NovelToon NovelToon
He'S Back

He'S Back

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:112.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yuliyn1508

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨

Hayy semuanya 🤗

Author pengen coba buat novel yang baru nih, kalau nggak ada yang suka entar author hapus.

Author cuma mau nyoba doang siapa tahu ada yang suka lagi pun entah kenapa author pengen buat kek gitu astaga 😂


Oke, sinopsisnya kek gini..


"Tidakkkkkkkk aku mohon hentikan". Teriak seorang wanita cantik dari dalam kamar.

Suara tangisan yang menyayat hati dari wanita cantik itu tak menghentikan seorang pria tampan yang bersusah payah melepas pakaian si wanita. Suara tangisan yang memilukan hati sama sekali tak menggoyahkan hati nurani pria 25 tahun yang tampan itu.


Obat yang diberikan oleh rekan kerjanya membuat ia tak bisa mengendalikan dirinya. Membuat ia seakan-akan menjadi buta dan tuli.


Srekk


Karena kalang kabut dan ia tak bisa menahan rasa panas yang mengerilya yang semakin menjadi-jadi pada tubuhnya membuat pria 25 tahun ini merobek pakaian wanita cantik itu.


Dalam sekejap mata pria itu memaksa dirinya untuk masuk kedalam wanita cantik itu. Sedangkan wanita itu sudah sangat lelah memberontak. Dia sudah kehabisan banyak tenaga untuk melawan tenaga pria tampan itu. Tetapi sayang apalah daya tenaga seorang wanita dibandingkan pria.


"Hilang sudah hal yang selalu aku banggakan selama ini, aku sudah tak suci lagi aku kotor, aku kotor. Apa yang harus kukatakan pada suamiku kelak. Mama papa hiks hiks maafkan aku". Batin wanita cantik dengan air mata yang terus mengalir.



Entar lagi yahh, author coba buat lanjutin...
Semoga kalian suka, kalau nggak suka bilang aja dikomen entar author hapus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliyn1508, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 29

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨

Up lagi 😚

Penerbangan dari Amerika menuju Inggris memakan waktu yang lumayan lama. Sekitar tujuh jam tiga puluh lima menit lamanya. Jarak yang ditempuh pesawat sekitar 6.837 kilo meter. Dengan kecepatan penerbangan 900 kilo meter per jam.

Pesawat pribadi milik keluarga Smith baru saja mendarat di bandara internasional Inggris, Heathrow airport. Segera para petugas-petugas bandara bergegas untuk menyambut tuan dan nyonya Smith.

"Welcome Mr. Smith and Mrs. Smith".

*selamat datang tuan Smith dan nyonya Smith*

"Thank you Mr. David".

*Terima kasih tuan David*

"How was your trip ?".

*Bagaimana perjalanan anda ?*

"Everything is alright"

*Semuanya baik-baik saja*

"Let's take a break, how about drinking coffee together ?".

*Mari kita istirahat, bagaimana kalau minum kopi bersama ?*

"Looks like another time, today I have very important business".

*Sepertinya lain waktu, hari ini saya memiliki urusan yang sangat penting*.

"To warm the body that has been hit for a long time by the cold air ?".

*Menghangatkan tubuh yang sudah lama dihantam udara dingin*

"Sorry, we really had to hurry".

*Maaf, kami benar-benar harus bergegas*.

"Oh what a shame, well we can't hold you back much longer".

*Sayang sekali, kami tidak bisa menahanmu lebih lama lagi*.

"Alright, thank you sir we will be leaving soon, see you again".

*Baiklah, terima kasih pak kami akan segera berangkat, sampai jumpa lagi*

"See you again".

Setelah cukup lama berbincang-bincang ringan dengan petugas bandara. Jhon dan Esmeranda segera bergegas masuk kedalam mobil untuk pergi menuju apartemen Agatha. Perjalanan dari bandara menuju apartemen Agatha memakan waktu yang lumayan lama.

Sekitar satu jam-an akhirnya orang tua Agatha tiba di parkiran. Tahu sang tuan dan nyonya akan datang segera para bodyguard yang diperintahkan oleh Sean untuk menjaga Agatha berbaris rapi menunggu kedatangan sang tuan. Saat mobil sang tuan sudah terparkir dengan rapi mereka segera menghampiri mobil untuk membukakan pintu dan mengawal sang majikan untuk masuk.

"Dimana nona mudamu ?".

"Sejak sampai kemarin pagi nona muda tidak pernah keluar dari apartemen tuan".

"Mungkin dia kelelahan".

"Mari tuan dan nyonya".

Para bodyguard pun mengawal sang majikan memasuki lift. Esme sama sekali tak pernah menyapa suaminya. Tak ada senyuman karena rasa kesal pada Jhon.

"Sayang tersenyumlah, kita akan bertemu dengan putri kita".

"Kau saja yang tersenyum, aku sedang sariawan".

"Sayang".

"Bersiaplah putrimu akan memelukmu".

"Sayang aku tidak bermaksud".

"Lupakan saja".

"Dengarkan aku".

Ting

Bunyi lift menghentikan perbincangan suami istri tersebut. Dengan cepat Esme keluar dari lift, ia begitu lelah. Hari dimana Agatha menelpon untuk meminta mereka agar datang. Adalah hari yang begitu menyibukkan, ia mengurus begitu banyak hal. Belum lagi mengikuti sang suami untuk bertemu dengan para kolega bisnis.

Karena hal itu waktunya istirahat benar-benar tidak ada. Tiba-tiba suaminya itu menginyakan saja permintaan putri mereka. Perbuatan suaminya membuat ia berpikir apakah suaminya tidak memikirkan dirinya juga.

Memang Esmeranda sedikit sensitif. Apalagi saat ia begitu lelah, ia ingin diperhatikan dan dimanja. Tetapi sialnya suaminya itu membuat dirinya kembali berpetualang ke negeri orang.

"Tekan bel pintu".

Jhon mengangguk patuh, ia segera menekan bel yang berada disisi pintu. Agatha yang berada didalam apartemennya ia sedang tertidur lelap tak mendengar apa-apa. Satu, dua, tiga bahkan empat kali banyaknya Jhon menekan bel tetapi tak kunjung ada sahutan dari dalam.

Esmeranda sedikit panik, memang tak dipungkiri ia benar-benar merindukan putrinya. Tetapi ia hanya diam saja, ia ingin melihat sejauh mana suaminya akan berbuat. Jhon menggedor-gedor pintu sambil berteriak memanggil putrinya.

"Agatha".

"Agatha".

"Agatha".

Tetapi sialnya ia tidak tahu bahwa apartemen itu kedap suara. Sean benar-benar lupa memberitahukan semua itu pada kedua orang tuanya.

"Tekan sekali lagi".

"Sekali lagi apa, aku sudah menekannya berkali-kali tetapi tidak ada sahutan sama sekali".

"Coba lagi".

"Agatha"

"Agatha".

Jhon panik ia tak tahu harus berbuat apa, ia mengendor pintu sekuat tenaga. Lalu memanggil nama Agatha berkali-kali tetapi semua usahanya nihil, tidak ada hasil. Kebetulan sekali dua orang bodyguard datang dengan membawa koper barang majikannya.

"Tuan dan nyonya mengapa anda disini ?".

"Bagaimana tidak, putriku tak kunjung mendengar panggilanku"

Dua orang bodyguard tersebut menatap bingung kepada tuan mereka. Apa yang terjadi mengapa jari jemari tangan tuan mereka memerah dan berdarah.

"Apakah tuan sudah mencoba menekan bel pintu ?". Sahut salah satu bodyguard.

"Sudah, semuanya sudah aku lakukan bahkan memukul pintu lalu memanggil namanya sudah aku lakukan tetapi putriku tak kunjung menyahut".

"Tuan memukul pintu ?". Tanya salah satu bodyguard itu lagi

"Dasar bodoh, aku memukul pintu supaya putriku mendengar mungkin bel-nya rusak".

"Tetapi tuan apartemen nona kedap suara".

Damn it

"Bodoh". Cibik Esmeranda

"Kenapa kau tak memberitahuku sejak awal ?".

"Saya kira tuan mengetahuinya".

"Astaga".

Jhon menepuk jidatnya frustasi, ia segera meraih handphonenya lalu menelpon Agatha.

"Honey dimana kau ?".

"Daddy ?".

"Iya ini daddy, dimana kau ?".

"Di apartemen daddy aku masih tertidur".

"Astaga daddy kira kau kenapa-kenapa, bukalah pintu daddy and mommy sudah lama menunggumu disini".

"Sungguh ?".

"Yes, jika kau tak percaya daddy akan menekan bel pintu".

Ting tong

"Oh my God, tunggu aku daddy" .

Agatha segera bangun dari ranjangnya. Dia berlari keluar dan membuka pintu dan benar saja kedua orang tuanya sudah menunggunya didepan pintu.

"Daddy, mommy".

Agatha melompat dan Jhon segera menangkap tubuh putrinya yang berayun ke tubuhnya. Sedangkan Esme hanya melihat kedua orang kesayangannya itu sedang tertawa bahagia.

"Kapan kalian sampai ?"

"Kami sudah tiga puluh menit disini menunggumu".

"Oh my mengapa daddy tak menekan bel ?".

"Jangankan menekan bel, bahkan daddy sampai memukul pintu apartemen saking paniknya daddy, daddy kira kau kenapa-kenapa di dalam".

"Apakah daddy tidak tahu bahwa apartemen ini kedap suara ?".

"Kakakmu tidak pernah memberitahu daddy atau pun mommy".

"Astaga oh iya where is mommy ?"

"I'm here".

Agatha sontak melihat kebelakang tubuh Jhon. Dia melihat wajah sang mommy yang tak ada eskpresi. Datar bagai jalan raya.

"Kenapa dengan wajahmu mom ?".

"Mommy-mu sedang marah". Bisik Jhon kepada Agatha.

"Mommy tidak merindukanku ?".

Hiks hiks hiks

.

.

.

💮 Bersambung 💮

Para readers kesayangan author ayo jangan lupa rutinitasnya hehe like, komen, tekan favorit dan VOTE sebanyak-banyaknya.

Jangan lupa klik profil author kemudian follow akun mangatoon author.

Terima kasih.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨

1
Lina Syah
lanjut Thor
Lina Syah
ya ketemu my son 😁😁😁😁
kai
/Good/
Anis Marifah
tinggi 170 berat 40...krempeng amat si Allis /Speechless/
Wawan Setiawan
cerita nya makin lama makin kg asik .masa anak kecil songong berarti yg bikin cerita lagi kecil songong
Nuri Maulidia
Luar biasa
ze_ze
aku ikut nangis sesak rasanya dada ini
Timah Hair Faiz
bagai di siram air hujan di tengah kemarau panjang kala notif ini muncul di hp saya
sehat selalu Thor moga up nya makin banyak
sagi🏹
ceritamu keren thor 👏
joyji
certanya kurng seru... selalu argatha yg jdi topik utama
joyji
aduh thor...knp Sean jrng sekali bertemu dengan allis....sprtinnya topik yg d bahas selalu argatha....yg lebih seru lagi dong thor...allis lebih di buat gimn a lagi dengan Sean...
Gabutz
lanjuttt thor ceritanya seru
Geri Riyadi
cerita yg luar biasa... good
Mam Jes
sadisss
Mam Jes
sadissss
Timah Hair Faiz
lanjut lagi thor
Nengah Suarni
di cerita ini allis sangat bodoh masak ndak tahu yg membuat anak nya celaka laki2 lucas itu bodoh2
irma hidayat
kapan hapy nya thor
Mam Jes
lanjutanya mn???
Nengah Suarni
alis bego ndak bisa bedakan orang jahat thor tolong bantu alis dong biar tahu lucas jahat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!