NovelToon NovelToon
Killer Lecturer Who Loves Me

Killer Lecturer Who Loves Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Dosen / Tamat
Popularitas:342.2k
Nilai: 5
Nama Author: Volus Han

[THE END/ SUDAH REVISI]
Ada beberapa Extra Part..
Setelah membaca jangan lupa LIKE DAN VOTE^-^

---------------------------------------
Fridolin Geishara, seorang wanita yang dijodohkan oleh orang tuanya melarikan diri di hari keluarga mereka bertemu. Namun siapa sangka, Ibunya menyuruh adiknya untuk menggantikan Kakaknya yang melarikan diri.

Fredelina Giza, orang yang keras kepala dan melakukan hal semuanya dibuat terkejut oleh Ibunya. Fredelina menolaknya, namun Ibunya membujuk dirinya supaya mau menggantikan Kakaknya. Siapa sangka bahwa orang yang dijodohkan untuk Kakaknya adalah dosen killer yang ada di kampusnya, bagaimana cerita kisah mereka selanjutnya?

Baca cerita aku yang lain :
1. Gadis Pemberontak menjadi Gadis Sopan
2. The Vampire
3. Istriku Anak SMA (Chat Story)
4. LOVE SICK [A Series of Killer Lecturer Who Loves Me]


---------------------------------


Note: Terima kasih kalian yang sudah memberikan like, dukungan dan membaca cerita ku sampai tamat^^ terima kasih juga bagi yang sudah klik favorit cerita ku♡

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Volus Han, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hampir Bangkrut?

BAB sudah di revisi

1 tahun kemudian

Fredelina sudah satu tahun dirinya di sibukan oleh tugas-tugas kampusnya, siang ini dirinya sedang di sibukan mengurus mahasiswa baru di kampusnya.

Dirinya adalah penanggung jawab untuk mengurus OSPEK, dia bolak-balik menyuruh teman-teman untuk melakukan masa perkenalan dan menjahili mahasiswa baru. OSPEK berjalan selama satu minggu dan hari ini adalah hari terakhir dirinya mengurus OSPEK.

Selama OSPEK ada saja kelakuan mahasiswa baru, ada yang menggoda seniornya dan ada juga yang membuat lelucon. Tepat pada siang ini, Delina di godai oleh juniornya.

"Kak, ada yang mau aku bicarakan" ucap salah satu junior di kampusnya.

Delina yang ada di hadapan juniornya, Ia mengerutkan keningnya. "Apa yang mau kau bicarakan?" Tanya Delina.

"Bisa tolong aku buatkan sertifikat?" ucap juniornya yang memulai gombalan.

"Hah? Kok sertifikat? Buat apa?" Tanya Delina bingung

"Iya sertifikat, sertifikat untuk memilikimu" ucapnya.

Gombalan yang di keluarkan oleh junior kampusnya membuat semua orang yang ada di lapangan berteriak, Fredelina hanya tersenyum malu. Setiap wanita selalu merasa malu jika ada seseorang yang menggodai, tidak sampai disitu junior kampusnya masih ada gombalan untuk Delina.

"Kak, masih ada satu gombalan lagi. Aku tahu, aku lebih muda dari kakak" ucapnya.

"lalu?"

"Mungkin setelah ini kakak akan terpanah olehku?"

Delina mengerutkan keningnya bingung, "kenapa?" Tanya Delina.

"Soalnya aku akan selalu ada disaat kamu membutuhkan ku"

\*\*\*

Karl Olda, dia baru saja melewati lapangan yang penuh dengan mahasiswa. Gelak tawa para mahasiswa baru memancing perhatiannya, Ia melihat salah satu mahasiswi yang di godain oleh mahasiswa baru.

*Dasar anak remaja*! - gumam Karl

Karl pun pergi meninggalkan lapangan dan menuju ruangannya, setibanya disana Ia di kejutkan oleh seorang wanita yang sedang menunggu dirinya di atas sofa.

"Ada apa kau kemari?" Tanya Karl dingin.

Wanita cantik yang memakai mini dress merah selutut dan memakai high heels setinggi 5cm tersenyum ke arahnya, Karl tidak membalas senyuman wanita itu. Ia menerobos tubuh wanita itu dan mendudukan dirinya di kursi kerja.

"Pembelajaran belum di mulai, kenapa kau selalu datang ke kampus?" Tanya wanita itu.

"Aku hanya mau mempersiapkan mata pelajaran" jawabnya dingin.

"Kau kan bisa mempersiapkan di rumah, apa kau tidak lelah setelah membantu Ayahmu mengurus perusahaan?" ucapnya sembari memijat pundak Karl.

Selama liburan semester Karl selalu membantu orang tuanya mengurus perusahaan, dirinya berkali-kali mendapatkan tawaran untuk mengurus perusahaan keluarganya namun ditolak. Ia tidak mau mengurus perusahaan saat ini walaupun kedepannya hanya dia yang bisa melanjutkan bisnis keluarganya.

"Jannel, kau tidak perlu memijat ku" ucap Karl melepaskan tangan Jannel dari pundak Karl.

"Aku mau tahu, kenapa kau tidak mau melanjutkan bisnis keluarga mu? Padahal hanya kau yang bisa melanjutkan bisnis keluarga mu" tanya Jannel penasaran.

"Untuk saat ini aku tidak mau melanjutkan bisnis keluarga ku, walaupun kedepannya Ayahku akan memaksa aku untuk melanjutkan bisnisnya aku tetap tidak mau"

\*\*\*

"Papah bagaimana ini? Sebagian perusahaan memaksa kita untuk membatalkan kerja sama, jika kita membatalkan secara bersamaan saham kita akan terus menurun" ucap Geishara.

Brake yang sudah tahu jika perusahaan sedang ada masalah dirinya memijat keningnya, merasa sangat pusing setelah mendengar perkataan anaknya.

"Papah tahu! Papah akan meminta tolong terhadap beberapa teman Papah, jika tidak ada yang mau menolongnya Papah terpaksa harus meminjam uang di bank" ucap Brake.

"Lagi!? Pah, kita sudah meminjam banyak di bank!" Ucap Geishara

"Tidak ada pilihan lain, jika perusahaan sudah kembali normal kita akan membayar hutang di bank"

"Kembali bekerjalah, Papah mau bertemu teman Papah" ucap Brake

\*\*\*

Setelah berbincang kerja sama bersama temannya, Brake meminta pertolongan namun temannya menolak dengan berbagai alasan dan membatalkan kerja sama. Brake memijat keningnya, sudah beberapa teman yang Ia temui tetapi tidak ada satu teman pun yang bisa membantunya.

Perusahaan yang di bangun dari usahanya sendiri apakah akan berakhir begitu saja? Apakah ada orang yang tiba-tiba datang menolongnya? Itu yang ada di benak Brake selama di perjalanan pulang, setibanya di rumah Ia langsung memasuki kamar. Ia melihat istrinya sudah tertidur lelap, Brake menatap jarum jam yang ada di lengannya jam sudah menunjukkan tengah malam.

"Ternyata sudah tengah malam"

Brake menghampiri istrinya dan mencium kening istrinya, setelah itu Ia memasuki kamar mandi. Mendengar suara air dari kamar mandi Melky terbangun, Ia yakin bahwa suaminya telah pulang. Tak lama kemudian Brake keluar kamar mandi, Ia melihat istrinya terbangun.

"Apa suara air itu membuat mu terbangun?" Tanya Brake.

Melky mengiyakan, "Kemana saja? Kenapa baru pulang?" Tanya Melky

Brake menghampiri istrinya setelah memakai baju, Ia membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.

"Maaf aku pulang telat, aku tadi meminta bantuan temanku" ucapnya.

Mengerti perkataan suaminya, Melky langsung memeluk erat suaminya. "Aku tidak akan meninggalkan mu, kau tenang saja! Aku sudah dengar dari Hara" ucap Melky.

Brake membalas pelukan istrinya, "Aku tahu, terima kasih kau dari awal sudah mendukung ku" ucap Brake.

Melky tersenyum "lalu, apa teman-teman mu ada yang mau membantu mu?" Tanya Melky.

"Tidak, sepertinya aku harus meminjam uang bank lagi" ucap Brake.

"Lagi? Alangkah baiknya aku meminta bantuan terhadap keluargaku" ucap Melky.

"Terima kasih" ucap Brake sembari mencium puncuk kepalanya.

\*

\*

\*

\*

\*

\*

\*

\*

LIKE DAN VOTE

My IG: VolusHan\_

1
heycipcip
ku kira deanis cewek😑
Nadia Laili
ah Dellina masih untung di kasih C+ Sy dulu protes Krn di kasih nilai C eeh sm dosen di turunkan jadi D😭😭😭ngulang deh semester berikutnya
Ichu Nur Ailla
kok gak ad CEO dingin dan karyawan culun
Roncia_Zoe: maaf ya, judul udah di ganti menjadi Love sick🙏🏻 untuk sementara ini author blm update cerita itu
total 1 replies
Rina Parlina
Hamidin kayaknya ya 😊
Rina Parlina
sinting kali Marissa ya udah tau keaadaan rumah tangga orang kek gitu malah meluk2 suami orang,Karl juga giliran Selena dekat2 sama cowok lain marah2
Rina Parlina
Marissa kok gitu sih dah tau delina marah masih aja nitipin anak nya sama Karl sableng nih Marisa
Rina Parlina
🥰🥰🥰🥰
Rina Parlina
berarti Bastian udah kenal delina tapi kok waktu makn dikanton sama Karl ,Bastien gak kenal delina
Rina Parlina
jngn2 itu gaun buat delina 😊
Rina Parlina
ceritanya bagus knpa yg like dikit ya
Nadia Laili: ya sering kok gitu, cerita dan tata bahasa author bagus banget mudah di pahami dan gak bertele-tele ataupun lebay menandakan author selain pandai menulis jg berwawancara luas,sayang banget like my sedikit,,
total 1 replies
Rina Parlina
cie pak dosen mulai kepo 🥰🥰
Rina Parlina
aku suka cerita2 berbau bau dosen killer 😂😂
Risma Nanda
Marisa itu gak tahu diri memanfaatkan rasa cinta karl
Semangat thorr😍
Mampir thorr😍
Ida Blado
lagian gk ada sopan santunya masuk kamar org, apalagi org tsb sdh menikah
Ida Blado
dua2 nya sama2 gila terlebih marisa ngapain coba peluk suami org
Ida Blado
bodoh
Ida Blado
lagian tuh marisa knp gk nyewa prngasuh sih dripada ngrepotin org lain,,, ih gk suka bgt
Ida Blado
weehh ini sih bkl jadi racun, yg ada delina mlh semakin jauh,,, marisa jg aneh,,, bukankah dia ada keluarga, knp bkn keluarganya yg jaga anaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!