Richard Gentala, pria yang tidak suka terikat dengan suatu hubungan dengan lawan jenis maupun terikat dengan sebuah peraturan. Hidupnya seperti musafir, berkelana kesana-kemari.
Hingga suatu hari pertemuannya yang tak sengaja dengan Ayla Kemala, membuat ia ingin berubah. Richard yang sudah kepincut dengan sosok Ayla pun mengejar Ayla. Tapi ternyata meluluhkan hati seorang Ayla yang sudah pernah di patahkan sekali oleh laki-laki tak semudah yang Richard kira.
Akan kah Richard bisa meluluhkan hati seorang Ayla, si Janda Smarthot itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_Les, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aura CEO Nih!!
Sepuluh menit perjalanan masih aman, motor dinas belum menunjukkan kerewelannya.
Namun dimenit kelima belas, mesin motor mulai ngadet-ngadet dan akhirnya motor dinas itu pun mati ditengah jalan.
"Aah sial!!!" Geram Rich sambil memukul batok kepala motornya.
"Kenapa kok berhenti?" Tanya Ayla.
"Mogok lagi lah!!!" Jawab Rich.
Ayla dan Rich pun turun dari atas motor, lalu menepikan motor di bahu jalan.
Dengan bermodal sok tahu dan keahlian bongkar-membongkar yang sangat handal, Rich membuka busi motor antik itu.
"Kamu tahu tentang mesin?" Tanya Ayla.
"Aku sih gak tahu, tapi Embah tahu." Jawab Rich.
Ayla menengok kanan-kirinya. Tidak ada orangtua sepuh yang Rich sebut Embah itu ada disekitar mereka.
"Embah siapa?" Tanya Ayla penasaran.
"Hish!!! Embah ini loh!!" Geram Rich sambil mengeluarkan ponselnya lalu menunjukkan fitur si Embah Golgol pada Ayla.
"Oh..." Ayla hanya membulatkan mulutnya.
Melalui Embah Golgol, Rich pun mencari tahu cara untuk menyalakan motornya kembali. Cukup lama Rich membaca dan menelaah tiap kalimat yang Embah Golgol berikan, tapi semua itu tidak ada satupun yang Rich mengerti.
"Bisa gak sih?" Tanya Ayla karena Rich lama sekali memperbaiki motor antik itu.
"Huh!!!" Rich membuang nafasnya kasar lalu berdiri dari posisinya yang berjongkok lalu memasukkan ponselnya kedalam saku celananya.
"Kenapa?" Tanya Ayla.
"Inti dari semua petunjuk si Embah cuma satu." Jawab Rich.
"Apa?"
"Kalau gak ngerti bawa ke bengkel!!" Jawab Rich.
"Haish!!! Kalau ujung-ujungnya bawa ke bengkel, kenapa harus membuang waktu disini!!" Kesal Ayla.
"Ya udah ayo." Kata Ayla lagi. Ayla pun berjalan terlebih dulu.
"Eh... jangan melenggang kangkung!! Sini dorong sama-sama!!" Teriak Rich.
Ayla tak menggubris Rich dan tetap berjalan.
"Haish... dasar perempuan, giliran susah aja ditinggal!!" Gerutu Rich. Mau tak mau Rich pun berjalan sambil mendorong motor dinasnya itu sendirian.
💋💋💋
Setelah berjalan beberapa ratus meter, akhirnya mereka menemukan tempat tambal ban.
"Bang, ini motor gak nyala. Busi-nya kali yah Bang?" Kata Rich pada tukang tambal ban yang sedang duduk-duduk santai menunggu orang datang menambal ban di bengkelnya.
Tukang tambal ban itu pun mendekati Rich dan mengambil alih motor Rich lalu memeriksa motor antik Rich.
"Iya nih Bang, kayaknya perlu ganti busi sama kepala businya." Jawab si tukang tambal ban setelah memeriksa motor antik Rich.
"Ya udah Bang, ganti deh yang perlu di ganti, yang penting tuh besi tua bisa nyala lagi." Balas Rich.
Tukang tambal ban itu pun mulai mengambil busi dan kepala busi serta kunci yang diperlukan untuk mengganti busi dan kepala busi yang baru.
Selagi tukang tambal ban memperbaiki motor antik itu, Rich dan Ayla pun duduk di bangku panjang yang tadi di duduki si tukang tambal ban.
"Kerja dimana Bang?" Tanya tukang tambal ban sembari tangannya bekerja memperbaiki motor antik itu.
"Di Gentala Group Bang." Jawab Rich.
Tukang tambal ban mengernyitkan keningnya.
"Masa sih kerja di Gentala Group pake motor butut!! Tapi mungkin juga sih, siapa tahu aja cuma jadi OB atau gak cleaning servis doang." Gumam tukang tambal ban dalam hati meremehkan penampilan Rich serta kendaraan yang Rich pakai.
"Office Boy atau Cleaning Servis Bang?" Tanya si tukang tambal ban lagi dengan polosnya.
Mendengar pertanyaan si tukang tambal ban, sontak Ayla menggelembungkan pipinya menahan tawa. Sedangkan Rich menggertakan giginya geram dengan pertanyaan si tukang tambal ban. Mentang-mentang penampilannya kucel dan kendaraan yang dia pakai motor butut, si tukang tambal ban langsung menjudge dirinya OB atau CS.
"Meski penampilan gue kayak gini, emang dia gak bisa lihat muka gue apa!! Ada gak cocok-cocoknya jadi OB atau CS!! Muka gue nih, aura-aura CEO tau gak!!" Gerutu Rich dalam hati.
Bersambung...
nanggung
di awal udah terhibur, ntar nangis2 Bombay nggak ya 🤭
kok aku jadi ngebayangin gerakan lagu itu 🤣