NovelToon NovelToon
Selingkuh Demi Keturunan, Suamiku Akhirnya Menyesal

Selingkuh Demi Keturunan, Suamiku Akhirnya Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: zenun smith

Rumah tangga Xena dan Reyhan terlihat sempurna, penuh cinta dan kesetiaan. Apalagi dari dulu hingga sekarang, Reyhan selalu memperlakukan Xena dengan baik. Malah cenderung meratukan istrinya tersebut.

Tapi semuanya hancur ketika terdengar kabar bahwa Reyhan diam-diam menikahi wanita lain demi mendapatkan keturunan karena Xena tak kunjung hamil. Lebih menyakitkan lagi, wanita itu adalah tetangga mereka sendiri yang selama ini terlihat baik di depan Xena.

Dikhianati setelah semua pengorbanannya, Xena memilih pergi. Tapi sebelum itu, ia membongkar identitas dan rahasia besar yang selama ini ia sembunyikan dari suaminya. Saat kebenaran terungkap, Reyhan baru sadar bahwa wanita yang ia sia-siakan ternyata bukan wanita biasa, dan penyesalannya datang ketika semuanya telah terlambat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zenun smith, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membawa Aksara Kepada Xena

Dalam perjalanan pulang, ketegangan yang luar biasa tadi rupanya benar-benar menguras seluruh energi Reyhan. Pria itu tampak sangat kecapekan, dengan kelopak mata yang terasa berat dan kantuk yang luar biasa menyerang.

Melihat kondisi suaminya yang sudah tidak berdaya di balik kemudi, Xena akhirnya berinisiatif mengambil alih setir mobil. Dialah yang menyetir, membelah jalanan kota sampai mereka tiba dengan selamat di halaman rumah.

Sesampainya di rumah, Xena langsung membimbing suaminya yang berjalan terhuyung-huyung menuju kamar tidur mereka.

"Kamu kelihatan capek sekali, Rey. Sudah, tidur saja dulu," ucap Xena.

Reyhan yang memang sudah tidak tahan lagi menahan rasa kantuknya langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur yang empuk.

Untuk memastikan bahwa seluruh rencana besarnya berjalan tanpa gangguan sama sekali, Xena bergerak diam-diam memasukkan satu butir obat tidur ke dalam segelas air minum. Minuman itulah yang kemudian diteguk oleh Reyhan sebelum pria itu benar-benar memejamkan matanya.

Efek obat tersebut bereaksi dengan sangat cepat di dalam tubuh Reyhan. Obat itu membuat rasa kantuk Reyhan berlipat ganda dalam hitungan menit, hingga akhirnya pria itu jatuh tertidur dengan sangat pulas. Xena berdiri di tepi ranjang menatap wajah suaminya. Ia tahu pasti, suaminya tidak akan terbangun dalam waktu yang lama.

Melihat Reyhan yang sudah tak sadarkan diri dalam tidurnya, Xena langsung bergerak cepat. Inilah kesempatan untuk mengeksekusi.

Xena segera membuka brankas, mengambil berkas-berkas penting yang semula ia persiapkan atas nama Reyhan sebagai hadiah untuknya. Tanpa membuang waktu satu detik pun, Xena segera keluar dari rumah dan pergi menemui notaris serta pengacara kepercayaannya yang sudah menunggu.

Hari ini di balik tidur nyenyak suaminya, Xena mengubah seluruh isi dokumen hukum tersebut. Ia membalikkan segala aset, properti, dan hak-hak komersial yang semula akan dihadiahkan atas nama Reyhan, kini menjadi mutlak atas nama dirinya sendiri.

...***...

Pagi hari.

Xena terbangun dari tidurnya, melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri, lalu berjalan menuju dapur dengan niat hendak membuat sarapan pagi.

Tapi di luar dugaannya, ternyata Reyhan sudah berada di sana lebih dulu. Pria itu tampak sibuk mengenakan celemek, sibuk membolak-balik masakan di atas wajan untuk menyiapkan sarapan pagi mereka.

Menyadari kehadiran Xena di ambang pintu dapur, Reyhan langsung berbalik, tersenyum manis, lalu mendekat untuk mencium kening Xena dengan penuh kasih sayang. Ia kemudian bicara dengan nada riang, memberitahu bahwa pagi ini ia sengaja memasak sarapan spesial khusus buat istri tercintanya.

Dulu sebelum tahu Reyhan berkhianat, Xena pasti akan merasa sangat senang, tersanjung, dan bahagia dengan perlakuan manis seperti ini. Namun sekarang semuanya telah berubah. Ketika perhatian dan mata Reyhan sedang teralih ke arah lain menghadap kompor, Xena dengan cepat mengambil selembar tisu. Dengan ekspresi dingin ia mengelap bekas ciuman Reyhan di keningnya tadi, lalu membuang tisu bernoda itu ke dalam tempat sampah.

"Kamu sudah selesai masaknya atau belum? Bekasnya kamu tinggal saja. Aku yang membereskan," kata Xena, berusaha menjaga suaranya agar terdengar datar dan biasa saja.

"Sudah selesai, kok. Dapur biar aku saja yang bereskan nanti," jawab Reyhan.

Baru saja kata-kata itu terucap dari bibir Reyhan, tiba-tiba handphone di saku celananya berdering nyaring. Reyhan melihat layar ponselnya sejenak lalu menatap Xena. "Aku angkat telepon dulu sebentar, ya."

Xena hanya mengangguk tanpa ekspresi. Ia kemudian duduk di meja makan, menyantap sarapan yang dibuat oleh Reyhan. Satu dua suapan saja masuk ke dalam mulutnya, lalu tiba-tiba rasa mual dan muak membuatnya merasa langsung kenyang.

Tidak lama kemudian, Reyhan kembali ke dapur dengan wajah yang sedikit tegang. Ia bilang, "Maaf ya, Xena, aku ada urusan sebentar. Sangat urgent, dan aku tidak bisa menemani kamu menghabiskan sarapan."

Xena lagi-lagi hanya bilang, "Iya."

Setelah kepergian Reyhan yang terburu-buru, Xena melanjutkan aktivitasnya membereskan kekacauan dan sisa-sisa alat masak di dapur. Sembari tangannya mencuci piring, pikiran Xena melayang jauh. Ia mulai memikirkan langkah kedua mengenai rencana pembatalan kejutan-kejutan manis untuk Reyhan, khususnya soal saham perusahaan yang awalnya mau ia berikan kepada Reyhan sebagai hadiah pernikahan mereka.

Hari ini, Xena sebenarnya sudah menjadwalkan sebuah rapat rahasia bersama para petinggi korporasi mengenai pembatalan itu. Reyhan tidak pernah tahu, dan tidak akan pernah menyangka bahwa Xena sebenarnya adalah sang pewaris tunggal dari dinasti bisnis sang mertua. Yang Reyhan tahu, keluarga Xena status sosialnya tidak berbeda jauh dengannya.

Xena bahkan adalah seorang CEO yang tertunda kelulusan jabatannya, lantaran dulu ia dengan bodohnya malah memilih untuk menikah dan mengabdi sebagai istri dari Reyhan.

Tadinya, Xena mau memberikan kejutan berupa satu unit rumah mewah yang kemarin namanya sudah ia balik menjadi atas nama dirinya sendiri, ditambah dengan selembar sertifikat saham mayoritas. Namun setelah pengkhianatan Reyhan terbongkar, semua niat baik itu ia batalkan satu persatu tanpa terkecuali.

Itulah satu-satunya alasan mengapa Xena masih bertahan berada di rumah ini sekarang. Ia harus membereskan semua asetnya yang telanjur bersentuhan dengan nama Reyhan. Karena berdasarkan perhitungan hukum dari pengacaranya, ada beberapa hal krusial yang harus ia selesaikan dalam waktu sepuluh hari ke depan.

Habis selesai beberes seluruh area dapur, Xena melangkah ke kamar untuk bersiap-siap hendak pergi keluar. Tepat ketika ia baru saja memegang tasnya, pintu depan terbuka. Reyhan tiba-tiba datang, dan yang mengejutkan, pria itu pulang dengan membawa seorang bayi mungil di dalam dekapannya.

Xena menarik napas dalam-dalam. Ia tahu persis, itu pasti bayi hasil hubungan gelap suaminya bersama Nadine.

"Xena, ada yang mau aku bicarakan padamu," ujar Reyhan sembari melangkah mendekat.

"Ini bayi siapa, Reyhan?" tanya Xena pura-pura tidak tahu.

"Ayo duduklah dulu. Ini yang mau aku bicarakan kepadamu," begitu kata Reyhan dengan wajah yang seketika berubah sumringah.

Setelah mereka duduk berhadapan di sofa ruang tamu, Reyhan mulai mengutarakan alasannya.

"Xena, sebenarnya aku pribadi tidak apa-apa jika rumah tangga kita belum ada kehadiran anak. Tapi, karena kamu terus-menerus dicecar dan dipojokkan oleh orangtuaku, maka aku mengambil jalan tengah. Ini semua aku lakukan agar kau tidak terus-terusan ditekan oleh Ibu soal momongan. Maka dari itu, aku memutuskan untuk mengadopsi bayi ini untuk menjadi anak kita." Reyhan menjelaskan panjang lebar dengan senyum yang terus mengembang di wajahnya.

Xena menatap lurus ke dalam manik mata suaminya, mencari celah kebohongan yang begitu rapi dibungkus kata-kata manis. "Kamu adopsi dari mana bayi ini, Rey? Apakah ada orang yang tega membuang bayi malang ini di jalanan?"

"Tidak, tidak begitu. Aku mengadopsinya secara resmi dari sebuah panti asuhan. Aku sudah mengurus semua berkas adopsinya dengan cepat. Bagaimana menurutmu?" tanya Reyhan meminta persetujuan.

Xena mengalihkan pandangannya ke arah wajah bayi yang sedang tertidur tersebut. "Nama bayi ini siapa?"

"Aksara Putra Pratama," jawab Reyhan cepat.

Xena terdiam sejenak mendengar nama itu. Ia memandang lekat-lekat wajah kecil di depannya, lalu mengulurkan kedua tangannya untuk meraih Aksara dari gendongan Reyhan.

"Nama yang bagus. Ada nama belakangmu yang tersemat untuknya," ucap Xena lirih.

Di dalam lubuk hatinya yang paling dalam, tidak ada sedikit pun niatan Xena untuk menyakiti atau menelantarkan bayi mungil itu. Ia sadar betul, bayi ini tidak boleh menjadi korban akibat kelakuan bejat dan penuh drama dari dua orang dewasa yang egois seperti Reyhan dan Nadine.

Xena tetap menerima kehadiran anak itu dengan tangan terbuka, memperlakukannya dengan baik karena seorang bayi yang baru lahir tidak pernah memilih untuk dilahirkan dan sama sekali tidak bersalah. Setidaknya, Xena memutuskan untuk merawat dan mengasuh bayi itu dengan tulus, hingga sepuluh hari kemudian saat seluruh rencana besarnya benar-benar matang dari dia pergi dari! kehidupan Reyhan.

"Aku akan merawat bayi ini, Rey." Setidaknya untuk sepuluh hari ke depan. Lanjut dalam hati.

Reyhan lega mendengar jawaban Xena. Satu langkah sudah mulus.

Bersambung.

1
MULIANA 💦
aku juga gak sabar 🤭
MULIANA 💦
gak usah membandingkan bu. lah, ini pilihan ibu sendiri /Proud/
MULIANA 💦
mending jangan deh, jangan /Facepalm//Facepalm/
MULIANA 💦
heleh, kok mainnya dukun sih bang /Facepalm//Facepalm/
MULIANA 💦
tapi sayang, kamu cari muka dengan orang yang salah 🤭
〈⎳ FT. Zira
jangan menyesal loh ya Xena🤣🤣
〈⎳ FT. Zira
berpikirkan mak...🤧🤧 masih nanya🤧🤧
〈⎳ FT. Zira: astaga... typo... berpikirlah maksudnya
total 1 replies
sunaryati jarum
Bener tebakan emak, semoga proses cerai langsung putus.Setelah masa Iddah habis langsung nikah
sunaryati jarum
Dokter Ibra,ya
sunaryati jarum
Baru ditinggal Xena beberapa hari di rumah Rayhan kacau keadaan rumah dan keuangan.Bu Mirna langsung merasa kecewa
Teteh Lia
mulai kelihatan perbandingan na
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
PD amat
Zenun: ehehehe
total 1 replies
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
nama Grup nya kayak nama bus lintas sumut-jakarta, ALS
Zenun: oh iya kah😁
total 1 replies
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
sesama makhluk menjijikkan ga usah saling ngatainlah
〈⎳ FT. Zira
tamparan keras buat ibu mertua kalo suara hati Nadine terdengar
Zenun: lama-lama kedengeran juga
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
astaga Reyy...pikiranmu ini perlu di reset kyknya
〈⎳ FT. Zira: /Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
sunaryati jarum
Yang minum benda pelet dari dukun Nadine,dia jadi gila karena makin terpesona dengan Reyhan.🤣🤣🤣
Zenun: ehehehe iya ya
total 1 replies
MULIANA 💦
eh, sampai kayak gini
Zenun: ya begitulah
total 1 replies
MULIANA 💦
dan aksara juga bukan anak nadine. pantas bisa haheho ketika masih hitungan hari nifas /Facepalm/
MULIANA 💦
maksudnya? sama-sama mandul? 🤨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!