haiii..kenalin ini Karya aku...
Aku masih Belajar ya kak....
jadi Kalau ada yang salah mohon diingatkan...Jangan Lupa beri masukan kepada Autor ya kak..
Terimakasih
.
.
Novel ini menceritakan tentang kisah Tuan muda dan Nona muda yang dijodohkan..
Mereka menikah karena orang tua,Akan kah mereka menjadi pasangan yang saling mencintai???
bagaimanakah mereka melewati permasalah rumah tangganya.??
ikuti dan jangan Lupa Like dan komen ya kakak...
terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 30
Ferdi mencengkram lengan Livia,kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Livia.Tatapan mata Ferdi membuat Livia merasa takut.Seperti elang yang ingin memangsa.Tapi di sini Livia masih merasa Bingung apa yang dia lakukan sehingga Ferdi seperti marah kepadanya.
"Kak...kakak mau apa?lepasin kak lenganku sakit"Ucap Livia sambil meringis kesakitan
Kemudian Ferdi langsung Menc*um b*bir Livia dengan Kasar,dan mengg***t b*bir Livia,membuat Livia memukul Ferdi dan berusaha mendorong Ferdi.Tapi sekuat apapun Livia,dia tidak bisa mengheser tubuh Ferdi karena Ferdi lebih kuat darinya.
Ferdi melepaskan Ci*mannya dari Livia dan mendorong Livia hingga Livia terjatuh terl*ntang di atas ranjang,Kemudian Ferdi langsung men*ndih tubuh Livia dan menguncinya.
Ferdi menc*um Livia lagi,dan melepas pakaian Livia dengan kasar,membuat Livia ketakutan.Ferdi menc*um bagian l*her dengan kasar dan meninggalkan beberapa kissmark di situ.Semakin turun dan turun.
C*uman Ferdi yang kasar membuat Livia merasakan perih di bibirnya karena keluar sedikit cairan merah di bibirnya.Ferdi tidak perduli dengan apapun yang Livia pikirkan saat ini.Yang pasti saat ini Ferdi sedang diselimuti oleh emosi yang tak beralasan.
Ferdi mulai melepaskan seluruh pakaiannya kemudia Ferdi ingin melanjutkan aksinya tapi Ferdi mendengar isakan tangis yang lolos dari bibir Livia membuat dia menghentikan aksinya itu.
"hiks"
Ferdi segera beranjak dari atas tubuh Livia,melihat livia dengan kesal,karena Ferdi berfikir Livia tidak mau disentuh oleh Ferdi.
"Kenapa??kenapa kamu menangis??apa kamu tidak suka aku sentuh ha!!!!Apa kamu lebih suka di sentuh oleh laki-laki di luar sana!!!"Ucap ferdi sedikit teriak membuat Livia sanget terkejut dengan apa yang di ucapkan Ferdi.
"hiks hiks..maksud kakak apa?"Ucap Livia Lirih di sela sela isak tangisnya
Ferdi memunguti pakaiaanya dan segera memakainya.
"Aish.....gak usah pura-pura polos kamu!!"Ucap Ferdi sangat marah dan langsung pergi meninggalkan Livia,Menutup pintu kamar dengan keras hingga membuat Livia sangat kaget.
_________
Livia hanya bisa menangis saat ini,dia berfikir kenapa Ferdi melakukan ini kepadanya,Melakukan dengan sangat kasar.Livia tau dia harus memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri tetapi tidak dengan cara yang seperti ini.Seakan cara ini di lakukan kepada b*na*ang.
"hiks hiks..kenapa kak..kenapa kakak harus melakukan dengan seperti ini ..Livia tau kewajiban livia tapi bukan dengan seperti ini kak..dan livia juga gak tau livia salah apa kak..hingga membuag kakak marah hiks hiks hiks...maafkan Livia kak...Livia masih belum bisa jadi istri yang baik..maafkan Livia masih belum bisa melakukan kewajiban Livia hiks hiks hiks"Lirih livia dengan airmatanya yang terus mengalir.
kemudian Livia turun dari ranjangnya dan memungut pakaiannya yang telah di robek oleh Ferdi.Dia segera masuk kekamar mandi dad mengguyur tubuhnya di bawah dinginnya air shower.
Setelah beberapa menit berada di kamar mandi Livia segera mengambil pakaiaanya di dalam lemari dan segera memakainya.Kemudian Livia langsung berbaring di bawag selimutnya.Livia mencoba untuk memejamkan matanya tapi tidak bisa,karena suaminya saat ini pergi entah kemana.Livia menangis lagi hingga tangisannya membuat dia lemah dan tertidur.
_______
Ferdi keluar dari rumah menaiki mobil La*bonya.Para penjaga yang melihat itu langsung membukakan gerbang.Ferdi mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi saat berada di jalan yang terlihat sepi saat ini.
Hingga beberapa menit kemudian Ferdi telah sampai di depan sebuah apartemen.Itu adalag apartemen pribadinya,jika dia punya masalah dan ingin menyendiri dia selalu pergi keapartemennya.
Ferdi segera turun dari mobilnya kemudian dia masuk ke gedung apartemennya.Apartemenya berada di lanti 3 dia segera menaiki Lift dan memencet tombol 3.
Setelag sampai di depan kamarnya Ferdi langsung menempelkan kartunya dan memencet paswordnya.Setelah pintunya terbuka Ferdi segera masuk dan menuju kamarnya.Ferdi langsung menjatuhkan dirinya di atas ranjang dan menghela nafas panjangnya.
Ferdi memikirkan tentang bagimana dia memperlakukan Livia malam ini,Ferdi sedikit menyesal karena telah menyakiti Livia,tapi bagaimanapun Ferdi tetap marah karena Livia sudah berani bertemu laki-laki lain di belakangnya.
"Aish....kenapa aku jadi seperti ini"teriak Ferdi
Kemudian Ferdi beranjak dari ranjangnya berjalan kearah dapur apartemenya,Dia membuka lemari es dan mengambil minuman dingin disitu.Kemudian dia duduk di atas kursi minibar dan segera meminum minumannya.
"ahhhhh"Ucap Ferdi sambil meletakkan botol minumannya itu
Ferdi kembali memikirkan Livia,lalu dia segera pergi ke kamar mandi untuk sebentar berendam.
setelah beberapa menit berada di dalam kamar mandinya,Ferdi segera keluar dengan menggunakan handuk kimononya.Dia segera menuju ke ranjangnya dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang.Dia kemudian memejamkan matanya.
#TBC
obat wik wik wik
🤣🤣🤣🤣🤣🙄🤭