✧---------
'Wah cover nya baguss"
"maaf cover ini bukan buatan saya"🗿
cerita ini berdasarkan imajinasi saya, Yah pikir-pikir ada yang mau baca, menulis cerita adalah hobi saya (ketika gabut)
Ξ Ini adalah kisah seorang anak berumur 5 tahun tiba-tiba terbangun di sebuah hutan yang lebat. Anak itu tidak mengingat sama sekali mengenai dirinya. Tidak tahu namanya, tempat tinggalnya, serta keluarganya.
Suatu hari Raja iblis menemuinya dan memberikannya tempat tinggal dan untuk pertama kalinya ia memiliki dua saudara kembar yang sangat menyayanginya. Seorang pangeran dan putri dari Sang Raja Iblis.
Seiring dengan berjalannya waktu, Ia memiliki peran penting dalam dunia ini. Keberadaannya bahkan menjadi ancaman bagi Antagonis dari Cerita ini.
Anak ini bernama Laplace
-----------------------------------------
kutipan dari seseorang,
"Tuhan tidak menyuruhmu untuk sukses, Tapi menyuruhmu untuk berjuang tanpa henti"
◑cuma mampir lihat-lihat saja gak apa-apa👍, tapi yahh komen dikit lahh
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon who?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Season 2 | Turnamen Tahunan
Laplace menerobos badai salju yang semakin dingin. Akhirnya Ia sampai di tempat pendaftaran, disana sangat sepi dan hanya ada beberapa orang.
"permisi! aku mau mendaftar"
Disana hanya ada tiga orang, salah satunya adalah penjaga loket pendaftaran.
"Kau nekat sekali ya nak, kau juga beruntung aku masih belum mengirim daftar peserta kepada panitia, lalu Siapa namamu?" tanya si penjaga.
"Laplace, hanya Laplace!"
"Baiklah, bawa kartu ini, besok turnamen akan digelar di pagi hari, jadi jangan sampai kau sakit karena menerobos badai salju!"
"Terima kasih banyak, aku pergi dulu!"
"Berhati-hatilah!!"
Laplace kembali ke kedai angsa kembar.
Carmilla dan yang lainnya menunggu Laplace, lalu Laplace datang dengan kondisi badan yang penuh dengan salju, bahkan tubuhnya sedikit membeku.
"Dasar!, Kau membuat Carmilla khawatir!" Boss memarahi Laplace.
"Maaf hehe"
"Jadi apa kau berhasil mendaftar?" Tanya Dell.
Lalu Laplace menunjukkan kartu peserta miliknya.
Sambil menunggu pengunjung, Laplace dengan Dell bermain 'Kiso'.
Kiso adalah permainan yang mirip dengan Catur. Dell sangat ahli dalam permainan ini, bahkan Laplace sampai tidak bisa menang sama sekali.
"Ngomong-ngomong, dari tadi aku tidak melihat Zill?" Tanya Laplace.
Zill adalah salah satu pelayan yang bekerja di kedai angsa kembar.
"Oh, tadi dia disuruh boss untuk membeli beberapa bahan memasak" jawab Dell.
Beberapa menit kemudian
"yah aku kalah lagi"
Laplace sudah kalah lima kali berturut-turut, Dell tidak memberikan kesempatan menang kepadanya.
Kemudian seseorang datang membuka pintu.
"Brak!!"
Udara dingin menyebar keseluruh ruangan, orang itu adalah Zill. Tubuhnya hampir membeku sambil membawa sebuah kotak besar.
Semua orang memperhatikannya, kemudian dengan sigap mereka menolong Zill.
"Hwacih!"
Zill kedinginan.
"Ya ampun, seharusnya kau tidak usah memaksakan dirimu" ucap Vian.
Keesokan harinya, Turnamen Tahunan Kota Lumberg Diadakan.
Beberapa dari penonton mempertaruhkan uang mereka untuk peserta yang mereka dukung.
"Ini terlalu ramai" ucap Laplace yang duduk di kursi tunggu.
"Baiklahh!!!, Perkenalkan namaku adalah Derry, aku akan menjadi pembawa acara kalian tahun ini, Dan untuk para penonton saya harap kalian semua menikmati pertandingan ini. Namun saya harus memberikan kabar kurang bahagia karena baginda raja tidak bisa hadir kali ini, Namun seluruh Jenderal Suci menghadiri pertandingan ini, dan mereka sekarang berada di Utara bangku penonton!"
Semua orang bersorak.
"Jarang sekali kau mau menghadiri acara seperti ini, End" ucap Skurd.
Skurd juga bagian dari Jenderal suci kerajaan.
"Aku yakin dia pasti mengikuti turnamen ini!" Jawab Endora.
Hari itu cuaca. Tidak terlalu dingin, Matahari juga sedikit terlihat, walau sinarnya tidak terlalu menghangatkan.
"Baiklah!!, Tanpa basa-basi lagi, Turnamen Tahunan Kota Lumberg dimulai!!!, Dan yang menjadi peserta pertama adalah, Lea seorang Elf sekaligus petualang wanita, dan untuk lawannya adalah Si pandai Besi dengan ototnya yang besar, Danny si Dwarf!!!"
"Kau terlihat bosan End?" Tanya Skurd.
"Aku hanya tidak suka menunggu" jawab End.
"Kudengar Beberapa waktu yang lalu kamu melamar seseorang ya?" Tanya Saya.
Saya adalah salah satu Jenderal suci kerajaan.
"Tapi aku ditolak" jawab Endora.
Semua Jenderal suci di sana kaget.
"APA!"
Di sisi lain Laplace masih berada di ruang tunggu, sepertinya dia mendapat sedikit masalah.
"Heii, orang kurus seperti mu kenapa ikut turnamen ini!?" Tanya seorang pria kekar.
"Iya itu benar, bahkan kakimu dibandingkan dengan lenganku, itu seperti Ranting pohon!!"
Dua orang dari Bangsawan mengganggu Laplace, Namun Laplace berusaha untuk mengabaikan mereka berdua.
Beberapa Ronde telah berlalu, Sekarang adalah gilirannya.
"Untuk peserta selanjutnya adalah seorang pria muda berusia lima belas tahun, dia bukanlah seorang kesatria dan hanya bekerja sebagai koki di kedai Angsa kembar, mari kita sambut dia!!! Laplace!!!! Si koki!!!"
Teman-teman dari kedai Angsa kembar tampak mendukung Laplace.
Beberapa orang juga menyemangatinya.
"Dia yang aku tunggu!!" Ucap Endora dengan senyuman.
"Dan untuk lawannya adalah seorang bangsawan, dia memiliki badan yang jauh berotot dibandingkan Laplace, dia adalah Geus Lumigo!!!!"
Lawan Laplace adalah salah satu dari bangsawan yang mengganggunya tadi.
"Yoo, Ranting pohon!!, Aku akan mematahkan mu dengan mudah" ucap Geus.
Laplace terliht senang.
"Bagus!!, Jadi aku sedikit punya alasan untuk membuat mu babak belur!" Ucap Laplace dengan sedikit tertawa.
"Pertandingan!! Dimulai!!!!"
Geus berlari dan memukul Laplace, Namun itu berhasil ia hindari.
"Buk!!"
Pukulan Geus mengenai dada Laplace.
"(Special Ability yah!)"
Laplace mengambil jarak aman.
"Bagaimana, itu adalah special ability ku!, Pukulanku bisa berlipat ganda!!"
"Ayolah Laplace, aku sudah mempertaruhkan semja uangku!!" Ucap Dell.
Kemudian Laplace tertawa.
"Ha!!, Kau pikir aku takut denganmu, bagiku kau hanya seekor tikus yang dengan mudahnya aku injak!" Ucap Laplace
"Apa!!" Geus sangat marah.
Geus berkali-kali memukul Laplace, bahkan pukulannya sampai menembus perut Laplace.
Namun tentu saja selama darah Laplace masih banyak, regenerasinya akan sangat cepat.
"Tidak mungkin!" Geus terlihat kaget.
"Sudah kubilang kau hanya tikus!"
Tubuh Laplace dengan cepat beregenerasi, Dan kemudian Laplace menunjukkan sedikit kekuatannya.
Sebenarnya kekuatan fisik Laplace jauh dibandingkan dengan Cano, namun jika kekuatan fisiknya di gabung dengan sihir, maka kekuatannya akan mendekati milik Cano.
"Aku belajar sedikit dari teman lamaku, dia bilang pukulan akan sangat mematikan jika, aku bisa mengatur pernafasan ku"
Kemudian Laplace mengatur pernafasan disertai sihir yang ia pusatkan di kepalan tangannya.
"Kemarilah!!!, Kita akan beradu pukulan!!, Fist to Fist!!" Ucap Laplace.
"Bajingan!!! Kau!!!" Geus sangat marah hingga Ia mengeluarkan semua kekuatannya.
Mereka berdua melesat dengan kecepatan tinggi, Pukulan Geus berlipat ganda, Laplace mengorbankan Lengan kirinya beserta Jantungnya.
Pukulan Laplace mengenai perut Geus namun masih belum memperlihatkan dampak apapun, Geus tertawa seolah-olah ia telah menang.
"Haha!! Kau terlalu sombong kurus!!"
Laplace tersenyum.
"*Ha? Diamlah dan biarkan aku menghitung, 3,2,1"
"↯Magnum Strike*!"
Geus terpental hingga menghantam dinding arena. Seketika Ia tak sadarkan diri.
"Apa itu tadi!?" Skurd kaget melihat pukulan Laplace barusan.
"Sudah aku bilang dia sangat kuat", ucap Endora.
"Hei!, Endora kenalkan aku padanya" ucap Ruby (Jenderal suci)
"Aku tidak mau!", Jawab Endora.
"Dasar pelit!"
"Waoww Laplace mengeluarkan kekuatannya!!, Laplace menyebutnya Magnum Strike!!!" Derry kegirangan mengomentari pertarungan Laplace dengan Geus.
Laplace memenangkan babak pertamanya.
Kemudian Berkali-kali ia memenangkan babak penyisihan, Hingga Ia sampai di Final.
Pertandingan Final Di beri Jeda 30 menit sebelum dimulai.
"Aku mencium bau-bau kemenangan!" Ucap Dell.
Tentu saja Dell senang, karena ia menang taruhan.
Boss juga tampak bahagia.
"Aku mencium bau-bau Kedaiku sebentar lagi akan Ramai" ucap Si boss.
"Mereka berdua, dasar mata duitan" ucap Vian.
"Carmilla, kamu terlihat khawatir" tanya Zill.
"Sebenarnya Laplace juga punya kelemahan",
Mereka semua kaget mendengar perkataan Carmilla.
susah bgt nyari author yg mampu tamatin kisahnya, beda sama author cina, biar beribu ribu tapi tetep tamat dan kebanyakan bisa selesai. sedangkan +62? entahlah, org indo umumnya cuma gabut doang, makan gaji buta, tamat kagak, bikin emosi iy-_
jadi teruntuk author yg sudah menamatkan kisahnya secara sempurna maupun tidak sempurna dari segala genre, saya sangat berterima kasih sudah menemani masa mager saya di era pandemi ini, dan terima kasih juga buat author Who? karena sudah menciptakan karya yg luar biasa ini, selalu ditunggu kisah kisah baru yg anda ciptakan. dan tolong di selesaikan dan tamatkan, saya sudah muak baca novel yg memggantung terus menerus 🙏