NovelToon NovelToon
Incaran Sang Dokter Bedah

Incaran Sang Dokter Bedah

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Identitas Tersembunyi
Popularitas:55.7k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Satu bulan menikah, IPTU Milka harus menelan kenyataan pahit. Kesetiaannya dibalas pengkhianatan keji oleh sang suami, Vando, yang diam-diam bermain gila dengan sahabatnya sendiri.

Hancur dan menangis di trotoar dengan seragam dinasnya, Milka tak tahu bahwa air matanya disaksikan oleh Theo, pria dari masa lalu yang kini menjadi Dokter Bedah genius sekaligus penguasa sindikat bawah tanah.

Pria yang dulu mundur demi kebahagiaan Milka, kini murka melihat wanita impiannya disia-siakan. Lewat jaringan gelapnya, Theo bergerak cepat menguliti kebusukan Vando dan Irana.

Bagi Theo, menyerahkan suami pengkhianat ke jalur hukum saja tidak cukup. Pria yang telah membuat Milka menangis ... harus merasakan kekejaman pisau bedahnya!

"Biar hukum bekerja lewat tanganmu, Milka. Tapi untuk pria yang menyakitimu ... izinkan aku yang membereskannya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Penyelidikan dalam Senyap

"Baik."

"Aku ingin semua data."

Bonar langsung membuka tablet di pangkuannya.

Theo melanjutkan. "Nomor telepon."

"Rekening."

"Riwayat pekerjaan."

"Relasi."

"Teman."

"Keluarga."

"Semua aktivitasnya."

Bonar menelan ludah. "Siap."

Theo menatap lurus ke depan. "Kalau perlu ... bongkar seluruh hidupnya."

"Baik, Boss."

Beberapa menit kemudian ...

Mobil berhenti di kawasan industri tua, pinggiran kota.

Di ujung jalan berdiri sebuah gudang baja yang tampak terbengkalai. Cat dindingnya sudah mengelupas. Rumput liar tumbuh tinggi di sekeliling bangunan.

Siapa pun yang melihatnya akan mengira tempat itu sudah lama ditinggalkan. Theo turun lebih dulu. Ia berjalan menuju sebuah pintu besi besar.

Tangannya menempel pada panel kecil yang tersembunyi di balik karat buatan.

Bip ...

Sidik jari diterima. Panel kedua muncul. Pemindai retina memindai kedua matanya.

Beberapa detik kemudian ...

Brakkk ...

Lantai beton bergetar. Sebuah lift baja raksasa perlahan muncul dari bawah tanah. Theo masuk tanpa mengucapkan sepatah kata. Bonar dan Naga mengikutinya.

Lift mulai turun.

Sepuluh meter ...

Dua puluh meter ...

Tiga puluh meter ...

Begitu pintu lift terbuka ...

Pemandangan yang sama sekali berbeda langsung menyambut mereka.

Ruangan bawah tanah seluas lapangan basket dipenuhi puluhan monitor raksasa.

Deretan komputer berteknologi tinggi memenuhi setiap sudut. Suara ketikan keyboard terdengar bersahut-sahutan. Beberapa orang mengenakan jas laboratorium putih. Sebagian lainnya mengenakan pakaian taktis serba hitam.

Suara keyboard yang semula memenuhi ruangan mendadak berhenti.

Semua kepala menoleh ke arah lift.

Dalam hitungan detik, puluhan orang berdiri serempak.

"Selamat datang, Big Boss!"

Theo mengangguk dan masuk ke ruangan khususnya.

"Duduk."

Theo melempar jas dokternya ke kursi.

"Mulai bekerja."

Salah seorang peretas segera memutar kursinya.

"Boss."

"Target sudah ditemukan."

Foto Delvando Argianda langsung memenuhi layar utama.

"Ternyata, memang dia ..." Ingatan Theo kembali melompat pada masa memakai seragam putih abu-abu.

Seorang mahasiswa turun dari mobil, melangkah cepat dengan wajah dingin, mendorong dada Theo cukup keras hingga membuat dia yang kala itu menjadi Ketua OSIS mundur satu langkah.

"Lu jangan dekati dia lagi! Milka adalah calon istri gua!" gertak Vando dengan nada menantang, langsung berdiri memasang badan di depan Milka.

Milka tersentak kaget. "Mas Vando ... jangan ..." Milka menarik Vando agar menjauh dari Theo.

"Ternyata, pilihan orang tuamu hanya sampah, Milka ... Kau tak perlu menangisi orang seperti itu."

Di sampingnya muncul foto Irana.

Klik.

Klik.

Klik.

Jari sang hacker bergerak cepat di atas keyboard.

Beberapa detik kemudian...

Layar berubah.

Kini tampak sebuah ruang kantor.

Delvando dan Irana sedang duduk berdampingan.

Audio pun mulai terdengar.

"Kapan kamu akan menceraikan Milka?" tanya Irana sambil menyandarkan kepala di bahu Vando.

Theo membeku. Tatapannya berubah dingin. "Apa?"

Vando memainkan rambut panjang Irana sambil tersenyum. "Jangan buru-buru. Kalau sekarang aku menceraikannya, semua orang pasti curiga. Usia pernikahan kami bahkan belum genap sebulan."

Irana mendengus kesal.

"Aku capek sembunyi-sembunyi terus."

Theo mengepalkan tangan. Urat di punggung tangannya mulai menonjol. Ruangan menjadi sunyi. Tak ada seorang pun berani bernapas dengan keras.

"Rekam semuanya."

Suara Theo terdengar pelan. Namun justru membuat seluruh ruangan merinding.

"Kumpulkan seluruh bukti perselingkuhan mereka. Jangan ada satu pun yang terlewat."

"Siap, Big Boss!"

Theo menatap layar monitor tanpa berkedip. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyum yang begitu tipis. Senyum seorang dokter. Sekaligus ... Senyum seorang predator.

"Biar hukum dijalankan oleh Milka."

Suara Theo terdengar nyaris berbisik. "Sedangkan aku..."

Tatapannya berubah semakin tajam.

"... yang akan menghancurkan hidup mereka."

*Bersambung*

1
Aku Rajin Membaca
jangan tamaaat duluu, penasaran mp mereka 😂😂
Aku Rajin Membaca
mentang2 juragan sawit 😂
Aku Rajin Membaca
iiihhh aku juga gemeesss
Aku Rajin Membaca
lancar kali maas..itu mas kawennya banyak amat
Aku Rajin Membaca
uwaaaauuuuwww
Aku Rajin Membaca
maalah kesemsem sendiri 🥰😭
Aku Rajin Membaca
kayak dia menyatakan cinta padaku 🥰
Aku Rajin Membaca
waaahh, dah mau tamat 😭
Aku Rajin Membaca
omaigat, si bucin
Korik Kook
last episode pengen liat Irina ngamuk pas liat Theo nikahi milka 🤣🤣
SoVay: viewnya kacau kak, nanti kita bikinin cerita lain ada Irana di kehidupan penjara yah. jd nanti ada Milka sesekali 🤣

kalau nulis kehidupan dalam penjara, ada yg minat ga ya?
total 1 replies
MomyWa
dih, tamat aja? kok rasanya gak rela ya berhenti baca kebucinan theo 😭🤭
SoVay: walah, aku malah berasa lega. hutangku habis 🤣
total 1 replies
MomyWa
aih aih... sepertinya sepertinhya..
Laila Amalia
seru banget Aku suka...
Anbu Hasna
bonschap.... anak Milka enggak kembar, jadi rebutan para kakek 🤣🤣🤣
SoVay: wkwkwkw..gimana ya? soalnya kacau bgt nih nasib mereka retensinya. 🤣
total 1 replies
MomyWa
to tweeett 🤭🤭🤭
Laila Amalia
baper Aku thor
SoVay: bagi vote boleh ga kak? 🤣🤲
total 1 replies
Ummi Sulastri Berliana Tobing
ahhh,.....so sweet😍😍😍
SoVay: wehehehe, bagi vote nya dong kakak
total 1 replies
Rini
😍😍😍😍😍
SoVay: udah tamat kan kak 😚
total 1 replies
MomyWa
bgaimanapun aq ini seorang dokter
SoVay: dokter.mana itu? dokter cinta?
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
gimana Mil masih ragu 🤔🤔🤔
SoVay: udah nikah euy, kami udah dipaksa tamat sama authornya 🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!