NovelToon NovelToon
The Tyrant Emperor'S Cruel Princess

The Tyrant Emperor'S Cruel Princess

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Reinkarnasi / Isekai / Duda / Romansa Fantasi
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Fhatma Wati

Alice adalah seorang mafia sekaligus pengusaha termuda didunia. Dia yang menduduki puncak kejayaannya pastilah memiliki banyak musuh. Tapi bagaimana jika musuh terbesarnya adalah orang yang sudah dianggapnya saudara mengkhianatinya? ya sahabatnya sendirilah yang dengan teganya membunuhnya. tapi... Dia bukannya mati, malah hidup kembali menjadi putri dari seorang kaisar tiran yang diberi nama ARYALANIA FROSEN ALEXANDER ROSELAND.

memiliki tiga sahabat : "kalau ketuanya gila, memangnya salah jika bawahannya juga gila"

disukai oleh empat kaisar

serigala : "aku akan mendapatkanmu, walaupun aku harus mengelilingi dunia untuk menemukan mu"

yandere : " apapun yang menjadi milikku akan tetap menjadi milikku, apapun akan kulakukan untuk mendapatkannya"

Topeng : "aku akan tetap menjadi pelindung mu, walaupun aku tidak mendapatkan cintamu"

si pucat : "walau pun aku duduk dikursi roda, aku akan pastikan jika aku akan menyingkirkan semua hama yang mencoba mendekati mu"

Bagaimana kah kehidupan Alice didunia ini?
Ada misteri apakah yang selalu ada dikehidupan ini dan sebelumnya?
apakah Arya bisa memilih diantara keempat kaisar tersebut atau lebih memilih membuat harem?
langsung aja cus!?

banyak bahasa kasar, kalau tidak suka jangan baca!!!?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fhatma Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SAHABAT BARU

Pagi hari, Di sebuah taman, kini terdapat seorang anak perempuan yang sedang bermain pedang tanpa diketahui orang lain.

Keringat bercucuran di seluruh tubuhnya menandakan kalau dia sudah sangat lama bermain pedang, yah itu adalah Arya yang sedang berlatih pedang sejak jam lima pagi agar tidak ada yang melihatnya. Itu dia lakukan rutin setiap hari.

"Huh! tidak terasa, sudah 3 tahun saja aku di dunia ini" ujarnya sambil terus mengayunkan pedangnya.

^^^(dia menggunakan pedang kayu karena lebih ringan dan ukurannya lebih kecil dari pedang aslinya) ^^^

"Aku juga sudah nyaman disini!" lanjutnya

"Sudah dulu, besok lagi!" Ia pun mengakhiri semua latihan berpedang miliknya dan menghapus keringat yang ada di wajahnya dengan handuk yang dia bawa sebelumnya.

Arya pun bergegas masuk ke dalam kamar secara sembunyi-sembunyi. Sesampainya dia di kamar, Arya segera menyimpan pedangnya di bawah kasur seperti biasa dia lakukan. Dibawah kasurnya ada kotak kecil yang berisikan jarum dan racun dan kotak panjang yang berisikan pedang untuknya latihan pedang

^^^(pedang kayu) ^^^

Setelah itu Arya langsung pergi ke kamar mandi. Dia tidak seperti putri yang lain, Arya lebih suka mengurus dirinya sendiri secara langsung tanpa bantuan orang lain.

Selesai mandi dia langsung pergi ke ruang makan untuk sarapan. Di sana sudah ada Zaint yang sedang menunggunya untuk sarapan seperti biasa.

"Selamat pagi ayah!" sapa Arya pada Zaint.

"Pagi juga!" jawab Zaint pada Arya yang baru nongol.

"Kok sayur semua! Apa tidak ada makanan laut?"

Arya memang tidak suka makan sayur tapi disuruh makan sayur. Pastinya dia menolak. Karena dia suka makan makanan laut seperti udang dan kerang

"Makan saja yang ada di piring mu itu!" ucap Zaint

"Tapi aku suka makanan laut, ayah~!!!" rengek Arya dengan wajah memelas andalannya yang biasanya dia gunakan agar Zaint menurutinya.

"makan saja yang ada di piring milikmu"ulangnya

"TIDAK MAU!!!" ujar arya penuh penekanan

Huft

Zaint pun hanya bisa mengalah dan menghela nafas panjang karena putri nya yang keras kepala

^^^(gak sadar diri)^^^

"Siapkan makanan laut sekarang!!!" serunya pada para pelayan yang ada di sana.

"Baik baginda" jawab mereka lalu pergi dari sana untuk mengambil makanan nya di dapur

"Hehe! terimakasih ayah~" ujarnya sambil memasang senyum polos miliknya

"Hm" jawabnya singkat

'Astaga dingin banget sama anak sendiri' gumam Arya dalam hati.

Makanan pun datang dan Arya pun menyantapnya dengan senang hati. Setelah Makan Arya pun pamit kepada Zaint untuk pergi ke taman miliknya sendiri yang diberikan langsung oleh Zaint kepadanya sebagai hadiah ulang tahunnya yang ke 2 tahun. Arya berjalan jalan santai mengelilingi taman hingga Arya menemukan sebuah pohon besar.

Hari ini Arya tidak memiliki pekerjaan lain jadi Arya hanya bersantai di bawah pohon sambil menutup matanya, dia hanya sendirian karena dia memang paling tidak suka di ikuti, kecuali di paksa oleh Zaint itu.

Arya bersenandung santai dibawah pohon, namun Tiba-tiba terdengar suara dari semak-semak

Srek...

srek...

srek....

Arya dengan segera memasang mode siaga namun tetap terlihat santai. Lalu berkata "siapa kalian? untuk apa kalian memperhatikan ku dari tadi" ucapnya masih dengan mata tertutup.

Setelah beberapa saat kemudian keluarlah dua anak laki laki dari balik semak-semak.

"Siapa kalian?" Arya lalu membuka matanya yang berwarna hijau itu perlahan namun pasti

"Halo, kamu kenapa ada disini?" ucap salah satunya dari mereka.

"Ini taman ku, jadi tidak masalah kalau aku ada di sini kan!" jawab Arya ketus.

"Benarkah?" kata salah satu anak laki laki itu hanya mengeryapkan matanya polos, sedangkan yang satunya hanya berdiam saja.

"Iya, kalian siapa?" tanya Arya, karena dia benar-benar tidak tahu tentang mereka berdua.

"Perkenalkan namaku Delvan Arano Rimson anak pertama dari Duke Rimson umurku 6 tahun" ujarnya dengan senyum mengembang.

"Dan kau siapa?" tanya Arya pada anak yang berdiri di samping Delvan.

"aku Riden Deros Zonka umurku 5 tahun" dengan nada datarnya.

"Kalau nama kamu, siapa?" tanya Delvan pada Arya

"Aku Arya, umurku 3 tahun" jawabnya santai

"wah ternyata kau masih sangat kecil" ucap Delvan dengan ceria.

"apa katamu?!" ujar Arya dengan mata tajam. Dia tersinggung gesss

"ti...tidak ada!" ucapnya gugup

"oh iyah, apakah kau mau menjadi teman kami" tanya Delvan ragu.

"Tidak!" jawab Arya tegas.

Terlihat mereka menundukkan wajah mereka berdua tampak sedih dan kecewa, mendengar jawaban tegas darinya, membuat dia benar benar terhibur dan menahan tawanya.

Pftt....

"Kecuali..."

Mereka mendongakkan kepala mereka kembali, mereka berharap Arya mengubah pemikirannya itu

"Kecuali apa...?" tanya Delvan penasaran

"Kecuali kalian mau menjadi sahabatku!" sembari tersenyum manis

^^^(dia menganggap anak-anak ini masih terlalu muda untuk mengerti arti sebuah pengkhianatan) ^^^

"Bolehkah?" tanyanya ragu

"Hmm... Mau tidak!"

"Tentu saja mau!!!" ucap Delvan senang, sedangkan Riden hanya tersenyum kecil

"bolehkah aku memanggil kalian Evan dan Iden?"

"Boleh...tentu saja boleh!" ujar Delvan senang

"apakah kalian mau menemaniku disini?" tanya Arya karena merasa bosan sendirian

"tentu, dengan senang hati"

Waktu terus berjalan, hingga menjelang sore, mereka berdua pun pamit dengan Arya yang menjadi teman main mereka.

Setelah mereka pergi Arya pun menuju sebuah pohon. Dia mulai fokus pada pohon tersebut dan mulai mengeluarkan bola api dari kedua tangan nya, dan....

BOOM

Arya berhasil mengeluarkan api dari telapak tangannya, yang berupa bola api. Pohon yang terkena serangan nya itu hancur tak bersisa dan hanya menyisakan debu debu serpihannya. lalu Arya mulai mengeluarkan pusaran angin kecil untuk menghilangkan sisanya.

'Ternyata elemen ku tidak menghilang yah?'

Yah, benar elemen yang Arya miliki Adalah bunga mawar, Api, dan angin. Walaupun begitu dia sudah dianggap jenius karena di umur tiga tahun sudah bisa mengeluarkan kekuatan element. Biasanya manusia baru bisa mengeluarkan element nya saat berusia tujuh tahun. Karena kejeniusannya ini membuat Zaint menyuruhnya untuk tidak memperlihatkannya pada siapapun.

Karena merasa sudah cukup Arya pun mulai pergi dari taman mencari Zaint yang tidak tahu rimbanya.

(info lagi guys)~(~ ̄▽ ̄)~~

Jadi didunia ini itu ada '𝙈𝙖𝙣𝙖' sama '𝘼𝙪𝙧𝙖. Mana adalah Mana adalah bentuk energi yang ada di alam dan di dalam manusia. Mana adalah sumber dari semua mantra sihir. Sedangkan Aura adalah cahaya yang memang sudah ada pada manusia biasanya akan bangkit saat berusia 8 tahun. 'Apapun benda yang dipegang oleh pengguna Aura adalah senjata' kira kira begitulah. Setiap orang bisa menggunakan salah satu dari keduanya. Elemen adalah bagian-bagian dasar yang mendasari sesuatu. Terdapat 4 elemen kehidupan dalam bumi, yaitu air, api, udara, dan tanah.dan ada juga elemen tambahan yaitu es, tumbuhan, petir, dan cahaya.

...elemen sebagai berikut*...

...api...

...air...

...angin...

...tanah...

...petir...

...es...

...tumbuhan...

...Cahaya...

...Kegelapan....

Arya : api, angin dan tumbuhan (ciri khas keluarga Roseland adalah bunga mawar)

Zaint : api dan tumbuhan

Evan/Delvan : petir (tapi dia lebih nyaman menggunakan 'aura'nya)

Iden/Riden : air dan es (oh ya lupa riden itu merupakan penyihir paling muda dan juga termasuk jenius di kalangan para penyihir

1
Luv;)
thor, gak ada niat update nih? udah 2 tahun loh terakhir update
Retno Nining
Luar biasa
Yeremia Ade Putri
kapan up lagi thor jangan gantung cerita nya
ᴹˢ᭄𝕯𝖆𝖗𝖐𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝖒☢︎٭⃟👾⃟
lagi nunggu Arya gede
ᴹˢ᭄𝕯𝖆𝖗𝖐𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝖒☢︎٭⃟👾⃟
ceritanya novelnya hampir mirip sama cerita dikomik sebelah,
Padli Mubarok
ceritanya menarik kak, sukaaa❤
Fhatmawati 186
-Riden tanpa kata langsung pergi.

-Hansel: " aku tidak suka laki-laki bren*sek yang membuat seorang wanita menangis, apalagi si sialan itu membawa-bawa orang tua." pria itu bangkit dari posisi rebahan nya dan menepuk kepala gadis yang menangis. "aku tidak pernah punya adik perempuan, tapi untuk pertama kalinya aku merasakan perasaan sakit hati seorang kakak, aku pergi dulu, ada pasukan yang harus aku persiapkan untuk perang"

-Arya: "jangan menangis Lily, kami akan menyelesaikan semuanya tanpa sisa, ok? jika perlu aku akan membawakan lidah pria itu padamu" dengan tatapan tajam menatap ke depan memeluk tubuh Emilly yang masih gemetar karena tangisannya.

hanya itu ya, dadah dan permohonan maaf seluruh jiwa raga untuk semuanya, Terima kasih untuk dukungannya semua, saya akhiri disini dan sampai jumpa🙇‍♀️ 🫂
Fhatmawati 186
⚠️peringatan

khom-khom haloo gyss ini akun author yg baru hehe😅

ada beberapa hal serius yang harus saya ungkapan, tolong dia baca ya...

1. akun untuk nulis cerita hilang (lupa sandi) karena ganti HP(HP lama rusak)

2. cerita akan diberhentikan secara paksa (sumpah pengen nangis, padahal udah ngerencanain sampai ending😭)

3.niat ngetik saya menurun (efek kelamaan gak megang hp krna rusak)

4. mungkin cerita akan berlanjut tapi di cerita lain dengan sudut pandang orang lain(masih draft) (update di platform lain)
Luv;): lanjut gak kak ceritanya? pidah ke lapak mana kak?
total 4 replies
Lilih hasan
kalau musuh nya s Arya siapa
Shinta Dewiana
arya jd bodoh...
Shinta Dewiana
jd tambah pusying deh...🤔😳
Shinta Dewiana
pusying deh pingsan melulu
Shinta Dewiana
katanay arya paling kuat..tp bolak balek jatuh n nangis...sering sial pula
Shinta Dewiana
🤣🤣🤣🤣🤣
Shinta Dewiana
he...he..he...ketahuan ya...
Shinta Dewiana
udah di tolong kok di tampol sih kan kasian naganya...is arya...
Shinta Dewiana
hmmmm
Shinta Dewiana
gokil banget sih arya...kasian kan kesya..
Shinta Dewiana
enggak lo thor ..seru kok alurnya aku syuka ini...
Shinta Dewiana
he..he..he....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!