NovelToon NovelToon
Relation(Shit)

Relation(Shit)

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Anak Genius / Romantis / Cintapertama
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author: hidipam

>BIMA ANTANANDRA
Menurut orang,Bima itu:
Kalem
Baik hati
Pintar
Jomblo

-Kalem?
rasanya Aby ingin merekam tingkah Bima saat menyelinap masuk kekamarnya melewati jendela dan Saat berduaan dengannya
-Baik hati?
jelaskan kepada Aby dari sisi mananya Bima baik hati? setiap hari mengamuk tentang hal sepele sampai Aby ingin menendang bokong Bima.Pemarah,cemburuan dan tukang ngatur.
-Pintar?
untuk satu ini Aby percaya.Bima memang pintar.Tapi,apa arti kepintaran jika membuatnya sombong?
telinga Aby sakit setiap kali mulut laknat Bima menyebutnya bodoh.
-Jomblo?
Tahan Aby untuk tidak mencekik Bima yang tidak pernah mengakuinya sebagai kekasih
>ABYANDRA TAHLIA
Dicap sebagai paling urakan,langganan guru BK.Hidup glamor dari orangtuanya.sekiranya itulah penilaian orang tentangnya
Kecuali Bima.Dimata Bima Aby hanya gadis yang bodoh,manja.Cewek itu perlu sedikit pelajaran hidup darinya.
semua berjalan seperti yang Bima mau Aby tunduk padanya.
tanpa sadar hal itu membuat siapa sosok aslinya terungkap

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hidipam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EMPAT

"sorry,jaket lo basah. kalo lo mau marahin gue kayak biasanya marahin aja,jangan pake kasihan segala "

Aby menyeka kasar air mata yang berada di pelupuk matanya. melepaskan diri dari pelukan Bima. Setidaknya ia sudah merasa agak lega menumpahkan rasa sakitnya lewat raungan tangis dan air mata. Walau terlihat kacau tak membuat Aby urung untuk tidak tersenyum.

Bima memperhatikan Aby yang kini sudah terkekeh menertawakan perihal yang bahkan tidak ada yang lucu. Begitulah Aby menurutnya tidak ingin terlihat lemah dimata orang lain. Bima pun duduk disofa,menolak ajakan Aby untung ikut dengannya bernyanyi.

Dada Bima terasa sakit melihat Aby bernyanyi dengan berteriak. Namun ,seketika Aby terdiam. melihat Aby yang seperti Itu membuat Bima lemah. Ia pun beranjak dari duduknya untuk mendekati Aby

"Nyari angin yuk" Ajak Bima.

"katanya sih mabok bisa bikin kita lupa segalanya. kepala gue selalu sakit mikirin orang tua gue, rasanya nyiksa banget ma. gue mau minum,Kali aja mabok bisa jadi temen gua".

"Gua temen lo, lupa otak lo? ayok keluar,gua temenin".

"Tapi gua cuma koloran doang, gapapa?"

"Bebas,kalo lo nyaman. yuk".

"Gue nyaman. Ini pake plus traktiran kan? Bukan cuma jalan jalan kembung angin doang?"

Bima hanya mampu menganggu, Aby terlihat sangat kegirangan bahkan kini paling semangat untuk berlari duluan menuju pintu. Bima pun membuka lemari Aby untuk mengambil Jaket,sekiranya Aby butuh nantinya. Tak ingin membuat Aby menunggu,Bimapun berjalan dengan langkah lebar.

Setelah sampai didekat Aby,jaket yang tadi berada ditangannya pun ia lempar. cewek itu menangkap dengan sigap, lalu memakainya dengan tergesa sebelum menaiki motor Bima. Tidak butuh kode ataupun perintah dari sang pemilik motor,Aby langsung memeluk pinggang Bima, dengan menyender dipunggung cowok itu setelah motor melaju.

"Kalo emang udah gak bisa dipertahanin, kenapa gak pisah aja sih?"

"Gua capek gini terus,Selalu minta untuk dingertiin tapi nyatanya kalian emang gak pernah coba buat ngertiin gue"

"Gue gapapa kok, kalau misalnya emang mama sama papa udah gak bareng lagi"

"Jangan nyiksa gini,sakit"

Bima hanya mendengarkan apa yang Aby utarakan kepada angin dan langit malam. Seperti itulah aby, ia terlalu sungkan untuk berbagi kepada orang lain. Namun, akan bebas bercerita dengan alam seperti ini. sekalipun alam tidak mampu membalas ucapan Aby.

Getaran di ponsel Aby membuat fokusnya beralih. Aby menatap ponselnya lalu membaca pesan masuk dari sang ayah.

Kalau suntuk jangan lupa liburan ya by. Minta ditemenin mama aja, papa sibuk banget sama kerjaan kantor. kamu gapapa kan kalo berdua aja sama mama?

Memang apa yang Aby perlu harapkan dari sang ayah? Pergi berlibur bersama atau menikmati akhir pekan dirumah secara utuh, dengan kedua orang tua,misalnya. Melihat pesan dari sang papa membuat Aby tak salah tebak kalau ayahnya baru saja mentrasfer uang. Hey Aby tak butuh uang saat ini, ia hanya ingin kedua orang tuanya berada disisinya tanpa perlu berdebat. Bahkan uang dengan nominal manapun tidak akan mampu membeli rasa sakitnya.

bahkan saat Aby nyaris tewas pun. Meraka tidak peduli.

Merasakan cengkraman pada jaketnya yang terlalu kuat,membuat Bima menghentikan laju motornya. "Mau makan bakso?"

"Ditraktir kan ma?"

yang mana hanya dibalas anggukan oleh Bima.

Aby turun dengan cepat dari motor Bima, menghampiri tukang bakso untuk memesan punya nya dan Bima. Bakso jumbo ekstra pedas lah yang akan ia pilih. Sepertinya kali ini emosi Aby akan dilampiaskan pada makanan itu.

"Lo pacarnya siapa ma, gak yakin gua kalo lo itu jomblo" tanya Aby setelah bima duduk dihadapannya.

"Gak ada waktu untuk pacaran,gua sibuk ngurus lo"

"Dibayar berapa sih sama nyokap,bokap gue?"

"Jangan main pisau,tarok"peringat Bima

"Gua pesen bakso gede,pasti butuh piso ini"

"Tarok" Titah Bima. Untuk waktu seperti ini, saat emosi Aby sedang tidak stabil. Menjauhkan benda-benda tajam sangatlah perlu dari cewek nekat seperti Aby.

Bima tetap memperhatiakan Aby yang kini terlihat tidak mau diam. Ia tidak mau kecolongan jika sewaktu-waktu Aby melakukan hal bodoh. Untuk saat ini masih aman. Aby hanya memukul-mukul meja dengan pisau dan garpu. Cewek itu berhenti setelah makanan yang ia pesan datang.

sebelum Aby menggunakan pisau sebagai pemotong baksonya.Bima dengan cepat menukar bakso yang sudah ia potong kehadapan Aby. "Pisonya ditarok lo makan ini"

Aby tak protes lalu melanjutkan makannya. begitupun dengan Bima yang sudah mulai suapan pertama dengan mata yang masih memperhatikan Aby.

"Enak,besok gua dibeliin lagi gak?"

"kalo lo suka,gua bisa temenin lo kesini tiap hari. tapi gua gak bisa bayarin lo terus".

"Miskin atau pelit nih" Cibir Aby.

Bima tak menanggapinya. Cowok itu tetap melahap baksonya. Bima tersedak melihat Aby memegang tusuk gigi. Bima tak tau bagaimana cara Aby mengambil benda itu tanpa sepengetahuannya. belum sempat Bima mengambil benda itu,kini telunjuk Aby sudah mengeluarkan darah segar setelah ditusuk oleh cewek itu.

"Aby" peringat Bima. lalu berdiri mendekati Aby,duduk disebelahnya. Bimapun mengambil tangan Aby untuk memberi penanganan. belum sempat itu terjadi, gadis itu sudah menyembunyikan tangannya.

"Biarin aja ma kayak gini,enak"

Bima tak mengacuhkan omongan Aby. ia menggapai jari Aby lalu, membersihkannya menggunakan tisu setelah itu meniupnya.

...*****...

Langkah Bima yang menuju kelas berhenti dilapangan. Ia melihat Arion, Gilang, Satria berdiri dilapangan upacara bersama pak Waryono. Sepertinya rutinitas rutin mereka sebelum memasuki kelas adalah dihukum. Bima sendiri merasa heran dengan mereka, tak pernah jera dengan segala hukuman. bahkan mereka sudah mencoba semua variasi hukuman yang ada. Namun, tetap ada saja kelakuan diluar nalar para sahabatnya itu.

Bima menghampiri Bayu yang kini sedang memperhatikan duo tengil dan satu anak kalem.

"Mereka buat ulah apa lagi?".

"Mereka mindahin semua bunga yanga ada di green house ke kekantin buat dijual, motornya gilang injek kotoran,trus dicuci. nyucinya di kolam yang ada ditaman. mana abis itu nyiram cewek-cewek yang lewat lagi".

"heran gua sama mereka. ada aja kelakuannya".

Bima dan bayu menghampiri sahabatnya itu yang kini masih kena ceramah dari pak Waryono. gilang dan satria sudah terlihat tak nyaman ditempatnya,berbeda dengan Arion yang adem ayem saja. Bahkan kini Arion sudah mengeluarkan susu kotak rasa coklatnya itu. Lima lembar uang seratus ribu sudah dikeluarkan oleh Arion sebagai penghalang dari sinar matahari.

"Lari keliling lapangan lima belas kali. Setelah itu keruangan BK, kalian mintak hukuman sama buk Nindi".

"Siap pak".

"Kebetulan ada Bima sama Bayu disini. Bapak minta tolong buat kalian awasi mereka" setelah mengatakan itu pak Waryono pun pergi meninggalkan lapangan.

Arion bahkan tidak masalah dengan segala hukuman. "Gilang" panggilnya.

Cowok yang memiliki perawakan badan atletis dan lebih tinggi dari yang lain itu pun berdiri menghampiri Arion, Ia langsung membungkuk dihadapan Arion.

"Gas".

Detik berikutnya Arion sudah berada diatas munggung Gilang yang kini sudah berlari mengitari lapangan dengan Arion digendongannya. Tentunya itu tidak gratis. Gilang pastinya akan mendapatkan bayaran yang mahal oleh ayah Arion.

"Astaugfirullah, Anak kalem" Pak Waryono mengusap dada sabar melihat tingkah anak sultan itu.

"Ingetin gue ma, buat marahin tu anak orang kaya" kesal Bayu yang memang memiliki kesabaran yang tipis.

...*****...

"Aby,si gio tuh"

Aby melihat arah lia-temannya menunjuk. dari arah berlawanan. Saat melihat keberadaan Aby membuat cowok itu memutar kembali arahnya,berlari seperti melihat hantu. Selalu seperti itu, setiap melihat Aby semua mantannya pasti selalu terlihat takut. membuat tanda tanya besar dibenak Aby.

Semua yang terjadi membuat Aby memperkuat dugaannya bahwa seorang mafia emang tengah membucininya. tidak salah lagi dugaannya bahwa mafia itu dalang dari semua ini.

"Sekedar info, gua udah putus sama gionjing"

"Putus?Yang bener?" tanya lia tak percaya

"Tanya aja sama Bima".

"cepet Amat putusnya".

Belum sempat Aby membalas perkataan Lia, tepukan dipundaknya mampu mengejutkannya.

Cewek itu menoleh kebelakang bermaksud ingin menghajar siapa orang yang berani mengejutkannya.

"sorry udah bikin lo kaget, kalo boleh tau ruangan guru dimana ya,gua murid baru soalnya"

"ruang guru? Lo jalan lurus aja dari sini kalo nemu pertigaan belok kiri, paling ujung.. itu kelas gue,XI IPS 2. Tanya aja yang namanya Aby, pasti orang pada tau.

"Jadi namalo Aby,kelas IPS 2? kita satu kelas. kenalin gua Bintang,salam kenal.

"Salam kenal juga. Kalo lo naksir gue, bilang aja. jangan dipendem,nanti gue pertimbangin" Ujar Aby dengan senyum yang kini sudah mengembang sempurna saat cowok dihadapannya terus menatapnya.

"Kita temenan dulu, berhubung lo udah jadi temen gua, bisa anter gua keruang guru?" pinta Bintang.

"bisa. Sini tangan lo biar gua gandeng sampe sana. Lo bakalan aman kalau jalan sama gue. sabuk gue hitam" ujar Aby sambil menunjukkan ikat pinggangnya yang berwarna hitam kepada Bintang.

...*****...

...TBC...

...SEMOGA SUKA YAA ...

1
Miyura Rajati
kenapa sih thor lama updatenya...tetap semangat othor...fighting...
hidipam
pasti ditamatin kok😊 jangan lupa next episodenya malam ini ya
siluba hutang
tamatin aja ceritanya nanti ganggu magang lagi
Miyura Rajati
nyesek banget jadi aby...buat aby bahagia dong thor...crazy up dong
hidipam
siap kak, semoga suka sama Aby dan Bima yaa
Rossemarry
herman nggak tuh🤣🤣

salam dari "My Lovely Bodyguard" mampir juga ya kak🙈🥰
Siru
seruuu kyknya....
semangatt thorr... 💪💪
hidipam: makasih ya dukungannya qaqa🙏
total 1 replies
Miyura Rajati
lanjuut othor ...
hidipam: siap, insha allah malam minggu ditemenin mas bucin Bima dan dedek gemes Aby yaa
total 1 replies
hidipam
luar biasa karyanya
Mama Oya
si Bintang psikopat deh kayaknya...
hidipam: agak serem ya kak kelakuan bintang
total 1 replies
Awe
Sabar Bim, susah nyadarin orang yang ngga peka.
Awe
huhu, sedih bet liat Aby
Awe
posesif jalur diem diem
Awe
pen ikutan nangis kan jadinya.. Kuat banget dah si Aby
Asyzah .A.
kayaknya Bima suka ya sama aby
Asyzah .A.
kocak
Mama Oya
Senjata makan tuan...bisa2 Bintang jatuh cinta beneran ke Aby ....kl itu terjadi bahaya mengintai Aby
Mama Oya
wah...salah kaprah aku...tadinya kukira Bintang itu calon sodaranya Aby....ternyata mantan Keyla...
hidipam: jangan lupa baca next episodenya hari ini ya sist
total 1 replies
Mama Oya
Pasti mamanya Bintang itu calon mama tirinya Aby deh...
Mama Oya
😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!