NovelToon NovelToon
Pianis Di Tengah Hujan

Pianis Di Tengah Hujan

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Identitas Tersembunyi / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cintapertama / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Anonimity

Kasta yang berbeda mengharuskan mereka berdua berpisah. Meski kenyataan sangat sulit di tentang. Keduanya Hidup dalam senyuman palsu. Yessica hanya anak dari seorang penjahit, sedangkan Ara adalah seorang pangeran kerajaan. Takdir memang sangat kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Anonimity, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 30 : Serangan Badai Salju

TOK

TOK

TOK

Yessica mengerjap Dan Bangun Dari tidurnya. Siapa Gerangan yang mengetuk Pintu Sepagi ini. "Masuk!" Seru Yessica.

Aya dan Christy masuk dengan terburu-buru, membuat Yessica mengerutkan kening. "Ada apa?" Tanyanya.

"Putri...Ada kabar Buruk. Pagi ini yang mulia mendapat kabar dari raja Frizly. Kalau Virus Apocalypse menyebar dengan sangat Cepat. Setengah Bagian empat tanah Utama sudah sepenuhnya diserang oleh Virus tersebut." Ujar Aya. Mata Yessica membulat sempurna.

"Apa!? Lalu bagaimana situasi di tanah Kagami?"

"Yang mulia, sudah lebih dulu pulang ke tanah Kagami sejak dini hari."

"Baiklah, kalau begitu kita juga harus bersiap untuk kembali." Ucap Yessica beranjak dari tempatnya.

BRAKK

"Putri Yessica Gawat!" Ketiga perempuan yang berada di kamar itu, terkejut dengan kedatangan Mira yang tiba-tiba. Ekspresinya terlihat panik. "Ada apa?" Tanya yessica.

"Ada Badai salju besar yang bergerak menuju ke sini, dari arah barat." Ucap Mira.

"Apa!? Bagaimana mungkin." Mereka semua berlari menuju Puncak istana. Disana sudah banyak Perajurit serta Raja Gracio dan Ara.

"Raja Gracio, Bagaimana situasinya?" Tanya yessica yang baru sampai.

"Putri Yessica, situasinya sangat Gawat. Lihatlah..." Tunjuk Gracio kedepan. Mata Yessica kembali membulat sempurna. "Mustahil!" Ucapnya. Beberapa kilometer Dari arah barat, Sudah terlihat dengan jelas Gelombang Badai salju setinggi lima meter, Bergerak dengan sangat Cepat, menuju ibukota Felip. Daerah yang di laluinya seketika membeku menjadi Christal. Sebagian besar Hutan yang dekat dengan ibu kota, sudah sepenuhnya membeku. Bahkan beberapa kawanan Burung Yang tengah terbang, Tidak lepas di telan oleh badai itu.

Gemuruh di balik awan yang gelap, tidak lepas dari perhatian Yessica. Salju mulai berguguran dengan deras. Yessica sadar situasinya tidak akan menguntungkan Jika mereka diam saja. "Semuanya masuk ke dalam, sebelum kita semua berubah menjadi Kristal!" Seru Yessica.

***

Sepuluh menit setelah semua orang berlindung di dalam istana. Badai salju tiba, membungkus Kota Felip dengan Ganas. Siuran angin kencangnya bahkan hampir meretakan kaca Jendela. Di ruang singgasana sudah berkumpul beberapa orang penting yang hadir. Guna untuk mengatasi masalah ini.

"Yang mulia, Jika terus seperti ini...Ibu kota Kerajaan akan menjadi kota kristal." Ucap perdana Mentri.

"Tapi kita tidak bisa berbuat apapun sekarang." Sambung yang lainnya. Situasi semakin runyam. Gracio sebagai raja, berfikir dengan keras untuk menyelesaikan masalah ini.

"Nona Aya..apa ada cara untuk menyelesaikan masalah ini?" Bisik Yessica.

"Sangat sulit putri..." Balas Aya.

"Bagaimana jika aku menggunakan sihir musiku, Untuk mengatasinya?" Usul Yessica.

"Saya sangat tidak menyarankan itu putri, Meski anda memaksa. Saya tidak akan mengijinkan-nya. Yang mulia sudah berpesan kepada saya Untuk mencegah anda menggunakan kekuatan itu." Ucap Aya.

"Tapi jika terus begini, Situasinya akan sangat kacau." Gumam Yessica. Yessica mengerti kenapa Aya melarangnya. Tapi tidak ada cara lain selain itu. Lebih baik mengambil resiko daripada tidak melakukan apapun.

"Kecuali....." Yessica terpikirkan dengan seseorang.

"Raja Gracio, apa tidak sebaiknya kita meminta bantuan kepada bangsa iblis. Menilai dari hubungan baik manusia dan iblis, harusnya Mereka mau membantu kita." Usul Yessica.

"Kalau putri Yessica yang memintanya, mereka pasti akan membantu. Apalagi Putra kedua dari kerajaan iblis menyukai anda. Tapi masalahnya, dengan situasi dan kondisi sekarang, Kita tidak bisa menghubungi dunia luar." Ucap Gracio.

"Hanya ada satu Cara.." ucap Yessica.

"Benarkah? Anda Mempunyai Caranya?" Ucap Gracio terlihat berbinar.

"Aku tidak yakin ini akan berhasil tapi, tidak ada salahnya Jika kita mencoba." Ucap Yessica.

"Apa Putri Yessica akan menggunakan kalung pemberian Pangeran Vino?" Tanya Aya.

"Benar. Vino bilang aku bisa memanggilnya dengan kalung ini. Tapi aku tidak tau Caranya."

"Teteskan sedikit darah anda pada kalung itu. Selebihnya anda akan mengetahui-nya." Ucap Aya.

Yessica menuruti Ucapan Aya. Dia menggigit jarinya sampai berdarah, lalu meneteskan pada Kalung pemberian Vino. Tidak lama kalung yang sudah berada di tangan Yessica itu melayang dan bersinar.

Beberapa menit kemudian, Portal putih berbentuk awan Yang melingkar dengan gemercik petir di sisinya Muncul dan melebar seukuran orang dewasa.

Dari dalam Portal itu, Vino muncul bersamaan dengan Feni. "Yessica, kau baik-baik saja." Tanya Vino. Yessica tersenyum dan mengangguk.

"Salam pangeran Vino dan Putri Feni." Ucap Gracio dan yang lainnya, membungkuk Hormat.

"Tidak perlu sungkan, Bangunlah." Pinta Vino.

"Vino aku butuh bantuanmu." Ucap Yessica.

"Apapun selama aku Bisa." Ucap Vino.

"Saat ini Empat tanah Utama sedang mengalami krisis yang besar. Kemunculan Virus apocalypse yang menyebar menjadi ancaman bagi bangsa manusia."

"Maksudmu badai salju ini?" Ucap Feni, yang entah kapan sudah berdiri di dekat jendela. Menatap keluar.

"Benar. Badai salju bercampur dengan Virus Apocalypse yang mematikan. Jika manusia terkena Virus itu, dia akan berubah menjadi kristal." Ucap Yessica.

"Kami berharap anda Bisa membantu kami pangeran." Ucap Ara.

Vino terlihat berfikir, "aku tidak bisa berjanji. Selama ribuan tahun, Ini pertama kalinya terjadi krisis seperti ini."

"Sejak kapan Virus ini muncul?" Tanya Feni.

"Sejak jatuhnya sebuah meteor Di perbatasan Tanah Kagami dan Tanah Region. Meteor itu sudah terurai dan menjadi Virus yang menyebar sekarang." Jelas Raja Gracio.

"Jika itu memang benar. Terpaksa kita harus menunggu sampai badai ini reda. Setelah itu kita Coba Untuk menghancurkannya dengan sihir." Usul Vino.

"Aku mengerti" Ucap Yessica.

"Aku senang kau ingat untuk memanggil-ku." Ucap Vino tersenyum.

"Hanya ini yang bisa ku lakukan." Balas Yessica.

"Hei, masih banyak orang disini. Kalian menganggap kami tidak ada." Omel Feni. Yang lainnya hanya tertawa.

"Dasar kau ini!" Ucap Feni menjitak kepala Vino.

"Kakak... kau sangat kasar."

"Berapa banyak korban Jiwa yang terjadi?" Ucap Feni.

"Sejauh ini, korban Jiwa bisa di kurangi berkat bantuan Putri Yessica." Ucap Gracio.

"Benarkah? Aku tidak tau kau sehebat itu." Puji Vino.

"Jangan memujiku, Aku tidak sehebat bayanganmu."

"Bagaimana kau menanggulangi korban Jiwa?" Tanya Feni.

"Putri Yessica adalah seorang Alkemis. Pill Divine Aurora yang Diciptakan-nya berhasil menetralisir Efek Virus Apocalypse yang menyebar melalui Tubuh dan Meridian manusia. Tapi masalahnya adalah bahan yang di butuhkan sangat Langka dan Bahkan Hampir tidak ada di dunia manusia." Jelas Aya.

"Seorang Alkemis yang sangat muda, Aku mempunyai Calon adik ipar yang hebat." Ucap Feni terkekeh. Yessica terlihat tersipu dengan pujian calon kakak iparnya.

"Selain itu, tidak ada cara lain lagi?" Tanya Vino.

"Ada, tapi sangat beresiko. Semuanya ada pada putri Yessica." Lanjut Aya.

"Kau adalah harapan semua orang." Ucap Vino tersenyum.

"Lalu Cara kedua?" Tanya Feni.

"Lagu magis...." Ucap Yessica.

"Lagu magis?" Tanya Feni dan Vino bersamaan.

"Tubuh suci bulan milik nona Yessica beresonansi terhadap lagu yang di mainkannya. Putri Yessica menciptakan sebuah lagu yang bisa menghancurkan Virus Apocalypse. Bahkan lebih ampuh dari Pill Divine Aurora. Tapi resikonya sangat besar, Energi putri Yessica akan terkuras habis. Dan jika di teruskan putri Yessica akan menemui kematian." Ucap Aya.

"Benarkah?" Tanya Vino khawatir. Yessica mengangguk.

"Jika hanya menggunakan Pill, Tidak akan Cukup untuk menanggulangi masalah ini. Jadi kita akan mencoba cara yang kedua." Usul Feni.

"Aku tidak mengijinkannya, itu terlalu berbahaya untuk Yessica." Tolak Vino.

"Kau lupa ada aku di sini? Kau pikir aku akan membiarkan Calon istrimu dalam Bahaya!" Omel Feni.

"Jika masalahnya adalah energi yang terkuras. Aku bisa menggabungkan energiku denganmu. Tapi yang paling kubenci dari tubuh suci Bulan adalah kekuatan kegelapan yang muncul seiring perkembangan pemiliknya." Ucap Feni.

"Jika kau Bisa membantuku, aku akan berusaha menekan kekuatan Gelap dalam diriku." Ucap Yessica.

"Baiklah tapi dengan satu syarat." Dahi yessica berkerut.

"Syarat?"

"Kau harus memanggilku kakak ipar mulai sekarang."

"Hah! A-aku Bahkan belum memberikan jawaban kepada Vino. Bagaimana aku bisa menyebutmu kakak ipar?" Tolak Yessica.

"Aku tau kau menyukai adikku, hanya saja kau belum bisa meyakinkan dirimu. Aku sudah tau jawaban apa yang akan kau berikan." Ucap Feni.

"I-itu...." Feni benar, Yessica masih bimbang untuk menerima lamaran Vino. Tapi di sisi lain, dia menyukai pemuda yang selalu datang padanya secara tiba-tiba itu. Bukan hanya Yessica, Vino juga terlihat tersipu.

"Baiklah...sampai badai ini reda, temani aku jalan-jalan..." Feni menarik tangan Yessica dan membawanya keluar dari ruang singgasana. Yessica yang terkejut hanya Bisa menurut saja.

"Kakak, sopanlah sedikit!" Teriak Vino karena Feni dan Yessica sudah berlari jauh.

"Diam kau bocah!" Balas Feni tidak kalah kencang.

"Yaampun...." Vino benar-benar pusing dengan tingkah kakaknya yang sangat susah di atur.

1
wah..keempatnya sudah berkumpul yeyyyy
Atha Diyuta
next
wahh...bahagianya bisa berkumpul lagi dengan keluarga yg lengkap..
masalah datang bertubi2, itulah kehidupan
menarik..semakin seru...👍👍👍👍
marrydiana
hmmm gantung😌
Miss Anonimity: Sehari satu chapter kak
total 1 replies
bunda mampir pakai akun ini😁😁
semangat yaa
Remiliya
semangat thor/Good/
marrydiana
seru banget, semangat updatenya thor😄
feedback di karya aku juga ya😆
ceritanya bagus..👍👍
wah...kebenaan akan terkuak yaaa...
👍👍👍👍👍
bagus ceritanya.
imlvrc_y.•'より'•.K
sugee!!... the best banget cerita mu kak

buat author↓↓
ganbatte kudasaii
Miss Anonimity: makasih kak ☺️☺️
total 1 replies
marrydiana
🌹 buat author biar makin semangat, feedback ya thor😆
Atha Diyuta
puisinya bagus,next ka smngt
sedih /Sob//Sob//Sob/...di jaman sekarangpun masih ada koq yg seperti itu
Atha Diyuta
next
marrydiana
ihh lucu banget shanju ketahuan bohong😅
Anonim
Semangat kakak, mampir yuk ke cerita ku. Hehehe
marrydiana
🌹untuk author biar makin semangat!!
Miss Anonimity: makasih banyak kakak ☺️☺️☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!