NovelToon NovelToon
Benih Satu Malam Tuan Cassanova

Benih Satu Malam Tuan Cassanova

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:97.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Bayu Rangga Alexander, seorang pengacara handal yang banyak memenangkan kasus persidangna di usianya yang masih terbilang muda. Semuanya terlihat sangat sempurna, jika saja dia bukan seorang cassanova.

Bermain wanita hanya untuk kepuasan semalam sudah biasa dia lakukan. Alasannya hanya satu, dia tidak pernah mau terikat dengan siapapun. Menganggap jika semua wanita hanya akan menginginkan hartanya, Bayu tidak percaya akan ketulusan cinta.

Hingga suatu malam seorang wanita beranjak naik ke atas ranjangnya, menemani malamnya, memuaskannya, tapi sama sekali tidak meminta bayaran, hal yang membuat Bayu merasa aneh hingga dia cukup penasaran.

Wanita bernama Viona itu menolak kehadirannya, menolak keras untuk tidur kembali dengan Bayu meski pria itu akan membayarnya mahal. Dia memilih untuk pergi dan tidak berurusan dengan Bayu lagi.

"Aku tidak meminta bayaran, karena aku sengaja memanfaatkanmu untuk tidur denganku. Jangan ganggu aku lagi!"

"Sial wanita itu berani sekali menolakku!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Mungkin Hamil

Saat jam makan malam, seseorang mengetuk pintu kamarnya. Viona sudah mandi dan berganti pakaian, sudah lebih tenang sejak tadi menangis cukup lama. Matanya tentu terlihat sembab dengan hidung dan pipi memerah.

"Sebentar" Viona berjalan ke arah pintu kamar dan membukanya, dia pikir yang mengetuk adalah Rendi. Namun, ternyata itu adalah Raisa. Viona diam membeku di ambang pintu. "Em, Raisa? Ada apa?"

"Boleh aku masuk, aku ingin bicara denganmu" ucapnya, wajahnya cukup datar namun seperti sedang menutupi kesedihan. Entahlah, itu yang Viona lihat.

"Em, boleh. Ayo masuk"

Viona menutup pintu kamar setelah Raisa masuk, mengikutinya yang sudah duduk di pinggir tempat tidur. Viona berdiri di dekatnya, untuk duduk disampingnya saja membuat Viona sedikit ragu.

Raisa mendongak, menatap Viona dengan lekat. Tatapan yang tidak sedingin tadi, bahkan matanya terlihat berkaca-kaca. "Aku hanya takut kamu akan merebut kembali perhatian dan hatinya Rendi. Kamu tahu, jika cukup lama aku membuat Rendi untuk bisa menerimaku dan pernikahan ini. Dan sekarang Rendi kembali dengan membawa mantan kekasihnya yang aku tahu jika putusnya kalian, bukan karena tidak saling cinta lagi, tapi karena restu yang terhalang. Menurut kamu, wajar jika aku bersikap seperti itu?"

Viona mengangguk tanpa ragu, dia juga akan melakukan hal yang sama jika berada di posisi Raisa. "Tentu saja, tapi aku sama sekali tidak berniat untuk mengambil Rendi apalagi merusak pernikahan kalian. Aku ikut bahagia saat kalian sudah saling membuka hati dan saling menerima. Rendi hanya ingin membantuku saja, karena dia merasa tidak tega bertemu denganku tadi. Aku akan mencari tempat tinggal baru kok, kamu tenang saja. Aku tidak akan mengganggu kalian"

HIks... tiba-tiba Raisa menangis, dia memegang tangan Viona dan menatapnya lekat. "Maaf karena tadi sikap aku keterlaluan sama kamu. Tapi aku benar-benar tidak tahu apa yang kamu alami. Sekarang aku percaya jika Rendi hanya berniat membantumu saja. Tidak papa, kamu bisa tinggal disini kok"

Viona cukup tertegun dengan sikap Raisa yang berubah, namun dia akhirnya tersenyum dan mengucapkan terima kasih karena Raisa memberinya waktu untuk tinggal di rumahnya sampai Viona menemukan tempat tinggal baru untuknya.

"Kenapa bisa ada pria dan wanita seperti suamimu dan temanmu itu? Mereka tega sekali mengkhianatimu"

"Entahlah, mungkin Tuhan hanya sedang menunjukan apa yang terbaik untukku"

"Ya, lebih baik kamu berpisah saja dan cari pria yang lebih baik darinya"

Viona tersenyum tipis. "Aku tidak berniat membuka hati atau memulai kembali"

*

Bayu baru saja keluar dari ruang persidangan, dan dia tidak sengaja berpapasan dengan juniornya saat kuliah yang sekarang juga menjadi seorang pengacara, sama seperti dirinya.

"Sedang ada persidangan juga?" tanya Bayu.

"Iya Kak, sidang perceraian temanku. Kak Bayu disini sedang persidangan juga"

"Ya baru selesai"

Setelah saling sapa biasa, Bayu pergi meninggalkan juniornya itu.

"Siapa Ren?"

"Seniorku waktu kuliah, sekarang dia sudah jadi pengacara handal" ucap Rendi.

Viona hanya mengangguk saja, dia baru saja izin ke toilet tadi. Dan sekilas melihat Rendi yang bertegur sapa dengan seseorang. Hari ini waktunya Viona untuk melakukan sidang perceraiannya. Viona sudah menyiapkan dirinya lahir dan batin untuk perceraian kali ini. Viona siap untuk meninggalkan semua hal yang membuatnya terluka. Viona sudah memberikan semua bukti yang dia punya untuk perceraian ini, meski dia pun yakin jika Dani juga akan memberikan foto dirinya yang saat bersama Bayu.

"Sidang ini akan berlangsung lebih cepat karena masih sidang pertama. Kamu harus bicara sesuai apa yang terjadi, apa yang ditanyakan oleh Hakim kamu harus jawab dengan jujur"

"Iya Ren, aku paham"

Ketika sudah berada di depan pintu ruang sidang, Viona terdiam sebentar. Tangannya mengepal erat di sisi tubuhnya. Menatap pintu ruangan itu dengan mata berkaca-kaca. Rasa sakitnya akan berakhir disini. Dia akan siap untuk mengakhiri pernikahan ini, karena yang dia dapatkan hanya luka dan kecewa.

Rendi menepuk bahu Viona, memberikan kekuatan dan semangat untuknya. "Ini sudah menjadi keputusan yang baik, karena jika kamu terus bertahan dengannya, kamu akan hanya terluka dan semakin sakit"

Viona mengangguk pelan. "Aku hanya masih merasa gagal, karena perjuangan 5 tahun ternyata hanya akan berakhir dengan pengkhianatan. Aku bisa memahami kenapa dia sampai selingkuh, karena aku yang belum bisa memberinya anak. Tapi, kenapa harus Tari? Kenapa harus temanku? Bahkan dulu Tari adalah yang mendukung sekali aku menikah dengan Mas Dani. Tapi sekarang, dia juga yang menghancurkan pernikahan ini"

"Kau tidak perlu membalas, nanti akan ada orang yang membalaskan semua rasa sakitmu pada mereka"

Viona akhirnya melangkah untuk masuk ke dalam ruangan sidang. Melihat Ibu mertua dan Tari yang duduk di kursi belakang untuk mendukung anaknya. Viona hanya melangkah dan diam saja.

Ketika semua bukti foto perselingkuhan Dani dan Tari di tunjukan, juga tentang hasil positif kehamilan. Saat foto Viona juga di tunjukan, dan sudah saatnya Viona memberikan apa yang terjadi. Dia menceritakan semuanya, jika dia melakukan itu untuk sengaja agar suaminya menceraikannya, karena Viona sudah tidak kuat terus bertahan.

*

Persidangan selesai, dan Viona hanya menunggu sidang berikutnya. Rendi selalu mendampinginya, bahkan sampai mengantarnya pulang juga.

"Pria yang tidur bersamamu itu siapa?" tanya Rendi, karena dalam foto itu hanya punggungnya saja yang terlihat.

"Seseorang yang aku temui di Bar"

Sebenarnya Viona tahu siapa pria itu, dia adalah sosok yang terkenal dari fakultas hukum saat dulu masa kuliahnya. Namun, Viona juga tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya pada Rendi, karena dia tahu Rendi akan sangat terkejut jika mendengar siapa yang sebenarnya tidur bersama Viona malam itu.

"Vio" Panggilnya rendah namun cukup penuh penekanan. "Aku tidak menyangka jika kamu akan melakukan hal seperti itu. Tidur dengan pria lain yang bahkan tidak kamu kenal"

Viona menunduk, dia juga sebenarnya malu ketika mantan kekasihnya ini harus tahu apa yang sudah dia lakukan. Namun, Viona terpaksa melakukannya, dan Viona memilih Bayu juga bukan tanpa alasan.

"Aku hanya hilang akal, dan bingung harus bagaimana lagi cara agar aku bisa lepas darinya. Aku sudah terlalu lama tersakiti dan hancur karena pernikahan ini. Aku tahu apa yang aku lakukan adalah salah, tapi hanya ini yang ada dalam pikiranku saat itu"

Rendi menghembuskan napas panjang, dalam hatinya masih terbenam rasa bersalah karena jika dia bisa menikahi Viona dan lebih memperjuangkannya, mungkin Viona tidak akan mengalami hal seperti ini. Tapi, Rendi juga paham jika mungkin yang terbaik untuknya adalah Raisa. Meski pada awalnya mungkin penolakan itu ada, dan sulit menerima pilihan orang tuanya. Tapi akhirnya Rendi dan Raisa bisa saling terbuka satu tahun terakhir dan memulai pernikahan ini lebih baik lagi.

"Maaf, karena aku sama sekali tidak tahu apa yang sudah terjadi padamu"

Viona tersenyum dan menggeleng pelan, dia tahu kepedulian Rendi padanya memang nyata. Namun, itu hanya sebuah rasa peduli saja. Viona pun sudah tidak ingin berharap apapun, karena dia tidak mau merusak pernikahan orang lain.

"Semuanya sudah menjadi takdirku, Ren. Tidak perlu menyalahkan dirimu juga"

Dalam perjalanan ini, keduanya sibuk dalam pikiran yang membelenggu. Viona hanya berharap perceraiannya segera selesai, dan dia bisa cepat menemukan tempat tinggal baru. Karena terus tinggal dengan Rendi dan Raisa, hanya membuatnya tidak enak. Meski sekarang Raisa juga cukup menerimanya.

"Vio, bagaimana jika kamu hamil? Apa malam itu kau dan pria itu memakai pengaman?"

Deg... Seperti mendapatkan sesuatu yang membuatnya sangat terkejut. Namun, sedetik kemudian, Viona kembali tersenyum. "Aku tidak mungkin hamil hanya dengan satu kali melakukannya, meski tidak menggunakan pengaman sekalipun. Karena selama 5 tahun saja, aku tidak kunjung hamil"

"Vio, bagaimana jika yang bermasalah adalah Dani?"

"Haha, tidak mungkin. Buktinya dia bisa menghamili Tari"

Bersambung

Yang pada nabung bab gua panah ya!!

1
Nessa
gregert bgt part ini
Nessa
hii bodohnya viona
Nessa
mampuuusssss
stefani n.i.s
aku sbg ortu hrs nya ksh nasehat kpd anak..ngapain maksain anak spy bisa nikah sama laki² yg dicintai sama ank nya padahl si laki² tdk cinta kpd cewe trsb..pst nanti si cewe nya yg mendrita. apalagi dr awal si Bayu sdh tdk suka bahkn ilfil liht si Raline..
Sarinah Quinn
orang tua dan anak sama egois 😡
Nna Nna 💖
gemes bgt sm viona ga jujur aja sm bayu.
ga usah ngalah disuruh suportif, kalo bayu memilih siapa jgn dipermasalahkan. lagian kalo viona ngalah apa bayu mau milih raline, ga kan?
Nna Nna 💖: eh sportif gitu bkn suportif 😁
total 1 replies
Uyen Uyen
Viona kenapa tidak bisa tegas, jangan selalu memikirkan kebahagiaan orang lain mulailah memikirkan diri sendiri
Indriani Kartini
tau dari mana ya mereka kalau veline anak Bayu?
Indriani Kartini
kali ini jangan mengalah viona, dlu kmu mengalah untuk raisa sekrng jangan, perjuangkan cintamu, Bayu pun pasti akan mendukungmu dan akan memperjuangkan kamu, kamu berhak bahagia dan ankmu juga, untuk kali ini jangan mengalah, tak apa di pecat ada Bayu yg tanggung jawab.
Susma Wati
byan ngaku nipu identitas ke cewek, apakah cewek itu raline? nunggu cerita byan nih soal cewek, kan dia yang belum nikah, cewek juga belum punya, viona harusnya jujur ke bayu, kalau dia cinta pertama bagi viona, dan mau nerima bayu untuk menikah, karena bayu yang berhak mengambil keputusan siapa wanita yang akan bayu nikahi, jangan turuti tekanan dari orang tua raline, toh raline mungkin salah paham, byan sekarang yang punya cerita setelah bayu bisa bersatu dengan viona dan velia
Mutaharotin Rotin
laaannjjuut thor 😍😍
Mutaharotin Rotin
goblok banget kamu viona, seharusnya cerita sama Bayu,ttg reline
Nurminah
hadeh keluarga kaya nggak berhati juga dzolim ama orang demi anak yg rela jadi jalang demi laki-laki hadeh miris
Nurminah
raisa ngasih pilihan buat bales budi hadeh ternyata nggak sekilas itu menolong orang
chiara azmi fauziah
jangan mau vio gara2 uang dan jabatan anak kmu taruhany terus trang aj sm bayu biar kmu tidak tersakiti lg bahagikan velli vio kasihan anakmu
Mita Paramita
viona terlalu naif ya ngelepas Bayu buat Raline 🤨🤨🤨jadi gemes nih bacanya 🤣🤣🤣
74 Jameela
raline🤮🤮...kamu bs dpt lelaki yg akan mencintaimu...jgn pisahkn anak dg ayahnya..raline kayaknya bkn cinta tp terobsesi thd bayu🤨
Tika Rostika
iya betul kalaupun viona ninggalin Bayu , Bayu gak bakalan mau sama Raline . cinta Bayu hanya untuk viona, apalagi udah ada velia. udah lah Raline ngalah aja , sesuatu yang d paksakan gak bakalan bahagia.
Ilfa Yarni
km jgn bego viona anakmu membutuhkan ayahnya apa kau rela dan siap melihat anakmu terluka mknya k. itu jujur dan tanya sama bayu jgn didiamkan saja jgn trus2am bodoh dan bego viona
Oma Gavin
enak banget ngomongnya hermawan opo bayu barang mainan yg bisa dipindah tangankan dgn mudah seandainya viona mundur juga bayu ogah sama raline jgn kepedean hermawan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!