kehidupan umi berubah setelah dia di tinggal neneknya, satu persatu orang yang dekat dengan nya pun mulai meninggal kan nya,
umi bertahan hidup dengan bekerja serabutan, demi menyelesaikan sekolah nya, dan cita citanya untuk segera berkumpul lagi dengan adik tercinta, sedangkan ibunya tidak perduli dengan keadaan umi dan adiknya semenjak kehilangan ayahnya ibu umi telah menikah lagi. dan suaminya yang baru tidak menginginkan umi dan adiknya,
di sekolah umi termasuk siswa berprestasi, ia mempunyai seorang sahabat baik , namun saat umi baru merasakan cinta pertamanya pada seorang cowok yang pernah membantunya, umi pun terpaksa harus mengalah demi persahabatanbnya, karena ternyata sahabatnya juga menyukai pria yang sama
bagaimana dengan keseharian umi, mampukah umi menyelesaikan sekolah dan berkumpul lagi bersama adik tercinta , lalu bagaimana dengan cinta pertama umi
***
cerita ini aku buat tentang kisah percintaan anak di era tahun 2000 an , di mana saat itu tidak ada sosial media , dan ini cerita pertama ku , masih berantakan dan aku berharap kritikan dan saran dari pembaca yang baik hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alfirzik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
galau
pagi sebelum berangkat ke sekolah di rumah arfan
ardi sengaja menunggu Arfan untuk berangkat sekolah pagi ini .
"lo.. bang Ardi belum berangkat , kok tumben ." arfan
" aku nunggu kamu, aku nebeng ya, ban motorku bocor ."
" lo, perasaan semalam gak apa apa,? kapan bocornya ,?."
" gak tau, tiba tiba aja udah bocor ." kata Ardi lagi
Arfan segera menghabiskan sarapan nya, dan berangkat ke sekolah dengan diikuti Ardi,
" abang antar aku ke sekolah dulu , nanti motornya Abang bawa aja." kata Arfan
" umm,.." Ardi hanya mendehem , Ardi sedang berpikir bagaimana cara nya dia menanyakan tentang hubungan Arfan dengan umi.
sampai di gerbang sekolah arfan
" fan, nanti kamu pulang jam berapa ."
" seperti biasa bang jam satu siang ."
"ok tar aku jemput ."
" gak perlu bang, aku nebeng teman ku aja ." sebenarnya Arfan sedang berusaha menghindari Abang nya itu, ia tak mau jika abang nya itu bercerita tentang hubungan nya dengan umi, Arfan belum siap mendengarny.
***
umi dan teman teman nya segera ke taman sekolah tempat favorit mereka, mereka sudah tak sabar ingin mendengar cerita yang membuat seorang umi sampai gak bisa tidur dan menangis di kelas
" nah.. sekarang coba kamu cerita ke kita apa yang membuat mu, seperti orang bodoh pagi ini ." teri menatap umi intens dan di barengi anggukan yang lain nya
" aku.. a.. aku.. " umi ragu ragu
"apa masih ada rahasia di antara kita Umi Khumairah, Raisa sengaja menyebut kan nama lengkap umi sebagai bentuk rasa kecewa nya.
" Bu.. bukan begitu sa, tapi.. tapi aku malu.. mengatakan nya." ahhhh... umi menutup kedua mukanya dengan telapak tangan nya menyadari
kebodohan nya . ia merasa terlalu PD sehingga mengganggap Arfan dan Ardi masih menyukainya .
" baiklah kalau kamu malu, dan gak mau bercerita . kami akan meninggal kan mu sendiri agar kamu tenang, ayok kita tinggal kan umi sementara mungkin dia ingin sendiri ." ajak raisa pada yang lain
mereka pun hendak melangkahkan kakinya namun ...
" ini tentang bang Ardi dan Arfan .." kata kata umi langsung menghentikan langkah mereka dan mereka merasa umi dengan pandangan menyelidik..
" maksudmu.... jangan bilang kamu menyukai kedua sepupu ku itu, ..?" Raisa menjawab dengan menyipitkan matanya
" bu.. bukan begitu Raisa.. ahhh sudah lah , aku gak tau harus memulai dari mana, kau tidak akan mengerti apa yang aku rasa, sebaiknya aku ke kelas saja." umi hendak melangkahkan kakinya namun di cegah oleh raisa
" tunggu, kamu gak bisa membuat teks teki pada kami, ayo ceritakan agar kami bisa membantumu . " Raisa sambil menarik tangan umi dan menyuruhnya duduk di bangku
umi menarik nafas dalam lalu menceritakan tentang hubungan nya dengan Ardi, dan juga Arfan, umi juga menceritakan kalau Arfan pernah memintanya menjadi pacar nya waktu di SMP, dan ia menolak karena sahabatnya juga menyukai arfan, tak lupa umi menceritakan bahwa Ardi juga baru memintanya menjadi pacar nya tapi umi menolaknya..
"ahhhh, aku bingung sekali bagaimana harus bersikap pada mereka, aku .. aahh" umi terlihat prustasi .
" rumit..." komentar Vani
" gak rumit kalau kamu tau perasaan Arfan sekarang " kata teri dan di tanggapi anggukan oleh raisa
" kamu betul sa, jika Arfan masih menyukai mi, agak sedikit rumit karena umi akan kembali harus menjaga perasaan bang Ardi, tapi kalau Arfan tak memiliki perasaan lagi pada umi.. semua akan aman ." kata kata raisa tepat mengenai ulu hati umi, .. bagaimana pun juga umi sangat berharap agar Arfan masih menyukainya ..
namun..
" ehh tunggu deh, .." Vani melirik umi tajam
" apa kamu beneran tidak menyukai bang Ardi.."
" tidak, aku sudah menganggap bang Ardi seperti abangku sendiri ."
"lalu Arfan ..? " vani melanjutkan
" a.. aku..., " umi tak melanjutkan kata katanya karena dia malu jika teman teman nya tau dia masih sangat menyukai arfan ,
" kamu gak perlu nanya itu deh Van, kalau umi tak menyukai arfan, mana mungkin di galau seperti orang bodoh gitu. " teri menjawab sambil menatap umi
umi hanya menunduk kan pandangan nya ke rumput yang ada di depan nya, ia begitu malu pada teman teman nya , ia takut teman teman nya akan berpikiran kalau ia terlalu ke PD am untuk berharap pada seorang arfan.
" aku ada ide..., nanti aku akan menanyakan pada Arfan tentang perasaan nya pada mu umi.." Raisa tiba tiba buka suara
" ja.. jangan , jangan sa. nanti Arfan .. " umi tak melanjutkan kata katanya
" aku ingat bang Ardi pernah bilang padaku kalau Arfan itu pernah punya cinta monyet, apa.. jangan jangan itu kamu mi, " kata Raisa lagi
" man aku tau, bisa jadi itu Rina, kan pacar Arfan dulunya Rina. " jawab umi
" ah.. cara satu satunya adalah mencari tau tentang arfan, udah.. kamu tenang saja aku akan jadi dedektif buat sahabat ku ini." Raisa memeluk bahu umi
" aku setuju.. sa, kamu harus tau dulu perasaan Arfan pada umi. " teri
" kalau begitu sekarang kita ke kelas dulu . bel sudah berbunyi ." mereka pun masuk ke kelas
***
di SMK JAYA BAKTI .
arfan tidak berkosentrasi dalam mengikuti pelajaran ia terus memikirkan apa yang harus di lakukan nya, apa dia harus mundur atau dia harus maju.. dia tak ingin bersaing dengan kakaknya sendiri apa lagi urusan perempuan tapi ia juga tak bisa melupakan umi begitu saja
" fan kamu kenapa , dari tadi aku perhatikan kamu terlihat murung ." Arumi yang dari tadi hanya memperhatikan Arfan tiba tiba memberanikan diri untuk bertanya
"aku gak papa rum." arfan
" umm, yakin ., ..aku lihat kamu kusut dan kamu sangat tidak bersemangat apa kamu sakit ."
Arum yang sengaja memberikan perhatian pada Arfan . Arumi memang sangat menyukai arfan, tapi Arfan selalu bersikap cuek pada Arum ,
" rum aku ke kelas duluan yah, .." Arfan tak menghiraukan Arumi yang dari tadi berusaha baik padanya .
" eh.. iya ." Arumi hanya pasrah ." begitu sulit untuk sekedar dekat dengan seorang arfan , entah apa yang salah padaku, padahal hampir semua cowok di sekolah ini menyukaiku, tapi kenapa Arfan tidak bisa melirik ku sedikit saja." Arumi berkata dalam hati
ia, Arumi adalah seorang gadis periang dan cantik , dia adalah idola para cowok di SMK JAYA BAKTI . tapi hatinya malah memilih Arfan yang sudah jelas tak meliriknya sedikit pun , Arumi sudah mencoba untuk melupakan Arfan dengan memacari cowok cowok keren di sekolah itu, tapi Arfan yang cuek malah selalu membuat Arumi tambah penasaran dan merasa tertantang untuk menjadikan Arfan pacarnya .
akhirnya jam sekolah pun berakhir , umi cs sudah berada di gerbang sekolah. mereka menunggu jemputan masing masing .
umi baru saja sampai di kosan nya saat dia melihat ada motor yang ia kenal sudah terparkir di depan kamar kos ...umi pun mempercepat langkah kakinya.., " kenapa dia kesini.." batin umi ...
***
siapa yang datang.. ke kosan umi Arfan atau Ardi
yok yang kepo sama perjuangan umi untuk menggapai cinta dan cita cita nya, lanjut baca bab berikutnya yah, jangan lupa like dan komentar nya .. 😊😊😊