NovelToon NovelToon
To Arkana Ivander

To Arkana Ivander

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:296.5k
Nilai: 5
Nama Author: queenbee

sosoknya begitu nyata... Dia nyata tepat berada didepan mataku saat ini, menatapku dengan tatapan tajamnya seketika membuatku terlena. Aku menangis ketakutan, takut! saat aku membuka mata sosok itu akan menghilang. jika ini mimpi aku tidak akan bangun, ini mimpi yang begitu indah dan tak akan kubiarkan menjadi ilusi tapi sesuatu seakan menamparku bahwa itu hanyalah delusiku_Caroline grace.



Cintai aku dengan semua kemampuanmu maka aku akan mencintaimu lebih dari aku mencintai diriku sendiri. jangan pergi! karena aku tidak akan membiarkanmu beranjak walau hanya selangkah_Arkana ivander

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon queenbee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Arkana Ivander-chapter 3

Arkana berjalan tegap memasuki restorant bintang 5 yang sudah direservasi oleh sekretarisnya sejam yang lalu, ia akan menghadiri rapat penting dengan kolega bisnisnya yang meminta bertemu di luar, ia sedikit memaklumi atas kemauan kolega bisnisnya itu. Maneger dan para pelayan membungkuk sopan melihat kedatangan Arkana.

Jonas menatap manager restorant, dengan tatapan matanya pria yang bernama adam’s itu membawa mereka ke ruangan mereka. Disinilah mereka didepan pintu yang bertuliskan ‘vip’ tanpa menunggu lama Arkana masuk diikuti

oleh Jonas dan beberapa bodyguard yang berjaga dibelakangnya dan berdiri didepan pintu.

“Maafkan saya Tuan grace saya terlambat 15 menit.” Ujar Arkana dengan membungkuk sopan dengan pria paruh baya yang berdiri melihat kedatangan Arkana,

“Itu tidak jadi masalah tuan,” kata Tuan grace memaklumi.

“bahkan ia terlambat setengah jam!” gerutu seseorang yang berdiri didekat tuan grace.

Arkana menatap penasaran wanita berkemeja putih dengan cardigan abu-abu yang melekat ditubuh rampingnya. Penampilan wanita itu terlihat sedikit urakan. Penampilan wanita itu tidak dapat dikatakan rapih atau buruk tapi satu kata yang berdiri didepannya dengan tampang malasnya. Cantik.

Tuan grace membungkuk sopan. “Maafkan saya tuan atas tingkah anak saya.” Katanya, kepada pemuda tampan yang berdiri tak jauh dihadapannya.

Arkana menaikkan satu alisnya, “Baik tuan.” Jawabnya datar mengabaikan keberadaan wanita itu.

“Silahkan duduk.” Kata Jonas mempersilahkan Arkana dan tamu mereka untuk duduk.

 Dan mereka memulai percakapan dengan basa-basi hingga pada inti pembicaraan. Membicarakan kontrak

bisnis mereka meski perusahaan Grace company berada tepat dibawah kesuksesan Ivander group hingga opini-opini orang luar bahwa mereka saingan bisnis namun nampaknya terpatahkan dengan tawa bincang mereka saat membicarakan hal yang lucu.

“Tuan grace aku akan pulang.”

Percakapan mereka terhenti dan empat pasang mata menatap wanita itu yang bahkan tidak menginginkan berada ditempat ini. Arkana bahkan tak menemukan alasan akan keberadaan wanita itu pasalnya Tuan grace bukan tipe

pebisnis yang membawa seseorang tanpa alasan selain sekretarisnya. Arkana sedikit penasaran akan alasan pria tua itu.

“Ms. Caroline ini sudah melnggar kontrak kerja sama kita!” Tegas Tn.grace pada wanita yang bernama caroline yang sejak tadi tidak tertarik dengan pembicaraan mereka. Ia merasa bosan.

“Tuan yang menginginkannya sedangkan AKU tidak!” katanya dengan menekankan di setiap katanya.

Arkana tersenyum smirk melihat keberanian wanita itu menantang Tn.grace yang terkenal dengan ketegasannya, pria tua itu bahkan tidak segan meminta suruhannya untuk menghajar siapa saja yang menganggu ketenangannya.

“Biarkan aku bebas!” lanjut caroline menatap tepat di manik Tn.grcae.

Tn.grace mendelik tajam pada caroline yang berani memancing emosinya jika saja ia tidak berada di tempat penting sekarang ini, ingatkan dirinya untuk menghukum anak kecil yang berani menantangnya.

Perdebatan mereka dilerai oleh sekretaris Tn.grace yang tampak kikuk ditempatnya melihat pertengkaran mereka yang tiada hentinya bahkan kepalanya sudah akan pecah. Mereka bahkan tidak mengenal tempat memulai perdebatan ini.

Caroline menarik napas pendek dan beranjak, “Xanders katakan pada pria itu segera kembalikan fasilitasku.”

“Baik nona” jawab Xanders setelah mendengar itu itu caroline pergi dan menutup intu dengan keras.

Tn.grace menggelengkan kepalanya melihat kekeras kepalaan anak itu. “Kejar dia jhon, bawa dia kehadapanku!”

“Baik tuan” Salah satu bodyguard Tn.grace berlari setelah mendengar perintah Tuannya.

Tn.grace menatap Arkana dan Jonas penuh penyesalan atas kekacauan yang dilakukan anak itu, “Maafkan saya Tn. Arkana atas kejadian hari ini.”

Arkana yang mendengar itu mengangguk dan tersenyum. Ia bahkan tidak peduli dengan kejadiaan itu namun nampaknya ia juga sedikit penasaran dengan wanita yang berani menantang Tn.grace

“Kuharap kerja sama kita semakin erat.” Lanjut Tn.Grace

Mereka berjalan beriringan membincangkan hal-hal yang mungkin dibicarakan oleh setiap petinggi perusahaan. Saat berada di parkiran, Arkana mengalihkan pandangannya setelah mendengar jeritan wanita yang di bopong oleh

tubuh berkekar itu dan terus mengeluarkan sumpah serapahnya.

“TURUNKAN AKU JHON ATAU AKU AKAN MEMBUNUHMU!”jeritnya membuat Tn.grace tersenyum.

“DAD! AKU TAK MENGINGINKANNYA! DAAAAAAAAAD!!!!”

Arkana dan Jonas saling bertatapan dengan mengidikkan bahunya, ia tidak salah dengar bukan? Wanita itu baru saja berteiak dengan kata ‘dad’ .

“pada siapa?” batin Jonas.

Tn.grace baru saja menjawab pertanyaan diotak mereka. “Anak nakal itu putriku! Ia baru saja kembali dari inggris setelah menyelesaikan kuliahnya di oxford.” Menatap caroline yang berontak dan memukul kepala jhon, “Menolak

mengelola perusahaan dan menyita fasilitasnya termasuk ponselnya.” Kekeh Tn.grace.

“Kalau begitu saya permisi Tn. Arkana…” menepuk bahu Arkana dan berlalu pergi menyusul jhon yang sudah memasukkan tubuh caroline kedalam mobil.

“Saya memohon maaf atas kejadian tak mengenakkan hari ini Tuan Arkana.” Kata xanders Sekretaris Tn.grace itu membungkuk penuh penyesalan.

Melihat ferrari hitam yang dikemudikan Jonas untuk menjemput Tuannya kemudian berhenti didepan Arkana dengan sigap Xanders membuka pintu penumpang untuk Arkana.

“saya akan melupakannya Tn.Xanders.” Kata Arkana.

Xanders membungkuk sopan. “sekali lagi saya mintamaaf dan terimakasih Tuan.”

Lalu Ferrari hitam mewah itu berlalu pergi dengan kelegaan yang ia rasakan. Xanders benar-benar tak habis pikir dengan kelakuan ayah dan anak itu dengan pertengkaran mereka yang tidak mengenal tempat namun sekaligus terkagum dengan presdir Ivander group atas kemurahan hati setelah penghinaan yang dilakukan anak bosnya.

1
Ita Mei Lestari
lio &melody mungkin😜
G Use
Saya cuma bilang...n sedikit masukan pada author,awal kalimat baru itu huruf besar dan nama orang juga huruf besar...anda nggak konsisten kadang huruf besar kadang huruf besar kadang huruf kecil
Muhammad Arifin
kenapa ceritanya berasa lompat2...
Iraisa Raisa
cara penulisanya enak di baca,, ok nexs
HAFIZH .3127
f
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
Aku Standby selalu 💕😍🤭
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
Semangat Kak 💪💪💪
Jangan lupa jaga kesehatan ya Kak🤗
Semangat Kak 💪💪💪💕💕💕
Girl
aq tunggu
Girl
nunggu lamaaaaa sekaliii
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
yeah Up😍👍💟
V'marbe
ahh akirnya up kak
udah lama nungu. novel favorit apalagi visualnya my love sehun. making nyaman bacanya
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
Alhamdulillah....
Terimakasih Kak Queenbe dah Update cerita nya
Dyah Agustin
sekian lama akhirnya up jga🙂
Kania Shuwail
lanjut thor
Natasya ibrani
Lanjut author... Jgn lupa mampir di karyaku juga "Warna cinta natasya".. trim's🙏
Selvy Triyana Sari
bingung ya..
Yfm
kok nggk ada kelanjutan nya lagi ya
marya
up tor
Kirana Mella
kapan up lagi thor
Amalia Porwanty
enak jadi carro dia bisa bermanja sama kakaknya sedangkan q berjauhan sama kakak karna dari kecil kita d besarkan dengan orang yang berbeda dan ,,,,,,,,baper
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!