NovelToon NovelToon
Ternyata Dia Masih Ada

Ternyata Dia Masih Ada

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:273
Nilai: 5
Nama Author: Auliya Wulandari

Duan Melahirkan di usia 16 tahun, selama 7 tahun ini ia selalu percaya jika putra yang ia lahirkan dengan mempertaruhkan nyawa malah meninggal di hari kelahirannya, namun siapa yang menyangka saat dirinya kembali ke ibu kota muncul seorang bocah laki laki yang sangat menyebalkan namun Yan Fei merasa dirinya tak bisa membiarkan bocah itu jauh darinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auliya Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenangan Lama dan Niat Membalas Dendam

Seorang pelayan berpakaian rapi segera melangkah mendekat, wajahnya tetap tenang namun nadanya tegas, berusaha menghentikan keributan yang mulai menarik perhatian tamu-tamu lain.

Ini adalah kediaman keluarga Wei yang terhormat, tempat yang menjunjung tinggi ketertiban dan kesopanan. Seorang gadis muda dari keluarga Bai seharusnya tidak bertindak sembarangan hingga membuat suasana yang tadinya tenang dan baik menjadi kacau serta tidak nyaman bagi orang lain.

“Nona Duan, Nona Putri Qingyan, Nyonya Wei mengundang anda berdua untuk segera masuk ke dalam aula utama,” ujar pelayan itu dengan nada sopan dan hormat, membungkukkan badannya sedikit sebagai tanda penghormatan.

Ia menjelaskan dengan halus bahwa para nyonya dan tamu-tamu terhormat lainnya sudah berkumpul di dalam. Jamuan makan malam resmi akan segera dimulai, sehingga sudah saatnya semua tamu meninggalkan taman dan berkumpul di tempat yang disediakan untuk menyaksikan rangkaian acara serta menikmati hidangan yang telah disiapkan dengan megah.

“Ah, terima kasih atas pemberitahuannya. Kami akan segera masuk,” jawab Yanfei dengan nada lembut dan ramah.

Setelah itu, ia mengulurkan tangannya dan menggandeng lengan Yan Xumin dengan lembut, seolah ingin menenangkan sahabatnya yang mungkin masih merasa terganggu dengan kejadian tadi. Keduanya melangkah pergi dengan tenang dan anggun, meninggalkan area taman tanpa menoleh lagi ke belakang, seolah tidak mempedulikan keberadaan Bai Shu yang masih berdiri terpaku di tempatnya.

Bai Shu hanya bisa terdiam beberapa saat, matanya terbelalak mencerna setiap kata yang baru saja diucapkan oleh pelayan itu. Rasanya seperti ada batu besar yang menekan dadanya. Ia merasa diperlakukan tidak adil dan dipermalukan di depan orang banyak.

“Kau… kau semua berani-beraninya…” gumamnya dengan suara terputus-putus, namun tidak berteriak lagi karena sadar tempat ini bukan miliknya.

Ia adalah putri dari keluarga Bai, keluarga yang memiliki kedudukan tinggi dan jasa besar bagi kekaisaran. Atas dasar apa ia harus diperlakukan sedemikian rupa dan dipermalukan di kediaman orang lain ini? Dalam hatinya, ia merasa semakin kesal dan marah.

Namun, belum sempat ia meluapkan emosinya lebih jauh, pelayan yang sama tadi berbalik dan berbicara lagi dengan nada yang tetap sopan namun mengandung peringatan halus. “Nona Bai, mohon jangan terlalu bersemangat dan mengendalikan diri dengan baik. Nyonya Wei telah berpesan kepada kami untuk mengawasi dan menjaga Nona dengan sebaik-baiknya, agar peristiwa yang terjadi pada tahun lalu tidak terulang kembali malam ini.”

Setelah menyampaikan pesan itu, pelayan itu tidak menunggu jawaban dan segera berbalik mengikuti arah ke mana Yanfei dan Yan Xumin pergi, meninggalkan Bai Shu yang tertegun mendengar ucapan itu.

Semua orang yang hadir sebenarnya masih mengingat peristiwa itu. Bai Shu memang dikenal sebagai gadis muda yang sombong, keras kepala, dan sering bertindak tanpa memikirkan akibatnya.

Pada acara tahun lalu, ia pernah meluapkan amarahnya hingga menyinggung perasaan Nyonya Wei sendiri, nyonya tertua dan pemilik kediaman ini.

Akibatnya, ia harus diantar pulang lebih awal dan tidak bisa menyelesaikan acara sampai selesai. Meskipun ayahnya adalah seorang Jenderal yang sangat dihormati dan ia adalah putri kesayangan di keluarganya, kenyataan peristiwa itu tetap ada dan tidak bisa dihapuskan begitu saja. Oleh karena itu, meskipun orang lain membicarakannya, mereka tidak berani mengatakannya secara terang-terangan demi menghormati nama baik keluarga Bai.

“Nona, tariklah napas panjang dan tenangkan hati anda,” bisik pelayan pribadi yang selalu mendampingi Bai Shu dari kecil, berdiri di sampingnya dengan wajah cemas.

Dada Bai Shu naik turun dengan cepat, napasnya terasa berat dan tidak teratur. Wajahnya memerah menahan luapan emosi yang meluap-luap di dalam dadanya. Ia benar-benar merasa marah, kesal, dan juga membenci wanita yang baru saja meninggalkan tempat ini.

“Wanita liar itu akhirnya kembali lagi ke ibu kota,” gumamnya dengan suara rendah namun penuh amarah, matanya menatap tajam ke arah punggung Yanfei yang semakin menjauh dan menghilang di balik pintu masuk aula. “Ini baru permulaan saja. Aku tidak akan membiarkannya hidup tenang. Suatu saat nanti, aku akan membuat perhitungan yang setimpal dengan dia.”

Saat itu, ingatan Bai Shu melayang kembali ke peristiwa yang terjadi tepat tuju tahun yang lalu, sebuah kejadian yang mengubah nasib keluarganya dan menjadi sumber rasa sakit hati yang mendalam bagi dirinya dan seluruh anggota keluarga Bai.

Pada waktu itu, keluarga Duan dan keluarga Bai telah sepakat untuk menjalin ikatan persaudaraan melalui pernikahan. Putra sulung keluarga Bai, yang juga kakak kandung Bai Shu, telah bertunangan dengan Nona Ketiga keluarga Duan, yaitu Yanfei. Semua orang di ibu kota menganggapnya sebagai pasangan yang sangat cocok dan menguntungkan kedua belah pihak.

Namun, tiba-tiba saja keluarga Duan mengumumkan keputusan untuk membatalkan pertunangan itu secara sepihak tanpa memberikan alasan yang jelas dan memuaskan.

Pembatalan itu terjadi secara mendadak dan membuat nama baik keluarga Bai tercoreng. Selama berbulan-bulan lamanya, kakaknya menjadi bahan pembicaraan dan cemoohan di seluruh penjuru ibu kota.

Orang-orang mulai membicarakan hal-hal buruk, menebak-nebak apa kesalahan yang dilakukan keluarga Bai hingga ditolak oleh keluarga Duan. Rasa malu itu terasa begitu berat jendral Bai tak tau kesalahan pasti, namun tatapan dan cemoohan itu pasti menganggu kenyamanan putranya

Hingga suatu hari permintaan paling tidak masuk akal di layangkan oleh putranya, Tuan muda keluarga Bai Yang sejak awal tak terlalu tertarik dengan militer dan hanya fokus pada sasaran dan buku malah memohon untuk bergabung ke kamp

Bagai petir di siang bolong, permintaan ini jelas saja membuat keluarga mereka terkejut dan takut, entah seberapa sakit putranya hingga bahkan impian menjadi sarjana pun sudah tak ia inginkan lagi.

Sejak saat itu, suasana di kediaman keluarga Bai tidak pernah lagi terasa ceria. Ibunya sering terlihat menangis dan bersedih mengingat nasib putranya yang harus hidup dalam bahaya di garis depan perang,

Bagi Bai Shu, semuanya adalah kesalahan dan kehancuran kakak pertamanya di sebabkan oleh Yanfei dan keluarga Duan. Mereka menganggap gadis itu tidak tahu diri, telah mempermainkan nama baik kakak ya, dan menghancurkan masa depan kakaknya hanya karena keinginan sendiri.

“Kakak… wanita liar itu akhirnya kembali ke ibu kota,” bisik Bai Shu lagi, matanya berkaca-kaca bercampur antara rasa sedih dan kebencian yang semakin membara. “Aku berjanji padamu, aku akan membuat dia membayar semua penghinaan dan kerugian yang telah ditimbulkannya kepada keluarga kita. Tidak ada satu pun kesalahan yang dibiarkan lewat begitu saja. Kita akan melihat siapa yang akhirnya akan terjatuh dan menderita pada akhirnya.”

Dengan menggenggam tangannya erat-erat hingga buku jarinya memutih, Bai Shu memutar badannya dan melangkah masuk ke dalam aula dengan langkah yang berat namun penuh tekad. Di dalam hatinya, ia telah menyusun rencana diam-diam. Ia tidak akan membiarkan Yanfei hidup tenang dan terus dipandang mulia oleh orang banyak. Selama ia masih berada di ibu kota, maka persaingan dan niat untuk membalas dendam itu baru saja dimulai.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!