NovelToon NovelToon
MENIKAHI MUSUHKU

MENIKAHI MUSUHKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Bad Boy / Nikahmuda
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Mella Flowers

Biyanna Loralie Avacyn adalah gadis remaja yang tidak suka diatur. Anna, orang sering memangilnya itu. Anna memiliki satu orang sahabat yakni Ellerose Naselin Jasney yang sama sama suka kebebasan.

Namun tak disangka tak diduga tiba tiba orang tua kedua gadis itu menjodohkan mereka dengan anak sahabat mereka karena sudah tak sanggup lagi untuk menjaga kedua anaknya yang suka kabur kaburan.

Mereka adalah Xiaotian Charis Livian dan Albiru Sky Geovander yang ternyata musuh bebuyutan dua sahabat itu.

Gimana kehidupan mereka kedepannya?

kita saksikan kisah ceritanya di "Menikahi Musuhku".

Selamat membaca, , ,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mella Flowers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 30

...~•Happy Reading•~...

......................

30 menit di kamar mandi Anna keluar dengan balutan handuk kimono dan rambut yang sudah dikeringkan.

Dia berjalan ke walk in closed mengambil pakaian yang akan dia kenakan hari ini, namun sebelum itu Anna memakai skincare rutin lebih dulu sambil merapihkan tataan rambut.

Ruangan itu dipenuhi musik K-Pop favorit Anna. Tanpa musik, aktivitas Anna berasa hampa kata gadis itu.

Tok

Tok

Tok

Sampai pintu kamar diketuk.

"Masuk".

Pintu dibuka menampilkan maid yang datang.

"Ada apa?".

"Dibawah tuan muda Livian sudah datang nona". Ucap maid tersebut.

"Bawa apa dia? Pakaiannya gimana?". Tanya Anna berderet.

"Bawa beberapa paperbag, untuk pakaiannya seperti pakaian santai. Hoodie dengan bawahan celana jins".

Kepala Anna mengangguk. "Berarti gak pergi kan". Gumam Anna lalu melambaikan tangan meminta maid pergi.

Tak membuatkan waktu lama lagi Anna berganti pakaian. setelah menyemprotkan parfum barulah gadis itu turun.

Tak

Tak

Tak

Suara sandal terdengar saat seseorang menuruni anak tangga. Anna memang jarang menggunakan lift jika tidak buru buru dan cape. Gadis itu selalu memilih memakai tangga alih alih berolahraga.

Langkah kaki Anna melangkah ke arah ruang keluarga dimana disana sudah ada Xiaotian sedang bermain ponsel.

Jika yang datang orang terdekat kepastian maid akan memintanya menunggu di ruang keluarga, seperti Xiaotian yang memang seluruh rumah tahu bahwa pemuda itu tunangan nona Avacyn.

"Ngapain Lo kesini?". Tanya Anna seperti biasa dengan nada kurang akur nya keluar.

"Kalau kagak disuruh pun gak mau gue kesini".

Anna mendengus, tatapannya beralih kepada beberapa paperbag yang ada di atas meja. Lalu tangannya terulur melihat itu.

"Orangnya disinisin, barang bawa nya kagak bisa ditolak". Sindir Xiaotian tapi tak Anna dengar.

Gadis yang suka barang branded itu satu persatu melihat isi yang ada di dalamnya. Dari paperbag nya sudah bisa ditebak jika itu barang mahal.

"Gue yakin bukan Lo yang milih kan".

Mata Xiaotian menyipit. "Kenapa lo bilang begitu?".

"Selera lo kagak seperti ini, pasti mommy Shasha kan". Ucap Anna meremehkan.

"Jelas lah mommy gue, ngapain gue beliin itu".

Memang bener, semua barang itu mommy nya lah yang menyiapkan. Sedangkan Tian bertugas memberikan saja.

"Itu hadiah pertunangan dari bonyok gue, semalem gak dibawa".

Anna mengangguk angguk kepala, dia melihat beberapa cemilan sudah tertawa di atas meja.

"Sepertinya bakal lama nih".

Tian menatap Anna sungguh tajam. "Loo kagak mau gue ada disini hah". Sungut Tian merasa tersindir.

"Slow lah gue cuma bilang gitu aja marah".

Tian mendengus kesal lalu bermain ponsel. Sebenernya dia juga malas bertemu gadis disampingnya itu, tapi apa boleh buat. Jika mommy nya sudah mengancam dengan membekukan aset nya mau gimana lagi kalau tidak nurut.

Xiaotian memang memiliki aset sendiri tanpa campur tangan orang tuanya tapi jika nyonya Livian sudah memberi perintah, aset miliknya pun pasti mudah dibekukan.

Drrrttt drrrttt drrrttt

Panggilan masuk ke ponsel Anna dengan nama Rose.

"Hello na, Lo dimana?".

"Di rumah lah mau dimana lagi". Jawab Anna sensi.

"Gue dijalan mau ke bandara, Lo mau ikut gak?".

Kening Anna mengkerut heran. "Mau kemana Lo, kabur?".

"emm mungkin iya, gue sama si warna mau ke Korea. Healing sejenak lah, puyeng gue".

"Si warna?". Kaget Anna menatap ke arah Xiaotian yang ternyata pemuda itu juga sedang menatapnya saat nama sahabat dia disebut.

"Kalian ngapain berdua?". Tambah Anna bertanya.

"Ish, refreshing. Mau ikut kagak?".

"Belum packing gue".

"Kagak usah, Lo tinggal bawa kartu doang kagak usah packing. Gue juga gak bawa apa apa".

"Cuma bawa diri". Sahut Albiru seperti kesal.

"Ck, dieum ih".

"Oke gue nyusul".

PIP

panggilan dimatikan dengan Anna yang menatap Tian sambil tersenyum smirik menandakan otaknya sedang bekerja.

...~•Bersambung•~...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!