NovelToon NovelToon
Mamaku Tabib Dewa

Mamaku Tabib Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:157.5k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang wanita zaman kuno yang mati akibat kemarahan petir surgawi saat ia sedang membuat pil naga suci untuk menjadi abadi.

Tapi ia malah berpindah ke tubuh seorang wanita modern, seorang istri lemah, yang setiap hari di siksa oleh suaminya yang seorang pemabuk, KDRT dan seorang penjudi.

Yang lebih membingungkan, ia malah sudah memiliki seorang gadis kecil cantik berusia 6 tahun.


"Dasar suami sampah! Ini saatnya aku membalas suami brengksek itu karena sudah menyakiti pemilik tubuh asli ini!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Mobil mewah yang membawa Ghaizka dan Alger pun akhirnya berhenti di depan sebuah gerbang besi besar yang sangat megah dan tinggi.

Di dalamnya ada sebuah rumah mewah modern yang luasnya seluas taman kota.

"Ini rumah Tuan Alger?" gumam Ghaizka takjub melihat kemegahan tempat itu.

Di zamannya, rumah mewah seperti ini hanya di tempati oleh Raja, tapi ia melihat beberapa rumah mewah seperti. Berapa banyak raja di kota ini?

"Ini kediaman keluarga kami, Nona Ghaizka. Silakan masuk, Kakek pasti sudah menunggu," jawab Alger dengan sopan

Mereka berjalan masuk melewati taman yang sangat terawat dan indah.

Semua pelayan dan staf yang lewat langsung membungkuk hormat melihat tuannya datang bersama seorang wanita cantik.

"Selamat datang Tuan dan Nona..." ucap mereka pelan.

Sesampainya di dalam kamar utama yang sangat luas...

Di atas ranjang, seorang kakek tua yang tubuhnya sudah sangat lemah.

Wajahnya keriput, matanya tertutup lemas, dan napasnya terdengar berat dan sesak. Itu adalah Kakek Faris.

"Kek... Kakek... lihat siapa yang datang," panggil Alger lembut sambil mendekati ranjang.

"Ini Nona Ghaizka, tabib hebat yang akan menyembuhkan Kakek," kata Alger tersenyum penuh harap jika kakeknya bisa di sembuhkan

Kakek Faris perlahan membuka matanya yang sudah kabur. Ia mencoba tersenyum melihat Ghaizka.

"Ah... ada Nona cantik... Terima kasih sudah mau datang Nak..." katanya dengan suara lemah.

Ghaizka langsung beralih mode profesional. Ia tidak lagi peduli pada kemewahan sekitar, fokusnya hanya satu: menyembuhkan pasien.

"Silakan Kakek, jangan banyak bicara dulu. Biarkan saya periksa," kata Ghaizka lembut.

Ia duduk di tepi ranjang, lalu dengan hati-hati memegang pergelangan tangan tua itu untuk meraba nadi. Matanya terpejam konsentrasi penuh.

Alger berdiri tidak jauh dari sana, menatap Ghaizka dengan perasaan campur aduk.

Ia melihat bagaimana wanita itu begitu serius, teliti, saat menangani pasiennya.

"Betapa cantiknya dia saat bekerja..." batin Alger lagi-lagi terpesona.

Beberapa menit kemudian...

Ghaizka membuka matanya dan menghela napas panjang.

"Bagaimana Nona? Apa penyakit Kakek saya masih bisa disembuhkan?" tanya Alger cepat, suaranya penuh harap dan cemas.

Ghaizka menatap Alger.

"Kakek tidak sakit penyakit berbahaya sebenarnya, Tuan. Beliau hanya mengalami penuaan alami, energi dalam tubuhnya sudah sangat habis, organ-organ kerjanya melambat, dan sirkulasi darahnya tidak lancar karena usia," katanya dengan serius.

"Tubuh beliau lemah karena kurang asupan nutrisi yang bisa diserap tubuh, dan paru-parunya juga lembap sehingga membuat sesak napas," jelas Ghaizka lagi.

Alger mengangguk-angguk pahat. "Benar sekali Nona! Dokter bilang organ beliau sudah menua dan tidak banyak yang bisa dilakukan selain menunggu waktu. Tapi..."

"Tapi saya bisa mengembalikan kebugarannya," potong Ghaizka.

"Saya tidak bisa menghentikan waktu, tapi saya bisa memperbaiki kualitas hidupnya. Dengan ramuan khusus saya, saya bisa menghangatkan tubuhnya, melancarkan darah, dan mengisi kembali energinya yang kosong," kata Ghaizka mantap.

Mata Alger berbinar-binar!

"Benarkah Nona?! Kakek saya bisa kuat lagi dan bisa makan enak?!" serunya senang.

"Tentu saja. Siapkan air panas, saya akan racik obatnya sekarang juga. Dalam waktu beberapa menit, Kakek akan terasa jauh lebih ringan dan segar. Baiklah, saya akan mulai pengobatannya sekarang," kata Ghaizka ingin memulainya.

Ia segera mengeluarkan peralatan lengkapnya dari tas kulit.

Ia mengeluarkan sebuah kotak berisi jarum-jarum yang halus dan tajam, serta beberapa bungkusan daun dan rumput kering yang beraroma khas.

"Tuan Alger, tolong siapkan baskom berisi air hangat untuk membersihkan area penyuntikan," perintah Ghaizka.

"Siap Nona! Segera!" jawab Alger sigap, ia sendiri yang mengambilkan dan membantunya dengan sangat antusias.

Ghaizka pun mulai bekerja.

Dengan tangan yang sangat cekatan, ia mulai menusukkan jarum-jarum akupuntur itu ke titik-titik tertentu di tubuh Kakek Faris.

Tus... tus... tus...

Satu per satu jarum itu tertancap rapi di bagian kepala, bahu, lengan, hingga kaki sang kakek.

Total ada lebih dari 8 puluh jarum yang terpasang, namun Kakek Faris justru tidak merasakan sakit sama sekali. Yang ia rasakan hanyalah rasa hangat.

"Wah... aneh sekali... Padahal ditusuk jarum, tapi rasanya malah enak dan rileks sekali. Badanku terasa lebih ringan," gumam Kakek Faris pelan.

"Itu artinya energi mulai mengalir lagi, Kek. Sabar sebentar ya," jawab Ghaizka tersenyum tipis. "

Setelah jarum terpasang semua, Ghaizka mengambil ramuan herbal yang ia buat tadi.

Ramuan itu terbuat dari ekstrak Rumput Darah Merah, Akar ilalang Liar, dan Daun Pegagan Hutan yang sudah ia haluskan dan rebus dengan takaran pas.

Warnanya hijau kecokelatan dan baunya sangat harum khas alam.

"Silakan Kakek, minum ramuan ini habiskan," ajak Ghaizka membantu menopang kepala kakek itu.

Kakek Faris meminumnya dengan cepat. Rasanya sedikit pahit namun langsung terasa manis di tenggorokan dan hangat di perut.

"Enak... hangatnya langsung nyampe ke ulu hati!" seru Kakek senang.

Tidak butuh waktu lama...

Dampak dari kombinasi jarum akupuntur dan ramuan rumput sakti itu langsung terasa!

1
Senja
kurang puas thor bacanya jangan 500 kata kdong sekali up, minimal 1000- 1500 kata thor biar enak bacanya
Memyr 67
𝗐𝗈𝗎𝗎𝗎 𝗌𝖺𝖽𝗂𝗌 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗀𝗁𝖺𝗂𝗓𝗄𝖺
Memyr 67
𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗂𝗇𝗂 𝗍𝗁𝗈𝗋? 𝗒𝗀 𝗇𝗒𝗎𝗋𝗎𝗁 𝖽𝗈𝗄𝗍𝖾𝗋 𝗉𝗋𝖺𝗆𝗈𝖾𝖽𝗒𝖺, 𝗒𝗀 𝗃𝖺𝗐𝖺𝖻 𝖽𝗈𝗄𝗍𝖾𝗋 𝗉𝗋𝖺𝗆𝗈𝖾𝖽𝗒𝖺
less22: salah tulis🤣🤣
total 1 replies
Memyr 67
𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾𝗇𝗒𝖺 𝗉𝖾𝗇𝖽𝖾𝗄 𝗉𝖾𝗇𝖽𝖾𝗄 𝗒𝖺? 𝗉𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝖻𝖺𝖼𝖺 𝗃𝗎𝖽𝗎𝗅, 𝗍𝖺𝗎 𝗍𝖺𝗎 𝖽𝖺𝗁 𝗇𝗒𝖺𝗆𝗉𝖾 𝖺𝗄𝗁𝗂𝗋 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 /Speechless/
Yuliana Tunru
mantap bgt tabib dewa👍
Maria Lina
makasih ya thor ud up bnyk 😍😍😍😍🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Dewiendahsetiowati
bukan Alex Thor tapi Alzeo
Maria Lina
kok 1 thor lgi donk ya ya ya
Memyr 67
𝗍𝖺𝖻𝗂𝖻 𝖻𝖾𝗋𝗉𝖾𝗇𝗀𝖺𝗅𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗉𝗎𝗅𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗅𝖺𝗐𝖺𝗇 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖽𝗈𝗅𝗍𝖾𝗋 𝗒𝗀 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗉𝗋𝖺𝗄𝗍𝖾𝗄 𝖻𝖾𝖻𝖾𝗋𝖺𝗉𝖺 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇?
Cristina Billi
lanjut thor 🙏🙏/Left Bah!//Left Bah!//Left Bah!/
Maria Lina
makasih ya thor ud up mau nya tambah lgi tbor n ngelunjak dikit ya thor hehe sbb dir kemarin"dikit"muluk up nya thor ya ya
less22: hiksss😭 ngelunjak 😒😒
total 1 replies
Maria Lina
bisa tambah thor hehe
irena
lanjut thor
Fahreziy
nexk
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
dih murah banget bayarannya GK sesuai dengan tenaga kerja 😆
sasa adzka
nahhhh ini yg aku suka MC nya langsung bertindak kejam😄😄😄
keren kak othor..
pertahankan sikap pemberani nya MC cewek nya klo bisa anak gadisnya ajarin beladiri juga😍😍😍
sasa adzka
baru mampir aku Thor..
semoga sampai tamat ya thor😍😍
aku lanjut baca lagi😍
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
nemu cerita ini, aku sub😍
Wak Ngat
bacanya seriuss thor eh cuma 1 up ,banyakin Napa thor
less22: nanti lagi ya kak, siang🤣🤣
total 1 replies
Maria Lina
ok tpi lusa nya double"ya thor hehe😍😍
less22: iya😭😭😭😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!