NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Bertahta

Ketika Cinta Bertahta

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Konflik etika / Obsesi / Istri ideal / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Desi Ratnasari

SEASON 1 DAN 2 ADA DI NOVEL INI,


Kirana Silfia Amran wanita cantik pekerja keras terpaksa menikah dengan pria yang kejam dan sadis, demi membayar biaya pengobatan ibunya

Siksaan demi Siksaan didapatkan oleh Kirana, Sedangkan Rangga, Laki-laki itu sama sekali tidak perduli dengan jeritan kesakitan wanita yang menjadi Istri nya, dalam fikiran nya, hanya ada kata kebencian

Mampukah Kirana bertahan dengan iblis berujud manusia itu?
Atau malah sebaliknya, Kirana meninggalkan Rangga?

penasaran dengan ceritanya? Baca kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desi Ratnasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4

"Aku merindukanmu Ra." ujarnya sambil menunduk,bayangan masa kecilnya bersama kekasih kecilnya selalu terngiang dipikirannya.

****

"Ya halo kakak masih ditaman," ucapnya.

.......................................,,,,

"Kamu dirumah sakit mana." tanyanya panik sambil menghapus air matanya.

...........................................

"Kakak kesana sekarang tunggu kakak,"ucapnya sambil mematikan telponnya.

''Yatuhan ujian apalagi ini kumohon jangan kau pisahkan aku dengan ibuku." ujarnya sambil berjalan tergesa-gesa

Buuggkkk....

"Maaf maafkan saya tuan saya tidak sengaja." sesalnya sambil menunduk mengambil hpnya yg tergeletak di tanah.

"Apa kamu tidak punya mata

" bentaknya pada gadis yang menabraknya.

Ketika gadis itu berdiri, pandangannya bertemu dengan pria yang ditabraknya.

Degg.......

"Mata itu kenapa tampak tak asing bagiku." ucapnya dalam hati.

"Maafkan saya tuan saya benar-benar tidak sengaja saya sedang buru-buru." ucapnya sambil berlalu pergi.

Sedangkan Rangga masih mematung ditempatnya, setelah sadar dari lamunanya Rangga merongoh celananya mengambil benda pipih dan menekan ikon yg ada dihpnya.

"Jemput aku di taman biasa." perintahnya kepada orang yg ada di seberang telfon.

***********

Tak butuh waktu lama Devan sudah datang, Dev menghampiri Rangga, membungkukkan badannya.

"Selamat siang tuan muda." sapanya pada Rangga.

Rangga hanya menangguk

"Antar aku kerumah sakit." perintahnya.

"Baik tuan muda." jawabnya sambil membungkukkan badanya.

Tak butuh waktu lama Rangga sudah sampai di rumah sakit, dia masuk kelobi rumah sakit sambil celinguk-celingukkan kesana kemari mencari seseorang, setelah menemukan orang yg dia cari Rangga hanya memperhatikan mereka dari jauh,

"Untuk apa tuan muda mengikuti gadis itu ? tidak biasanya." batinya sambil memperhatikan tuannya yg dirasa aneh.

"Dev kamu cari tau tentang gadis itu !! dan kenapa dia ada disini?."perintahnya pada Dev.

"Baik tuan muda." jawabnya.

"Semoga aku tidak salah, semoga itu kamu Ra." batinya.

Setelah lama memperhatikan mereka dari kejauhan, Rangga memilih untuk pulang kerumah ....

"Kak bagaimana ini mama harus segera operasi sum-sum tulang belakang, dimana kita mau dapat biayanya pasti itu sangat mahal, apa aku berhenti sekolah aja buat bisa bantuk kakak untuk cari biaya pengobatan mama ? aku gak mau kehilangan mama kak." ucapnya sambil menunduk menahan isak tangisnya.

"Jangan dit kamu gak boleh berhenti dari pendidikan kamu, biar kakak yang cari biaya pengobatan mama, kakak pasti dapat kok." ucapnya sambil mengusap punggung adiknya bagaimana dia harus terlihat tegar supaya adiknya tidak khawatir.

"Tuhan berilah aku kemudahan." ucapnya dalam hati.

Sedangkan dikediaman winata

Dev sudah mendapatkan informasi yang diinginkan Rangga.

"Tuan muda saya sudah mendapatkan informasi tentang gadis itu." ucapnya sambil menunduk memberi hormat.

"Jelaskan." perintahnya.

"Dia adalah Kirana Silfia Amran anak pertama dari tuan Riko Amran dan nyonya Vera angelina kurniawan,

Ayahnya sudah meninggal 5 tahun yang lalu karena penyakit jantung, saat itu perusahaannya direbut oleh kakak tirinya yg bernama Tama Fernando dan menyebabkan tuan Riko terkena serangan jantung dan meninggal,

dan sekarang mamanya sedang sakit sum-sum tulang belakang dan membutuh biaya yang lumayan banyak" jelasnya.

"Kirana berarti bukan Ira." batinnya mengacak rambutnya frustasi.

"Bantu pegobatan ibunya tetapi dengan cara dia harus mau menikah denganku." perintahnya.

"Baik tuan muda saya pamit undur diri." ucapnya sambil membungkukkan badannya dan meninggalkan Rangga diruangan kerjanya.

"Aku akan menyiksa mu karna kau berani memiliki bola mata yang sama dengan Ira." ucapnya tersenyum misterius.

**********

sedangkan Kirana sudah mulai frustasi karna belum mendapatkan pinjaman, uang dari hasil jualan kuepun tidak cukup untuk biaya pengobatan ibunya,saat sedang asik melamun ponselnya berbunyi.

"Halo dit ada apa."tanyanya setelah panggilan tersambung.

...............................,,,

"Kamu yang tentang ok,!!! kakak akan segera kesana." ucapnya sambil berlari menuju jalanan berharap ada angkutan yg lewat.

Setelah sampai dirumah sakit, Kirana langsung menghampiri adiknya yg sudah menunggu dirinya.

"Bagaimana keadaan mama dit?." tanyanya sambil mendudukkan dirinya didekat adiknya.

"Kata dokter keadaan mama makin memburuk kak kalau tidak segera dioprasi kemungkinan mama ngak akan selamat." ucapnya sambil menghapus airmatanya.

Kirana yang biasanya terlihat tegar kini tidak bisa lagi menahan air matanya dia menangis sesegukan mendengar perkataan adiknya.

"Kamu tunggu disini kakak akan temui dokter faris do'akan kak semoga bisa mendapatkan keringanan." ucapnya sambil menghapus air matanya.

Dia tidak ingin menyerah, dia akan melakukan apapun untuk mamanya apapun itu caranya.

"Iya kak." ucapnya lirih.

Kirana pun menemui dokter Faris

berharap kalau dia bisa diberi keringanan.

Tok-tok .....

Setelah mendapatkan izin dari sang pemilik ruangan Kiranapun masuk keruangan dokter Faris.

"Silahkan duduk nona Kirana." ucapnya.

"Terimakasih dokter." ucapnya sambil menjatuhkan tubuhnya dikursi yg ditunjuk dokter Faris.

"Ada yang bisa saya bantu nona." tanyanya sambil menatap Kirana.

"Dok apakah saya tidak bisa mendapatkan keringanan untuk biaya pengobatan mama saya? saya akan. menyicilnya dok ?. "pintanya pada sang dokter.

"Maaf nona Kirana saya tidak bisa membantu anda soal itu karna itu sudah ketentuan Rumah sakit, tetapi saya punya kenalan, mungkin dia bisa menolong anda." ucapnya sambil menyodorkan Kartu nama kedepan kirana.

Kiranapun mengambil kartu nama itu dan melihatnya secara detail.

"Terimakasih dokter saya akan menemui orang ini saya pamit undur diri." uxapnya sambil berdiri

"Sama-sama semoga nona berhasil." ucapnya sambil mengulurkan tangannya.

"Iya dok sekali lagi terimakasih. "ucapnya sambil membalas uluran tangan dokter Faris

dan Kirana pun meninggalkan ruangan itu.

"Semoga orang ini bisa membantuku." ucapnya sambil menyimpan kartu nama yg diberikan dokter tadi.

1
Shofiyyah
aku kira shbat queen dlu cika sma sisil kokk brubh?
Shofiyyah
lucuuu bngtt ntah knp aku lbih suka crta kenza dan naya, klo kenzo dan nafiza aku kbnyakn skip tp kenzaaa gk ad stupun yg trlwatkann krn aku suka nayaaaa
Ria Lita
pintar
Ria Lita
jgn di buat meninggal dong keluarga kan orang baik
Ria Lita
lanjur thor
Ria Lita
wah seru nih
Ria Lita
ya ampun aku kok kecewa banget dgn queen ya
Ria Lita
queen nya aja yg tolol kan dia jagoan kok ngelawan Ken gak bisa bodoh queen
Ria Lita
kok sedih sih bthor
Ria Lita
weleh salah paham ya
Ria Lita
semangat thor cerita nya bagus
Ria Lita
ada aja ni es krim rasa merica
Ria Lita
semoga ayah nya Kanaya bukan orang jahat ya
Ria Lita
gak kasian sih Ama nafiza dia aja yg cari penyakit udah di suruh keluar malah marah sukurin
Ria Lita
nafiza goblok
Ria Lita
waduh ada ulat bulu nih
Ria Lita
nafiza cantik banget yak
Ria Lita
semangat thor
Ria Lita
mantap thor
Ria Lita
walah berarti yg mati di sela dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!