihat lebih jelek kakek bau tanah." ucap Wei Yan.

"Kurang ajar." ucap kesal sosok besar itu lalu menghantamkan sebelah tinjunya ke arah Wei Yan.

"Bum...." tanah disekitarnya bergetar karena serangan itu sangat kuat.

"Ba bagaimana mung mungkin?" ucap sosok itu karena Wei yan berhasil menahan serangannya dengan mudah hanya dengan satu tangan saja.

"Sudah aku katakan bukan? Kau hanya terlihat lebih jelek bukannya lebih kuat." ucap Wei Yan.

"Aku belum mengerahkan seluruh kekuatan." ucap sosok itu lalu mengangkat kedua tangannya hendak menghantam Wei Yan.

"Hiat....." sosok itu menghantamkan dua tangannya ke arah Wei Yan dengan kekuatan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

"Dasar keras kepala." ucap Wei Yan lalu mengibaskan tangannya ke arah sosok itu.

"Buk duak argh......" sebelum dua pukulan mengenai tubuh Wei Yan, sosok itu sudah dikirim hingga menghantam dan menghancurkan dinding oleh kibasan tangan Wei Yan.

Sementara Wei Yan melawan sosok itu, Fei fan dan yang lainnya berhasil menemukan tempat anak-anak yang masih hidup dikurung.

"Hati-hati…! Didepan ada suatu batas yang menjaga pintu itu." ucap Fei fan saat Yuan li hampir menyentuh batas yang dia maksud.

"Duar." Fei fan melempar sebuah batu dan batu itu tiba-tiba meledak.

"Apakah itu jimat atau segel?" tanya Huang hu.

"Tidak keduanya. Itu hanya kekuatan spiritual yang ditinggalkan untuk mencegah siapapun melewati tempat ini." ucap Fei fan setelah mengamati dan melihat batas itu menggunakan kekuatan batinnya.

"Jika hanya kekuatan spiritual, biar aku saja yang menghancurkannya nona muda." ucap Yang ruo.

"Tidak kakak Yang, kekuatan dari pemilik kekuatan spiritual itu jauh di atas kakak. Biar aku saja yang melakukannya." ucap Fei fan lalu mengumpulkan energi di telapak tangannya.

"Bom duar...." Fei fan berhasil meledakkan batas itu dengan sekali serangan.

Mereka segera masuk ke dalam lalu mengeluarkan anak-anak yang tampak ketakutan.

Karena kekuatan spiritual yang dia tinggalkan untuk menjaga agar anak-anak yang dia kurung tidak kabur atau ada yang menerobos untuk menyelamatkan mereka itu hancur, sosok itu tentu menyadarinya.

"Ternyata kau membawa orang lain bersamamu bocah." ucap sosok itu.

"Sebaiknya aku menggunakan kekuatan itu untuk menghabisi bocah nakal itu. Aku bisa kembali mengumpulkan jiwa dan darah anak-anak setelah menghabisi anak kecil itu." gumam sosok itu.

Dia membuka tutup kendi tempat dia mengumpulkan jiwa anak-anak dan bayi. bayangan gelap seperti berbutir -butir kelereng keluar dari kendi itu lalu masuk ke dalam mulut sosok itu.

"Blub blub blub." kendi-kendi berisi darah terbang ke atas sosok itu lalu menumpahkan darah ke tubuh sosok itu.

Tiba-tiba sebuah ekor panjang dan besar tumbuh di belakangnya. Duri-duri besar tumbuh disepanjang punggung dan ekornya. kuku kaki dan tangannya lebih panjang dan terlihat lebih kuat dengan ujung yang runcing.

Sosok itu membuka lebar mulutnya lalu kobaran api yang sangat besar keluar dari mulutnya menyerbu ke arah Wei Yan.

"Groar.... Groar.... " sosok itu mengeluarkan suara yang membuat tanah serta seluruh benda di sekitarnya bergetar.

"Duar duar blar blar." serangan bertubi-tubi dia arahkan ke arah Wei Yan.

Belum padam serangan api pertama, sosok itu menyerang kembali dengan serangan yang lebih besar.

"Hos hos hos hos." suara tawa sosok itu terdengar aneh dan mengerikan.

"Kau sudah cukup menyerang mahluk jelek?" tanya Wei Yan yang terlihat masih berdiri kokoh di tempatnya setelah debu dan asap dari serangan itu memudar.

"Kalau sudah, kini giliran aku yang menyerang." ucap Wei Yan.

Melihat Wei Yan yang tidak terluka sedikitpun, mahluk itu membelalakkan matanya terkejut. Mendengar ucapan Wei Yan yang hendak menyerangnya kali ini, mahluk itu berusaha melarikan diri.

"Ingin kabur? Jangan harap mahluk jelek. Kau harus menerima hukuman karena telah bersikap kejam." ucap Wei Yan lalu menyerang mahluk itu dengan kumpulan energi yang sangat besar.

Cahaya putih yang merupakan serangan dari Wei Yan terlihat seolah melahap tubuh mahluk besar itu.

"Groar.... Groar.... Tolong.... Argh...." sosok itu mengeram kesakitan hingga berubah kembali menjadi sosok orang tua dan meminta tolong.

"Duar....." tubuh kakek tua itu meledak.

Beberapa bayangan menyerupai sosok bayi dan anak kecil berterbangan keluar dari ledakan itu. Jiwa-jiwa yang dikumpulkan kakek tua itu akhirnya terbebas. Melihat itu, Wei Yan tersenyum.

"Kalian sudah bisa bereinkarnasi bukan? Maaf karena kami terlambat menyelamatkan kalian semua." ucap Wei Yan.

Kejadian itu disaksikan oleh Fei fan dan yang lainnya yang sudah berhasil mengeluarkan anak-anak dari tempat mereka dikurung.

1
Ari Chutez
bukannya pas umur 8 taun dibawa ke dimensi hewan roh suci dianter sama cece yaa ko kenalan lagi
dewi
keren banget sumpah thor ceritanya... dari season 1 smpe skrang aq bca....
terhura aq thor.....
Ari Chutez
ayo dong teh neng lanjut
Ari Chutez
teteh naha teu update deui
Ari Chutez
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ari Chutez
lanjut thor udh lama bgt ga update2
Ari Chutez
lanjutkan thor
tia
novelnya kapan ada lanjutannya dah lama nunguin nih 😢😢, jangan berhenti di jalan dong
Purnama Wati
ini novel sudah tidak di lanjut kah?
YuniSetyowati 1999
Jangan bosen dg daku y thor
blm lnjt yah...?
Sri Mulyaningsih
sama kaya mama nya
Sri Mulyaningsih
lemes banget dah bocil 😂😂😂😂😂
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
emul
Up lg thor
emul
Semangat thor suka cerita novelnya...up terus
emul
Suaka novelnya
Lis Putrie
kapan lanjut LG ka. kangen banget sama cerita KK tntng ze 😭😭😭
hani chaq
ga terasa dah 1tahun cerita ini ga berlanjut.
belum ada lanjutan kah? padahal dah lama loh🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!