Ozaki Rika atau dulunya Ozaki Ryu adalah manusia buatan dari era moderen dan secara tiba-tiba muncul di abad pertengahan yang menjadi wilayah iblis, ia ada di sana karena upacara pemanggilan yang dilakukan oleh Zarathos sang raja Iblis kecil di wilayah itu, Rika dinikahi karena sang Raja Iblis tidak ingin manusia itu disakiti bawahannya, ia memikirkan kegunaan gadis yang terpanggil olehnya karena ia tidak pernah menyangka akan memanggil manusia, karena dalam upacara itu harusnya yang terpanggil adalah monster kuat dari dimensi lain untuk membantunya perang melawan manusia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azai Nagamasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29 Terbentuknya Aliansi 4 Ratu Iblis
Suamiku adalah Raja Iblis Bab 29
Aku harap kalian mau memberikan sumbangan saldo buat Author bisa beli pulsa, melalui saldo dana, seiklasnya atau secukupnya. Enggak ngasih juga enggak apa-apa paling Author akan jarang up karena enggak punya Kouta.
"Ya kau benar, tapi apa untungnya bagi kami untuk beraliansi dengan kerajaan Zarathos? Karena sejujurnya suami kami sangat tidak menyukai suamimu," tanggap Alicia Cascade, "Ditambah lagi aku hanya istri ketiga, jadi aku yakin pendapatku tidak akan terlalu dianggap oleh suamiku Leviathan," ungkap pelan Alicia.
Rika pun memejamkan matanya ketika melihat Grace dan Harui menyetujui pendapat Alicia, mengenai Aliansi yang sangat mustahil untuk dibentuk jika suami mereka saling benci.
"Kalian benar, rasanya sangat mustahil kerajaan kita bisa membentuk aliansi tanpa penawaran yang sepadan. Biar aku beritahu, para manusia sudah mulai menginvasi wilayah iblis, suamiku telah berjuang menahan mereka beberapa bulan lalu, aku tidak tahu kenapa mereka menghentikan penyerangan setelah sekian lama. Tapi aku yakin mereka tengah merencanakan sesuatu. Jika sampai kerajaan kami kalah, maka tidak akan ada lagi yang melindungi batas gerbang dunia iblis, dan yang harus kalian ketahui di kerajaan kami terdapat banyak buku sihir yang kuat dan juga peralatan atau artefak super yang kekuatannya bisa menyaingi kekuatan 4 raja iblis utama, jika sampai kerajaan kami kalah, mereka bisa mendapatkan semua artefak kuno dan buku sihir kuno yang akan dipelajari untuk memusnahkan kerajaan iblis lain satu persatu," tanggap Rika lagi.
Ketiga ratu iblis itu kaget bukan main mendengar pendapat Rika, "Ku-kurasa aku akan mencoba membicarakan hal ini pada suamiku terlebih dahulu," tanggap Harui dan Alicia sembari meminum anggur biru di cangkir mereka.
"Baguslah, kalian bertiga mau memikirkannya, karena sejujurnya aku juga tidak ingin kita kena masalah hanya karena masalah internal, bukankah sebagai sesama ras iblis kita harus saling membantu agar tidak punah," ungkap Rika sembari memberikan senyuman lembutnya ke arah tiga ratu Ratu Iblis, nampak ketiga ratu iblis itu terpesona akan karisma Rika yang cukup tinggi.
"Kau benar, tapi masalahnya, sekarang para Raja iblis sedang dalam perang dingin dan punya rencana untuk memperluas kerajaan masing-masing, tentu Nona Rika juga tahu akan hal ini bukan," tanggap Grace mengingatkan Rika.
"Ya, makannya pertemuan ini diadakan, aku yakin suami kita sedang membahas masalah yang akan mereka hadapi, jadi kau tahu artinya apa?" tanya Rika.
Harui, Alicia dan Grace nampaknya tidak paham apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh Rika hingga mereka hanya diam dan menatap ke arah Rika dengan tatapan penasaran.
"Mereka akan melakukan genjatan senjata sementara untuk mengatasi invasi manusia. Jadi jika perundingan genjatan senjata berhasil, maka ada baiknya kalau suami kita berempat membangun aliansi untuk saling mendukung satu sama lain," ajak Rika pada ketiga istri raja Iblis itu.
"Kurasa kita memang bisa mengambil kesempatan itu. Lagi pula memang tak ada salahnya bagi kerajaan kita beraliansi, dengan begitu kita bisa saling berbagi informasi dan juga memberikan bantuan bukan?" ucap Harui sembari tersenyum kecil.
"Em aku rasa hal itu juga menguntungkan bagi kerajaan kita, karena aku dengar dari tuan Lucifer kalau desa-desa di kerajaan Zarathos terlihat sedikit lebih maju dari pada desa Iblis lain," ucap Grace yang sependapat dengan Harui.
Alicia kemudian menatap ke arah Rika. Lalu ia memejamkan matanya, "Rika, sebelum beraliansi, apa keuntungannya untuk kerajaan kami? Asal kau tahu tempat Kerajaan Leviathan, berada ditempat yang subur dan dekat dengan perairan sehingga kami tidak perlu sumur, singkatnya secara kehidupan penduduk kami sudah cukup makmur, jadi bantuan apa yang akan kau berikan saat kita beraliansi? Soal kekuatan tempur Kerajaan kami punya milyaran iblis kuat, ratusan prajurit naga terbang, lalu kami juga punya ikan iblis untuk mengatasi serangan dari air," ucap Alicia mencari tahu apakah Rika punya penawaran yang bagus dalam hal pertahanan atau apapun.
Rika lalu tersenyum tipis mendengarnya, "Lalu bagaimana dengan persenjataan?" tanya Rika pada Alicia.
"Persenjataan?" tanya Alicia keheranan.
Rika pun tersenyum tipis dan mengatakan, "Ya maksudku alat yang digunakan untuk bertempur, seperti pedang panah atau semacamnya," tanggap Rika menjawab pertanyaan dari Alicia.
"Kami sudah punya," jawab Alicia.
"Begitu yah, aku sudah tidak tahu lagi harus menawarkan apa lagi. Namun, bukan berarti tidak ada keuntungannya, aku tidak tahu apakah obat ini cukup berkualitas atau tidak di kerajaanmu, tapi ini adalah salah satu obat pemulih tenaga terbaik di kerajaan kami," ujar Rika sembari mengeluarkan sebotol obat herbal racikannya.
Alicia pun mengambil botol obat yang diberikan oleh Rika dan memeriksa kualitasnya dengan sihir. Nampak mata Alicia menatap tak percaya botol obat yang dipegangnya.
"Dimana kau membelinya?" tanya Alicia.
"Aku tidak membeli, tapi itu adalah buatan para herbalis dan Alkemi yang bekerja di istana kami," tanggap Rika dengan santainya.
"Apa kau masih punya obat-obatan lain?" tanya Alicia sembari menatap menatap Rika dengan wajah penuh antusias.
Rika pun menyeringai tipis, "Tentu saja, masih ada ratusan di gudang penyimpanan istana kami," balas Rika sembari duduk santai menatap Alicia yang tertarik dengan obat-obatan herbal buatannya.
"Baiklah, aku akan berusaha untuk membuat suamiku mau beraliansi dengan kerajaanmu nona Rika," ucap Alicia sembari tersenyum dan mengulurkan tangannya ke arah Rika dan Rika langsung menjabatnya dengan cepat.
"Aku harap usahamu dalam membujuk Leviathan, karena bantuan kerajaan kalian pasti suatu saat akan kami butuhkan," tanggap Rika sembari tersenyum.
"Yah aku juga berharap demikian, karena aku sangat menginginkan ramuan-ramuan yang kalian miliki," ujar Alicia sembari tersenyum tipis, 'Akhirnya aku bisa menemukan obat dari wabah penyakit yang akan menimpa kerajaan kami,' batin Alicia.
'Kalau dia lebih memilih obat-obatan, aku yakin di wilayahnya sedang ada masalah kesehatan dan demi menjaga imagenya dia tidak menceritakannya pada teman-temannya,' batin Rika menganalisa isi pikiran Alicia.
"Ano, Alicia, kenapa kau lebih memilih obat-obatan sebagai pertukaran perjanjian damai aliansi tiga kerajaan?" tanya Grace sang istri kedua dari Lucifer.
"Yah bisa dibilang, kami hanya ingin sesuatu yang belum kami miliki itu saja," jawab Alicia dengan santainya.
"Untuk kalian berdua aku akan berikan perkamen khusus yang bisa menampung mantra sihir level 90 keatas, untuk menggunakan sihir mematikan tanpa harus merapal mantranya, yang perlu kalian lakukan hanyalah menulis formula sihir yang ingin kalian gunakan kedalamnya berserta mantranya, lalu setelah itu alirkan mana kalian hingga gulungan ini menghilang dan sihir yang tersimpan di dalamnya akan keluar tanpa harus merapal mantra rumit, cocok digunakan saat terdesak," ujar Rika sembari memberikan mereka masing-masing sepuluh lembar perkamen kosong yang bisa diisi dengan sihir apapun yang mereka inginkan.
"B-bukankah ini terlalu banyak?" tanya Harui dan Grace, begitu juga Alicia yang mendapatkan perkamen sihir dari Rika.
"Tenang saja, perkamen itu kosong dan belum diisi sihir apapun, jadi benda itu belum bisa digunakan," tanggap Rika, "Dan juga itu bukti kalau aku tidak akan bermain-main dalam perkataanku dan aku akan tetap serius dalam hubungan kita, tak peduli apapun yang terjadi aku akan memberikan bantuan yang bisa aku berikan pada kalian, sebagai gantinya aku juga ingin kalian membantu kami sebisanya jika kami dalam kesulitan," ungkap Rika dengan kata-katanya.
"Kanjeng Ratu, saya kembali membawa kotak yang anda minta," ujar Mary sembari menyerahkan sebuah kotak hitam ke arah Rika.
Rika pun membuka kotak hitam tersebut dan isinya adalah liontin kristal hitam, "Ini adalah simbol Aliansi kita berempat, aku ingin kalian memakainya ketika kita sudah benar-benar beraliansi," ujar Rika sembari memberikan mereka masing-masing satu liontin kristal hitam dan terlihat Rika langsung memakai Liontin terakhir di dalam kotaknya lalu pergi meninggalkan mereka bertiga.
Bersambung