NovelToon NovelToon
ALGASA

ALGASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Romansa-Teen angst
Popularitas:65.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ezracristy Harahap

( ALGASA Dalam Tahap Revisi Ulang)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ezracristy Harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31

Mungkin benar, matahari memang sangat indah kalau dipandang. Tapi! Matahari sangatlah jangkau untuk kita memandanginya.'

'Karena, seberapa usaha kita ingin memandangnya. Seberapa usaha itu pula dirinya memancarkan sinarnya, untuk menyembunyikan semua perasaan yang dirinya simpan di balik sebuah cahaya dan kehangatannya di hadapan kita semua.'

...•••••••...

Alga yang sudah berada di rumah sakit, dirinya melihat seorang laki-laki yang kini sedang duduk di bangku samping tempat tidur Dasa.

"Lu sudah datang? Gue kira lu akan langsung pulang," ujar Alga dengan datar.

"Nggaklah, mendingan gue istirahat saja dulu disini. Lagi pula, lu kalau kasih tugas ke gue itu yang benar jangan plin-plan jadi orang." Ujarnya dengan dingin.

Alga yang mengerti maksud sahabatnya, dirinya hanya bisa menghela nafasnya dengan berat.

"Sorry, gue nggak mau dia pergi dari kehidupan gue juga."

Putra yang mendengar perkataan dari Alga, dirinya mulai menghela nafasnya dengan kasar.

"Lu benaran sudah mulai ada rasa sama dia?" Tanyanya dengan penasaran.

"Ntah, gue juga masih bingung sama perasaan gue sendiri." Jawab Alga dengan helaan kasar.

Putra menganggukkan kepalanya, "Kalau ada Wisnu disini, gue pastikan lu akan mendapatkan sebuah hadiah besar dari dia." Jelasnya dengan cengiran.

"Gue tanya sama lu, sebenarnya siapa yang lu pikirkan dan lu khawatirkan di dalam hati lu itu?" Tanya Putra sekali lagi.

Alga menatap wajah Dasa dengan nanar, "Gue takut kehilangan dia lagi, Put! Gue takut, Dasa akan pergi dalam kehidupan gue untuk kedua kalinya." Jelasnya dengan lirih.

"Terus, perasaan lu dengan dia bagaimana?" Tanya Putra dengan heran.

"Maksud lu, Asa?" Tanya Alga balik.

"Iya, iyalah, siapa lagi yang suka sama lu selain gadis itu dari dulu. Bagaimana perasaan lu sama dia?" Tanya Putra sekali lagi.

"Ntah, gue juga bingung dengan perasaan gue ini untuk dia."

Putra yang tidak mengerti maksud perkataan dari Alga, dirinya mulai menatap Alga dengan bertanya.

"Hah, maksud lu apa?" Tanyanya dengan heran.

"Intinya, gue nggak mau kehilangan dia juga dari kehidupan gue. Apalagi, gue nggak rela kalau dia dekat dengan orang lain selain gue." Ujarnya dengan datar, sambil menatap sepasang kedua sepatunya.

"Lu itu serakah juga, yah? Ingat, Ga! Cinta itu hanya satu seumur hidup, lu jangan mempermainkan perasaan kedua gadis yang benar-benar sudah sayang sama lu."

Alga menatap sahabatnya dengan datar, "Gue tahu itu. Tapi! Gue hanya seorang manusia biasa, yang pasti akan mempunyai sifat serakah, dan ego sendiri." Jelasnya dengan datar.

Putra yang mendengar perkataan dari Alga, dirinya hanya menganggukkan perkataan dari Alga barusan benar semua.

"Iya sih, tapi gue hanya kasih tahu lu saja. Jika lu ada diposisi mereka berdua, apa yang lu rasakan? Sakit? Sedih? Sesak? Sampingkan ego lu dulu saat ini, Ga!"

"Karena, gue sebagai sahabat lu hanya ingin kasih saran ke lu saja. Kalau lu ingin mempertahankan keduanya untuk selalu bersama lu. Ingat, perkataan gue ini! Disaat itu pula, lu akan kehilangan semuanya nanti." Jelas Putra yang mulai bangkit dari tempat duduknya, dan menepuk pundak Alga dengan sangat pelan.

Alga yang mendengar perkataan dari Putra, dirinya menatap sahabatnya dengan datar.

"Lu mau kemana?" Tanya Alga.

"Balik, lu pikirin saja semua perkataan gue barusan. Karena, gue nggak mau lu akan bernasib sama dengan yang gue rasakan dulu." Jelasnya dengan tegas sambil berjalan meninggalkan Alga sendirian disana.

Alga yang mulai merasa gundah, dirinya mulai berjalan mendekati tempat duduk yang barusan Putra tempati. Dirinya mulai menatap setiap inci wajah Dasa yang sangat sempurna bagi tatapannya.

"Da, gue akan bersikap adil kok ke lu berdua. Gue janji itu, karena gue nggak bisa melepaskan lu berdua dari kehidupan gue."

"Nggak apa-apakan, kalau gue egois dan serakah untuk hari ini bahkan seterusnya nanti?" Ucapnya kepada seorang gadis yang masih tertidur pulas.

Mungkin, gadis itu sekarang tidak bisa melihat apalagi membuka suaranya. Tapi! Percayalah, walau gadis itu sedang terlihat tertidur pulas, dirinya selalu mendengarkan setiap kalimat yang dilontarkan oleh laki-laki yang sangat dirinya sayangi.

...•••••••...

Asa yang merasa dirinya dipeluk oleh seseorang, dirinya pun mulai membuka matanya, dan menatap siapa yang memeluk dirinya.

"ARRRGGGHHH!" Teriak Asa yang langsung mendorong seseorang itu menjauh dari dirinya.

"AW! Lu tega banget sih, Sa? Gue baru juga nginap sehari di rumah lu, malah diperlakukan kasar oleh lu?" Ucap seorang gadis dengan lirih.

Asa yang melihat sahabatnya, dirinya mulai menatap sahabatnya dengan heran.

"Lagian, Nanda ngapain tidur di kamar Asa? Padahal semalam sudah Asa siapkan kamar tamu untuk Nanda." Jelas Asa dengan heran.

"Gue takut, Sa! Makanya, gue tidur di dekat lu. Karena, lu sudah bangunin gue. Yah, wakutnya bersiap ke sekolah." Ucap Nanda yang mulai bangkit dari tempat tidurnya.

Asa yang mendengar perkataan dari Nanda, dirinya mulai menghela nafasnya dengan berat, dan menatap teleponnya dengan bertanya.

"Bagaimana yah, dengan keadaan Kak Alga sekarang? Apa semalam dirinya sudah makan? Dan, lagi apa sekarang yah?" Tanya Asa kepada dirinya sendiri, sambil memandangi benda pipih yang tergeletak sempurna di naskah samping tempat tidur.

Asa yang tidak tertahan atas semua perasaannya ini, dirinya pun mulai memencet sebuah nama panggilan bernama Pangeran Balok Es Asa.

Truut! Truut!

Suara panggilan mulai berdering dengan sangat sempurna dibalik sana, Asa yang masih setia menunggu seseorang lelaki yang akan mengangkat panggilannya, dirinya hanya menunggu dan mencobanya beberapa kali.

Panggilan yang sudah sebelas kalinya, Asa masih dengan sangat setia menunggu suara seorang laki-laki yang ingin dirinya dengar hari ini.

'Halo?' Tanya seorang laki-laki yang akhirnya mengangkat panggilan telepon Asa.

"Kak Alga, ini Asa–"

'Kenapa, lu telepon gue?'

"Asa hanya ingin tahu kabarnya Kak Alga saja kok! Kak Alga sudah makan sekarang? Kak Alga lagi apa?" Tanya Asa berkali-kali.

'Gue nggak apa-apa, Sa! Sudahkan? Kalau gitu gue matiin dulu panggilan dari lu–"

"Jangan dulu Kak! Asa ingin tanya, Kak Alga hari ini masuk kelas kah?" Tanya Asa lagi.

'Ntar lu juga tahu, gue masuk apa kagak nanti? Udah dulu yah, gue lagi sibuk sekarang.'

'Kalau, lu suruh gue hanya jemput lu, gue nggak bisa! Lagi pula, ada Nanda ini.' Jelas Alga yang mulai bersikap acuh.

"Tapi, Kak–"

Tut!

Panggilan pun mulai diakhiri oleh Alga dengan cepat, tanpa harus menunggu penjelasan yang ingin Asa lontarkan.

"Padahal, Asa nggak minta ingin di jemput kok. Tapi! Kenapa, Kak Alga malah bersikap seperti dulu lagi ke Asa. Apa, jangan-jangan Kak Alga beneran sudah nggak ada rasa sama Asa?"

"Atau, Kak Alga lagi ingin jaga jarak dengan Asa? Apakah benar, Asa sudah nggak penting lagi di kehidupan Kak Alga?" Gumam Asa dengan lirih.

Dengan helaan kasar, Asa mulai bersiap diri ke sekolah dengan sangat malas. Sungguh, hari ini mungkin adalah perasaan Asa harus bertahan lagi atas semua perbuatan Alga yang mulai bersikap seperti dulu lagi.

Iyeey ... Buat kamu yang ingin di Update lebih dari satu chapter, sudah aku kabulkan yah.

1
minasri narsi
thor mn upnya
aris Widiatmoko
lanjut dong
Meywar
Hadir Thor, tetap semangat ✊️
minasri narsi
Kenapa Tdk pernah up lg thor
Rhyda
kk kpan up lgi..knp tdak prnah up lgi..
Rhyda: ok kk...dtunggu kk yach..
masih setia mnunggu..semangat💪💪
total 2 replies
Siti Mujimah
bener kata orang cinta itu buta...ta bisa melihat mn sayang mana benci
Siti Mujimah
asa jangan putus asa y..tp lebih baik di perjuangkan drpd memperjuangkan itu slogan untuk para cewek... karena akan banyak kesakitan kalau hanya kita yg berjuang untuk cinta.. bulsyit kata orang tua yg ud pernah muda😍😘😎
Eskia Harahap11
Ceritanya menarik, tapi aku akan setia menunggu cerita ALGASA sampai kapan pun. Smngt buat author untuj revisi cerita Alga dan Asa. dan semoga direvisi nanti Alga lembut kepada Asa yah.
minasri narsi
kpn diup lg thor
Ezracristy Harahap: sabar yah Kak, cerita algasa nanti akan aku lanjutkan.
total 1 replies
Rhyda
kpan up lgi kk..
Siti Juju
bagus knp g lnjut
Ezracristy Harahap: dilanjut kak, tapi masih dalam revisi yah
total 1 replies
Rhyda
lnjut kk...
se.oga asa n alga cpat bertemu kmbli..spyah tdak ad org ktiga..🤣🤣
minasri narsi
jangan lama thor updatenya
Ezracristy Harahap: Ditunggu kakak❤️
total 1 replies
Wanda Eliv
ditunggu kelanjutannya
Ezracristy Harahap: siap kakk
total 1 replies
Rifa Rifa
nyesekkkkk
Ezracristy Harahap: sama🤧
total 1 replies
minasri narsi
jangan lama upnya
Ezracristy Harahap: ditunggu kak
total 1 replies
Rhyda
thank you kk..sdah up..
ttap smangat kk upx.💪💪.jgn lupa up bnyak2..🤭🤭🤭🙏🙏
Ezracristy Harahap: wkwk. ngk akan bersatu🤣🤣
total 3 replies
Rhyda
kk kpan up lgi..🤭🤭✌️✌️
Rhyda: ok..dtnggu upx..🥰🥰🥰
total 2 replies
Asti Ari Astuti
nyesek rasanya....baca in
Asti Ari Astuti: nyesek aj bacanya...
total 2 replies
irendunk
jejak dl sayang y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!