NovelToon NovelToon
Misteri Cinta

Misteri Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Persahabatan / Tamat
Popularitas:24.2k
Nilai: 5
Nama Author: en green

Teman-teman ku sering bercerita jika ada gadis yang mimpi dipatuk ular itu artinya dia akan dipaksa nikah. Dan itu sudah sering terjadi

kalau aku tidak pernah mimpi dipatuk ular tapi aku mimpi berada di ruangan yang luas dan dibawahku banyak sekali ular yang mencoba menggapai-nggapaiku tapi tak bisa karena aku berada diatas tempat yang lebih tinggi di pojok ruangan. Aku mencoba mengusir mereka dari tempatku berdiri tapi ular-ular itu tidak ada yang pergi.

Aku juga pernah bermimpi menginjak-injak ular besar yang hanya bergerak sesekali.

itu artinya apa?

Ini adalah sekelumit kisah cinta dan kehidupanku di pondok pesantren.

Semoga bisa menemani hari-hari mu dan semoga ada sedikit ilmu yang bisa di ambil dari kisah real ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon en green, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepi

Tak seperti hari-hari biasa, ketika ulangan, kami ke sekolah tanpa membawa buku karena kami belajar di pondok dan ketika bel berbunyi kami tinggal berjalan menuju ruangan masing-masing. Pulang sekolahpun kami :nglentung: hanya membawa peralatan tulis saja. Dan sesampainya di pondok kami melepas sandal kemudian membawanya ke rak sandal di kamar masing-masing.

Begitupun denganku. Aku menjinjing sandalku saat sudah sampai di pintu pondok putri yang hanya butuh kira-kira 20 langkah dari ruangan kelas sementaraku. Berjalan masuk ke arah kamar yang terlihat dari luar melalui kaca, ternyata sudah penuh dengan teman-teman sekamar yang sudah sampai lebih dulu. Sebagian dari mereka duduk sambil ngemil dan bercerita.

Baru saja aku sampai di pintu, mbak Nurin berkata," Syifak pean pek yo mbak?"

"Hah.... nggak begitu mbak. Dia tiba-tiba saja duduk di depanku " Aku sedikit gugup karena langsung diserang mbak Nurin padahal aku tak merencanakan apa-apa.

"Hu hu hu.... pean jahat" Katanya.

'Ya salam.... Ini anak.... ' batinku. Meski Sebenarnya hatiku juga bahagia saat Syifak tiba-tiba mendekatiku karena dia benar-benar tipe idealku. Meski Setelah itu tiap kali kami bertemu, Syifak seperti membuang mukanya tak mau melihatku. Ya cuma sekejap itu saja pertemuanku dengan Syifak.

Setelah ulangan selesai kami pun antusias menyiapkan liburann kami setelah menerima raport nanti. Dan ternyata aku dapat rangking dua tapi itu nggak jujur karena beberapa kali aku berdiskusi dengan teman-temanku setelah peristiwa dengan Syifak waktu itu. Tidak ada kebanggaan sama sekali saat itu karena aku tahu aku mendapatkannya dengan cara yang salah.

.

Sehari sebelum pulang kami mencuci semua pakaian kami hingga kamar mandi dan tempat cucian selalu ramai antriannya. Begitupun tempat jemuran menjadi penuh sesak. Bahkan ada yang menggeser jemuran yang belum sepenuhnya kering untuk ditempatinya. Semua itu karena kami akan pulang dan tidak ingin meninggalkan pakaian kotor di pondok.

Malam harinya tempat cucian masih saja ramai. Mereka akan menjemurnya dan menitipkannya pada teman-teman yang pulang terlambat atau bahkan tidak pulang karena rumahnya jauh.

Aku dan beberapa teman yang sudah selesai mengambil baju dari jemuran kemudian melipatnya sambil menghabiskan malam. Bercerita tentang kebiasaan kami saat di rumah dan lain-lain. Kami akan berpisah untuk sementara waktu dan rasanya kami akan merindukan semua hal yang sudah terjadi di pondok.

"Jeng kar disusul!!!!" teriak anak-anak bersahutan

"Mbak Rotin!!!!! disusul!!!"

"Fatimah!!!!!"

Silih berganti nama-nama santri putri di jemput oleh keluarganya. Aku pun juga menunggu namaku di panggil tapi sampai sore aku dan mbak Ima belum juga di panggil.

Aku pulang selalu bareng sama mbak Ima, dijemput sama pak dhe ku, ayahnya mbak ima, wak Yas. Mungkin beliau sedang repot jadi belum bisa menjemput kami hari itu.

Jadilah kami termasuk yang tidak pulang hari itu. Saat asar tiba kami langsung memilih kamar mandi tanpa mengantri seperti biasanya. Area kamar mandi yang biasanya ramai kini tampak lengang.

Solat asar berjamaah dengan bu nyai hanya terdiri dari 2 shof saja dan saat waqiahan mulut rasanya blangkemen. Bagaimana tidak, bu nyai mengistiqomahkan membacanya sebanyak 4444 kali. Dengan jumlah santri yang sedikit tentu saja mengharuskan kami membacanya lebih banyak dan lebih cepat agar bisa segera selesai sebelum waktu maghrib datang.

Saat maghrib dan isyak kami ke kamar mandi bebarengan karena suasananya tampak menakutkan . Ditambah lagi kakak-kakak yang menggoda juniornya untuk menakut-nakuti kami.

"Hihihihihi......" Mereka tertawa menirukan nenek lampir dan kamipun berlarian pontang panting keluar dari kamar mandi.

Anak-anak kamar atas memilih tidur di kamar bawah yang tinggal beberapa saja penghuninya. Kamar A, B, dan C. Kami bercerita sambil nyebleki nyamuk yang menyerang kami tiada henti.

Jika hari biasa kami jarang digigit nyamuk karena mangsanya banyak maka ketika manusianya tinggal sedikit mereka menyerang kami bertubi-tubi seperti hewan pemangsa darah yang kelaparan setelah bertahun-tahun tidak makan.

1
Hafidz Rivandra
🙈🙈🙈
Hafidz Rivandra
Laaaah thor dh END in..??
en green: Sebenarnya belum tapi kayaknya nggak ada respon banget. Jadi males ngelanjutin. Ntar yak kalau aku mood aku lanjutin.
total 1 replies
Hafidz Rivandra
Thor up donk
en green: udah, nunggu review nya ini. Nggak tahu apanya yang salah
total 1 replies
bung@ter@t@i
maaf kak green menurut ku jgn terlalu banyak bahasa jawanya kan yg baca beda beda suku kak ,klo gak pake aartian hehehe maaf ad masukan dikit klo boleh
bung@ter@t@i: ok kak
total 2 replies
Hafidz Rivandra
Hadeuuuh ga ngerti htor
en green: yang bahasa jawanya apa yang mana?
total 1 replies
Hafidz Rivandra
Thor ko blm up..
en green: lagi direview, tunggu ya
total 1 replies
Hafidz Rivandra
Sedih,,, ingt dlu waktu ga nerusin mondok,, mondok cma 3thn.. Pas bgt pko ny cerita ny
en green: iya sedih banget...
total 1 replies
Hafidz Rivandra
Thor
en green: kumaha?
total 1 replies
Hafidz Rivandra
Terjadi ap?? Jgn2 ga jdi nikh
en green: hehe.... kita sefrekuensi dong
total 5 replies
bung@ter@t@i
sama aku paling pusing klo dan pelajaran in padahal waktu ngaji subuh biar akal msh seger katanya guru.bgku ttp aj bikin pusing
bung@ter@t@i: bikin panas kepala ny kak
total 2 replies
bung@ter@t@i
sama aku paling pusing klo dan pelajaran in padahal waktu ngaji subuh biar akal msh seger katanya guru.bgku ttp aj bikin pusing
bung@ter@t@i
aku penasaran SM lamaran ny ,plasback ternyata blom selesai y
bung@ter@t@i: ok...deeh
total 2 replies
bung@ter@t@i
maaf kak mundur panjang bingit hihihi
en green: banget....
total 1 replies
bung@ter@t@i
aku penasaran saat di lamar usia berapa itu
en green: lulus Aliyah tapi aku masih di pondok
total 1 replies
bung@ter@t@i
pusing lgak ngerti bahasa Jawa ny hihihi butuh translate
en green: mung bondo idu tok artinya cuma modal air liur saja.
total 1 replies
bung@ter@t@i
aku mampir kak green 😁....eh sama kita lgi mondok minum ny Aer kran ,tpi Barkah y gak pernah sakit perut wkwkwkwk
bung@ter@t@i
aku mampir kak green 😁....eh sama kita lgi mondok minum ny Aer kran ,tpi Barkah y gak pernah sakit perut wkwkwkwk
bung@ter@t@i: betul klo di.rmh pasti di omelin
total 2 replies
nata
🤣🤣🤣
Eja Drajat Adriansyah
lh kok smpe sini,,,??? thor mna lanjutanx,,,kok kgk ad juga hari updatex,,,?
en green: udah tamat beb
total 1 replies
Atas Untuk Diikuti
Ih! Kenapa ceritanya relate bangeeeeet! Semangat kak!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!