NovelToon NovelToon
Pernikahan 2

Pernikahan 2

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Nikahmuda / Chicklit / Tamat
Popularitas:814.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Clara Sety

Terdengar suara tembakan yang begitu keras, terlihat beberapa orang sedang berlari membawa senapan di tangannya, sepertinya mereka sedang mengejar seseorang.

Terlihat seorang wanita yang menggunakan masker dan juga pakaian serba hitam mencoba untuk menolong seseorang yang dikejar itu.

Dari sinilah awal kisah mereka, pertemuan antara dua orang yang sama-sama hebat, berani dan sama-sama keras kepala dimulai.

Akankah ada kisah cinta diantara dua orang ini ? Ataukah mereka tetap menjadi musuh ? Cerita selengkapnya bisa dibaca di novel ini 😊😊😊

THE NEW STORY OF KIARA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara Sety, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 30 : Kesepian.

Pagi yang sedikit menjengkelkan untuk Kiara. Bagaimana tidak, seharusnya sekarang ia sudah berada di kantor Joan's Group dan bertemu dengan Sean, namun yang terjadi Kiara masih berada di penthouse dan sekarang sedang menunggu roti yang masih berada di pemanggang. Kiara benar-benar kesal karena Nathan tidak mengizinkannya keluar dari penthouse ini sama sekali.

Saat Kiara menyiapkan roti panggang untuk sarapannya sendiri, tentu saja Nathan sudah tidak ada di penthouse itu. Nathan sudah berangkat ke kantor dari satu jam yang lalu.

Sebenarnya, tadi saat Nathan melarangnya untuk keluar kemanapun, Kiara sudah memiliki rencana untuk tetap pergi setelah Nathan berangkat ke kantor. Tapi rencana itu tidak terwujud, itu karena ternyata Nathan mengunci pintu penthouse itu sehingga membuat Kiara tidak bisa kemana-mana dan pintu itu hanya bisa di buka oleh Nathan.

Roti yang dipanggang oleh Kiara akhirnya matang, mengetahui ini Kiara pun mengambilnya lalu mengoleskan mentega dan juga selai kacang kemudian tanpa berlama-lama lagi Kiara memakan roti panggang itu sebagai sarapan.

Sambil menikmati roti yang baru saja matang, Kiara pun menuju kearah ruang tamu tempat di mana ada sebuah televisi di sana. Kiara pun duduk dengan santai di atas sofa lalu menyalakan televisi itu dan menontonnya. Kartun adalah tayangan yang sedang ditonton olehnya kali ini.

Berada di penthouse ini seorang diri tanpa ada teman sama sekali benar-benar terasa begitu membosankan. Itulah yang dirasakan oleh Kiara. Dari dua jam yang lalu, Kiara hanya bisa duduk dengan santai di sofa sambil menikmati kartun yang ia tonton melalui televisi. Tapi setelah begitu lama berada di tempat itu, Kiara memutuskan untuk mengakhirinya dan memilih untuk berpindah tempat.

Sekarang Kiara berada di dalam kamar tidurnya, dan mengambil ponsel miliknya yang ada di atas meja. Kiara menyalakan ponsel miliknya yang memang sedari tadi pagi sengaja tidak ia nyalakan.

Tulisan "Hello" dengan background putih akhirnya terlihat di layar ponsel milik Kiara. Setelah ponsel milik Kiara itu benar-benar menyala, terlihat banyak sekali notifikasi yang masuk dan juga ada tiga panggilan tidak terjawab dari Sean. Tentu saja Sean pasti menghubunginya, ini karena Kiara yang lupa untuk memberi kabar kepada Sean kalau ia tidak bisa menemuinya.

Kiara pun mencoba untuk menghubungi balik Sean. Setelah terdengar bunyi sambung, akhirnya panggilan Kiara di terima oleh Sean.

~ Sean : Selamat siang nona. Ada apa menelepon saya ? Apa ada perlu ?

Kiara : Sean maafkan aku. Aku lupa mengabari mu, jika hari ini aku tidak bisa bertemu denganmu.

Sean : Ah, itu bukan masalah nona. Tadi saya sudah di telepon oleh tuan Juan. Tuan Juan memberitahu saya jika nona tidak bisa datang.

Kiara : Juan ? Maksudnya Presdir dari The William Company ?

Sean : Iya nona. Tuan Juan juga menyuruh saya untuk datang menemui nona nanti sore. Alamatnya, sudah tuan Juan berikan.

Kiara : Oh begitu. Tunggu dulu Sean, kenapa kamu memanggilnya dengan menggunakan kata Tuan ? Apa kamu bekerja dengannya ?

Sean : Tidak nona. Saya memanggilnya menggunakan kata Tuan karena untuk menghormatinya saja. Pangkatnya lebih tinggi daripada saya.

Kiara : Kenapa harus dihormati ? Kamu tahu kan jika dia itu Presdir dari perusahaan pesaing kita ? Dan juga dia itu orang yang menyekap ku sekarang ?

Sean : Iya nona saya tahu. Tapi kalau menurut saya tuan Juan itu baik dan juga sepertinya berita-berita yang bilang dia adalah iblis yang begitu dingin dan kejam itu salah. Tuan Juan menyekap nona juga untuk menyelamatkan nona.

Kiara : Apa kamu tahu semuanya ?

Sean : Maafkan saya nona. Saya tahu semuanya. Tuan Juan sudah menceritakan semuanya kepada saya.

Kiara : Benarkah ?

Sean : Iya nona.

Kiara : Nanti sore kita tidak jadi bertemu. Kalau kamu sudah tahu semuanya untuk apa lagi aku bertemu denganmu. Turuti saja apa yang dibilang Juan. Kali ini kita harus bekerja sama dengannya. Setelah ibunya bebas aku bisa keluar dari penderitaan ini.

Sean : Baik nona, saya akan lakukan yang terbaik. ~

Setelah panggilan itu berakhir, Kiara pun menyadari jika Nathan benar-benar tidak ingin melibatkan dirinya dalam proses pencarian ibunda Nathan. Kiara pun menyadari jika Nathan benar-benar ingin melindunginya dari bahaya tuan William. Tapi ada satu hal yang tidak Kiara pahami. Kiara hanya tidak paham, mengapa Nathan melindunginya seperti ini ? Bukankah dirinya dan Nathan adalah saingan atau lebih tepatnya musuh ? Seharusnya yang dilakukan seorang musuh atau saingan tidak seperti ini, Nathan seharusnya tega untuk menyerahkan Kiara kepada tuan William supaya dibunuh jika Nathan melakukan ini salah satu musuhnya akan berkurang. Tapi Nathan tidak melakukan ini. Justru ia melindungi dan mencoba menyembunyikan Kiara agar tidak diketahui oleh Tuan William. Kiara yakin pasti ada maksud tersembunyi.

Saat Kiara mencoba berfikir mengenai maksud tersembunyi dari seorang Nathan, tiba-tiba ponselnya berdering lagi. Kiara pun mengambil ponsel miliknya dan melihat siapa orang yang menghubunginya lagi. Terlihat Kiara begitu terkejut karena mendapati seseorang yang meneleponnya adalah Nathan. Tunggu dulu, mengapa ada nama Nathan di sana ? Seharusnya jika Nathan yang menelepon hanya akan tertera nomor karena Kiara sama sekali tidak menyimpan kontak milik Nathan. Kiara yakin sekarang jika Nathan yang diam-diam menyimpan nomer nya sendiri di ponsel milik Kiara. Apalagi nama yang tertera bukan hanya Nathan tetapi mendapat imbuhan dua kata yaitu Pria Tampan. Jika dijadikan satu menjadi, Nathan Pria Tampan.

~ Kiara : Yaaaa ?

Nathan : Apa yang sedang kau lakukan ?

Kiara : Berbaring di tempat tidur.

Nathan : Aku menelepon hanya untuk memberitahu. Aku akan pulang malam hari ini. Jika kamu kelaparan dapur penuh dengan bahan makanan, kamu bisa memasaknya.

Kiara : Ya, aku mengerti.

Nathan : Baiklah. Aku tutup teleponnya. Jaga diri baik-baik.

Kiara : Ya... ~

...****************...

Dilain tempat, tepatnya di ruangan Nathan terlihat Nathan yang baru saja selesai menelepon seseorang. Tentu saja orang yang baru saja ia hubungi adalah Kiara. Nathan memang sengaja menghubungi Kiara hanya untuk memberitahu kepada Kiara kalau ia akan pulang malam dan juga memberitahu jika di dapur dari penthouse itu banyak sekali bahan makanan yang bisa dia buat menjadi masakan dan Kiara bisa memakannya jika kelaparan. Nathan melakukan ini semua bukan sebagai bentuk perhatian tetapi ia hanya takut Kiara akan mati karena kelaparan.

Setelah selesai berbicara dengan Kiara lewat ponsel, Nathan pun melanjutkan pekerjaan yang masih begitu banyak. Kondisi meja kerja Nathan juga dipenuhi oleh berkas-berkas penting.

Saat Nathan sedang mencoba fokus untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang dimiliknya. Tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu ruangannya. Tidak lama seseorang yang mengetuk pintu ruangan Nathan itupun membuka pintunya dan masuk untuk menemui Nathan.

Mata Nathan membelalak lebar melihat siapa yang mengunjunginya. Ternyata orang yang datang ke ruangan Nathan adalah tuan William atau ayahanda dari Nathan.

"Selamat sore anakku sayang. Sepertinya kamu terlihat begitu sibuk," sapa tuan William sambil sedikit berbasa-basi.

"Anda disini ?" kata Nathan yang tidak menyangka jika sang ayah akan datang ke ruangannya.

"Tentu saja. Apa ada masalah ? Aku datang menemui mu hanya karena aku sedang rindu dengan anak sulung ku," ujar tuan William.

"Langsung ke intinya saja. Aku yakin pasti ada sesuatu yang akan anda bicarakan. Katakan saja. Aku tidak suka berbasa-basi," kata Nathan tegas.

"Kamu memang tidak pernah berubah," ujar tuan William.

"Apa yang sebenarnya ingin anda katakan ?" tanya Nathan.

"Aku kemari hanya karena aku mengetahui kabar jika wanita yang bernama Kiara sekarang bersamamu dan kamu mencoba untuk melindunginya. Aku mencium bau-bau jika kamu akan mengkhianati ku," jawab tuan William.

"Memang wanita itu berada bersamaku dan aku melindunginya. Tapi aku tidak pernah berfikir untuk mengkhianati anda," kata Nathan.

"Benarkah ? Jangan mencoba membohongiku. Jika kamu melakukannya ibumu akan dalam bahaya," ancam tuan William.

"Aku tidak berani membohongimu dan mana mungkin demi wanita itu aku membahayakan ibuku," kata Nathan.

"Baiklah. Lusa ? Apa kau mengingatnya ?" tanya tuan William.

"Tidak perlu mengingatkan ku berulang kali. Aku mengingatnya," jawan Nathan.

"Bagus. Oh ya, ada satu lagi," ujat tuan William sambil memberikan sebuah amplop berwarna coklat kepada Nathan.

"Lihatlah. Semoga bisa mengobati rasa rindu dengan ibumu," pungkas tuan William.

Tuan William pun keluar dari ruangan kerja Nathan dengan meninggalkan sebuah amplop berwarna coklat. Setelah kepergian tuan William, Nathan dengan segera membuka amplop yang diberikan oleh sang ayah.

Nathan sudah membuka amplop itu dan mengambil tiga kertas foto yang ada di dalam amplop coklat itu. Setelah melihat gambar dari tiga kertas foto itu, tanpa sadar air matanya menetes. Ya, ini karena ketiga foto itu semuanya adalah gambaran dari wajah ibunya.

"Ibu, aku merindukanmu," kata Nathan lirih.

Bersambung...

1
putri aulia
wooow action keren kak😎
putri aulia
dari awal aku baca sangat bagus, ada prolog jelas
Renireni Reni
akhirnya daddy william pulih
Renireni Reni
aq kado vote buat kakak authornya,bunga buat kiara dan kopi buat nathan biar bergadang gk ngantuk....
Renireni Reni
prepare
Renireni Reni
ngiler
Renireni Reni
kiara...gk mau tpi gk bisa tidur
Renireni Reni
ngarepp yaa....liat punya paksu aja
Renireni Reni
akhirnya selesai jg
Renireni Reni
bner2 hilanh di telan bumi dong emaknya nathan....
Renireni Reni
salut sm nathan....meski ibunya sendiri bisa tegas
Renireni Reni
lhoo kan kiara jago beladiri?
Renireni Reni
siapin amplopnya....sekalian dahh....soalnya ditempatku jg sekarang lgi musim hajatan
Renireni Reni
kayaknya kurang sreg dgn kata menyukaimu lebih sreg dgn mencintaimu...kayak lebih gmn gitu krn sdh tahap mau menikah...bkn pacaran lagi...✌✌💖💖😍😍
Renireni Reni
langsung gol proposalnya
Renireni Reni
kata emakku emang duwet kari ngeruk...😁😁😁
Renireni Reni
aq jdi kiara pasti selalu ingin tahu
Renireni Reni
hanya bisa berhayal....seandajnya suamiku kayak nathan😔😔😔
Renireni Reni
✈️✈️✈️✈️✈️✈️
Renireni Reni
pingin semua aq....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!