[ SEASON 1 TAMAT ]
—
Lyon: "Makanan apa ini? Perlu menunggu lama untuk memasaknya dan rasanya tidak enak, Sistem aku akan menukar Pop Mie!"
[Selamat Pop Mie telah disimpan di penyimpanan]
Lyon: "Alat transportasi macam apa ini? Rasanya sangat tidak nyaman dan sangat lambat, Sistem aku akan menukar BMW!"
[Selamat BMW telah disimpan di penyimpanan]
Lyon: "Apa? Kalian semua ingin memotongku dengan pedang? Baik, Sistem aku akan menukar RPG-7!"
[Selamat RPG-7 telah disimpan di penyimpanan]
-
Lyon Daneka seorang cleaning service di sebuah mall tanpa terduga pindah ke dunia lain dimana semua orangnya memiliki roh yang terikat sejak lahir untuk meningkatkan kekuatan mereka.
Ikuti Lyon dengan Sistem Mall nya untuk membuat dunia itu menjadi lebih menarik.
===========================================
Semua tokoh, nama, tempat, dan lainnya di novel ini hanya semata-mata khayalan dan imajinasi author.
===========================================
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon la_ziap11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 30 - Wind Orb
"Baiklah maafkan aku sebelumnya, aku tau aku salah" kata Lyon dengan tulus.
Mao Yu merasa Lyon meminta maaf dengan tulus kemudian dia berdiri "Huh setidaknya kau punya hati nurani" kata Mao Yu menonaktifkan roh perangnya dan berjalan pergi.
"Hei Kau ingin pergi kemana?" tanya Lyon mengikuti Mao Yu.
"Jangan ikuti aku!" kata Mao Yu dengan dingin.
"Aku tidak mengikutimu, hanya kebetulan tempat yang kita tuju sama" kata Lyon.
Mao Yu menatap Lyon dengan dingin kemudian mendengus tanpa mengatakan apapun.
Tidak terlalu lama mereka sampai di sebuah hutan bambu dengan badai tornado terus muncul di dalamnya.
"Hutan apa ini?" tanya Lyon bingung.
"Yah hutan ini tidak memiliki nama tapi kau bisa menyebutnya hutan tornado karena setiap beberapa detik badai tornado akan terbuat di hutan ini" kata Mao Yu menjawab pertanyaan Lyon.
Lyon mengangguk mengerti kemudian bertanya "Emm... Jadi untuk apa kita kesini?".
Mao Yu menatap Lyon lalu mendengus "Huh sudah kuduga kau hanya ingin mengikutiku" katanya dengan dingin.
"Ahaha..." tawa Lyon sambil menggaruk kepalanya.
Kemudian Mao Yu berhenti menatap Lyon dan melihat ke dalam hutan tornado.
"Hutan ini sudah seperti ini sejak lama, aku ingin mencoba peruntunganku untuk melihat apakah aku dapat menemukan Wind Orb di dalamnya" kata Mao Yu.
"Wind Orb?" tanya Lyon penasaran.
"Orb akan muncul di suatu tempat yang memiliki intensitas elemen yang sangat ekstrim, dan elemen orb tersebut akan sesuai dengan elemen tempat orb itu terbuat"
"Yah kurasa orang sepertimu yang hanya mengandalkan peliharaan kuat pasti tidak pernah mengetahui tentang orb" kata Mao Yu melirik Lyon.
Lyon menggaruk kepalanya dengan senyum malu 'Jika dia tau aku telah menyerap Thunder Orb, aku penasaran bagaimana reaksinya' pikir Lyon dalam batinnya.
"Yah baiklah aku tidak tau apa itu orb tapi karena aku pria yang baik hati, aku akan membantumu mendapatkannya" kata Lyon sambil menepuk dadanya.
Mao Yu menatap Lyon dan mendengus "Huh terserah kau saja" katanya lalu berjalan masuk ke hutan tornado.
Lyon mengikuti Mao Yu ke dalam hutan dan menghindari badai tornado kecil dengan baik saat mengikuti Mao Yu.
"Bagaimana kau bisa tau dimana badai tornado akan muncul?" tanya Lyon penasaran.
"Sejak kecil aku sering berlatih di tempat terjadi badai angin seperti ini dan roh perangku juga elemen angin, jadi aku bisa merasakan dimana badai tornado di hutan ini akan muncul" kata Mao Yu tanpa melihat Lyon sambil bergerak menghindari badai tornado.
Tak lama Lyon merasa tekanan angin di sekitarnya semakin kuat setiap dia bergerak maju.
"Sepertinya memang ada sebuah Wind Orb di hutan ini, ayo cepat!" kata Mao Yu dengan bersemangat.
Tak lama mereka sampai di tengah hutan, Lyon dan Mao Yu melihat sebuah angin yang berputar-putar membentuk bola padat tidak jauh dari mereka.
"Itu dia Wind Orb! Kau tunggu disini!" kata Mao Yu dengan bersemangat lalu mengaktifkan roh perangnya dan bergerak perlahan-lahan mendekati Wind Orb.
Lyon merasa sulit untuk bernafas dan meminta Kyutti mengaktifkan Dimensi Pribadinya.
"Hah... Hah... Haaahh... Akhirnya aku dapat bernafas dengan lancar" kata Lyon dengan tersenyum dan melihat Mao Yu.
"Apakah dia membawa barang ruang yang dapat menyimpan Wind Orb?" tanya Lyon pada dirinya sendiri.
Mao Yu terdorong beberapa langkah oleh tekanan angin yang berasal Wind Orb tapi dia terus berusaha bergerak mendekati Wind Orb langkah demi langkah sambil memutar tombak angin di depan tubuhnya untuk menghancurkan tekanan angin di sekitar tubuhnya.
"Dia memang wanita yang tangguh" kata Lyon memuji keteguhan Mao Yu.
Saat Mao Yu hanya berada tiga meter dari Wind Orb tiba-tiba tekanan angin yang sangat kuat berkumpul membentuk kepala naga yang terbuat dari angin lalu menyerang Mao Yu.
"Bahaya! Kyutti, Whitti kalian tetap di Dimensi Pribadi!" kata Lyon dan mengaktifkan Thunder Orb dan roh perangnya secara bersamaan.
Dia menahan nafasnya lalu mengeluarkan dua tombak perak dari penyimpanan dan menggunakan keterampilan Lightning Body dan Lightning Movements secara bersamaan untuk muncul seketika di depan Mao Yu.
Lyon melihat kepala naga yang menyerang dan menggunakan keterampilan Dual Weapons dan Lightning Spear Technique secara bersamaan untuk membalas serangan kepala naga angin.
"Tsst... Duar!" kedua tombak perak bertabrakan dengan kepala naga dan tekanan angin yang sangat besar tersebar kemana-mana.
Lyon terdorong mundur sebanyak lima langkah sambil melindungi Mao Yu dibelakangnya.
"Kau... " Mao Yu terkejut melihat Lyon tiba-tiba berada di depannya untuk melindungi dirinya, juga terkejut karena kekuatan Lyon jauh lebih tinggi dari yang dia duga.
Lyon melihat Mao Yu dibelakangnya "Apa kau baik-baik saja?" tanya Lyon.
"Kau kekuatanmu... Petir ungu... " kata Mao Yu masih bingung.
"Nanti akan kujelaskan, aku akan mengambil Wind Orb dan memberikannya padamu setelahnya, apa kau percaya padaku?" tanya Lyon sambil menatap Mao Yu.
"Nanti akan kujelaskan, aku akan melawan serangan yang dikeluarkan Win Orb"
"Saat itu kau harus bergerak dengan cepat untuk memasukkan Wind Orb ke dalam penyimpananmu sebelum Wind Orb itu membuat serangan lain, apa kau percaya padaku?" tanya Lyon sambil menatap Mao Yu.
Mao Yu menatap mata Lyon dan menganggukkan kepalanya "Baiklah aku percaya padamu, tapi kau harus menjaga dirimu baik-baik, aku tidak ingin mengorbankan orang lain untuk keuntunganku sendiri" kata Mao Yu.
Lyon menganggukkan kepalanya dan kembali melihat Wind Orb yang sedang membuat kepala naga yang lebih besar dari sebelumnya, yang terbuat dari tekanan angin yang sangat kuat untuk menyerang mereka berdua.
Lyon menarik nafasnya dalam-dalam dan meningkatkan energi Thunder Orb sekuat yang dia bisa dan mengalirkannya ke seluruh tubuh menggunakan keterampilan Lightning Body untuk melindungi tubuhnya.
Jika dilihat-lihat Lyon sekarang seperti memakai sebuah baju besi yang terbuat dari gumpalan petir ungu.
Lyon melihat kepala naga yang datang kepadanya dan menguatkan cengkraman tangannya pada kedua tombak.
Dia menggunakan keterampilan Lightning Spear Technique yang berada di tingkat sempurna untuk membuat satu ayunan ledakan petir saat dia mengayunkan kedua tombaknya pada kepala naga.
"Duar!!!" Ledakan besar terjadi karena tabrakan kedua tombak Lyon dan kepala naga.
Kepala naga itu hancur dan tekanan angin tersebar ke segala arah, sementara Lyon terpental beberapa meter dan menabrak sebuah pohon hingga patah lalu dia memuntahkan darah dari mulutnya.
Mao Yu memanfaatkan situasi sementara tekanan angin telah tersebar dan Wind Orb belum menyiapkan serangan baru untuk dengan cepat mendekati Wind Orb dan menggunakan gelang di tangannya untuk menyentuh Wind Orb.
"Sst..." Wind Orb itu terserap ke dalam gelang dan tekanan angin di sekitar tempat itu dengan cepat menghilang.
...—...
Jangan lupa Like, Komen & Rate 🌟🌟🌟🌟🌟 nya untuk menambah semangat author untuk melanjutkan novel ini.
Kedua, karena lingkungan yang kurang mendukung, entah karna keluarga, sekolah, atau masyarakat.
Kebanyakan juga karena kasus bullying, yang buat anak depresi dan tertekan jadinya anak nggak mau sekolah. Memang Bullying dapat berdampak negatif pada kesehatan mental korban. /Frown//Frown//Whimper//Whimper/