NovelToon NovelToon
Belenggu Benang Kusut

Belenggu Benang Kusut

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Nikahkontrak / Duda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:405.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Tie tik

"Aku tidak pernah menyangka … jika sosok yang selama ini sudah aku anggap sebagai ayahku sendiri ternyata memiliki perasaan cinta layaknya seorang pria kepada seorang wanita. Dia membuatku berada dalam situasi yang sulit—menjadi ibu tiri sekaligus sahabat dari putrinya sendiri. Aku harus bersandiwara dengan baik dalam belenggu benang kusut yang tidak pasti di mana ujungnya." Anne Malila.

"Sosok wanita di masa laluku hadir dalam dirimu. Aku tidak bisa mengendalikan perasaan yang sudah lama terkubur ketika melihatmu. Rasa ingin memiliki dan mencintai yang sempat hilang di masa lalu tidak akan kuulang kembali. Aku harus memilikimu, Anne, karena kamu seperti inkarnasi ibumu di saat dia masih muda dulu." Rudianto Baskoro

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tie tik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Om Harus dihukum!

Beberapa menu sarapan tersaji di atas meja makan. Suara dentingan sendok dan garpu mengiringi sarapan bersama keluarga om Rudi. Tidak ada yang mengucapkan sepatah katapun, tapi ekspresi wajah Dara mengundang rasa penasaran bagi om Rudi. Beliau heran saja kenapa putrinya menahan tawa sampai wajahnya menjadi merona, sedangkan Anne menampilkan ekspresi yang berbanding terbalik dengan putrinya itu.

"Kalian ini kenapa? Yang satu cemberut, satunya lagi senyum-senyum sendiri?" Akhirnya, om Rudi bertanya agar rasa penasarannya segera terjawab.

"An, boleh kan ya aku memberitahu Papi tentang ...." Dara menghentikan ucapannya kala Anne menginterupsi.

"Dara! Jangan cari masalah!" ancam Anne dengan tatapan membunuh.

Om Rudi semakin penasaran dibuatnya. Apalagi, ini menyangkut tentang istrinya. Beliau harus tahu dan wajib tahu apapun yang terjadi kepada wanitanya itu. Sekelebat ide cemerlang terlintas begitu saja agar putrinya mau memberitahu rahasia yang disembunyikan oleh istri dan putrinya.

"Papi ada penawaran!" ucap om Rudi seraya menatap Dara penuh arti, "Papi akan membuka blokiran kartu debitmu, jika kamu mau mengatakan yang sebenarnya." Om Rudi menyandarkan tubuhnya di kursi yang beliau tempati.

Dara terperangah mendengar penawaran itu. Sungguh, ini adalah penawaran yang sangat langka dari ayahnya. Dara segera mengalihkan pandangannya ke samping, ia menaik-turunkan alisnya seraya tersenyum manis.

"An, boleh ya? Demi kartu debitku, An! Please!" Dara menampilkan wajah termanisnya agar Anne menyetujui permintaannya.

"Astaga!" gumam Anne sebelum menutup wajah dengan kedua tangannya.

Dara mengulum senyum mendengar hal itu. Ia segera mengalihkan pandangan ke arah papinya untuk memberitahukan rahasia memalukan sahabatnya itu.

"Papi tahu, tadi pagi Dara memergoki Anne ...." Dara menjeda ucapannya, ia tertawa terlebih dahulu sebelum melanjutkan ceritanya. Baginya apa yang ia lihat tadi pagi adalah hal lucu yang ia dapatkan dari Anne.

"Dara! Papi sudah tidak sabar!" sergah om Rudi.

"Tadi pagi Dara lihat bekas ompol Anne di kasurnya, Pi!" ucap Dara dengan suara yang lantang.

Seketika hal itu membuat om Rudi tergelak. Bahkan, sampai meneteskan air mata karena mendengar hal itu. Beliau belum sadar saja jika yang dimaksud putrinya adalah bekas perbuatannya tadi malam.

"Papi bisa bayangin dong ya! Gadis secantik Anne masih ngompol saat tidur!" Dara masih membully sahabatnya itu.

Sementara om Rudi segera menghentikan tawanya tatkala melihat Anne menggerakkan sebagian jarinya di leher—sebuah kode ancaman dari sang istri.

"Sudah ... sudah. Jangan dibully terus, Dar! Tuh lihat, wajahnya semakin merona!" Om Rudi memberikan isyarat agar Dara mengalihkan pandangan ke samping.

Pagi ini, suasana di ruang makan terlihat lebih berwarna karena Dara terus menggoda Anne. Setelah melihat waktu yang ada di pergelangan tangannya, Om Rudi segera beranjak dari tempatnya. Beliau harus berangkat ke kantor.

"Kalau mau pergi ke kampus, harus diantar sopir! Kamu tidak boleh membawa mobil sendiri! Jika kamu menolak diantar Pak Karim, silahkan jalan kaki ke kampus!" ujar om Rudi sebelum berlalu dari ruang makan.

"Ih! Papi!" teriak Dara.

Dara sangat kesal jika pak Karim yang menjadi sopirnya, karena pria berusia lebih tua dari ayahnya itu sangat dingin dan tidak mau diajak bekerja sama. Pak Karim terlalu patuh dengan perintah om Rudi. Alhasil, Kedua gadis itu tidak bisa pergi kemanapun selain ke kampus.

"Tuh kan! Meskipun kamu membuatku malu! Hukuman tetap berjalan!" gerutu Anne setelah mendengar keputusan om Rudi.

Mau tidak mau, mereka memilih diantar pak Karim ke kampus daripada harus jalan kaki berpuluh-puluh kilometer. Anne mendengus kesal karena keputusan sang suami. Lihat saja, nanti malam jika ada waktu, pasti Anne akan mencaci maki pria matang yang sudah berangkat ke kantornya.

"Udah ah! Kita terima nasib aja, satu mobil dengan pak Botak!" Dara meraih ranselnya sebelum meninggalkan ruang makan tersebut.

...♦️♦️♦️♦️♦️...

Seperti biasa, kala siang berganti malam, maka ... sudah menjadi jadwal Anne untuk menemani sang suami. Setelah memastikan Dara tertidur pulas di kamarnya. Anne segera masuk ke dalam ruang kerja om Rudi, tentunya setelah memastikan keadaan di sekitar aman.

"Tumben?" tanya om Rudi setelah melihat kehadiran Anne di ruangan penuh buku tersebut.

"Gak boleh ya?" Anne bertanya balik setelah duduk di kursi yang ada di sebrang meja kerja om Rudi.

"Om masih ada pekerjaan, sepertinya malam ini tidak bisa tidur di kamarmu," ucap om Rudi tanpa mengalihkan pandangannya dari map merah yang terbuka di mejanya.

Om Rudi sedang memeriksa laporan keuangan perusahaan di akhir bulan. Seperti saat ini, mungkin, beliau akan lembur agar semua laporan tersebut segera selesai. Tidak ada hari santai bagi om Rudi jika sudah masuk akhir bulan, tumpukan berkas pasti memenuhi meja kerjanya, baik itu di rumah ataupun di kantor.

"Lagi pula siapa juga yang minta ditemenin tidur!" cibir Anne hingga berhasil mengalihkan pandangan sang suami.

"Saya datang kesini justru ingin memberikan hukuman kepada, Om!" ujar Anne seraya bersedekap.

"Hukuman?" om Rudi menaikkan satu alisnya, beliau belum tahu kemana arah pembicaraan sang istri.

Anne menghela napasnya sebelum berdiri dari kursinya saat ini. Ia berjalan menuju tempat sang suami berada, menyandarkan panggulnya di tepi meja tepat di samping om Rudi.

"Ya! Hukuman!" Anne memperjelas ucapannya, "Om wajib dihukum karena sudah menertawakan saya!" Anne menatap om Rudi dengan intens.

"Lagian siapa suruh kamu ngompol ketahuan Dara!" kilah om Rudi, "mending Om ompolin sini, jauh lebih enak dan bikin kamu terbang ke awan 'kan!" jawab om Rudi asal.

Anne mendesis mendengar jawaban itu. Tentu ia kesal saat ini karena sang suami tidak menyadari kesalahannya. Anne memberanikan diri mengangkat pinggulnya dan duduk di atas meja kerja om Rudi.

"Saya itu enggak ngompol! Itu bercak hasil perbuatan om kemarin malam! Gak sadar atau bagaimana sih kalau udah bikin banjir bandang!" Anne berdecak kesal karena hal itu.

Om Rudi menutup berkas yang ada dalam map merah tersebut. Beliau menyadarkan tubuh di kursi kebesarannya itu seraya menatap Anne dengan bibir yang mengulas senyum tipis.

"Oh, jadi itu sisa banjir bandang, ya!" gumam om Rudi dengan pandangan yang tak lepas dari Anne.

"Tapi, sepertinya Om tidak pantas menerima hukuman, seharusnya kamu yang harus berterima kasih kepada Om karena telah menyelamatkan kamu tadi malam!" Om Rudi bersedekap.

"Berterima kasih? No!!" Anne menggelengkan kepalanya, "Memang apa yang sudah om lakukan sehingga saya harus berterima kasih?" Anne mengernyitkan keningnya.

"Coba kamu bayangkan, jika Om tidak memakaikan baju tidurmu lagi, pasti Dara akan melihat tubuh polosmu tadi pagi!" ucap om Rudi yang berhasil membuat Anne terpaku, "maka dari itu, setelah selesai menjalankan misi, bersihkan dulu tubuhmu, baru tidur lagi!" Satu sudut bibir om Rudi tertarik ke dalam setelah melihat ekspresi wajah sang istri.

Mendengar hal itu, Anne segera turun dari meja kerja sang suami. Tentu saja, apa yang diucapkan oleh om Rudi memang benar. Bahkan, untuk membayangkan hal itu saja Anne tidak sanggup.

"Ya itu kan emang tugas Om!" kilah Anne seraya berjalan menjauh dari tempat sang suami, "Setelah unboxing, ya wajib merapikan kembali dong! Masa iya saya dibiarkan begitu saja!" Anne berkacak pinggang setelah menjauh dari meja kerja.

Anne meninggalkan ruang kerja itu karena kalah telak dengan suaminya. Niat hati ingin memaki malah ia sendiri yang kena getahnya, tapi Anne tetap tidak mau kalah, biar bagaimanapun ia harus memberikan hukuman kepada sang suami, meskipun itu hukuman ringan.

"Om dilarang tidur di kamar saya selama satu minggu! Tidak ada kegiatan malam seperti biasanya!" ujar Anne sebelum membuka pintu ruang kerja itu.

...🌹Selamat Membaca🌹...

...🌷🌷🌷🌷🌷...

1
COOL_I4N
ya ampun anne nakal bgt sempet2nya pedang om rudi di buat mainan di saat lg nahan sakit🤣🤣🤣🤣🤣
COOL_I4N
buakakakakakkkkk aku sampe ngakak keras thor waktu baca dara omong mau ke dokter saraf krn ada saraf yg kendor
COOL_I4N
walahhhh thor mau di kasih konflik apalg sih😭😭😭😭😭
COOL_I4N
nangis aku thor liat kegigihan dan kondisi anne yg menunggu di depan rumah dara. tp memang harus seperti itu untuk mendapatkan lg kepercayaan dara. menyalahkan dara pun tdk bisa. seumpama aku di posisi dara pun aku akan jd meragukan sosok anne yg sesungguhnya spt apa. thor kamu kok hebat banget sih buat konflik dan cara penyelesaian nya pas semua. i love u sekebon thor
Titik pujiningdyah: love u pulll kak
total 1 replies
COOL_I4N
harus nya anne sdh bs memperkirakan kejadian ini jd hrsnya anne menginfokan ke dara kl mau berkunjung. kl gini jd merusak kepercayaan dara ke anne
COOL_I4N
thor sbnr nya kl aku gak terlalu suka kl anne terlalu vulgar+brani. pdhl br bbrp bln nikah sm si om. pingin nya msh malu2 gt biar si om yg agresif. tp ya sudahlah manut sm author saja
COOL_I4N
buakakakkakkkkk ya ampun thor tiap bab di bikin terpingkal2 trs. banyak istilah baru bikin nambah kosakata nya nih 🤭 'parkir diluar", "kacang almond basah", "minyak bumi meleleh" 🤣🤣🤣 hareudang hareudangggggg bab ini
COOL_I4N
author ini imajinasi nya luar biasa. ..😂😂😂😂 mami mona, 8 jt.... ckck ngakak aku thor
COOL_I4N
buahahahaha anne tambah terlatih nih skill bohong nya. ky bohongin anak balita aja ya ampun ngakak thor. kok bs bikin adegan dan dialog se smooth ini. semoga karya thor ini semakin banyak yg ngenotice dan dapat banyak like
Titik pujiningdyah: amiin ya allah. terima kasih kak
total 1 replies
COOL_I4N
wahahahahaaaaaa seru seruuuu thor. ya ampun aku suka bnget baca novel ini. bab2 awal biasa aja tp tambah lama tambah asik dibaca nya. ada aja kejadian yg author buat cerita ini menarik tp ttp natural
COOL_I4N
harus nya pas adegan ini akan lebih romantis dan unyu2 kl om rudi meraih pinggang anne trs kiss bibir nya. tp anne nya brontak krn lg mode merajuk. sayang thor soalnya udh ada adegan anne ndatengin si om ke ruang kerja. hrs nya dibuat klimaks biar pembaca puas membayangkan keunyuan pasangan ini. si om hrsnya dibuat peka dikit ky gak tau aja kl cewek itu lain di hati lain di mulut. siapa tau si anne modus mau ngrajuk tp sbnrnya kepingin deket2 sm si om. hihihi
Titik pujiningdyah: kalau terlalu manis gak baik kak. authornya yg gk kuat🤣🤣🤣
total 1 replies
COOL_I4N
hahahahahaha ngakak banget pas baca anne terpaksa harus ngaku kalau ngompol. thor kreaktif banget sih buat alur cerita nay bs serealistis ini ky kehidupan sehari2 dg konfliks dan respon2 tokoh nya natural banget gak ky novel yg konflik/masalahnya di paksain diada2ij biar ceritanya bs panjang
COOL_I4N
aku suka karakter om rudi. walau dia suka bs punya waktu dg anne lbh banyak tp tdk memanfaatkan kebohongan dara yg curi2 supaya bs ke bandung . itu nenunjukkan bahwa om rudi tdk di butakan oleh nafsu tp sll tdk lupa akan peran nya sbg ayah yg baik.. jd om rudi pilih bersikap tegas ke dara alih2 pura2 tdk tau. ini menunjukkan kedewasaan usia om rudi. tenang, berwibasa, dan tegas..dan om rudi jg tdk pernah mengungkit soal anne yg sdh melepas virginity ke bagus. dan saat anne ketemu bagus di mall dan minta waktu sebntr untuk bs ngobrol dg bagus, om rudi pun memberikan. tdk posesif. menunjukkan betapa percaya diri nya om rudi. aku suka karakter cowok yg dewasa+pede spt om rudi. anne gak rugi kok dpt om rudi. smoga endingnya memuaskan ya thor
Titik pujiningdyah: yok lanjut baca yook. pasti bikin greget😁
total 1 replies
COOL_I4N
suka thor dg konfliksnya yg natural tdk berlebihan ky sinetron. bagus banget jd semangat bacanya. menurutku om rudi orang baik ya dia msh berbesar hati tau anne sdh menyerahkan dirinya ke bagus. walau pasti kecewa dan marah tp ok rudi bs mengendalikan diri tdk kasar tp tegas dan dewasa
COOL_I4N
wkwkwk modus nya om rudi luar biasa thor. gemes bgt. tambah kesini tanbah bagus thor jalan cerita nya. tambah realistis respon+dialog tokohnya. aku menikmati banget baca alur perkembangan hub om rudi dg anne jd saling cinta. semoga ending nya bikin puas pembaca. sayang anne melepas virginitynya untuk bagus
Titik pujiningdyah: yaaa othor berusaha bikin senatural mungkin kak. semoga suka ya
total 1 replies
COOL_I4N
betul an harus berdamai dg keadaan. sudah pilihan mu menerima bantuan om rudi dg syarat menikah dg om rudi.
COOL_I4N
suka adegan ini. ketika anne terbangun dan refleks menampar tangan pm rudi dan anna meminta maaf krn sdh refleks tdk sengaja dan respon om rudi tertegun melihat tangan yg sdh di tampar anne dan diam terlihat tersinggung dan memperingati anne untuk tdk mengulangi lg. adegan ini natural realistis banget thor ky dikehidupan nyata responnya
COOL_I4N
kenapa dibilang om rudi orang yang jahat thor? perasaan om rudi cukup baik orangnya.
MakBarudakh
bagus ceritanya thor
Titik pujiningdyah: makasih kakka😍
total 1 replies
Yen Margaret Purba
konflik psti oom n Anne Krn Rudi mantan kekasih sekar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!