NovelToon NovelToon
9 MONTHS (Perjanjian Pernikahan)

9 MONTHS (Perjanjian Pernikahan)

Status: tamat
Genre:Menikah Karena Anak / Ibu Mertua Kejam / Poligami / Hamil di luar nikah / Ayah Darurat / Tamat
Popularitas:8.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: Yutantia 10

Nuri terpaksa menerima perjanjian pernikahan 9 bulan yang ditawarkan Sabda, kerena Dennis, pria yang menghamilinya meninggal dunia. Sabda adalah kakak Dennis dan sudah memiliki istri. 9 bulan itu menjadi masa yang sulit bagi Nuri karena dia selalu mendapatkan intimidasi dari mertuanya dan istri pertama Sabda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

"Nuri..."

Teriakan Yulia menggema didapur. Tapi karena yang dipanggil tidak ada, dia kembali berteriak.

"Nuri, Nuri."

Bukannya Nuri yang datang, tapi malah Tutik. Wanita berumur 30 an itu lari tergopoh gopoh menghampiri sang majikan.

"Saya memanggil Nuri, bukan kamu," bentak Yulia.

"Nuri keluar Nyonya."

"Keluar!" Mata Yulia hampir saja keluar dari tempatnya karena murka. Dia menganggap Nuri telah melanggar aturannya. Selama disini, Nuri dilarang keluar. Dia tak mau orang sekitar tahu jika ada wanita hamil disini.

"Cuma sebentar katanya Nyonya." Yulia tak menggubris perkataan Tutik, dia berjalan kedepan untuk menunggu Nuri disana.

Yulia mondar mandir didepan teras, dan begitu melihat Nuri memasuki halaman, rahangnya seketika mengeras.

Nuri yang melihat ekspresi Yulia, tahu betul jika mertuanya itu sedang marah besar.

"Dasar pembangkang," maki Yulia. "Ini sudah kedua kalinya kau melanggar peraturan yang kami buat." Bentak Yulia sambil menunjuk wajah Nuri.

"Saya hanya membeli paket data sebentar. Lagipula, perut saya belum kelihatan besar, tidak mungkin ada yang tahu saya hamil," jawab Nuri.

"Jangan banyak alasan. Salah tetap salah."

Nuri membuang nafas kasar. Benar kata mertuanya, salah tetap salah. Bahkan benarpun, tetap salah dimatanya. Sampai sampai, Nuri bingung mau berbuat. Karena semua yang dia lakukan, tetap salah dimata mertuanya.

"Ini untuk yang terakhir kalinya. Tidak ada lagi alasan apapun untuk keluar dari sini. Kalau kamu tak betah dan memang mau keluar, keluar saja dari sini selamanya. Jangan pernah muncul lagi dihadapan kami sekeluarga."

Sudah lelah jalan kaki sambil panas panasan, pulang-pulang malah kena omel. Kepala Nuri rasanya mengepul. Kalau saja tak ingat jika Yulia adalah mertuanya, ingin sekali dia balas memakinya.

"Kenapa hanya diam, ngerti gak?" bentak Yulia.

"Baik Bu." Jawab Nuri singkat. Dia lelah dan ingin segera istirahat. Jadi Lebih baik menurut saja biar urusannya cepat selesai.

"Mau kemana kamu?" bentak Yulia saat Nuri melangkah pergi.

"Mau ke kamar." Nuri merasa sedikit pusing karena berjalan cukup jauh disaat matahari sedang terik teriknya.

"Heh, enak saja mau tidur. Bersihkan dulu halaman belakang sekalian kolam."

Mata Nuri melotot mendengar perintah Yulia untuk membersihkan kolam. Kalau hanya memasak, menyapu atau menyetrika, terasa masih wajar, tapi membersihkan kolam?

"Kenapa melotot?"

"Tidak adakah pekerjaan lain? Saya sedang hamil Bu, mana mungkin saya membersihkan kolam?"

"Itu bukan urusan saya, cepat lakukan."

Nuri tersenyum getir. Heran dengan mertua yang sama sekali tak memikirkan kondisi cucunya. Dia dengar sendiri Yulia bilang ingin segera memiliki cucu, tapi kenapa seperti ini kelakuannya. Rasanya memang pantas jika Tuhan tak segera memberinya cucu.

"Kenapa tersenyum, cepat kerjakan."

"Bu, anak ini cucu Ibu." Nuri mengusap perutnya. "Setidaknya, jika Ibu memang tidak menyukaiku, pikirkan tentang cucu ibu."

"Heleh, tak ada bukti kalau dia cucu saya. Lagian kamu itu wanita murahan, bisa saja kamu tidur dengan banyak pria."

"Saya tidak seperti itu," tekan Nuri. "Saya berani bersumpah, jika anak ini anak kandung Dennis."

"Ada apa ini?" Tiba tiba Fasya muncul dari dalam.

Nuri menghela nafas. Kalau mereka kumpul begini, dia pasti akan makin terpojok karena dikeroyok. Menghadapi Yulia saja sudah bikin pusing tujuh keliling, sekarang masih harus ditambah dengan Fasya. Semoga saja Tuhan masih memberinya stok kesabaran ekstra.

"Ini, si Nuri, sudah dibilangin jangan keluar, masih aja bandel."

Fasya memutar kedua bola matanya malas sambil bersedekap. "Wanita kelas bawah memang seperti itu Bu, susah dibilangin."

"Kamu mau kemana?" Yulia melihat penampilan Fasya yang sudah rapi. Tak lupa, dia juga membawa tas jinjing mahalnya.

"Fasya mau keluar bentar, mau ketemu teman."

"Oh..ya sudah hati-hati." Keduanya lalu cipika cipiki.

Nuri menatap interaksi keduanya. Andai saja Yulia juga bersikap seperti itu padanya, dia pasti akan senang sekali.

"Ngapain kamu masih bengong disini? Cepat kerjakan yang saya perintah," bentak Yulia.

.

.

.

Fasya melajukan mobilnya menuju sebuah apartemen yang ada di pusat kota. Setelah memarkirkan mobilnya, segera dia masuk dan menuju sebuat unit yang ada dilantai 10. Setelah beberapa kali menekan bel, pintu dibuka dari dalam. Muncul seorang pria yang langsung tersenyum menyambut kedatangannya. Pria tersebut adalah Ringgo, mantan kekasih Fasya saat SMA.

Ringgo langsung menyambutnya dengan pelukan dan cipika cipiki. Wajah pria itu terlihat sangat bahagia, berbeda dengan Fasya yang hanya bereskpresi datar.

"Akhirnya kamu mau juga datang kesini Sya." Ringgo mengajak Fasya masuk lalu menutup kembali pintunya. Setelah 1 tahun yang lalu bertemu kembali disebuah acara Reuni, Ringgo selalu berusaha untuk mengajak Fasya bertemu. Beberapa kali mereka bertemu, tapi hari ini, pertama kalinya Fasya datang ke apartemen Ringgo. "Kamu kenapa, muka kamu kelihatan suntuk gitu?"

Fasya menjatuhkan bobot tubuhnya diatas sofa sambil memejamkan mata. Melihat Fasya yang sepertinya ada masalah besar, Ringgo duduk disebelahnya sambil menggenggam tangannya.

"Ada apa, cerita sama aku?" Ringgo yang memang masih mencintai Fasya, seperti mendapat celah melihat Fasya yang tampak banyak masalah.

"Suamiku nikah lagi Nggo."

"WHAT!" pekik Ringgo. "Keterlaluan sekali suami kamu itu Sya. Makanya, kembali saja denganku, tinggalkan suamimu itu. Aku akan membahagiakanmu melebihi dia."

"Tapi aku mencintai dia Nggo." Fasya membuka matanya, menoleh kearah Ringgo lalu menatap kedua netranya.

"Ok, kamu mungkin mencintainya. Tapi dia, apa dia juga mencintaimu?"

"Dia mencintaiku."

"Bulshit, gak ada pria yang mencintai istrinya tapi mau menikah lagi."

"Dia menginginkan keturunan, tapi aku belum juga hamil."

"Tapi itu bukan alasan untuk poligami." Ringgo makin memanas manasi.

"Wanita itu hamil anak Dennis, adik Sabda yang baru meninggal."

Ringgo mengernyitkan kening. "Kalau dia hamil anak Dennis, kenapa Sabda yang harus tanggung jawab?"

"Dia menginginkan anak itu."

Ringgo tertawa cekikian, membuat Fasya langsung menatapnya bingung.

"Jangan terlalu naif jadi wanita Sya. Menginginkan anak itu, bukan berarti harus menikahinya. Kenapa kalian tak mengadopsinya saja setelah dia lahir."

"Sabda ingin anak itu secara hukum berstatus anak kandungnya. Dia ingin mengikat wanita itu. Agar dia tak bisa pergi atau membawa anaknya. Mereka sudah membuat perjanjian pranikah. Jika terjadi perceraian, anak akan jatuh ketangan Sabda."

Lagi lagi Ringgo tertawa mendengar penjelasan Fasya.

"Bagaimana jika yang terjadi sebaliknya, gimana kalau setelah dia melahirkan, bukannya menceraikannya, Sabda malah menggeser posisimu dengannya?"

Fasya memukul lengan Ringgo sambil melotot. "Jangan menakut nakutiku."

"Bukan menakuti, tapi memperingati. Sudahlah Sya, tinggalkan dia, kembalilah padaku." Ringgo menggenggam tangan Fasya lalu menciumnya. "Aku akan mencintaimu lebih dari Sabda."

Fasya menarik tangannya hingga lepas dari genggaman Ringgo. "Saat ini, bukan hanya cinta yang aku pikirkan, tapi orang tuaku. Papaku bangkrut Nggo, dan sekarang, dia mendekam dipenjara karena kasus penipuan." Fasya memijit mijit pelipisnya. Dia benar benar pusing saat ini.

"Hanya Sabda yang bisa membantu perekonomian keluargaku. Tak hanya itu, aku butuh banyak uang untuk mengeluarkan papa dari penjara."

"Apa Sabda tahu tentang itu?"

Fasya menggeleng. "Dia tak boleh tahu jika papaku dipenjara. Kalau dia tahu, dia juga akan tahu jika selama ini, papa menjalankan bisnis ilegal."

1
sutiasih kasih
gmn sya..... kaget kn km pastinya... udh selingkuh dri sabda & udah brbagi peluh dgn laki" lain pula🤣🤣
sutiasih kasih
nuri nnti yg di tuduh mnciuri🤔🤔
LENY
KEREN THOR CERITAMU ❤❤❤👍
LENY
AKHIRNYA SABDA NURI BAHAGIA❤👍
LENY
MAMPUSLAH KAMU FASHA WANITA JAHAT SOMBONG GAK ADA LG YG MEMBELAMU ALMH. BU YULIA JG SDH MEMBENCIMU😅😡😡
LENY
FASHA NURI GAK BUSUK HATI SEPERTI KAMU DIA TULUS MENDO'AKAN DAN SDH MEMAAFKAN IBU YULIA. MEMANG JAMU JALANG MATRE BUSUK HATIMU IRI DENGKI😡
LENY
FASYA CUMA CINTA HARTAMU SABDA BAGUS CERAIKAN AJA WANITA ULAR INI😡
LENY
SAKIT BENER RASA NYA MANTU JESAYANGAN SDH TERBUKA KEDOKNYA TINGGAL SABDA NIH YG GOBLOK GAMOANG BANGET DITIPU WANITA ULAR😡😡🙈
LENY
BARU SADAR NY. YULIA YG TERHORMAT MANTU KESAYANGANMU SIFAT ASLI NYA KELUAR 😅😅 HAMIL ANAK ORANG LAIN 😡
LENY
NA SDH TAHU KAN IBU YULIA YG TERHORMAT ORANG KAYA MANTU KESAYANGAN MU SELINGKUH DAN HAMIL ANAK ORANG LAIN. MANTU YG KAU BANGGA2 KAN. MANTUMU NURI YG MISKIN HAMIL CUCU KANDUNGMU MALAH MAU KAU BUNUH JANIN NYA ASTAGHFIRULLAH 😥😡😡MANTU MISKIN YG KAU HINA TERUS JAUH BERAKHLAK MULIA HATI NYA BAIK DIBANDING MANTU KESAYANGAN MU 😡
LENY
MENANTU KESAYANGAN MENCURI SELINGKUH PULA 😅😅😅
LENY
RASAKAN YULIA WANITA JAHAT ANAKMU MANDUL DAN MANTU KESAYANGAN MU SELINGKUH DAN KAYAKNYA HAMIL RASAKAN 😅😅😅😡
LENY
RASAKAN YULIA DAN FASYA HUKUMAN TUHAN UNT KALIAN YG JAHAT 😡😡
NURI PERGI AJA TINGGALIN RMH NERAKA INI KASIHAN KAMU DAN ANAKMU😥😥
LENY
JIJIK LIHAT SI JALANG FASYA INI. DUH GMN REAKSI YULIA KL TAHU MANTU KESAYANGAN NYA TAK LEBIH DARI WANITA JALANG YG MATRE PENIPU PENCURI PULA 😡😡🤮🤮
LENY
YULIA BENAR2 IBLIS😡😡
LENY
DASAR FASYA JALANG SMG SEGERA TERBONGKAR PERSELINGKUHAN NYA😡
LENY
MERTUA BIADAB JAHAT PASTI SI IBLIS YULIA.😡
LENY
FASYA KAMU BOHONG TENTANG KEL KAMU BPKMU DI PENJARA SEDANGKAN SABDA BOHONG DIA MANDUL. RUMAH TANGGA GAK BENER GAJ ADA KEPERCAYAAN.
LENY
YULIA JAHAT BENER KAMU SAMA NURI TUNGGULAH BALASAN TUHAN ATAS PERBUATAN KEJAM KAMU😡😡
LENY
DASAR IBLIS KAMU FASYA KEJAM 😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!