Seorang pemuda bernama Wang Fei yang dianggap lemah dan tertindas berusaha mendobrak batasan dan ingin menentukan nasibnya sendiri dengan menjadi lebih kuat.
"Jika langit tidak adil dan ingin membatasi takdirku, maka aku bersumpah akan meruntuhkan langit itu.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jin kazama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4. Krisis.( Bagian 2)
Bab 4. Krisis. (Bagian 2)
"Apa yang harus aku lakukan? Melawannya jelas tidak mungkin. Meskipun jiwanya terluka parah, bagaimanapun dirinya adalah seorang kultivator yang pernah berada di ranah Raja. Jangan bicarakan dulu tentang tangannya yang berlumuran darah, bahkan dari tekanan auranya saja itu sudah luar biasa mengerikan, sehingga mampu membuatnya mati kapan saja tanpa perlawanan."
Pada saat Wang Fei sedang berpikir keras, saat itulah suara Jie Fang yang membuat napasnya tercekat kembali terdengar.
"Baiklah, aku sudah menceritakan semuanya kepadamu. Untuk itu, bersiaplah untuk mati, dan sebagai gantinya aku akan memanfaatkan tubuhmu sebaik-baiknya," ucapnya dengan mata berkilat penuh kepuasan.
Detik berikutnya, sebuah kekuatan jiwa yang begitu hebat dilepaskan langsung untuk menyelimuti jiwa kesadaran Wang Fei.
"WUSH!"
Kabut gelap semakin pekat. Dalam keputusasaan, Wang Fei ingin melawan, tetapi bagaimana mungkin sosoknya yang kecil bisa melawan kekuatan seorang jiwa kultivator yang pernah berada di ranah Raja?
Tanpa keraguan, jiwanya segera tercekik dan nyaris tertelan. Melihat usahanya yang begitu lancar tanpa hambatan, Jie Fang kembali tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha! Ini benar-benar mudah. Dengan tubuh fisik ini, aku yakin cepat atau lambat bisa bangkit dan menjadi kultivator kuat yang menguasai dunia."
Tepat pada detik-detik paling putus asa dalam hidup Wang Fei dan saat kepuasan Jie Fang mencapai puncaknya, tiba-tiba sebuah fenomena aneh yang tidak diinginkan terjadi.
Dantian Batu miliknya bergetar hebat, dan seketika kekuatan penelan yang begitu kuat langsung meletus seperti gelombang badai yang mengamuk.
"BOOM!"
Sebuah daya hisap yang luar biasa langsung menyebar ke segala arah. Itu menyembur begitu saja dari bawah pusarnya.
Di kehampaan, sebuah lubang hitam muncul dengan begitu tiba-tiba, bahkan membuat Wang Fei yang sebelumnya diselimuti oleh keputusasaan terperangah tak percaya.
Lalu... pemandangan yang menakjubkan pun terjadi. Dengan kuat, lubang hitam itu langsung menelan seluruh atribut gelap dan jiwa dari Jie Fang yang nyaris menguasai tubuh Wang Fei.
"Hah... Apa yang sebenarnya terjadi? I-Ini tidak mungkin, bukan? Apakah Dantian Batu ini tipe pelahap? Argh... Tidak! Tidak! Aku tidak ingin mati! Anak muda, tolong ampuni aku! Hentikan penyerapan ini! Aku bersedia menjadi budakmu! Cepat hentikan, aku tidak ingin mati!" teriaknya dengan panik.
Kekuatan yang begitu dahsyat itu membuat jiwanya yang sebelumnya sempat pulih menjadi semakin transparan.
Ah, bukan transparan... Lebih tepatnya seperti digerogoti oleh kekuatan pelahap sehingga jiwanya terpecah sedikit demi sedikit, berubah menjadi butiran-butiran energi yang terus masuk ke dalam lubang hitam.
Pada akhirnya, jiwa Jie Fang benar-benar lenyap sepenuhnya tanpa sisa. Bersamaan dengan itu, dantiannya pun kembali menjadi tenang.
Itu memang benar-benar tenang, tetapi sangat berbanding terbalik dengan apa yang saat ini dialami oleh Wang Fei. Sejumlah besar kekuatan jiwa langsung menyelimuti dirinya seperti air bah. Di saat yang sama, banyak sekali informasi baru yang dicekokkan ke dalam kesadarannya dengan paksa.
Hal itu menimbulkan rasa sakit yang sangat luar biasa, seolah jiwanya bisa terbelah dan hancur kapan saja.
"Argh... sakit! Sakit! Ini sangat menyakitkan!" raungnya dengan putus asa.
Karena rasa sakit itu begitu menyiksa, akhirnya matanya pun terpejam dan kesadarannya benar-benar jatuh ke dalam kegelapan.
Di dunia nyata, tubuhnya segera ambruk dan dia benar-benar pingsan di tempat.
Waktu terus berlalu hingga akhirnya delapan jam kemudian dia tersadar dan mulai membuka mata.
"Urgh..." ucapnya tanpa sadar sambil memijat pelan kepalanya yang masih berdenyut.
Namun pada saat itu, alangkah terkejutnya dia saat menyadari bahwa tulang belulang yang ada di depannya kini telah berubah menjadi serbuk putih, sementara kain lusuh yang dipakainya terjatuh begitu saja.
Hal itu membuatnya terkejut dan beringsut mundur tanpa sadar. Tiba-tiba rasa sakit yang hebat kembali berdenyut. Wang Fei kembali mengerang saat kepalanya terasa sangat berat seolah bisa pecah kapan saja.
Proses itu tidak berlangsung lama. Itu hanya berlangsung selama sepuluh detik sebelum akhirnya kembali normal.
Kemudian, ingatan-ingatan asing serta berbagai macam teknik yang tak terhitung jumlahnya membanjiri pikirannya hingga terasa sangat penuh.
Pengetahuan itu benar-benar melampaui pemahamannya selama ini. Pemahaman tersebut adalah mengenai sebuah teknik kultivasi yang sangat kuat, dan apabila dilatih hingga mencapai puncaknya, kekuatan fisiknya bisa meningkat sembilan kali lipat lintas level.
Nama teknik itu adalah "Immortal Demon Body Technique Swallowing Sky" atau bisa juga disebut dengan Tubuh Iblis Abadi Penelan Langit.
Cara penempaannya adalah dengan menyerap esensi kehidupan dan darah dari makhluk hidup. Bisa dari binatang buas, bisa juga dari manusia.
Dan menurut ingatan yang tercantum dalam pikirannya, semua teknik tersebut berada di dalam cincin yang dimiliki Jie Fang.
Dan benar saja, ketika Wang Fei mengamati lebih dalam, di antara tumpukan baju lusuh terdapat sebuah cincin hitam yang terkubur bersama serbuk tulang yang telah menjadi bubuk putih.
Untuk sejenak, secercah kegembiraan melintas di matanya. Namun dengan cepat itu berubah menjadi rasa tak berdaya. Bukan apa-apa, hanya saja untuk saat ini dantian batunya saja belum bisa dipecahkan. Jadi bagaimana mungkin dia bisa melatih teknik-teknik ini?
Sebenarnya bukan hanya teknik penempaan tubuh, tetapi juga ada teknik-teknik lain yang lebih hebat seperti teknik langkah kaki, teknik tinju, teknik pedang, bahkan teknik telapak tangan. Namun semua itu membutuhkan pengerahan energi Qi yang sangat besar. Dengan kekuatannya saat ini, dia sama sekali tidak bisa menggunakannya.
"Cih... Sialan sekali! Rasanya sungguh menyakitkan. Aku seperti seorang bayi kecil yang belum tumbuh gigi tetapi sudah disuguhi daging panggang yang begitu nikmat. Perasaan bisa memiliki tetapi tidak bisa mencicipinya seperti ini sungguh sangat menyiksa."
Akhirnya, dengan perasaan tak berdaya, dia memakai cincin itu di jari tengahnya. Kemudian tanpa ragu dia segera pergi meninggalkan tempat tersebut.
Langkahnya sangat waspada, dan saat dia menajamkan penglihatannya, dia terkejut ketika menyadari kesadarannya bisa meluas hingga radius satu kilometer.
"Hah... Apa yang terjadi padaku? Sejak kapan kesadaranku menjadi sekuat ini?" ucapnya dipenuhi keterkejutan.
Namun, detik berikutnya kebingungannya itu terjawab.
"Ah... Aku tahu, mungkin ini karena aku telah menelan kekuatan jiwa dari Jie Fang sebelumnya," gumamnya lirih.
Terlepas dari itu semua, ada sebuah pertanyaan besar yang menggantung di kepalanya.
"Sebelumnya Jie Fang berkata bahwa setiap Dantian Batu memiliki atribut yang berbeda-beda, dan tadi dia mengatakan jika atribut dalam dantianku ini adalah tipe penelan. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah itu benar-benar bisa menelan segalanya?"
Berbagai macam pikiran bergelayut di benaknya.
"Ah... Sudahlah. Lebih baik aku segera kembali ke sekte saja," ucapnya, tidak ingin berpikir terlalu banyak.
Dalam perjalanan menuju sekte, pikirannya kembali teringat pada teriakan Jie Fang yang memohon kepadanya untuk menghentikan kekuatan penelan itu. Bahkan dia sampai rela menjadi budaknya asalkan diberikan harapan untuk hidup.
Dan jawaban yang diberikan oleh Wang Fei adalah diam.
Ya... Dia benar-benar membeku, tak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh Jie Fang. Yang benar saja, jangankan mengontrol dan mengendalikan, dirinya saja baru mengetahui bahwa ternyata dantiannya bisa melakukan hal seperti itu.
"Sepertinya aku harus secara perlahan mempelajari apa yang sebenarnya tersembunyi di balik kekuatan misterius yang ada di dalam dantianku ini."
Flashback off.
izin iklan ya guys aku baru up butuh bantuan teman2 buat baca novel ku
utk itu saya uplaus satu vote