Ini novel pertamaku,kalau ada yang salah tolong di beri tahu ya..semoga kalian suka.
Jessica dan alice adalah sahabat baik sejak kecil,mereka selalu melakukan kegiatan yang sama setiap hari.
Tapi alice menyimpan perasaan pada kakaknya jessica,austin stave mereka saling menyukai hanya saja tidak bisa diungkap dengan kata.
Pada waktu yang sama kakak jessica yang lebih tua,jimmy stave juga menyukai alice,tapi alice tidak tahu kalau jimmy sangat menyukainya.
Suatu hari datang seorang wanita,dia ingin mengambil harta kekayaan milik keluarga staven dan juga dia ingin menghacurkan percintaan diantara mereka.
Mampukah alice mempertahankan cinta pujaan hatinya atau austin terlebih dahulu mengungkapkan cintanya pada wanita yang tidak tahu asal usulnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hruga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30
Alice masuk kedalam kamar yang telah disiapkan oleh kakaknya,alice merebahkan dirinya diatas ranjang.
Dia sungguh lelah hari ini,dia memilih ingin mandi kemudian langsung tidur.saat dia ingin masuk kedalam kamar mandi pintu kamarnya diketuk dari luar.
Alice berjalan memdekati pintu dan membuka pintu kamarnya.
“Kak brave ada apa?”
“Aku khawatir kau tinggal disini sendirian jadi aku datang membawa baju dan makanan untukmu”
“Kak maaf aku menyusahkanmu” ucap alice serba salah.
“Tidak apa”
Brave menemani adiknya sebentar setelah adiknya tidur,brave berjalan perlahan agar adiknya tidak terbangun.
“Aku akan selalu ada untukmu adikku” ucap brave setelah itu dia keluar dari kamar itu.
Pagi harinya alice terbangun,dia melihat sekeliling kamarnya untuk mencari keberadaan kakaknya.
Dia sedikit sedih setelah tahu kakaknya sidah pergi meninggalkannya,tampa membuang masa alice turun dari ranjang dan menuju kamar mandi.
Setelah selesai mandi alice mengambil pakaiannya dan keluar dari kamar hotel itu,dia berencana mencari pekerjaan.
Dia tidak ingin mengunakan uang keluarganya lagi,dia akan berusaha mencari uang dengan tenaganya sendiri.
“Hmm pekerjaan apa yang pas untukku” ucap alice sendirian.
Alice memilih bekerja disebuah perusahaan yang tidak mengenal siapa dirinya,saat dia ikut interview di salah satu perusahaan yang dipilihnya,seorang pria memegang bahunya.
“Alice nelson?” tanya pria itu.
Alice memusingkan tubuhnya dia sedikit kaget melihat wajah pria itu.
“Kak david” batinnya.
“Maaf anda salah orang” ucap alice untung saja dia sudah pakai makeup yang tebal dan rambutnya diikat hingga keliatan pendek.
“Maaf dari belakang kau mirip adik temanku” ucap david seraya berlalu pergi.
Alice bernafas dengan lega,untung saja david tidak mengenalnya kalau tidak.david pasti memberitahu keberadaannya pada kakaknya.
Saat gilirannya dipanggil alice berjalan dengan cepat menuju ruangan dimana dia bakal diinterview.
“Grace nelson?”
“Yes i’m?”
Pria yang ditugaskan menginterview alice mempersilakan alice untuk duduk,beberapa menit telah berlalu alice keluar dari ruangan itu.
Dia akan menunggu jawabanya nanti.sebaiknya dia pergi makan kerana jam sudah menunjukkan 12 siang.
Saat dia sedang asyik makan ponselnya berbunyi dengan cepat alice menjawab panggilan itu tampa melihat namanya.
“Nona grace anda diterima,datanglah keperusahaan besok” ucap pria itu.
“Benarkan makasih” ucap alice,dia sangat senang kerana diterima bekerja disana.
Tapi alice tidak tahu kalau seseorang menginginkn dirinya.kerana sudah mendapat pekerjaan alice tidak ingin makan lagi.
Dia langsung pergi kesebuah toko pakaian untuk mencari baju yang pas buat dipakai besok apalagi besok adalah hari pertamanya bekerja.
Setelah mendapatkan baju yang di inginkannya,alice berjalan keluar dari toko itu. kerana senang membeli baju baru alice tidak sengaja menabrak seseorang.
“Barangku,kau jalan punya mata gak sih?” tanya alice tampa melihat siapa yang dia langgar.
“Seharusnya aku yang bertanya” ucap pria itu.
Alice menangkat wajahnya,dia melihat wajah pria itu kemudian dia berdiri setelah mengambil barangnya yang terjatuh.
“Jelas-jelas kau yang menabrak aku!” ucap alice.
Pria itu mengangkat satu tanganya,pengawal yang berdiri dibelakangnya berjalan mendekati alice dan memegang tangannya.
“Auu sakit” ucap alice.
“Hati-hati jangan menyakiti istriku”
“Ck.pria br*ngsek! apa yang kau inginkan?”
“Jadi permaisuri hatiku” pria itu berjalan mendekati alice.
“Bang*at siapa mau jadi permaisuri hatimu haa!lepaskan aku!” teriak alice.
“Istriku apa kau ingin menjadi pusat perhatian?” tanya pria itu seraya mengusap wajah alice.
“Singkirkan tangan kotormu itu!” alice menatap pria itu dengan tajam.
“Istriku saat kau marah,kau terlihag makin cantik”
“Aku tidak kenal denganmu jadi jangan memanggil aku istrmu!”
“Baiklah biar aku perkenalkan diriku,namaku arthur dawson”
“Oke” alice memasang wajah malas.
“Hey aku sudah perkenalkan diriku,sekarang perkenalkan la siapa dirimu”
“Grace” ucapnya asal.
Arthur sedikit kaget ternyata dia karyawan yang bekerja diperusahaannya,tapi yang anehnya kenapa wanita itu menukar namanya?
“Nama yang indah istriku”
“Pria si*lan aku bukan istrimu!”
“Lepaskan dia,istriku kalau kita bertemu lagi kau harus menikah denganku ya” arthur mengedipkan matanya pada alice.
“Dasar pria mesum si*lan” maki alice.
Arthur berjalan seraya tersenyum dengan licik,kalau wanita itu tidak mau menjadi istrinya tidak apa apa.
Tapi dia akan membuat wanita itu sendiri memintanya menikah dengan dirinya. arthur berjalan mendekati mobilnya dan menuju ke rumahnya.
semangat terus kak
btw mampir juga di novel ku ya kak 👋
Terus up dan tetap berkarya 👍🏻