Cerita untuk pembaca di atas 18 tahun, diharapkan kebijaksanaan pembaca!
*
“Jangan berzina, Nurul! Ingatlah kepada orang tuamu di kampung yang merupakan pengasuh pesantren.” Perkataan itu terngiang-ngiang di kepala seorang muslimah muda yang kini tinggal di kota metropolitan.
Sebenarnya Nurul tidak ingin menjalani kehidupannya yang sekarang. Namun, apa daya, ia harus menentukan pilihannya. Semua ini ia lakukan demi keluarga dan nama baik pesantren yang diasuh orang tuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Flobamora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
*** Pengumuman Pembaca
Hai teman-teman, gimana kabarmu?
Masih ngikutin cerita ini? Semoga ga kapok, ya. Cerita masih akan terus berlanjut dengan chapter yang semakin ngegemesin.
Ada yang udah ga sabar gimana ketemunya Nurul dan Tommy terus bikin hanyut gelayut-layut dalam romansa yang hot?
Sebelum lanjut, aku mau ngajakin teman-teman buat gabung ke Grup Chatku. Di sana teman-teman bisa ngobrol secara real time dengan aku dan teman-teman pembaca maupun penulis lainnya.
Caranya gampang banget. Kamu tinggal klik logo di samping cover novelku yang ini...
Atau dengan masuk ke profilku dan klik bagian ini.
Sebenarnya aku punya chatroom (audio room) untuk bisa ngobrol via suara langsung. Tapi, mohon maaf karena kesempatan dan waktu yang belum memungkinkan, aku belum bisa aktif di chatroom.
Teman-teman jangan khawatir, kita masih bisa seru-seruan di grup chatku.
Ada juga info mengenai give away di GCku. Jangan sampe ketinggalan infonya ya.
Oke teman-teman.
Kita lanjut ke chapter selanjutnya, ya?
Selamat membaca 🌹🌹🌹
Sukses bwt kk❤️❤️