Jiang Hao hanyalah pemuda yang lugu dan polos , jujur dan sedikit konyol , kehidupan sehari harinya seperti kebanyakan pemuda pada umumnya.
Memiliki cita cita keluarga yang bahagia dan keinginan untuk menjadi kaya .
Tapi kehidupan yang di idam idamkan di dalam pikirannya, tidak ada sama sekali.
Tatkala adik kandung yang baru pulang dari dinas militer masuk ke kehidupannya.
Merebut tunangan yang di mana dalam satu minggu akan ia nikahi, serta sikap dan sifat keluarganya yang berubah dengan memutuskan semua hubungan darah termasuk tunangan dan keluarganya.
Juga ia mendapat fitnah keji , sehingga tubuh dan jiwanya hampir mati, namun itu menjadi berkah tersembunyi, darah dan bakat bela dirinya keluar setelah 20 tahun tersegel.
Saat itu juga dunia bela diri kuno terguncang dan nama Jiang Hao menjadi legenda yang di takuti lawan serta kawan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 30 penjahatnya bukan siapa siapa
Duarrrrhhh....
Ledakan keras terdengar dari pintu masuk gerbang kota Jiangqi.
Semua kultivator yang ada di dekatnya sekejap mata bersiaga , terutama waktu sudah menuju hari malam.
" siapa yang membuat kekacauan ?"
" tidak tahu , sepertinya akan ada masalah lagi !" Ucap yang lainnya berdiri.
Para kultivator yang merasa penasaran dengan suara ledakan keras itu bergegas menuju sumber suara , mereka ingin tahu apa yang menjadi penyebab masalah ledakan terjadi itu.
Sebanyak 50 kultivator beraura emas dan emas gelap serta alam legenda memandang ngeri ke arah gerbang kota Jiangqi yang penuh dengan potongan potongan tubuh manusia yang tidak bisa dikenali siapapun.
" siapa yang melakukan hal ini ?"
" apakah kultus setan sudah bertingkah lagi ..!" Salah satu kultivator wanita bergetar seluruh tubuhnya, matanya menatap suram ke arah gerbang kota yang sudah hancur .
" penatua Wu apakah kamu bisa mendeteksi siapa yang melakukannya?" Pria berusia 28 tahun menoleh ke arah pria tua berjubah kuning dengan simbol taoisme yang khas .
" sebentar !"
Pria tua itu mengeluarkan sebuah benda berbentuk kompas dan perlahan menggerakan jari jarinya di atas permukaan kompas tersebut.
Shunggg...
Cahaya putih menyebar dan siluet samar berwarna putih terlihat di dalam pandangan mata semua orang yang hadir .
" kenapa rasanya sangat familiar.. !"
" Xiao Lan apa yang kamu ketahui?"
Wanita yang sebelumnya berkata tentang kultus setan mengernyitkan dahinya saat melihat pemandangan yang sangat akrab dalam benaknya .
" itu , dalam bayangan ada postur tuan walikota Jiangqi.. !"
" Xiao Lan jangan bercanda , tuan walikota tidak akan berbuat merusak kotanya sendiri !"
Sebagian besar kultivator membantah hipotesis dugaan kultivator wanita tentang sosok yang merusak benteng kota Jiangqi.
" itu hanya dugaan.. aku juga ragu ragu " Wajah Xiao Lan begitu sewot dan tidak puas dengan bantahan sebagian besar kultivator yang ada di sekelilingnya.
" bagaimana penatua Wu , apakah anda menemukan sesuatu?"
Mata tua Pria tua terbuka perlahan , keringat mengucur deras di wajah tua berjubah kuning yang sudah basah akibat udara dingin yang menusuk kulit.
" yang dikatakan oleh rekan kultivator Xiao Lan benar, sosok yang menghancurkan gerbang kota Jiangqi ini adalah walikota yang sudah lama hilang !"
Setelah mengucapkan kalimat tersebut, tubuh tua yang sudah di batas waktu seketika limbung .
Bruakkk..
" penatua Wu.. !"
" Pangeran Huijin tolong sesepuh anda !" Beberapa pria dewasa menggotong penatua Wu yang sudah tidak sadarkan diri .
Semua kultivator merasa bersalah dan masing masing dari mereka menawarkan obat pemulihan kepada pangeran Huijin yang tampak tertekan melihat kondisi penatuanya yang sudah mencapai kata sekarat.
" penatua Wu adalah ahli Formasi peringkat dua yang terkenal dengan kejujurannya , jadi tidak mungkin ucapan penatua Wu adalah kebohongan..!"
" Pangeran Huijin tolong bawa sesepuh anda untuk perawatan. "
Sang pangeran muda mengangguk dan menyuruh teman temannya untuk membawa penatua Wu untuk kembali perawatan .
Hening .
Hening.
Tidak ada suara di keheningan yang pecah, semua kultivator memikirkan apa yang sudah terjadi.
Merasa tidak yakin dengan pendengaran mereka .
Saat semua kultivator berfikir dalam diam , angin kencang secara tiba tiba datang dari arah hutan yang tampak sangat gelap.
Wushhhh....
Kelopak, Kelopak..
.
Grauhh..
Raunggg...
Suara suara binatang buas terdengar sangat riuh di malam hari , dan itu tidak biasanya bagi kebiasaan binatang yang seharusnya sudah tertidur .
" ahh ... !!"
Teriakan di tengah tengah kerumunan para kultivator terdengar begitu menyayat hati .
" rekan Cai Qi ada apa denganmu !"
Cai Qi yang berusia 30 tahun terlihat sangat menakutkan, wajahnya penuh dengan darah , dan begitu rusak parah.
" iblis darah datang... !!"
Cai Qi menatap malam dengan penuh ketakutan dan secara cepat nyawanya tidak bisa diselamatkan.
" apakah malam ini akan ada pembantaian !"
Klik ..
" awas .. !!'
..
Crashhh..
Gelinding ..
Malam yang gelap begitu gelap bagi kultivator yang berkumpul di gerbang kota Jiangqi, mereka semua sudah tahu bahwa gerakan pembunuhan itu di lakukan oleh walikota Jiangqi yang dikabarkan sebelumnya menghilang .
Sudah ada tiga kultivator yang menjadi korban keganasan malam , musuh berada di kegelapan sedangkan mereka semua bagaikan berada di dalam sangkar terbuka yang siap dibunuh kapanpun.
" rekan Mu , kita harus pergi ... kita semua tidak tahu di mana musuh berada !"
" hehehe... mau kemana kalian semua.. !"
Terdengar suara dingin di kegelapan, dan perlahan terlihat sosok berjubah merah datang dengan aura gelap menakutkan.
" siapa kamu..!!"
Semua kultivator merasakan krisis kehidupan , aura yang datang dari sosok berjubah merah itu sangat ganas .
" Zhong Zhifu, walikota Jiangqi.. !!"
..
Kediaman para ketua gunung Jiangsan.
" apakah ketua Jiang Timur mendengar suara ribut.. ?" Terdengar suara halus seorang wanita berhembus di telinga Jiang Hao.
" nona Jin Hua aku juga mendengarnya, kita tunggu apakah akan ada guncangan lagi " ujar Jiang Hao mengambil buah buahan yang ada di atas meja.
" ngomong ngomong nona Jin Hua berasal darimana ?"
" aku dari kota Jinzhou , klan Jin , ayahku jenderal Da Qing , Jin Guangshang !"
Jiang Hao terkejut mendengar identitas dari wanita dewasa yang ada di sampingnya, tidak menyangka bahwa Jin Hua adalah putri dari seorang Jenderal kekaisaran Qing.
" tapi kenapa kamu menjadi bandit gunung Jiangsan?"
" aku ... aku terpaksa , dan itu karena statusku sebagai putri tidak sah dari klan Jin , dan mereka tidak menerima diriku sama sekali " katanya sedih .
Jiang Hao terdiam , matanya yang merah begitu bersinar diantara cahaya lilin yang menyala.
" ketua Jiang Timur, kenapa kamu selalu mengenakan topeng hitam, aku merasa kamu masih sangat muda " mata indah Jin Hua sangat tajam menyelidik dan merasa penasaran dengan rupa dari pria yang ada di sisi kanannya .
Jiang Hao menghela nafas pelan , " aku sengaja mengenakan topeng ini karena aku memiliki banyak musuh, juga aku belum sepenuhnya kuat untuk memperkenalkan identitas sebenarnya dari diriku!"
" aku datang bukan untuk mengacaukan susunan strata pegunungan Jiangshan, aku hanya sekedar mencari sumber daya dan juga mencari cara untuk menembus alam Bumi sejati !" Jelas Jiang Hao perlahan berdiri .
Tubuhnya yang tinggi tegap sangat mengesankan, membuat rona merah di wajah Jin Hua sebegitu gelap padam .
" nona Hua , ayo kita keluar, tampaknya para kultivator membutuhkan banyak bantuan " suara Jiang Hao begitu tenang, mata merah di balik topeng hitam begitu menusuk jiwa .
Shuuuthh..
Jin Hua tidak bisa berkata apa apa , wajahnya yang cantik dewasa masih memancarkan rona merah padam , dan ia mengejar sang pria yang sudah terbang dengan pedangnya .
" ketua Jiang Timur tunggu... !!"
Tidak membutuhkan waktu lama , kedua pasangan itu sampai di tempat tujuan , jiang Hao merasakan sesuatu yang menakutkan datang dari arah depan.
Dan benar saja , sosok berjubah merah datang dengan pedang es yang sangat menusuk sekaligus tajam tak terhingga
" akhirnya kamu datang juga anak muda... !"
Jiang Hao tersenyum tipis saat menatap ke arah para kultivator yang sudah tidak ada lagi harapan menang.
"Walikota, kamu benar benar sangat misterius sampai harus membantu kejahatan menjadi begitu nyata ... !!"