NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta : Ternyata Aku Dikhianati

Berbagi Cinta : Ternyata Aku Dikhianati

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:488.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Erni Handayani

Warning cerita ini sedang dalam tahap perbaikan, jadi mohon maaf jika masih terdapat kesalahan disana-sini. 🙏

Agnia tidak pernah menyangka jika kehidupan yang selama ini ia anggap baik-baik saja ternyata penuh kebohongan. Padahal Agnia selalu merasa menjadi wanita yang paling beruntung. Betapa tidak, Agnia memiliki suami yang begitu tampan, mapan, bahkan sangat romantis. Namun beberapa tahun kemudian ada perubahan pada suaminya. Cahya bertemu dengan seseorang yang dulu pernah ia cintai dimasa lalu. Meski sudah terpisah begitu lamanya, akan tetapi takdir mempertemukan mereka kembali. Hingga pernikahan kedua itu terjadi.

Bagaimana pernikahan Agnia dengan Cahya?

Bagaimana pula pernikahan Cahya dengan Zoya?

Yuk ikuti kisah mereka selengkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-Niie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya tidak mewakili NovetToon itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erni Handayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4. Bertemu Mantan

Hari ini langit begitu cerah. Mentari mulai menampakkan cahayanya. Bagi Agnia dan Cahya hari ini adalah hari yang begitu spesial. Tak terasa pernikahan mereka kini menginjak satu tahun lamanya. Agnia merasa bahagia karena Cahya selalu memperlakukannya dengan baik.

Begitupun dengan Cahya yang merasa sangat beruntung karena mendapatkan seorang istri seperti Agnia.

"Terima kasih Agnia, karena kamu sudah menjadi istri yang baik." ujar Cahya saat mereka sedang berada di ruang tamu.

"Kenapa harus berterima kasih segala mas, seharusnya aku yang berterima kasih karena kamu sudah sangat menyanyangiku dan selalu memperhatikanku," jawab Agnia.

"Itu semua sudah kewajibanku sebagai seorang suami. Sudah seharusnya aku bersikap demikian," timpal Cahya yang langsung memeluk hangat istrinya.

"Maafkan aku karena aku belum menyiapkan kado apa-apa untukmu," jelas Cahya lagi.

"Tidak perlu mas, tidak usah repot-repot," ujar Agnia.

"Kalau begitu aku keluar dulu sebentar?" pamit Cahya.

"Loh mau kemana mas? Bukannya hari ini kamu libur ya?" tanya Agnia sambil menautkan kedua halisnya.

"Itu, aku ada pekerjaan sebentar. Barusan bosku mengirim wa katanya mas disuruh ke kantor sebentar," Cahya terpaksa berbohong karena ia ingin mencari sesuatu untuk Agnia.

"Ouh, baiklah kalau begitu mas. Hati-hati dijalan ya!" Agnia percaya dan meraih tangan Cahya dan meletakannya di atas kening Agnia.

"Iya, assalamu'alaikum." pamit Cahya yang sebelumnya mengecup pucuk kepala Agnia.

Cahya langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. Ditengah jalan Cahya memikirkan hadiah apa yang akan ia berikan kepada Agnia. Cahya merasa bingung, barang apa yang disukai Agnia.

"Apa kesukaan Agnia ya, aku jadi bingung," gumamnya bermonolog sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Beberapa detik kemudian Cahya berfikir bahwa Agnia sangat menyukai boneka teddy bear. Cahya mulai menemukan ide jika ia akan membeli sebuah boneka tedy bear yang sangat besar.

"Tapi, apa aku beli perhiasan saja ya? Wanita kan paling suka dengan perhiasan." gumamnya lagi.

Tanpa pikir panjang Cahya pun pergi ke salah satu mall terlengkap dikota x. Di sana begitu ramai oleh para pengunjung. Selain itu, disana terdapat berbagai toko yang beraneka ragam, mulai dari toko baju, tas, sepatu dan banyak lagi yang lainnya. Tak berapa lama kemudian, Cahya tiba disalah satu toko perhiasan langganan ibunya.

"Selamat siang pak? Ada yang bisa saya bantu?" sapa salah seorang karyawan toko itu.

"Siang, saya sedang mencari kado pernikahan untuk istri saya." jawab Cahya yang merasa bingung karena begitu banyak pilihan.

"Wah anda beruntung pak, yang ini baru saja datang dan masih baru," tunjuk pelayan itu pada salah satu etalase yang berjejer didepannya.

Cahya mulai melihat-lihat deretan emas yang berjejer didepannya. Mulai dari cincin, anting, gelang bahkan kalung, semua terlihat begitu indah dan elegan. Beberapa menit Cahya memilih akhirnya Cahya menjatuhkan pilihan pada sebuah kalung liontin love seberat 20 gram.

"Aku harap Agnia akan menyukai ini," ujarnya dalam hati sambil memegang kalung yang ia pilih tadi.

"Mba tolong dibungkus kalung yang ini ya! Dan tolong sekalian dihias buat sebuah hadiah mba," pintanya pada salah seorang karyawan toko itu.

"Baik tuan, silahkan tunggu sebentar." jawab karyawan itu sambil membawa kalung itu dan segera membungkusnya dengan bungkus kado.

"Ini tuan, barang anda sudah siap," ujar karyawan toko itu sambil menyodorkan barang yang sudah ia bungkus tadi.

"Wah cantik dan rapi. Jadi berapa mba totalnya?" tanya Cahya yang merasa puas dengan pekerjaan karyawan toko itu.

"Totalnya jadi Rp 20.0000.000 pak!" tegas karyawan itu.

"Ok, ini!" Cahya langsung mengeluarkan kartu debitnya dari dalam dompet miliknya.

"Sudah selesai pak, terima kasih atas kunjungan anda!" timpal karyawan itu sambil mengembalikan kartu milik Cahya dengan senyuman terbaiknya.

"Sama-sama mba," Cahya pamit dan mulai meninggalkan toko itu.

"Aku sangat lapar, sepertinya aku harus mencari tempat makan disekitaran sini," ujar Cahya sambil memegangi perutnya yang keroncongan.

Cahya berjalan menuju sebuah lift dan pergi ke lantai paling atas yaitu food court.

Sesampainya dilantai paling atas, mata Cahya disuguhkan dengan beberapa aneka makanan. Mulai dari makanan tradisional, cemilan, bahkan makanan mancanegara pun tersedia disini. Cahya mencari tempat duduk yang kosong karena ditempat itu begitu ramai pengunjung. Cahya tertuju pada sebuah meja kosong yang terletak di pinggir jendela.

"Nah, sepertinya disana masih kosong," Cahya mulai berjalan dan duduk disana. Akan tetapi saat Cahya akan duduk, tiba-tiba seorang wanita datang dan duduk berbarengan satu meja dengan Cahya.

"Maaf, saya kira tempat ini masih kosong," ujar wanita itu yang membuka pembicaraan.

"Tidak, tidak apa-apa. Tunggu, kamu Zoya Permata bukan?" teriak Cahya yang menghentikan langkah wanita itu.

"Kamu? Cahya? Sedang apa disini?" tanya Zoya yang merasa terkejut karena Cahya langkahnya terhenti.

"Aku sangat lapar, jadi aku mencari makanan disini, kamu sendiri?" tanya balik Cahya.

"Aku juga sama," jawab Zoya sambil tersenyum kikuk karena sudah sangat lama sekali mereka tidak bertemu.

Dari situ akhirnya mereka pesan makanan yang sama dan duduk dimeja yang sama pula. Setelah selesai makan, mereka saling menatap satu sama lain. Cahya memperhatikan Zoya, begitupun sebaliknya Zoya memperhatikan Cahya. Ada perasaan yang tak menentu dihati mereka masing-masing. Karena sejak masih Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga mereka kuliah, mereka adalah sepasang kekasih.

"Kamu? Sekarang tinggal dimana?" tanya mereka serempak.

"Kamu dulu?" Cahya mempersilahkan.

"Kamu aja dulu," Zoya pun sama ingin Cahya yang menjawab duluan.

Didalam dada mereka masing-masing ada perasaan canggung dan malu-malu. Sebenarnya mereka bingung harus membicarakan tentang apa. Karena sejak tadi mereka terdiam mematung.

"Aku sekarang tinggal di kota ini," jawab Cahya terlebih dulu.

"Ouh, oiya maafkan aku Cahya.." lirih Zoya.

"Maaf karena apa? Baru ketemu lagi kok tiba-tiba minta maaf." ujar Cahya.

"Maaf karena dulu aku tiba-tiba menghilang tanpa memberikan kabar," lirih Zoya lagi dengan wajah yang menunduk.

"Sudahlah Zoya untuk apa masa lalu kita bicarakan lagi. Yang sudah berlalu biarlah berlalu," jawab Cahya yang terkesan santai menanggapi pernyataan Zoya.

"Tapi jujur Cahya, hingga saat ini aku masih merasa bersalah. Bahkan hidupku tidak tenang." timpal Zoya yang mulai menceritakan tentang penyesalannya dulu.

"Aku sudah melupakan semuanya Zoya, lagian sekarang aku sudah memiliki kehidupan yang baru," jelas Cahya.

"Maksudmu?" tanya Zoya yang menautkan kedua halisnya.

"Ya sekarang aku sudah hidup bahagia bersama orang lain," tegas Cahya.

"Apa? Maksudmu kamu sudah menikah dengan orang lain?" tanya Zoya yang masih tidak mengerti dengan perkataan Cahya.

"Iya Zoya, sejak kamu tiba-tiba menghilang tanpa kabar, aku mulai melupakanmu. Aku mulai melupakan semua yang pernah terjadi diantara kita. Bahkan aku sudah melupakan semua kenangan yang pernah kita lewati dulu," jawab Cahya yang mulai mengeluarkan semua isi hatinya yang terpendam selama ini.

"Aku tahu, aku salah. Dan aku sangat menyesal, maka dari itu aku akan menjelaskan semuanya kepadamu Cahya. Aku mohon, tolong dengarkan aku," lirih Zoya yang mulai mengeluarkan bulir bening dipipinya.

"Tolong Zoya jangan menangis, tidak enak dilihat orang." Cahya merasa tidak enak karena orang-orang yang sedang makan disekitarnya mulai memperhatikan mereka berdua karena Zoya sedang menangis.

"Baik-baik aku akan mendengarkan penjelasanmu, tapi tidak sekarang. Aku tidak mau orang-orang memperhatikan kita seperti ini," jelas Cahya.

"Baiklah kalau itu maumu, kita akan berbicara dimana?" tanya Zoya.

"Apa nomormu masih yang dulu?" tanya Cahya ragu.

"Iya masih," jawab Zoya.

"Baiklah kalau begitu, nanti akan ku kirim alamat pertemuan kita. Aku permisi," pamit Cahya sambil berlalu meninggalkan Zoya.

1
Amilawati
👎🤮🤮👎🤮 karakter semua rendahan
efridaw995@gmail.com
kenapa juga Zoya dan Cahya bahagia hidupnya Thor
sedangkan Agnia menderita ada Bayu orang tua nya tidak merestui hanya karena janda mna karma buat Zoya dan Cahya
R-Niie: belum selesai kak ceritanya 😅
total 1 replies
Ema Hafidz
cerita nya bagus cuma kurang dikit. deh
Sri Sunarti
👍
R-Niie: terima kasih banyak kak😊
total 1 replies
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
R-Niie: makasih banyak kak🙏😁
total 1 replies
Windarti08
calon imam keknya nih🤭🤭
Windarti08
coba si Zoya gak mati, pasti gak mikirin Agnia dan Rehan🤧
Windarti08
hadeh Agnia... kau kan bisa pesan taksi online... knapa harus diantar sama Cahyono sih...😏
Windarti08
aku perhatikan semua waktu yg ditempuh dalam cerita ini semuanya butuh satu jam.
dalam bab ini kan perjalanan ke RS dengan ambulans, secara logika biasanya klo menghubungi ambulans pasti RS terdekat dong, tapi ini kok sampai satu jam baru tiba.
mohon maaf meskipun di dunia halu, tapi diusahakan ceritanya juga harus masuk logika.
sekali lagi maaf, aku komen untuk masukan buat author bukan bermaksud menghujat.
semoga kedepannya lebih semangat dan bisa membuat karya lain yang jauh lebih bagus lagi 🙏🙏🙏
R-Niie: Tidak apa kak, mohon di maklum itu novel pertama aku jadi masih banyak kurangnya dan kesalahan di mana-mana 🙏😅Aku malah seneng ada yang ngasih masukan 😁
total 1 replies
Windarti08
gara-gara anakmu lah Bu... kok masih nanya sih
Windarti08
satu jam mulu Thor waktunya, sama kek waktu pergi ke taman juga satu jam 🙏🤭
Windarti08
Agnia... bilang aja terus terang klo ibu mertuamu nanya, yg salah juga anaknya Bu Shinta kok kamu yg bingung
Windarti08
bu Hana... emang Ibu rela anak perempuanmu dikhianati dan dimadu? kok Agi gak boleh cerai dari Cahya
Windarti08
bukannya di pertemuan pertama mereka Cahya udah bilang klo dia udah menikah, knapa sekarang Zoya merasa dibohongi oleh Cahya?
Windarti08
maaf bukannya Pak Adi itu ayahnya Cahya, klo ayahnya Agnia Pak Arga kan?🙏
R-Niie: iya kayanya ketuker kak, salah ketik 😅🙏. mohon maaf masih banyak kekurangan 🙏
total 1 replies
Windarti08
jadi ini suara tangis si baby?
kok aku bacanya sambil nyanyi ya... inget sama lagunya Coboy Junior
klo gak baca paragraf dibawahnya, gak tau klo itu suara bayi nangis 🤭✌
R-Niie: hihi mohon di maklum kak, masih banyak belajar itu termasuk novel pertama ku jadi masih banyak yang harus diperbaiki 🙏😅
total 1 replies
Windarti08
Zoya udah cerai resmi apa cuma ditinggal gitu aja sama rizal, klo cuma ditinggal belum dicerai berarti status Zoya masih istri Rizal, kok bisa nikah sama Cahya🤔
Windarti08
sebenarnya Zoya wanita yg baik dan taat beragama pula, sayang sekali klo nantinya jadi pelakor di rumah tangga Agnia
Windarti08
maaf Thor, pada kalimat "mungkin karena kami sudah menjalani kehidupan bersama" harusnya bukan 'kami' tapi 'mereka' karena bab ini kan POV author 🙏
R-Niie: makasih banyak buat masukannya kak, iya memang di cerita ini harusnya banyak yg di revisi maklum ini karya pertama aku jadi masih banyak kesalahan😅🙏
total 1 replies
Windarti08
hay aku mampir Thor🤗🤗
tertarik baca judulnya dan liat episodenya gak panjang.
semoga ceritanya benar-benar menarik.
aku langsung like dan subscribe ya kak... klo bagus aku vote juga
R-Niie: terima kasih banyak kak🙏😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!