NovelToon NovelToon
MENIKAHI CUCU BILLIONER

MENIKAHI CUCU BILLIONER

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.5
Nama Author: Julia Fajar

Tragedi kecelakaan berencana telah menewaskan hampir seluruh anggota keluarga Billioner Hakim Pradana yang sedang pergi berlibur ke puncak.

Hakim Pradana selamat dari kejadian berkat bantuan seorang pemuda pencari kayu bakar yang bernama Bayu Anggoro, yang pada saat itu sedang berada di lokasi kejadian dan akhirnya Beliau koma untuk beberapa lama.

Cucu perempuannya yang bernama Shinta Zhafira selamat dari target pembunuhan itu karena membatalkan rencana liburan dengan alasan mengerjakan tugas kampus padahal ia pergi dengan kekasihnya yang merupakan anak dari saingan bisnis sang Kakek.

Setelah sadar sang kakek ingin menyelamatkan cucunya dari adik tirinya yang serakah dan juga dari tipu muslihat kekasih sang cucu yang merupakan alat bagi keluarganya untuk menghancurkan bisnis keluarga Pradana.

50% harta akan ia berikan kepada Bayu serta 50% lagi untuk Shinta dengan syarat mereka harus menikah. Jika Shinta menolak maka bagiannya akan di serahkan kepada panti asuhan.

Apakah rencana mereka akan berhasil? dan apakah Shinta bisa menerima perjodohan ini?


Ikuti terus ceritanya ya Guys.... 🙏😉 jangan lupa tinggalkan jejak ya... Ok😉🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia Fajar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MEMANASI TASYA

Pagi ini Bayu di jemput oleh sopir kantor karena sepeda motornya baru akan tiba siang nanti, ia berpakaian sangat rapi layaknya seorang Dirut. Bayu memakai kemeja lengan panjang berwarna putih, celana keper berwarna abu gelap dan jas sepatu berwarna senada.

"Wah, Pak bos ganteng banget", ucap pak sopir yang datang menjemput Bayu. Bayupun tersenyum mendapatkan pujian dari pak Sopir lalu iapun berkata,"Bapak bisa saja, waktu muda bapak juga pasti ganteng dan mungkin lebih dari saya", ucap Bayu sembari tertawa.

"Pak, jika di luaran panggil saja saya Bayu, rasanya saya lebih nyaman jika dipanggil dengan sebutan nama saja", ucap Bayu lagi.

"Mana mungkin Pak, Bapak sekarang adalah pimpinan saya, tidak sopanlah Pak jika hanya memanggil nama", jawab Pak Sopir.

Pak sopir lalu membuka pintu mobil dan Bayu pun segera naik, kemudian mereka berangkat ke kantor.

Sesampainya mereka di kantor, Bayu di sambut oleh Faridz asisten pribadinya, Faridz langsung membawa Bayu ke ruangan Dirut, di sana perlahan Faridz mengajari Bayu tentang apa yang harus ia lakukan.

Bayu memang seorang pemuda yang cerdas, pekerjaan demi pekerjaan selesai di kerjakannya sesuai petunjuk dari Faridz hingga makan siang pun tiba.

Faridz mengajak Bayu untuk makan siang di kantin

perusahaan, walaupun Bayu sekarang adalah seorang Dirut namun ia tidak sombong, ia duduk dan makan bareng dengan para karyawannya.

Di sisi lain, di sudut kantin terlihat seseorang mencibir melihat Bayu yang dalam waktu singkat telah berhasil mengambil hati karyawannya.

Selesai makan, satu persatu mulai meninggalkan kantin untuk kembali bekerja. Bayu yang baru saja tiba di ruangannya dikejutkan oleh suara dering ponselnya, ternyata dari pihak dealer sepeda motor. Mereka ingin mengantarkan sepeda motor yang telah Bayu dan Kakek beli dengan memastikan alamat pengantaran.

Bayu berpikir tidak ingin menyusahkan sopir kantor lagi saat pulang nanti, segera iapun meminta pihak dealer untuk mengantarkan sepeda motornya ke kantor agar saat pulang bisa ia pergunakan.

Ternyata hal ini malah menguntungkan pihak lawan yaitu Irfan dan Firza. Mata-mata Irfan segera memberitahukan berita itu, berikut mengirimkan foto sepeda motor Bayu yang telah ready di kantor.

Irfan yang saat ini sedang berada di kantor papanya langsung menelepon Shinta, kemudian ia berkata,"Benar yang aku bilang kan, ini buktinya aku kirim via WhatsApp, kamu pasti tahu berapa harga sepeda motor ini!, dan tunggu aja sebentar lagi apa yang akan Bayu minta", ucap Irfan yang merasa iri.

Setelah memberitahu Shinta Irfan pun menutup telephonenya.

Mata-mata dari Firza juga sudah melaporkan tentang hal itu. Firza sekeluarga merasa panas, kesal dan marah terutama Tasya, kenapa orang yang tidak ada hubungan darah dengan keluarga Pradana bisa secepat itu mendapatkan fasilitas.

Tasya yang marah mendengar berita itu langsung meminta Firza agar saat ini juga menemui sang Kakak untuk meminta penjelasan. Sementara ia sendiri akan menelephone Shinta agar menghalangi sang Kakek menghambur-hamburkan uang untuk orang lain.

Sedangkan Fika mondar-mondar di kamar, pusing memikirkan cara apa yang harus ia pakai untuk mulai mendekati Bayu.

Tasya segera mengambil ponselnya ia mencari nomor kontak Shinta lalu melakukan panggilan. Shintapun yang mendengar ponselnya berdering buru-buru mengeluarkannya dari dalam tas dan melihat siapa sebenarnya yang meneleponnya.

Setelah melihat ternyata Tasya yang menelephone, Shinta pun kembali memasukkan ponselnya ke dalam tas.

Shinta tidak mau berurusan dengan mereka namun ponselnya terus saja berdering hingga ia penasaran sebenarnya apa yang diinginkan oleh neneknya itu yang selalu ia panggil dengan sebutan Tante.

Kemudian ia sentuh tombol menerima panggilan dan terdengarlah sang nenek berbicara sangat lembut yang membuat Shinta semakin jengah.

Tasya berbicara seolah-olah ingin menjaga keluarga Hakim Pradana dari kelicikan Bayu yang perlahan akan menguras harta Kakek Hakim.

Shinta yang sudah tahu tentang karakter keluarga adik Kakeknya pun sengaja ingin memanasi mereka, kemudian Shinta berkata," Wah hebat banget pendengaran Tante ya... secepat ini bisa langsung tahu jika Bayu diangkat jadi Dirut dan mendapatkan fasilitas sepeda motor, memangnya siapa orang yang Tante bayar untuk mengawasi apa yang dilakukan oleh Kakek", ucap Shinta sinis dan langsung menuduh.

Tasyapun sedikit tergagap mendengar tuduhan Shinta, kemudian ia langsung menjawab,"Oh itu Shin, Tante cepat tahu karena kebetulan tadi Kakek Firzamu ada urusan di dekat kantor Kak Hakim dan ia melihat ada mobil dari dealer datang mengantar pesanan dan ternyata orang-orang disekitar situ bilang, bahwa sepeda motor itu adalah pesanan Bayu", kilah Tasya.

"Jadi apa urusannya dengan Tante, aku sudah tahu kok karena kakek sudah beritahu aku sebelum melakukan semuanya itu", ucap Shinta.

"Bukan apa-apa sih, Tante kira kamu belum tahu. Tante hanya mengingatkan kamu, jangan sampai Kak Hakim menghambur-hamburkan uangnya untuk orang yang tidak ada hubungan apapun dengan keluarga Pradana. Toh nanti imbasnya kamu juga yang bakalan rugi", ucap Tasya.

"Lebih baik kakek memberikan sesuatu untuk orang yang butuh dan benar pantas serta loyal terhadap Beliau daripada memberikan kepada keluarga Tante yang hanya dihabiskan untuk poya-poya, hal yang tak berguna dan hanya memalukan nama keluarga saja", ucap Shinta yang mulai malas mendengar ocehan Tasya.

"Dasar kamu! anak kemaren sore tahu apa, bisa-bisanya kamu menghina keluargamu sendiri dan membela orang lain. Padahal apa yang aku lakukan ini demi kebaikanmu", ucap Tasya yang sedang marah dan lalu menutup panggilannya.

Shinta hanya menghela nafas, seharusnya ia menghargai keluarga Pradana yang tersisa namun karena ulah dan tingkah mereka yang selalu ingin membodohi dan menguasai hak Kakeknya, membuatnya selalu bersikap kasar terhadap mereka.

Shinta memilih tetap di kamarnya daripada menemui Kakek, sebatas ini ia masih merasa wajar jika Kakek membelikan sepeda motor untuk Bayu.

Toh menurutnya tidak mungkin Bayu berangkat ke kantor setiap hari diantar jemput oleh mobil kantor dan nggak mungkin juga di belikan sepeda motor yang harganya murahan, nanti apa kata orang terutama kolega bisnis Kakek, Dirut perusahaan ternama kenderaannya kok rongsokan.

Shinta memejamkan mata, ia lelah dan ingin beristirahat tanpa memikirkan ucapan Irfan dan Tante Tasya.

Tasya dirumahnya mengamuk karena ucapan Shinta tadi sangat telak meremehkan dan menghina keluarganya.

Firza dan Fika yang tidak mau menjadi imbas dari kemarahan Tasya segera meninggalkan rumah.

Firza pergi ingin menemui sang Kakak, ia tidak rela jika Bayu mendapatkan semua itu dan tidak rela jika Shinta terus menghina keluarganya. Bukankah dirinya lah yang berhak menikmati harta sang Kakak daripada Bayu.

Sementara Fika sudah mendapatkan ide, dia akan menemui Irfan terlebih dahulu sebelum melaksanakan idenya.

Bersambung......

Apa sebenarnya ide Fika? dan untuk apa Fika ingin menemui Irfan? Ayo... silahkan ikuti terus ya guys kelanjutannya atau silahkan follow akun author biar para pembaca tahu setiap kali author update dan menerbitkan karya baru.🙏😉

🌻 Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys, Vote, like, comment dan rate bintang limanya 🙏😉

1
Ruzita Ismail
Luar biasa
Dhia Syarafana
heh memegang kn
S.L
wow....nd jelas dtang dtang langsumg menuduh sinting kali.....thor thor....ceritay dikondisikan...padahal dicerita sbelumya masi dirahasiakan bayu dan kakeky kalau masi hidup. ini kesana kesini ceritanya
Atang Priatna
srlamat kita membaca novel jiplakan cuma namanya yg dibedakan hahah bravo buay author ctratiive
Edy Sulaiman
Tidak ada kata yg lain utk mu shinta hanya kata OON yg tpt utk mu...hhh
Edy Sulaiman
modus tu Bayu, ..
Edy Sulaiman
untung si Bayu yg nge golken..
Edy Sulaiman
Hajarrr Bayu jgn sampai kendor....hhh mntap jgndi skip thor...
Edy Sulaiman
Rasakan kebodohanmu shinta, lu dijebol oleh irfan baru nyaho...
Edy Sulaiman
Dapat durian runtuh nih si bayu.
Edy Sulaiman
oon sedikit tu si bayu parkir kunci tetep di stir motor . gak bagi2 tuh oon nya sibayu..
Edy Sulaiman
kok tidur nya diluar nunggu pasien,gk didalam, apakah gk ada.ruang vip atau vvip utk rawat inaf pasien..
Edy Sulaiman
ini si bayu kerjanya apa ya?..apakah pengacara(pengangguran bnyak acara). hhh...
Edy Sulaiman
baca dulu
dwiriyanto7777@gmail.com sukakarya
Biasa
dwiriyanto7777@gmail.com sukakarya
Kecewa
Azril Parmen
Luar biasa
Euis Kindar Wulan
up
Jasreena
yg mengendarai kakek apa supir seeh ?🙄
Asiyu Weniki
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!