NovelToon NovelToon
Asmara Gadis Gendut

Asmara Gadis Gendut

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / TimeTravel / Cintapertama / Berbaikan / Teen Angst / Teen School/College / Cinta pada Pandangan Pertama / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:154.9k
Nilai: 4.5
Nama Author: putri nur

Raya Putri Atmaja seorang siswi SMA bertubuh gendut yang jatuh cinta pada seorang Kevin Satya Permana seorang murid baru pindahan dari jakarta.

Bagaimana perjalanan kisah mereka? ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putri nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30. Dari Awal

Aku masih dalam rengkuhan Kevin, rasanya masih sama seperti dulu. Dapat aku dengarkan jantungnya berdetak kencang seperti jantungku sekarang. Dunia ini milik kami, dulu aku salah tak mendengarkannya dan sekarang aku akan mendengarkan apapun yang dia katakan.

Dia tetap mendekap ku erat dan menyusupkan wajahnya ke leherku. Aku bisa merasakannya, nafasnya yang hangat dan butiran air yang menetes membasahi kerah bajuku. Kami menikmati rindu yang telah lama terpendam dan tak menghiraukan puluhan pasang mata memperhatikan kami.

"Astaga aku tidak percaya ini, apa benar itu pak Kevin yang dingin? Kenapa dia begitu lembut pada wanita itu" ucap salah satu karyawan Kevin yang sempat ku dengar

"Bahkan pak Kevin memeluknya di depan umum"

"Siapa wanita itu hingga bisa membuat pak Kevin yang tidak tersentuh itu memeluknya seperti itu"

Masih banyak lagi komentar yang bisa ku dengar dan aku yakin Kevin pun mendengarkan itu.

"Vin, lepaskan aku malu dilihat orang banyak" pintaku menyadarkannya

"Biar saja, aku tidak akan melepaskan mu lagi. Aku merindukanmu Ray" ucapnya masih tetap memelukku erat

"Bukannya tadi ada kekasihmu di dalam? Kenapa ditinggal?" Tanyaku cemberut

"Kamu cemburu?" Tanyanya sambil melepaskan rengkuhannya dan melihat wajahku yang cemberut

"Nggak siapa juga yang cemburu" jawabku menunduk

"Kalau gak cemburu tatap aku sekarang" pintanya lembut

Aku menatapnya dan

Cup

"Kevin kamu sudah mengambil ciuman pertamaku!" teriakku padanya

"Ssttt jangan keras keras gak malu di dengar orang? Sekarang ikut aku" Ajaknya dengan menarik tanganku lembut

Aku hanya menunduk kala Kevin membawaku kembali masuk ke kantornya. Melewati banyak pasang mata karyawan yang dari tadi menonton adegan kami.

Ceklek

Dia membuka pintu ruangannya dan aku melihat wanita tadi masih di sofa ruangan Kevin tapi sekarang dia tidak sendiri ada OG yang terlihat menemani.

"Duduk dulu Ray, aku kenalin ke dia" kata Kevin

"Jadi dia ini sekertaris aku yang baru Ray dan dia tengah hamil muda sekarang, tadi kepalanya agak pusing dan mau jatuh jadi aku refleks membantunya tadi"

"Kalau anaknya kenapa kenapa kan aku harus bertanggung jawab" jelas Kevin

"Jadi aku salah paham lagi?" Pikirku

"Maafin aku ya Vin dan mbk ...?" Tanyaku

"Saya Dinda, mohon maaf bila membuat anda salah paham. Saya tidak bermaksud untuk menggoda pak Kevin tadi itu memang kecelakaan" jelasnya

"Iya saya yang seharusnya minta maaf karena sudah salah paham sama kamu mbak Dinda" ucapku tulus

"Saya mengerti bu kalau begitu saya permisi kembali ke meja saya karena saya sudah mendingan, permisi" ucapnya pergi dari ruangan Kevin

Kini tinggal aku dan Kevin duduk di sofa ini. Suasana begitu canggung saat ini berbeda dengan waktu di luar tadi.

"Ekhem bagaimana kabar kamu sekarang Ray?" Tanya Kevin sambil menatapku dalam

"A aku baik Vin" jawabku gugup

"Dari mana kamu tau ini kantorku Ray?" Tanyanya

"Dari Yanti kemarin Vin, dan soal masalalu kita aku-"

"Sstttt jangan bahas masalalu lagi, aku salah waktu itu karena tidak jujur dan kepergianmu adalah hukuman paling berat untukku Ray" potong Kevin sambil menggenggam tanganku lembut

"Tapi Vin aku bersalah atas apa yang terjadi padamu setelah kepergianku Vin" jelas ku menunduk

"Aku minta maaf karena ingkar janji, aku minta maaf karena egois, aku minta maaf tak mendengar penjelasan kamu dan aku minta maaf udah ninggalin kamu, aku minta maaf Vin" maafku sambil menangis

"Ray lihat mataku" pintanya dan menghapus air mataku

Aku menatapnya, sekarang aku dapat melihat dengan jelas wajah yang selama tujuh tahun ini aku rindukan. Wajahnya kini semakin dewasa dan tampan dari terakhir kali aku melihatnya. Rahang yang kokoh, mata yang tajam, figur sempurna yang selama ini aku bayangkan saat merindunya kini di depanku.

"mau cari yang seperti apa lagi Ray, lelaki di depanmu ini setia dan yang penting dia mencintaimu apa adanya" tanyaku dalam hati sambil menatapnya

"Ray apa yang terjadi padaku di masalalu itu bukan salah kamu dan kamu tidak perlu meminta maaf. Aku yang membuatnya rumit, seandainya waktu bisa di ulang aku akan jujur sedari awal pada kamu dan mencari jalan keluar sama- sama. Tapi itu masa lalu dan Sekarang bagiku kamu ada di sini itu membuatku benar benar bahagia. Aku sempat takut seandainya kamu gak mau lagi ketemu sama aku mungkin aku akan tetap menunggu Ray. Jangan pernah tinggalkan aku lagi Ray"

Dia menatapku dalam seakan menyalurkan segala kerinduan yang telah lama di pendamnya. Setetes air matanya jatuh membasahi tanganku dengan spontan aku menghapusnya.

Aku memeluknya erat, dan membiarkannya menyalurkan kesedihannya padaku. Tak ada yang berbicara hanya ada tangisnya dan tangisku yang terdengar lirih di ruangan sunyi ini.

"Rasa ini masih sama untukmu Ray, aku mencintaimu dulu dan sampai saat ini pun aku masih mencintaimu. Jantung ini masih berdetak kencang saat menatapmu, mata ini tak pernah mampu melihat selain kamu dan di hati ini masih ada kamu. Kamu mau kembali lagi sama aku Ray? Merajut kembali mimpi kita yang sempat tertunda" Lanjutnya dalam dekapanku

"Apa kamu yakin mau kembali sama aku Vin? Jujur aku pun masih memiliki rasa yang sama untukmu tapi apa kamu sedang tidak menjalin hubungan dengan orang lain? Kamu kan tampan, kaya, mapan lagi. Siapa yang gak mau coba sama kamu. Pasti ceweknya banyak kan sekarang" Tanyaku menggodanya dan melepaskan pelukanku

"Aku berani bersumpah Ray kalau aku tak pernah menjalin hubungan bahkan dekat wanita manapun. Jika perlu aku akan menghalalkan mu segera" jelasnya menggebu

"Eh tidak perlu Vin, aku hanya memastikan saja dan mari memulai semua dari awal" jawabku terkekeh

"Iya mari kita mulai dari awal lagi, aku mencintaimu Ray sangat mencintaimu" ucapnya memelukku erat dan tertawa

Tok tok tok

"Permisi tuan ini ber-"

"Ardi kamu ganggu saja saya sedang sama kekasih saya" ucap Kevin memotong kalimatnya

"Maaf tuan, kalau begitu saya permisi" pamitnya

"Tunggu mana yang harus saya tanda tangani bawa sini" pinta Kevin

"Ini tuan"

"Emmb aku pergi saja ya Vin kalau kamu sibuk" ucapku

"Jangan! Kamu di sini saja sayang, temenin aku kerja biar semangat" pintanya manja

"Apa benar ini tuan Kevin? Kenapa jadi manja seperti ini ? Mana sikap anti perempuannya?" Pikir asisten Ardi

"pawangnya cantik banget sih pantes yang lain di lewatin" lanjutnya berpikir

"Ishhh kok jadi manja banget sih?" Cibirku

"Ayolah sayang temani aku ya ya ya? Kalau tidak aku gak mau tanda tangan berkas ini" ancamnya

"Hadeuhh berkasnya siapa yang susah siapa?" Pikirku

"Iya iya aku temenin di sini" ucapku

"Ada saya di sini tuan kenapa anda malah manja manjaan" pikir asisten Ardi lagi

"Ya sudah Ardi kamu keluar nanti saya panggil kalau sudah saya cek berkasnya" perintah Kevin

"Baik saya permisi tuan" ucap asisten Ardi pergi

"Sayang kalau mau apa apa bilang ya? Aku periksa berkas ini sebentar setelah itu kita jalan" ucapnya

"Baiklah terserah kamu saja" jawabku

Kevin beranjak menuju kursi kerjanya dan fokus pada berkasnya. Dari sini aku memandangnya terlihat sangat tampan jika sedang serius seperti ini. Matanya, hidung dan bibir yang menggoda. Seketika wajahku memerah teringat ciuman tadi, dia sudah mencuri ciuman pertamaku.

"Terimakasih Tuhan engkau kirimkan dia yang sempurna mencintaiku" gumamku

"jangan terlalu serius memandangku Ray, aku memang tampan kok" katanya tiba tiba dengan masih fokus pada berkasnya

"si siapa juga memandang kamu, jangan GR deh" elak ku gugup

"ya udah kalau gak mau ngaku, padahal tadi aku juga melihat pipimu memerah memandangku. Apa kamu membayangkan ciuman kita tadi Ray?" godanya tepat sasaran

"Kevin jangan mesum deh, sudah cepat selesaikan katanya mau pergi" peringat ku

"iya sayang sebentar lagi" jawabnya kembali fokus

"sebaiknya aku mengirim pesan pada ayah" pikirku

Ku keluarkan ponselku dan mulai mengetik.

Me

**Ayah, adek nanti mungkin agak telat pulang karena mau pergi sama teman**

Ayah

iya dek yang penting hati hati pulangnya

Setelah menerima balasan dari ayah aku kembali memainkan ponselku dan melihat film favoritku sambil menunggu Kevin.

Lima belas menit berlalu terdengar Kevin menghubungi asistennya dan tak lama pintu di ketuk

tok tok tok

"Permisi tuan" salamnya

"Hmm Ardi ini berkasnya dan pindahkan agenda hari ini untuk besok karena saya mau pergi" jelas Kevin

""Baik tuan, kalau begitu saya permisi" pamitnya

"hmm" jawab Kevin singkat

Setelah Asistennya pergi Kevin menghampiriku.

"Ayo sayang kita berangkat sekarang" ajaknya

"ayo" jawabku

Kami berjalan beriringan keluar ruangan Kevin. Setiap berpapasan dengan karyawan mereka terus memperhatikan kami. Lebih tepatnya memperhatikan Kevin yang terus tersenyum dan menggandeng tanganku.

##################################

Bersambung...

1
Wiliam Zero
Novelnya bagus 👍
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
YAHHHH ENDINGNYA GK MMUASKN, DN BLM ADA KJELASAN SIAPA PRIA YG MNCINTAI RAYA, TPI INGIN BUNUH RAYA.. HADEHHHHH
Sulaiman Efendy
WNA, TRUS SIAPA LKI2 YG MNCINTAI RAYA..??
Sulaiman Efendy
SIAPA PELAKUNYA, MOTIFNYA APA INGIN BUNUH RAYA..
Sulaiman Efendy
KKYNYA TIARA INI BATU SANDUNGAN HUBUNGN KEVIN & RAYA, TU TIARA KYKNYA BKN CINTA, TPI OBSESI..
Sulaiman Efendy
JGN2 TIARA SUKA MA SPUPUNYA SENDIRI...
Sulaiman Efendy
MMPUS LO, GK ZAMAN SEKOLAH, GK SEKARANG, MSH AZA GANGGU DN HINA RAYA, NAHHH SKRG KNK BATUNYA LOO
Sulaiman Efendy
COWOK TINGGI 168 CM YAA MSH TRGOLONG RENDAH, AKU AZA 172 CM, ISTRI LBH TINGGI LGI, 175 CM..
Sulaiman Efendy
MASIH PNY PACAR, MACARIN CEWEK LAIN LGI, KSIAN RAYA BRU AZA MRASAKN CINTA, SDH TRLUKA..
Sulaiman Efendy
MAKANYA JGN PACARAN, KRN PACARAN DEKAT KE ZINAH, GK PANTAS WANITA DI PEGANG2, DIPELUK2 DN DI CIUM2 SMA LKI2 YG BKN MAHRAMNYA
Sulaiman Efendy
KRVIN KOQ GK JUJUR.. APA RAYA CMA DIJADIKN PELARIAN.. KASIAN RAYA..
Sulaiman Efendy
PASTI MAU KTEMU YASMIN
Sulaiman Efendy
PASTI YG NELPN KEVIN WANITA MASALALUNYA
Sulaiman Efendy
PADAHAL VIO SPUPUNYA KEVIN TU.. SAMA SPRTI RAYA YG JUGA TUTUPI IDENTITAS GILANG KAKAKNYA.
Nikmawaty Zakaria
lanjut
Maryam Maryam
lanjut.
bundacemplok
kok crty gantung sih thor blm tau plku penusukan raya dh tamat
usaha barakah
bagus
Eka Krisna Limbong
aku 83 kilo tinggi ku 167 guys🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!