NovelToon NovelToon
LSistem: Legend Martial Of Universe

LSistem: Legend Martial Of Universe

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Reinkarnasi / Spiritual / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Erwin Stayly

Seorang pemuda titisan dewa dari dunia tiny, merangkak maju demi meminta ke adilan untuk keluarga nya hingga membawa pemuda itu ke pertarungan hidup dan mati bersama dewa penguasa tertinggi yang mengusai alam itu.

Qin yan, seorang pemuda tegar, jenius dan berbudi pekerti harus menerima kenyataan kalau diri nya adalah seorang cacat. Namun takdir berkata lain, dewa merencanakan kehidupan nya agar mampu mengalahkan Kaisar dewa sage yang menguasai ruang dan waktu. Hingga ia di bawa pulang oleh di mensi dan mengalami kebangkitan kedua.

Di sini ia akan membangun kembali semua nya dan merubah takdir semua orang termasuk diri nya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erwin Stayly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kadal Dari Keluarga Utama

Jangan lupa Like, Komen dan vote yah.😊

******

Menara kuno, di mana para jenius dari keluarga cabang maupun keluarga utama akan bertemu disana.

Biasanya mereka akan masuk mencari senjata kuno, buku budidaya, atau memanfaatkan waktu untuk berkultivasi. Karena di sana, energi yang terkandung sangatlah padat. Makanya, para jenius akan selalu bermimpi untuk masuk kesana.

Di pagi hari....

Empat orang anak muda sedang berkumpul di sebuah pinggiran altar beserta dengan tetua.

Mereka adalah Qin yan, Qin ruo, Qin Mo dan Qin Feng.

"Kalian, ambillah ini. Pakailah jika kalian ada apa apa."

Patriak memberikan sebuah kalung di mana terdapat batu merah di dalamnya.

Saat Qin yan sedang memakainya, Patriak tiba tiba menghentikannya.

"Qin yan, apa kau tahu apa manfaat batu ini?" Tanya patriak.

"Maksudmu batu ini? Jika patriak bilang harus menggunakannya jika ada apa apa, itu berarti kita akan memecahkannya jika kita berada disituasi sulit untuk menghindari kejadian yang tak inginkan." Jawab Qin yan dengan fasih.

"Ehem ehem.., Qin yan aku sudah bilang kan. Panggil aku kakek." Bisik patriak.

"Eh. Maksudku K-kakek."

Teman teman Qin yan di belakang tertegun, mereka melihat Qin yan dengan tatapan kagum. Kecuali Qin Ruo, ia bingung dengan kakeknya. Kenapa ia bisa begitu akrab dengan anak ini.

"Baiklah, aku akan menyarankan kalian. Gunakan kesempatan ini untuk memperkuat diri. Jika kalian menemukan buku kultivasi yang cocok maka kalian bisa mengambilnya. Dan juga jangan terlalu buat masalah, agar kalian tidak mempunyai banyak musuh. Apalagi musuh dikeluarga kalian sendiri. Karna 1 tahun lagi, kalian juga akan dikirim ke keluarga utama."

"Baik!" Teriak mereka bersama sama.

"Baiklah, kalian berdiri di atas altar ini."

Qin yan dan lainnya pergi keatas altar.

"Tutup mata kalian, ingat jangan sampai terbuka sebelum sampai kesana." Patriak memperingatkan mereka sekali lagi.

Setelah itu patriak mengucapkan sebuah mantra. Setelah itu, cahaya putih menyelimuti mereka kemudian menghilang dari pandangan mata.

Ketika sedang berproses, Qin yan langsung membuka matanya. Yang dilihatlah adalah lorong spasial, dimana banyak sekali retakan retakan yang ada.

Seketika kepala Qin yan tiba tiba merasa sangat pusing. Itulah mengapa patriak memperingatkan mereka tadi. Jadi, bagi siapapun yang membuka mata akan terperangkap dalam sini.

Sementara Qin Ruo dan lainnya tetap menutup mata. Tiba tiba Qin yan tertinggal jauh dibelakang mereka.

'Sial, apa yang terjadi disini.'

Ia kemudian melihat beberapa simbol yang melintas, entah kenapa Qin yan merasa aneh dengan itu semua. Setelah itu ia didapatkan dengan sebuah susunan formasi array.

'Ini pasti pintu menuju kesana.'

Tapi sepertinya itu dalam keadaan terkunci, tiba tiba ia ingat tentang beberapa Simbol yang lewat tadinya.

Ia pun mengerti, menuliskan beberapa simbol yang ia ingat didalamnya. Untung ia ingat dengan jelas, kalau tidak, ia pasti akan mati karena erosi spasial ini mempunyai kekuatan yang sangat menghancurkan.

Setelah pas, susunan formasinya menyala. Qin yan terserap didalamnya.

..."Ding! Selamat tuan, anda berhasil menguasai hukum spasial tingkat pertama."...

"Hm, bagus juga." Qin yan hanya tersenyum mendengarnya.

..........

Sementara itu, di ruangan yang sangat gelap. Seorang sesepuh agung terbangun dari meditasinya.

"Mustahil, ada yang memperbaiki kerusakan ruang spasial disini. Tapi siapa, mungkin mereka salah satu pengunjung tahun ini."

.........

Sementara itu, di pintu masuk menara kuno.

Tiga orang tiba tiba muncul di sana. Dengan lingkaran formasi yang di injak oleh ketiga orang itu. Membuat mereka menempuh perjalanan dengan aman tanpa hambatan.

"Eh, dimana Qin yan?" Qin feng menyadari kalau Qin yan tidak ada.

Qin Ruo dan Qin mo saling memandang satu sama lain. Mereka tidak menemukan Qin yan di manapun.

"Tunggu, apa jangan jangan Qin yan melanggar hukum yang telah ditetapkan." Ujar Qin mo dengan rasa khawatir.

"Apa!" Qin ruo langsung kaget, ia merasa sedikit khawatir. Bagaimana mungkin, bukankah tadi patriak sudah memperingatkan mereka. Apakah anak itu tidak mendengarnya.

Qin ruo langsung menggeleng gelengkan kepalanya.

'Tidak tidak, Qin ruo, kau itu sangat membencinya. Bukan menghawatirkan nya, seharusnya kalau dia mati itu lebih bagus untukmu.' Ia menepuk nepuk pipinya sendiri, kemudian kembali ke sikap tenangnya.

Di depan mereka, banyak sekali orang dari keluarga cabang lain.

Mereka memandangi kecantikan Qin ruo dengan kagum. Namun ada juga yang mengejek, karena masing masing keluarga itu harusnya ada empat orang bukannya tiga.

"Sepertinya mereka kehilangan satu orang. Haish, apa tetua mereka tidak mengingatkan sebelumnya kalau harus tutup mata."

"Mungkin dia sangat penasaran, jadinya membuka mata deh. Padahal itu kematian nya sendiri."

"Itulah akibat dari keras kepala, tidak mau mendengarkan orang tua. Dia pasti anak durhaka."

Qin ruo dan lainnya seketika merasa sangat malu. Menjadi cemohan dan bahan tertawaan merupakan hal tabu bagi mereka.

"Kita doakan saja semoga Qin yan baik baik saja." Ucap Qin Mo dengan penuh harapan.

Tiba tiba seseorang menuju ke mereka dengan sombong.

"Hei, dari kota mana kalian?" Tanya pemuda itu dengan angkuh.

"Keluarga cabang di kota langit." Jawab Qin Ruo dengan penuh hormat.

"Oh, kota kecil itu yah. Huh, nona kau sangat cantik. Bolehkan tuan muda ini tau namamu?" Pemuda itu hendak mencium tangan Qin ruo.

Namun Qin ruo langsung menarik tanganya.

"Hei, apa kau tidak punya etika.?" Qin feng maju dengan marah, namun Qin ruo menahannya.

"Heh, beraninya keluarga cabang seperti kalian membentakku seperti itu. Kalian harus ingat, kalian itu seharusnya bersyukur karena punya kesempatan masuk kesini." Pria itu langsung mengetuk dahi Qin feng.

Aura Qin feng langsung bangkit, cincin kuning melayang ditangan kirinya.

Tapi Qin ruo lagi lagi menghentikannya.

"Disini dilarang mengeluarkan serangan." Bisik Qin ruo.

Pada akhirnya, Qin feng kembali menyimpan kemarahannya.

"Heh, kau ingin menyerangku. Ini, serang aku. Cepat." Pria itu memprofokasi.

"Qin Lei, bukankah tetua sudah bilang jangan buat masalah." Pria dibelakang berusaha menghentikannya.

"Diam kau, kita ini keluarga utama. Apa salahnya jika kita bermain dulu dengan mereka." Bantah pria bernama Qin Lei itu.

Sementara pria dibelakangnya hanya menggeleng gelengkan kepalanya.

Tiba tiba di belakang Qin lei, muncul sebuah formasi. Lalu Qin yan keluar dari sana.

Namun, ia mendarat dengan kurang baik.

Ia langsung menarik celana pria di depannya hingga telanjang buta.

"Aduh..." Ringis Qin yan.

"Huh." Pria itu terkejut, semua orang menatap anunya. Sangat kecil.

"Qin yan." Teman teman Qin yan langsung membantunya berdiri.

"Kenapa kau terlambat?" Tanya Qin ruo.

"Maaf, tadi itu ada sedikit kesalahan." Qin yan menggaruk garuk kepalanya.

Qin lei di depannya kembali menarik celananya dengan sangat malu. Wajahnya memerah, saking malunya ia tak bisa apa apa.

"Pfftt.... Punyanya sangat kecil yah. Bagaimana ia memuaskan wanita nantinya."

"Hush, diamlah. Nanti dia dengar, dia itu berasal dari keluarga utama. Jangan sembarang memprovokasinya."

Wajah Qin lei semakin malu, ia langsung berbalik pada Qin yan.

"Siapa kau sialan!?" Teriaknya.

"Huh." Qin yan tertegun, orang ini tampak ia kenal.

'Oh, kadal dari keluarga utama rupanya.'

"Seharusnya aku yang tanya, siapa kau? Kau sudah merusak pendaratanku. Kau ini punya mata atau tidak? Dan buat apa berdiri disini? Ganggu pemandangan saja." Qin yan dengan tenang menjawabnya.

"Sialan kau, kau kira kau siapa hah. Beraninya kau menjawabku, kau hanya dari keluarga cabang."

"It...."

Qin Ruo langsung memegang tangan Qin yan.

Qin yan langsung berbalik.

'Jangan ganggu aku.'

Qin Ruo spontan melepas tangan Qin yan. Sama seperti lainnya, ia juga terkejut melihat Qin yan bisa mengirimkan telepati.

Dengan tenang, Qin yan menatap pria di depannya.

"Itu berarti kau berada di keluarga utama kan?"

Qin Lei tersenyum sombong, mengangkat tangannya keatas.

"Ya, aku Qin Lei, salah satu jenius dari keluarga Utama Bulu Biru."

Qin yan melirik kearah dua temannya di belakang.

Satu perempuan dan satu laki laki.

Satunya tampak jutek dan satunya sangat menghormati orang lain. Dan di depannya ini, adalah orang yang paling sombong. Dia pasti menggunakan nama ayahnya untuk menekan pria dibelakangnya.

Tatapan dingin Qin yan langsung menusuk mata pria di depannya hingga membuatnya sedikit kedinginan.

"Jangan bawa bawa nama keluarga utama di sini dengan karaktermu itu. Karna kau hanya akan mencoreng nama baiknya."

Qin lei langsung mengangkat kerah baju Qin yan. Dengan wajah gemetar karena kamarahan ia ingin sekali mencekik leher anak ini.

"Apa yang kau maksud? Kau ini jangan banyak bicara di depanku. Kau seharusnya tau statusmu disini."

"Kau menyuruhku untuk mengetahui statusku, tapi kau tidak menyadari statusmu disini." Bentak Qin yan, ia tak masalah jika harus di gantung seperti ini. Tapi tunggu, sekali ia mengeluarkan aura membunuhnya. Kencing anak ini pasti akan keluar.

"Kau bilang aku harus mengetahui statusku. Yah! Aku itu sudah mengetahui statusku, status kalian dengan status kami itu beda yah. Jadi jangan samakan kami dengan kalian semua. Karena derajat kami lebih tinggi dibandingkan kalian." Ia langsung meninggikan suaranya.

Seketika wajah semua orang jadi gelap, termasuk kedua wajah temannya.

"Qin Lei, hentikan itu." Ucap seorang wanita di sana.

1
Slamet Hariono
lanjut
S P Lani
tolol anjng penulis nya ga pake otak kalau nulis ya .kan udah tau di sergap kelompok serigala .pa SD ti ada balas dendam di biarkan pergi .otak udang penulisnya
S P Lani
katanya ga takut sewa sekalipun .giliran di kejar lari terbirit birit .memalukan ceritanya
azizan zizan
lebih baik buat mc dari sampah sampai mendapat warisan itu lebih bagus daripada ada sistem yang hanya untuk panjagang saja..
azizan zizan
ada sistem tapi tiada fungsi..sistem hanya untuk panjangan sahaja tiada gunanya juga mewujudkan sistem..yang tiada kelebihan apa pun...
azizan zizan
Thor kereta apa ada ngak tuh...sebab fotonya aja boleh ada masa ngak ada kereta atau kapal terbang kan senang mau gerak ke mana2..
azizan zizan
wah zaman kuno moden ini cerita Nih...siap boleh toto2an lagi..peerrggghhh
Rob Abas
Lumayan
Gominam Angelia Putry
ini cerita macam apa ini kata nya reinkarnasi yg hidup ribuan tau tp kultivasi nya kek keong sytem jd ga guna kalo dari awal mah ga usah make sistem dan reinkarnasi meski tubuh lemah pasti tau metode penguatan asli mc ny kek goblin lemah 😞😞 padahal bagus cerita awal2
Yuda Suastika
kok ada tugas bu guru thor,,maksudnya apa?
Yuda Suastika
njuuut
arif A.R
knpa suara ledakan dan pertempuran koq gak ada lagi thor pdahal yg cerita satunya ada
Fahrur Rozi
benar juga mirip di komik xiaoyan.
tapi di komik menjadi alkemis dan bisa bertarung
Fahrur Rozi
kok mirip komik xiaoyan tapi alurnya berbeda
Fahrur Rozi
aneh yaa, katanya si MC udah hidup ribuan tahun tapi Kenapa masih seperti blm pernah pengalaman soal pelelangan Juga terkager masalah besarnya penghasilan koin emasnya..
Fahrur Rozi
fungsinya apa kalau ada sistem, knp hany diam ajah dn memberikan kekuatan yg luarbiasa.
Mkh 18
Luar biasa
byanto
😂😂😂😂😂
Kaisar surgawi
sangat buruk, system tidak berguna
KuPenjahatUsil
hidup 5ribu thn tapi betul2 permula tak penah lihat wanita cantik. rosak apa plot rikenasi dan plot sistem kuat. Bosanlah baca cerita permula kelaut syok sendir.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!